
Asuka Kaoru seorang gadis jepang yang cantik nan menggoda ,akhirnya berpamitan pulang ke negaranya.
Maman ,Sodos ,Hero ,Raga ,Kiris dan Dudung terasa ada yang hilang saat Asuka berpamitan pulang pada mereka.
Ya..Sebuah waktu yang singkat untuk mereka mengenal seorang gadis jepang bernama Asuka Kaoru ,namun diwaktu yang singkat itu tertanam rasa persahabatan yang intim.
"Good bye Asuka"
Ucap Hero setelah Asuka berpamitan.
"Don't forget us"
Seru Maman demikian.
"Good luck with the goal"
Ujar Sodos menambahkan.
Namun Raga ,Kiris dan Dudung karena tidak menguasai bahasa inggris untuk memberi ucapan pada Asuka ,akhirnya mereka hanya melambaikan tangan dengan tersenyum pada Asuka.
..."Alright .. Nice to know you"...
...Ucap Asuka tersenyum senang kepada mereka....
Catatan : Seterusnya percakapan akan di eja dalam bahasa sebenarnya yang di pakai oleh tokoh dalam cerita.
..."Raga..Pelajari lagi bahasa inggris ,sepertinya tidak butuh waktu lama bagimu untuk menguasainya. Karena suatu saat nanti mungkin kita akan bertemu kembali"...
...kata Asuka dengan melihat ke arah Raga....
..."Kiris dan Dudung..Kalian orang yang asik ,pelajarilah bahasa inggris ,suatu hari nanti aku berharap bisa bercanda dengan kalian"...
...Kata Asuka mengarah pada Kiris dan Dudung....
Sodos pun menerjemahkan apa yang di katakan Asuka pada Raga ,Kiris dan Dudung ,membuat mereka mengangguk-angguk tanda mengerti.
^^^Dengan melihat ke arah Asuka seraya tersenyum ,Raga ,Kiris dan Dudung pun berkata secara bersamaan :^^^
..."Thank you"...
^^^Asuka menanggapinya dengan tersenyum.^^^
Kemudian Asuka pun mendekat pada pelayan kedai dengan tersenyum manis ,Asuka pun berkata seraya mengedipkan sebelah matanya :
"Kamu Ganteng"
"Wah..Dia sangat cantik dan menggoda ,jantungku rasanya mau copot"
Bisik pelayan kedai didalam hatinya dengan berdebar kencang jantungannya saat Asuka berkata seperti itu.
Pelayan kedai pun tersenyum juga berkata "Terima Kasih"
Asuka pun kembali tersenyum pada pelayan kedai.
..."Saya pamit ya..Selamat tinggal !"...
...Ucap Asuka tersenyum senang dengan melambaikan tangan pada Raga ,Kiris ,Dudung ,Maman ,Sodos ,Hero dan pelayan kedai tersebut....
...Mereka pun juga melambaikan tangan dengan tersenyum seraya berkata bersamaan :...
..."Selamat tinggal..!"...
Asuka pun melangkah keluar dari kedai itu di iring oleh Noven yang akan mengantarnya.
Langkah kaki Asuka yang indah kian terasa berat untuk pergi..
Suasana yang tadinya riang gembira kini menjadi haru biru..
Ada sesuatu yang hilang di rasakan Asuka..
Entah apa pun itu ,tak dapat di jelaskan..
..."Sebuah hal yang tak kan terlupakan..Rasanya aku ingin selalu bersama mereka ,tapi sungguh di sayangkan aku harus kembali ke negaraku"...
...Ucap Asuka didalam hatinya lirih....
......................
"Hei..Kau tidak akan mengucapkan selamat tinggal padaku ?"
Ujar Noven diatas sepeda motor diluar kedai itu.
..."Untuk apa ? Kita kan belum berpisah !?"...
...Sahut Asuka seraya naik ke sepeda motor pas di bonceng Noven di belakang....
"Oh Begitu..Jadi bila nanti kita berpisah ,baru kau akan mengucapkannya ?!"
Tanya Noven dengan menoleh ke belakang ke arah Asuka.
..."Mungkin ! Asalkan kau mengantarku dengan nyaman meski menggunakan benda butut ini"...
...Jawab Asuka menyinggung sepeda motor Noven....
"Hahahaha..Siap tuan putri ,akan ku buat kau senyaman mungkin dengan benda butut ini"
Jawab Noven dengan tertawa.
..."Itu harus ,pangeran.."...
...Sahut Asuka tersenyum manis membuat Noven tertawa geli akannya....
Lalu Noven pun langsung melajukan sepeda motornya pergi meninggalkan kedai itu dengan membonceng Asuka.
Ketika saat di perjalanan mengendarai sepeda motornya ,Noven pun melihat sebuah masjid di pinggir jalan lalu Noven pun teringat ia belum mengerjakan sholat subuh sedari adzan telah berkumandang beberapa belas menit lalu ,kemudian Noven pun memparkirkan sepeda motornya didepan masjid tersebut.
..."Kok berhenti disini ?!"...
...Tanya Asuka heran ,melihat masjid yang terpampang didepan matanya....
"Aku sholat dulu ya"
Ucap Noven tersenyum.
..."Oh..Ini tempat ibadah orang Islam ?"...
...Tanya Asuka dengan polos ,yang sebenarnya Asuka berbeda agama dengan Noven....
__ADS_1
"Ya..Ini masjid. Kau tak pernah melihat masjid ?"
Tanya Noven seakan tak percaya.
..."Ya aku pernah melihat masjid ,hanya saja bentuknya berbeda dengan di Tokyo"...
...Jawab Asuka yang melihat masjid itu berbeda dengan masjid yang ada di kotanya....
"Oh..Benarkah ?!"
Sahut Noven memastikan.
..."Ya benar ,tapi bentuk yang ini sangat bagus"...
...Ucap Asuka yang terpesona memperhatikan bentuk masjid itu dengan kubah yang besar di hiasi menara masjidnya yang tinggi....
"Oh..Kamu tunggu disini ,aku harus segera masuk !"
Ucap Noven memudarkan lamunan Asuka ,lalu meninggalkannya.
Noven pergi ke tempat wudhu ,setelah berwudhu ia pun masuk ke dalam masjid untuk mengerjakan ibadah sholat subuh ,sementara Asuka menunggunya didepan masjid.
Asuka pun memperhatikan aktivitas Noven dengan seksama ,hingga Noven pun selesai mengerjakan ibadah sholat subuh.
..."Kamu sudah selesai ?"...
...Tanya Asuka yang bersandar di sepeda motor saat Noven keluar dari masjid tersebut dan menghampirinya....
"Ya..Ayo pergi !"
Seru Noven lalu menaiki sepeda motornya.
Lalu Asuka pun ikut menaiki sepeda motor Noven ,kemudian Noven yang mengendarai sepeda motornya dengan membonceng Asuka ,melaju pesat.
...----------------...
Hingga sampailah Noven dan Asuka di depan hotel tempat Asuka menginap.
Lalu Asuka pun turun dari sepeda motor Noven.
..."Kau ingin mampir dulu ?"...
...Asuka pun menawarkan Noven untuk mampir ke kamar hotelnya....
"Untuk apa aku mampir ? Bukannya kau buru-buru ?"
Ujar Noven mengingatkan Asuka yang mengejar jam terbang pesawatnya.
..."Oh benar juga"...
...Asuka pun membenarkan....
"Baiklah..Aku pergi dulu !"
Ucap Noven berpamitan untuk pergi ,lalu menyalakan sepeda motornya.
Namun...
..."Noven..!! Tunggu..!!"...
"Ya..Ada apa ? Apakah tas mu ketinggalan lagi ?"
Ujar Noven mematikan sepeda motornya yang sudah menyala ,lalu melihat ke arah Asuka.
..."Hahahaha..Kau masih mengingat itu"...
...Sahut Asuka tertawa mengingat kembali kejadian yang membuat mereka bertemu lagi saat pertama bertemu....
"Kalau tidak karena itu ,mungkin sekarang kau tidak sedang berada didepan mataku"
Ujar Noven menatap tajam mata Asuka.
..."Noven..Apakah aku masih bisa menghabiskan waktu denganmu ?"...
...Tanya Asuka dengan penuh harap menatap sayu mata Noven....
"Tentu masih bisa"
Jawab Noven tersenyum meyakinkan.
..."Bagaimana caranya ??"...
...Tanya Asuka penasaran....
"Tentunya kamu harus kembali lagi ke indonesia ,lalu kita menghabiskan waktu bersama kembali"
Jelas Noven tersenyum berharap Asuka kembali lagi dari jepang.
..."Mungkin aku tidak akan kembali lagi ke indonesia !"...
...Ucap Asuka lirih....
"Kalau begitu ,biar aku saja yang ke jepang untuk menemuimu"
Ujar Noven dengan rasa percaya dirinya.
..."Benarkah ? Kapan ?"...
...Tanya Asuka tersenyum senang....
"Mungkin..Suatu hari nanti"
Jawab Noven demikian.
"Suatu hari nanti ? Berarti tidak mungkin ya ?"
...Ucap Asuka sedikit kecewa....
"Hei..Kalau takdir mengharuskan kita bertemu kembali ,pasti kita akan bertemu kembali. Percayalah..Asuka kaoru ,suatu hari nanti Noven Sahitara akan menemui mu di jepang ! Kau percaya takdir kan ?!"
Ujar Noven meyakinkan.
..."Ya..Aku percaya takdir ! Aku pasti akan selalu menunggumu di jepang !"...
...Ujar Asuka terlihat senang....
^^^Dan Noven pun hanya tersenyum diam ,seraya hatinya berkata :^^^
__ADS_1
^^^"Asuka..Jangan pernah menungguku di jepang ,karena aku tidak mungkin untuk pergi kesana. Aku hanya orang miskin ,jangankan untuk pergi ke jepang ,untuk pulang kampung pun aku kesulitan biaya"^^^
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi itu matahari mulai muncul menyinari dua hati yang sedang dilanda kesedihan.
Antara hati ke hati yang tak ingin pisah namun di harus berpisah.
..."Noven..Bolehkah aku menjadi sahabatmu ?!"...
...Ucap Asuka disela-sela keresahan....
"Sejak di cafe itu ,aku sudah menganggap mu sahabatku"
Sahut Noven tersenyum ,mengingatkan waktu mereka berdua di cafe dekat restauran Noven berkerja.
^^^Asuka pun tersenyum senang dan mereka pun saling menyimpan nomor handphone ,email dan sosial media untuk saling berhubungan di kejauhan yang di pisahkan antar negara.^^^
..."Noven..Selamat tinggal !"...
...Ucap Asuka haru....
"Oh..jadi kita sudah berpisah ? Makanya kamu mengucapkannya !"
Sahut Noven mengingat kata-kata saat diluar kedai itu sebelum mereka pergi.
..."Hahaha..Kau masih mengingatnya saja !"...
...Ucap Asuka tertawa....
"Berarti ku sudah mengantarmu dengan nyaman"
Sahut Noven mengulang kalimat Asuka didepan kedai.
..."Ya sangat nyaman pangeran ,meski menggunakan benda butut ini"...
...Ujar Asuka dengan menunjuk sepeda motor Noven....
"Terima kasih tuan putri"
Sahut Noven dengan tersenyum ,lalu mereka pun tertawa bersama.
..."Sekali lagi sela...!"...
..."Ssst..!"...
...Saat Asuka akan mengucapkan 'selamat tinggal' ,Noven pun mendesis dengan menempelkan jari telunjuknya di bibir Asuka....
"Jangan ucapkan selamat tinggal ! Karena kita tidak berpisah untuk selamanya !"
Ucap Noven mengingatkan ,lalu menurunkan jari telunjuknya dari bibir merah muda Asuka.
..."Baiklah..Sampai jumpa sang pangeran Noven Sahitara !"...
...Ucap Asuka tersenyum manis dengan melambaikan tangan....
"Ya sampai jumpa tuan putri sakura !"
Sahut Noven juga tersenyum ,lalu menyalakan sepeda motornya dan melesat pergi meninggalkan Asuka sendiri.
^^^Asuka terus menatap Noven yang yang melaju dengan sepeda motor hingga hilang dari pandangannya ,seraya menutup matanya sejenak dan menarik nafasnya sejenak ,Asuka pun berkata dalam hatinya :^^^
"Noven Sahitara..Kau pria yang aneh ,sosok sederhana dan sosok beragama yang taat serta sang pemimpi di tanah rantau.
Mengenalmu adalah anugrah bagiku..
Kau memperkenalkan dengan mimpimu..
Mengajarkan aku tentang kesederhanaan..
Memberikan kepuasan hati..
Menjelaskan tentang perjuangan..
Dalam waktu yang singkat ,kau telah menggenggam hatiku dan menjadikanku sebagai sahabatmu.
Aneh rasanya mengenalmu ,tapi aku sangat bahagia.
Terima kasih Noven Sahitara..Untuk waktu yang begitu singkat namun memberikan kenangan yang mendalam.
Aku pasti akan selalu setia menunggumu untuk menemui ku di jepang"
.
.
.
^^^Tak begitu lama Asuka hotelnya ,ia pun pergi ke bandara pesawat dan terbang dengan menggunakan pesawat terbang menuju Tokyo di jepang meninggalkan Jakarta bersama Noven dan para sahabatnya di indonesia.^^^
...----------------...
***▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
..........
Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..
Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .
Jangan ketinggalan berikan Rate 5...
Jangan lupa berikan Vote...
& budayakan like nya sebelum membaca...
Thank you very much***...
****************
__ADS_1