
..."Hei.. Apa saya mengganggu kalian"...
^^^"Tenky !"^^^
Sebut Keyla saat ada seseorang berkulit putih dan juga bermata sipit layaknya orang Asia kebanyakan telah tegak berdiri menghampirinya bersama Fira yang saat itu tengah duduk berdua dalam satu meja didalam restauran, seseorang tersebut adalah Tenky.
^^^"Ini adalah Tenky"^^^
^^^Ucap Keyla seraya berdiri memperkenalkan Tenky yang belum dikenali Fira.^^^
..."Oh.. Senang bertemu dengan calon suami Keyla. Aku Fira !"...
...Sahut Fira yang juga berdiri memperkenalkan dirinya dengan mengulurkan tangannya, kemudian Tenky pun menjabat tangan Fira lalu selintas jabatan tangan itu dilepas....
..."Oh.. Rupanya calon istriku telah banyak bercerita tentang ku padamu"...
...Balas Tenky seraya menoleh pada Keyla....
..."Apa kamu teman Keyla ? Soalnya aku sudah banyak bertemu dengan teman Keyla tapi aku belum pernah melihat mu"...
...Sambung Tenky dengan bertanya....
..."Ya begitulah.. Aku baru saja datang ke kota ini"...
...Jawab Fira....
..."Oh..Wajar saja aku tidak pernah bertemu dengan mu"...
...Sahut Tenky demikian, Fira pun hanya tersenyum menanggapinya....
..."Sayang.. Apa kamu sudah siap makannya ?"...
...Ujar Tenky bertanya pada Keyla....
^^^"Ya.. Aku baru saja selesai"^^^
^^^Jawab Keyla.^^^
..."Baiklah.. Kalau begitu mari kita pergi"...
...Sahut Tenky mengajak, Keyla pun mengangguk pelan tanda mengiyakan....
..."Maaf..! Ee.. Siapa tadi nama mu ??"...
..."Fira.."...
...Fira menjawab namanya saat Tenky lupa akan namanya....
..."Ya.. Itulah yang ku maksud,, Maaf..! Aku dan calon istriku harus bergegas pergi, masih ada yang harus kami cari di Mal ini"...
...Kata Tenky berpamitan pada Fira yang juga mengajak Keyla pergi bersamanya....
..."Ya tidak apa-apa, silahkan saja"...
...Jawab Fira dengan tersenyum....
..."Ayo sayang..!"...
...Ucap Tenky langsung menggandeng tangan Keyla lalu memutar tubuh untuk bergegas menyelesaikan pembayaran di kasir dan berniat pergi dari restauran tersebut....
N a m u n . . .
..."Tunggu !"...
...Ucap Tenky dengan menghentikan langkahnya....
^^^"Ada apa ??!"^^^
^^^Tanya Keyla yang tidak mengerti.^^^
..."Sejak kapan dia berada disini ?!"...
...Ujar Tenky....
"Sial..!!"
Pikir Keyla begitu terkejut saat ia melihat mata Tenky tertuju pada Noven yang tak jauh darinya yang juga tengah duduk disebuah meja.
..."Katakan padaku sejak kapan dia berada disini ??!!"...
...Tanya Tenky pada Keyla dengan nada tinggi sembari menunjuk pada Noven....
^^^"Eee.. Sudahlah tidak usah dihiraukan, katamu masih ada yang ingin kamu cari ? Ayo kita segera pergi !"^^^
^^^Bujuk Keyla pada Tenky dengan memegang tangannya.^^^
..."LEPASKAN...!!"...
...Bentak Tenky dengan melepaskan tangan Keyla darinya....
Lalu Tenky pun segera bergegas pergi menghampiri Noven.
"Sial..!! Seharusnya Tenky tidak menyadari kalau Noven juga berada disini"
Bisik Keyla dalam hatinya merasakan kekhawatiran.
..."BRUK !"...
__ADS_1
...Tenky pun menepuk meja Noven, membuat Keyla dan Fira terkejut akannya serta semua pengunjung restauran tersebut seketika melihat ke arah Tenky dan Noven berada....
Dengan sigap lalu Keyla dan Fira pun segera menghampiri Tenky dan Noven.
^^^"Hentikan Ten !"^^^
^^^Ucap Keyla seraya memegang tangan Tenky.^^^
..."LEPASKAN !!"...
...Lagi-lagi Tenky membentak Keyla dengan melepaskan tangannya secara paksa....
Disisi lain Noven hanya berdiam diri dengan santai duduk dimeja itu seraya menikmati secangkir kopi, dan Fira pun berdiam diri seolah ia tak tahu harus berbuat apa dengan memperhatikan pertikaian itu.
..."Sruuupp.."...
..."Tek !"...
...Noven tengah menyeruput kopinya lalu meletakkannya kembali ke atas meja....
..."SIALAN !! KENAPA KAU BERADA DISINI !!?"...
...Bentak Tenky langsung menarik leher baju Noven, membuat Noven berdiri tak sengaja....
^^^"Apa kamu tidak lihat ?! Aku tengah menikmati kopi !"^^^
^^^Jawab Noven dengan tenang.^^^
..."Sialan kau !"...
...Ucap Tenky lalu melayangkan tinjauannya ke arah wajah Noven....
^^^"TEN..!!"^^^
^^^Teriak Keyla dengan histeris.^^^
..."TAP !"...
...Mengejutkan ! Tiba-tiba Noven menangkap tinjauan Tenky seketika....
^^^"Jauhkan tanganmu dariku, atau aku akan menyakitimu !"^^^
^^^Ucap Noven dengan memegang erat tangan Tenky yang tengah mengepal.^^^
..."Kau mengancamku ?!"...
...Tanya Tenky menantang....
^^^"Aku tidak main-main"^^^
^^^Jawab Noven terlihat serius.^^^
...Pinta Tenky mengerang kesakitan saat Noven meremas kuat tangan Tenky....
Lalu tak selang berapa lama Noven pun melepaskan tangan Tenky, dan Tenky pun memegang tangannya yang kesakitan.
^^^"Kenapa kau ingin memukul ku ?! Aku tidak merebut Keyla darimu !"^^^
^^^Ucap Noven pada Tenky.^^^
..."Kau telah merebut Keyla dariku sejak awal !"...
...Sahut Tenky terlihat emosi....
^^^"Hah ! Aku merebut Keyla darimu sejak awal ?! Apakah Keyla mencintaimu sejak awal ??! Jawabannya tentu saja tidak kan ?! Kau bukanlah lelaki yang dipilih Keyla, tapi kau lelaki yang pilih orang tua Keyla. Satu lagi ! Aku tidak merebut Keyla darimu, tapi kamulah yang merebut Keyla dariku !"^^^
^^^Jawab Noven berterus-terang.^^^
Tenky pun hanya terdiam mendengar jawaban Noven, ia merasa yang dikatakan Noven adalah benar adanya.
^^^"Tenky ! Kau tidak usah melakukan yang tidak perlu, tidak usah ada pertikaian antara kita lagi. Karena sebenarnya tanpa kau melakukan apa pun, Keyla tetaplah akan menjadi milikmu. Aku telah kalah darimu ! Walau sejak awal Keyla mencintaiku, tapi tetap saja aku kalah darimu"^^^
^^^Ujar Noven berkata pada Tenky.^^^
..."Ya.. Itu sangat benar ! Memang seharusnya tidak perlu ada persaingan antara kita, kau bukanlah orang yang cocok untuk bersaing denganku. Karena pada dasarnya kau tetap akan kalah !"...
...Jawab Tenky dengan tersenyum sinis....
^^^"Ya.. Aku akui itu"^^^
^^^Jawab Noven dengan tersenyum.^^^
..."Kau tahu apa alasannya ??"...
...Tanya Tenky kemudian, namun Noven hanya diam dengan senyum tipisnya....
..."Karena aku orang yang berada, Kaya raya, berkuasa, serta bermartabat. Sedangkan kau hanya seorang perantau yang mencari sesuap nasi yang penuh dengan kehinaan dalam perjalanan hidupmu yang miskin. Tentu saja kita dua orang yang sangat bertolak belakang"...
...Sambung Tenky dengan merendahkan Noven....
^^^"Ya.. Kita sangat bertolak belakang, aku tidak memiliki apa yang kamu miliki dan kamu tidak memiliki apa yang kumiliki"^^^
^^^Sahut Noven mengutarakan.^^^
..."Memangnya apa yang dimiliki orang sepertimu ??"...
...Tanya Tenky dengan tersenyum sinis....
__ADS_1
..."Semangat dalam sosok yang sederhana, serta memiliki hati nurani dalam jiwa pejuangnya"...
...Tiba-tiba Keyla yang sedari tadi yang memperhatikan langsung menjawab pertanyaan Tenky....
Tenky, Noven dan Fira sangat terkejut saat Keyla menjawabnya dengan begitu santai.
..."Baiklah.. Walaupun itu yang kamu miliki tapi tetap saja kamu tidak cocok bersaing denganku"...
...Ucap Tenky membenarkan Keyla tapi ia tetap menganggap rendah Noven....
^^^"Ya begitulah, tapi ada yang ingin kukatakan padamu"^^^
^^^Sahut Noven dengan tersenyum.^^^
..."Katakanlah ! Tapi itu takkan merubah apapun"...
...Sahut Tenky dengan kesombongannya....
^^^"Jujur aku katakan.. Aku sangat mencintai Keyla, aku sangat ingin melihatnya bahagia, aku mohon bahagiakan lah dia. Jangan pernah kau menyakitinya"^^^
^^^Ucap Noven dengan sendu.^^^
..."Bagaimana bila aku menyakitinya ?!"...
...Sahut Tenky demikian....
^^^"Aku akan mendatangi mu !"^^^
^^^Jawab Noven singkat.^^^
..."Untuk apa ?!"...
...Tanya Tenky menantang....
^^^"Untuk membuat perhitungan !"^^^
^^^Jawab Noven dengan tegas.^^^
Kemudian Noven pun mengambil segelas kopi yang berada dimeja tempatnya tadi duduk, lalu meminumnya hingga habis kemudian diletakkannya kembali diatas meja tersebut.
^^^"Kopi ku sudah habis ! Ayo Fira kita tinggalkan tempat ini !"^^^
^^^Ucap Noven seraya meraih tangan Fira lalu menggandengnya meninggalkan Keyla dan Tenky.^^^
Noven dan Fira berjalan kearah kasir lalu menyelesaikan pembayaran BILL mereka di restauran tersebut, kemudian berjalan pergi menuju pintu keluar restauran.
Keyla pun terus mengamati kepergian mereka dan terus menatap kearah Noven.
^^^"Ku mohon Noven menoleh lah padaku"^^^
^^^Ucap Keyla dalam hatinya berharap.^^^
Lalu menoleh lah Noven saat ia akan melewati pintu keluar. Keyla pun tersenyum puas karena Noven telah menoleh padanya, walau akhirnya ia tetap berlalu pergi bersama Fira.
...----------------...
▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
....
Hai..Reader..Maaf kalau Author jarang Update ! Dikarenakan tidak sesuai ekspektasi dan juga adanya kesibukan di dunia nyata.
Author usahakan akan terus menulis, hingga Novel ini saya tamatkan ! Itu demi kalian yang tetap setia mengikuti tiap episode Novel ini. Tapi maaf...kalau Mood saya bagus ya..Hehehe..!!
Agar Novel ini terus berlanjut, tolong terus dukung saya dan berikan suntikan semangat pada Author ya.. Biar Mood saya bagus lagi.. Hehehe..!!
Dan tolong tulis kritik dan sarannya di Kolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan Next episode Novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan Novel ini .
Jangan ketinggalan berikan Rate 5...
Jangan lupa berikan Vote ,itu poin terpenting dalam semangat Author untuk terus menulis...
Serta Tambahkan Favorite Novel
"Dunia Perantauan"
agar dapat Notifikasi Update Novel ini..
Wajib Follow Author-Nya..
& budayakan Like sebelum/sesudah membaca...
Ingat...!! Menghargai sebuah karya tidak akan membuat Author Kaya, Namun... Itu sebuah kebanggaan tersendiri.
Ikuti terus kisah perjalanan Noven Sahitara di
"Dunia Perantauan"
Thank You Very Much...
__ADS_1
****************