
Hari demi hari telah Noven lalui bekerja di PT proyek konstruksi tersebut.
Noven semakin terbiasa ditempat itu, semakin terbiasa dengan kebiasaannya, semakin terbiasa dengan keringat yang mengalir, semakin terbiasa bermandikan terik sinar matahari, semakin terbiasa dengan kelakuan Luek serta kulit-kulit di telapak tangan Noven pun semakin menggumpal atau yang biasa disebut orang dengan kapalan, akibat terbiasa mengetuk-ngetuk kotoran Welding dan lainnya seperti kebiasaan kerja kasar ditempat tersebut.
Dan kebiasaan itu semakin terbawa hingga hari ini, hari dimana Noven masih berkerja ditempat itu.
..."Tok..Tok..Tok..!!"...
..."Lama-lama hancur tangan saya kerja begini !"...
...Ucap Noven yang tengah mengetuk-ngetuk kotoran Welder....
^^^"Iya..! Sampai-sampai cewek saya tidak mau lagi megang tangan saya"^^^
^^^Sambung Dedi yang diketahui memang mempunyai seorang kekasih.^^^
"Kamu masih enak sudah punya cewek, bagaimana saya yang jomblo ini ?! Mana ada cewek yang mau dengan saya, apalagi megang tangan saya, karena nampak sekali tangan kuli"
Sahut Oji mengeluhkan dirinya yang tidak punya kekasih.
^^^"Tenang saja kalau sudah gajian, jangankan cuma pegang tangan cewek, kau kent*tin juga bisa"^^^
^^^Celetuk Dedi.^^^
"Itu namanya cewek ***** !"
Sahut Oji yang mengerti dengan maksud Dedi.
..."Hahahaha..!"...
...Dedi dan Noven pun tertawa mendengarnya....
..."Eh.. Istirahat dulu yuk, tanganku sudah kram rasanya apalagi panasnya luar biasa"...
...Ucap Noven berinisiatif untuk beristirahat sejenak guna mengumpulkan sedikit tenaga....
^^^"Iya nih.. Kalau diterusin lama-lama bisa pingsan"^^^
^^^Sahut Dedi menyetujui.^^^
"Iya betul ! Dari tadi kita memang belum istirahat"
Sambung Oji.
Ya benar. Sedari pagi pukul 07:00 hingga sekarang telah menunjukkan pukul 10:00 mereka bertiga belum jua istirahat sedangkan yang lain tidak jauh dari mereka sudah beberapa kali istirahat untuk sekedar mengumpulkan tenaga.
Akhirnya 3 sekawan ini yaitu Noven, Dedi dan Oji pun beristirahat dibawah bangunan cukup rindang yang dekat dengan tempat bekerja mereka.
..."Gluk..Gluk..Gluk..! Aahh..!"...
...Suara Noven meminum air dibotolnya yang disimpan dibawah bangunan tersebut....
Disusul Oleh Dedi dan Oji yang meminum air didalam botolnya juga disimpan dibangun tersebut.
Mereka bertiga pun beristirahat dengan duduk sembari menikmati sebatang rokok diantara jarinya sembari mengobrol-ngobrol.
"Itu bukan orang kita kan ?"
Tanya Oji melihat beberapa orang yang sedang istirahat tidak jauh diseberang mereka.
^^^"Iya itu bukan kelompok kita"^^^
^^^Jawab Dedi mengetahui orang-orang tersebut.^^^
__ADS_1
Beberapa orang tersebut yang sedang istirahat tidak jauh didepan mereka memang bukan kelompok mereka atau kelompok Gundal .
Karena dikawasan itu banyak sekali orang yang bekerja tapi berbeda kelompok, berbeda naungan pemimpin.
Mereka masing-masing mempunyai kelompok sendiri, Noven dan yang lainnya pun adalah termasuk kelompoknya Gundal.
..."Nah.. Itu baru kelompok kita !"...
...Ucap Noven menunjuk sebuah arah yang terlihat beberapa orang yang sedang istirahat juga dibawah bangunan yang rindang dengan berbaring....
Dedi dan Oji pun melihat arah yang ditunjuk Noven, dan kedua orang itupun membenarkan bahwa orang-orang itu memang kelompok mereka.
^^^"Kalian lagi ngapain ?!"^^^
Tiba-tiba saja sebuah suara mengejutkan tiga sekawan tersebut, sontak saja mereka langsung melihat ke arah sumber suara tersebut.
Tak jauh disana didapati Luek yang tengah memperhatikan Noven, Dedi dan Oji, tentu saja sumber suara itu dari Luek. Kemudian ketiga sekawan itu pun saling bertatapan saat Luek mendekat pada mereka.
..."Gila..! Kapan munculnya nih orang ?!"...
...Pikir Noven begitu heran....
"Seperti Jin saja tiba-tiba muncul !"
Bisik hati Oji.
^^^"Tak ada angin, tak ada hujan, taunya ada dia !"^^^
^^^Dedi pun berbicara dalam hati.^^^
Luek pun menatap mereka bertiga sangat tajam dengan jarak yang telah dekat.
^^^"ORANG NANYA ITU DIJAWAB !!"^^^
..."Eh..Pak ! Ngomongnya biasa saja pak, tidak usah membentak juga ! Kita itu baru saja duduk istirahat sebentar, nih rokok sebatang saja belum habis"...
...Jawab Noven dengan langsung berdiri dari posisi duduknya....
^^^"MELAWAN KAMU YA !? MEMANG DASAR KAMU ITU ANAK ANJING !"^^^
^^^Sahut Luek menghina dengan nada tinggi.^^^
Seketika emosi Noven pun memuncak mendengar perkataan Luek.
Dan . . .
..."BUK !"...
^^^"Akh..!"^^^
..."Woy..Woy..Woy..!!"...
Noven pun langsung melayangkan pukulan pada Luek tepat mengenai pipinya dan seketika Luek langsung jatuh tersungkur. Disisi lain orang disekitar tempat itu berteriak-teriak, sementara Dedi dan Oji langsung memegangi Noven, guna menahannya agar tidak kembali menyerang.
Beberapa orang disana langsung menuju Luek yang tersungkur, lalu membangunkannya kemudian memeganginya pula agar Luek tidak menyerang balik untuk menghentikan keributan.
Orang-orang yang berada disekitar itu pun melihat memperhatikan kearah Noven dan Luek, sembari bertanya-tanya ke yang lain bagi yang telah melewatkan kejadian itu.
^^^"APA-APAAN KAMU MEMUKUL SAYA !!?"^^^
^^^Ucap Leuk dengan nada tinggi.^^^
..."Masih saja ngomong !."...
__ADS_1
...Jawab Noven dengan geram sembari maju untuk kembali memukul Luek....
^^^"Sabar !.. Sabar Nov..!"^^^
^^^Sahut Dedi yang masih memegangi Noven.^^^
..."Mending mereka masing-masing dipisahkan terlebih dahulu !"...
...Ucap salah seorang yang berada diantara keributan itu dengan memberi saran....
Orang-orang di sana pun membenarkan apa yang dikatakan orang tersebut, lalu Noven dirangkul oleh Dedi membawanya meninggalkan tempat tersebut. Begitu pula dikubu Luek, orang yang memegangnya juga membawa Leuk meninggalkan tempat tersebut.
Sementara terjadinya keributan antara Noven dan Luek, masih banyak orang yang berkerumun dengan bertanya-tanya apa yang telah terjadi ? Dengan semua rasa penasaran yang mereka miliki.
^^^"Sebenarnya apa^^^
^^^yang telah terjadi ?"^^^
^^^Salah seorang disana yang tidak melihat jelas kejadian itu, bertanya pada Oji yang merupakan saksi mata secara langsung menyaksikan yang telah terjadi didepannya.^^^
..."Jadi begini ceritanya pak..!"...
Lalu Oji pun menceritakan semua kejadian tersebut secara rinci dari awal hingga terjadinya keributan.
^^^"Oh..! Wajar saja dia marah, kalau aku jadi dia bisa lebih parah lagi kejadiannya"^^^
^^^Sahut orang yang tadinya bertanya, mengandaikan bila ia diposisi Noven.^^^
"Iya sih..Si Luek memang keterlaluan. Seharusnya tidak begitu juga menegur bawahan walau sebesar apapun kesalahannya. Apalagi cuma duduk-duduk seperti itu kan wajar-wajar saja, namanya dalam setiap pekerjaan seperti ini sudah lumrah hal itu terjadi"
Ucap Salah seorang yang juga berada disana
^^^"Iya benar ! Kami juga sering duduk-duduk seperti itu, bahkan lebih lama juga lebih sering, Mandor kami tidak pernah tuh mempermasalahkan soal itu"^^^
^^^Sahut seseorang yang berada disana tapi berbeda kelompok dengan Luek.^^^
..."Sebenarnya bukan karena menegur kita yang duduk-duduk itu yang membuat dia emosi, tapi mendengar perkataan kasar itu yang membuat emosi. Saya saja mendengarnya begitu kaget juga campur emosi tapi dia yang menghajar !"...
...Jelas Oji menanggapi apa yang telah dilakukan Noven....
^^^"Iya benar, tapi tetap saja cara menegurnya itu salah,, Ditambah lagi dengan berkata kasar, tentu saja memancing emosi orang !"^^^
^^^Tambah orang satunya lagi diantara kerumunan orang itu.^^^
..."Lagi pula Pak Luek itu orangnya memang tidak bagus sebagai mandor, dia sering membuat bawahan kesal, akhirnya apa yang kami perkirakan selama ini terjadi juga hari ini karena kelakuannya seperti itu, tapi pasnya kena ke Noven"...
...Ujar salah seorang kelompok Luek yang merupakan teman Oji juga, yang dari dulu memang sudah mengira bahwa akan ada bawahan yang terbawa emosi dan menyerang Luek karena kelakuannya....
^^^"Oh.. Begitu ! Memang sih yang saya lihat dia orangnya agak lain gitu"^^^
^^^Ucap salah seorang yang lain kelompok dengan Luek di kerumunan itu.^^^
Begitulah di kerumunan orang-orang yang baru saja menyaksikan keributan antara Noven dan Luek, mereka terus bersahut-sahutan menceritakan kronologi kejadian sampai ke embel-embelnya.
...----------------...
...▶TO BE CONTINUED▶...
...Note :...
^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^
^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^
__ADS_1
.......