
"Gila...Nov ,keren sekali lagu ciptaanmu buat Keyla !!"
Kalimat Terucap Dari Mulut Dudung Setelah Mendengar Lagu Yang Diciptakan Noven Di Kos-kosannya Untuk Keyla Yang Dinyanyikannya Dengan Diiringi Gitarnya Dihadapan Dudung Dan Kiris.
"Aku yakin nih..!! Lagu Ini Pas kau nyanyikan Depan Keyla dia langsung Kelepek-kelepek..Hahahahaha" Ucap Kiris tertawa yang sepemikiran dengan Dudung.
"Benar sekali kau mesti cepat-cepat nyanyikan lagu ini depan Keyla !!" Ujar Dudung mengharuskan.
"Tapi...." Noven pun ragu.
"Sudah tak ada tapi-tapian ,sekarang buruan temuin Keyla dana !" Ucap Kiris menghentikan kata-kata Noven.
"Benar Nov ,Kalau tak sekarang kapan lagi !!" Ucap Kiris menambahkan.
"Aku ragu nanti Keyla malah menolak cintaku" Sahut Noven ragu menyatakan cintanya lewat lagu ciptaannya.
"Dari Mana kau tau kalau tidak dicoba ?"
Sahut Kiris realistis.
"Iya Nov ,kan Keyla juga nungguin lagu ini..Makanya Buruan kau temuin dia" Ucap Dudung menyemangati.
setelah berpikir agak lama Noven pun berkata "Iya Deh"
"Nah..Begitu ,Nih baru sahabat kita " Ujar Dudung dengan senang
Kemudian seketika itu juga Noven mengirim pesan ke Keyla melalui ponselnya.
Gayung Pun Bersambut..Keyla Membalas Pesan Dari Noven Dan Noven Pun Segera Membacanya .
"Apa Kata Keyla ??" Tanya Dudung penasaran.
"Katanya Dia Langsung Mau Ketemu Ditaman Kota" Jawab Noven seketika.
"Bagus Tuh..Buruan kesana..!!" Pinta Kiris yang kemudian Noven pun bergegas pergi dari Kos-kosannya meninggalkan Dudung Dan Kiris Menuju Ke Taman Kota Dengan Membawa Gitarnya Mengendarai Sepeda Motor.
Sesampainya Disana Noven Menemui Keyla Yang Duduk Di Bangku Taman Kemudian Keyla Pun Tersenyum Melihat Noven Yang Menghampirinya .
"Sudah Lama Disini Key ?" Tanya Noven seketika.
"Tidak ,baru saja" Jawab Keyla santai
"Boleh Aku Duduk" Pinta Noven demikian.
"Tumben Minta Ijin..?!" Sahut Keyla tersenyum.
"Agak Segan Duduk Di Sebelah Kamu" Ucap Noven cengengesan.
"Hahahahaha..Segan ?! Bukannya kamu sudah biasa duduk didebelahku ,malah ku juga sudah sering boncengan denganmu dimotor butut itu" Sahut Keyla dengan tertawa.
"Hahahaha..Butut-butut begitu kamu juga sudah sering Dudukinnya" Balas Noven ikut tertawa.
"Akh..sudahlah Buruan Duduk Disini" Sahut Keyla sembari menepuk-nepuk bangku disebelahnya.
Noven Pun Segera Duduk Di Sebelah Keyla.
"Kamu Kok Keringetan ?" Tanya Keyla memperhatikan.
"Keringetan ?! Cuaca Panas Ya Hari Ini" Jawab Noven beralaskan.
"Mana ada panas ,ni juga kan sudah sore" Ujar Keyla menampik.
"Akh..Mungkin Aku Panas Dalam" Noven pun mengada-ada.
"Hahahaha..Panas Dalam Kok Keringetan ?!" Sahut Keyla tertawa.
"Panasnya Nular Keluar" Ujar Noven beralasan lagi.
"Hahahaha..Ada-ada saja kamu" Sahut Keyla lagi-lagi tertawa.
Noven hanya tersenyum menanggapi Keyla dengan hatinya berbicara :
"Key..Sebenernya ku keringatan karna ku gugup buat menyatakan Cinta ke kamu ,bukan karena panas dalam.
Andai kamu tau Key..Kalau aku begitu mencintaimu..
Sebenarnya aku takut kalau aku meyatakan perasaanku ,bukan hanya takut kamu tolak tapi yang lebih ku takutkan ,dirimu menjauh dariku.
Sebenarnya sudah mengenal kamu adalah anugrah buat aku ,apa lagi kita Sampai sedekat ini .
Tapi tak mungkin ku terus-terusan memendam perasaan ini ,apa pun resikonya akan aku terima walau itu menyakitkan"
.
.
.
.
.
.
.
"Hey..Kamu Kok Ngelamun ?!"
__ADS_1
Suara Keyla Mengagetkan Noven Dari Lamunannya.
"Tidak Apa-apa Kok" Jawab Noven yang tersadar dari lamunannya.
"Mana lagu buat aku ,katanya sudah siap ?" Tanya Keyla yang ingin mendengar lagu yang diciptakan Noven untuknya.
"Oke..Oke..Aku Mainkan Lagunya ,Kamu Dengerkan Ya" Jawab Noven tersenyum.
"Oke..Siap Boss" Jawab Keyla bersemangat.
Kemudian Noven Pun Memainkan Lagu Tersebut Dengan Gitarnya ,keyla Pun Mendengarkannya Dengan Seksama.
Perlahan Namun Pasti Keyla Pun Menyadari Lagu Tersebut Adalah Ungkapkan Perasaan Noven Untuknya.
Setelah Cukup Lama ,Noven Pun Selesai Menyanyikan Lagu Tersebut.
"Lagu itu buat nyatakan cinta padakku..?!" Tanya Keyla dengan ekspresi serius.
"Ya Key..Lagu Ini Ungkapan Perasaan Aku Ke Kamu ,Jujur Selama Ini Aku Sayang Sama Kamu ,Aku Cinta Sama Kamu..Aku Berharap Kamu Bisa Menerima Perasaanku" Jelas Noven yang berharap.
"Tapi Nov...Selama ini ,aku cuma menganggap kamu teman..Tak lebih ,anggap saja kedekatan kita selama ini cuma ungkapan terima kasihku ke kamu karena aku telah berhutang budi padamu atas penyelamatanmu sewaktu aku diculik"
"Jadi Selama Ini Kedekatan Kita Cuma Ungkapan Terima Kasih ?!" Sahut Noven kecewa.
"Maaf Ya Nov..."
Ucap Keyla Lalu Segera Pergi Meninggalkan Noven Bersama Gitarnya.
Noven Pun Hanya Terdiam Untuk Waktu Yang Lama Setelah Keyla Pergi ,Batinnya Terasa Sakit Dadanya Terasa Sesak .
Dalam Hati Noven Pun Meratapi Cintanya Yang Kandas :
"Aku tak menyangka kalau selama ini kedekatanku dengan Keyla hanya ungkapan terima kasih Keyla, karena aku telah menyelamatkannya dari penculikan.
Oh...Kenapa tak pernah ku sadari kalau aku sebodoh ini...Mana mungkin seorang Keyla menyukai orang sepertiku.
Noven...Kamu harus sadar kalau Keyla itu gadis kaya raya ,mana mungkin ia menyukai orang miskin sepertiku..!!"
Sementara Noven Terus Meratapi Cintanya Yang Kandas ,Hujan Pun Mulai Turun Membasahi Tubuh Noven ,Seolah Hujan Pun Ikut Bersedih Sementara Noven Masih Terpaku Dalam Diamnya.
Dilain Sisi Keyla Mengendarai Mobilnya Di Tengah Hujan ,Sembari Berkata Didalam Hatinya :
"Bodoh sekali kamu Keyla...Seharusnya kamu tidak harus berkata seperti itu kepada Noven ,kamu pasti telah melukai perasaannya Keyla...
Jujur sepertinya aku benar-benar menyesal Aaas ucapan ku ke Noven tadi ,tapi kalau aku tak suka sama dia ,memang harusnya aku berkata seperti itu...
Tapi...Apa mungkin aku tak suka sama Noven ?!
Jujur aku begitu nyaman berada didekat Noven Dan ku pun begitu senang kalau aku didekatnya .
Tapi...Kenapa aku menolak Noven ?!
Huuhhhf...Kasian Noven ia kehujanan ditaman...Tapi pasti Noven sudah berteduh dikedai kopi ,dia kan suka ngopi apalagi hujan begini."
.
.
.
.
.
.
.
Noven Masih Terdiam Di Bangku Taman Dengan Hujan Yang Terus Mengguyur Tubuhnya.
Dan Seketika Dari Kejauhan Nampak Lah Kiris Dan Dudung Menghampiri Noven.
"Sudahlah Nov ,tak usah cengeng..Anggap saja Keyla itu bukan jodohmu" Ucap Kiris memegang bahu Noven.
"Iya Nov ,Masih Banyak Kok Cewek Lain ,Masih Banyak Kok Yang Mesti Diurusin..Kenapa Juga Cuma Mikirin Cewek Yang Tak Mikirin Kamu" Ujar Dudung memberi semangat.
"Kalian Benar ,Memang Lebih Baik Aku Melupakan Keyla !" Ucap Noven dengan keputusannya.
"Nah..Ini Baru Sahabatku" Sahut Dudung dengan tersenyum.
Kemudian Noven ,Dudung Dan Kiris Meninggalkan Taman Tersebut Yang Tengah Di Guyur Hujan Deras.
.
.
.
.
.
.
.
Dilain sisi Keyla mampir disebuah restauran ,ia tengah menikmati minuman hangatnya.
__ADS_1
Kemudian Keyla pun menelepon Maman ,telepon dari Keyla pun diangkat oleh Maman lalu ia pun berkata :
"Iya Key..Kenapa ?!"
"Kamu Bisa Kan Ketempatku Biasa ??" Pinta Keyla ditelepon.
"Oh Iya ,Sekarang Aku Akan Kesana !" Seru Maman mengiyakan.
Kemudian Maman Pun Segera Menyetir Mobilnya Dan Menjumpai Keyla.
Sesampainya Disana Maman Pun Duduk Di Dekat Keyla.
"Kamu Kenapa Key ?!" Tanya Maman saat tiba disana.
"Tak Apa-apa Aku Cuma Pengen Ketemu Kamu Saja" Jawab Keyla singkat.
"Oh..sepertinya kamu lagi mikirin sesuatu ?!" Ucap Maman menerka.
"Sepertinya kamu yang lagi mikir" Balas Keyla menjawab.
"Hahahaha...Kamu Bisa Saja Key" Sahut Maman tertawa.
Maman Dan Keyla Pun Larut Dalam Perbincangan Yang Cukup Lama Menyita Waktu .
Lalu Setelah Itu Mereka Terdiam Sejenak ,lalu Datang Seorang Karyawan Restauran Tersebut Membawa Bunga Dan Memberikannya Pada Keyla.
Keyla Pun Melihat Ada Surat Di Bunga Tersebut Dan Keyla Pun Segera Membuka Kertas Tersebut Setelah Meletakkan Bunganya Diatas Meja .
Surat Tersebut Bertuliskan "I LOVE YOU KEYLA FROM MAMAN"
"Man ,Ini Maksudnya...?!" Tanya Keyla terkejut.
"Iya Key..Aku Mencintaimu Sejak Kita Pertama Bertemu Dan Aku Pun Selalu Memimpikan Mu ,Aku Harap Kamu Mau Jadi Kekasihku" Jelas Maman penuh harap.
"Makasih Ya Man ,Buat Bunganya..Tapi Untuk Itu Aku Belum Bisa Jawab !" Ujar Keyla mengecewakan Maman.
"Tak Apa-apa Kok Kalau Kamu Belum Bisa Jawab Sekarang ,Tapi Yang Jelas Sampai Kapanpun Aku Akan Menunggu Jawaban Itu" Ucap Maman yang rela menunggu.
"Ya sudah Man ,Aku Capek Aku Pulang Duluan Ya" Ujar Keyla yang akan beranjak pergi.
"Biar Aku Antar Ya" Ucap Maman menawarkan perhatiannya.
"Tak Usah Repot-repot Man ,Aku Bawa Mobil Sendiri Kok" Sahut Keyla menolak lembut.
"Key..Hati-hati" Seru Maman mengingatkan.
"Makasih Man" Sahut Keyla tersenyum.
Lalu Keyla Pun Meninggalkan Maman Dan Bunganya Di Restauran Tersebut ,Keyla Pun Pergi Dengan Mengendarai Mobilnya.
Setelah Mengambil Nafas Panjang Keyla Pun Berkata Di Dalam Hati :
"Kenapa Ini ?! Bukannya Aku Menyukai Maman Tapi Kenapa Aku Tak Mengiyakan Maman.
Aduuuhh...Pikiran Dan Hati Ku Benar-benar Kacau"
.
.
.
.
.
.
.
Dan Sampailah Keyla Dirumahnya ,Lalu Ia Pun Masuk Kedalam Rumah ,Lalu Sosok Suara Menghentikan Langkahnya.
"Dari Mana Kamu Key..?!"
"Tenky !!"
Sebut Keyla Ternyata Sosok Tersebut Adalah Tenky Yang Sedang Duduk Di Sofa Ia Sudah Lama Menunggu Dirumah Keyla Sedari Tadi .
"Kenapa Kamu Disini ?!" Ujar Keyla dengan sinis.
"Aku Sudah Lama Menunggumu ,Kenapa Kamu Tak Angkat Telepon Ku Key..Kamu Juga Tak Balas Pesan Dariku" Ucap Tenky menegur Keyla yang tak mengangkat teleponnya dan tak membalas pesan dari telepon genggamnya.
"Apa Pentingnya Aku Mengangkat Telepon Dan Membalas pesanmu ?!" Sahut Keyla dengan kasar.
"Kamu Jangan Lupa Key..Aku Ini Calon Suamimu !!" Ujar Tenky mengingatkan.
"Ingat Ten..Aku Tak Akan Pernah Menikah Denganmu !" Jelas Keyla dengan tegas.
Lalu Keyla Pegi Ke Kamarnya Meninggalkan Tenky Diruang Keluarga.
Keyla Pun Masuk Kedalam Kamarnya Dan Segera Mandi Setelah Itu Ia Mengeringkan Rambutnya Dan Merebahkan Tubuhnya Diatas Ranjang.
Pikiran Dan Hati Keyla Benar-benar Berkecamuk ,Lalu Di Dalam Hati Ia Berkata :
"Oh...Kejadian Hari Ini Benar-benar Membuatku Kacau ,Bagaimana Mungkin Tiga Pria Sekaligus Berusaha Mendapatkan Aku...Akh..Seperti Cinta Segi Empat Saja."
▶TO BE CONTINUED▶
__ADS_1
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara