Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(153) Tanggapan


__ADS_3

..."Kamu jangan bercanda Key , kita sudah lama menantikan pernikahan kalian !" Sahut Ibu Keyla protes dengan jawaban anaknya....


Ya..Keyla saat ini telah menjawab lamaran Tenky, yang jawaban 'Keyla mengaku belum siap menikah sekarang', Namun jawaban itu dianggap penolakan lamaran Tenky. Ya.. Bagaimana tidak disebut penolakan !? Setelah dengan persiapan yang matang kenapa Keyla baru berkata seperti itu. Yang sebelumnya Keyla setuju dengan pernikahan Tenky, tapi sekarang balik menolaknya.


Walaupun orang tua Keyla tau anaknya terpaksa menerima perjodohannya dengan Tenky tetap saja Keyla telah setuju dengan perjodohan itu. Tapi sekarang bak piring kaca yang jatuh menjadi pecah berantakan.


..."Keyla tidak bercanda Mi, Keyla serius !" Jawab Keyla membuat wajah Tenky dan kedua orang tuanya menjadi semakin masam....


^^^"Keyla..! Kamu tau apa yang kamu bicarakan ?! Jangan bikin malu !" Tegas Ayah Keyla terlihat kesal.^^^


..."Tapi Pi..Keyla masih terlalu muda untuk menikah, Keyla masih mau cari kerja dulu dengan Ijazah S1 yang baru saja Keyla dapatkan" Jawab Keyla beralasan....


^^^"Buat apa kamu cari kerja ?! Biar Tenky yang bekerja. Tenky pasti bisa memenuhi kebutuhan kamu dengan mudah" Jawab Ayah Keyla yang mengetahui Tenky adalah calon CEO dari perusahaan besar milik Ayahnya.^^^


..."Keyla tau Pi, Tenky pasti akan sangat mudah memenuhi kebutuhan Keyla. Tapi masalahnya bukan itu ! Keyla ingin menjadi wanita karir dengan mengandalkan ijazah yang sudah susah payah Keyla dapatkan" Jawab Keyla kekeuh dengan pendapatnya....


..."Keyla..! Jangan bikin malu Mami Papi mu !" Ucap Ibu Keyla yang terlihat semakin kesal....


..."Keyla masih terlalu muda untuk menikah Mi, biarlah Keyla mengejar cita-cita Keyla dulu baru menikah" Jelas Keyla....


Semua semakin kesal dengan jawaban Keyla, terutama kedua orang tuanya yang malu dibuat anaknya. Terlebih lagi wajah Tenky terlihat semakin marah dan kedua orang tua Tenky terlihat gusar dengan gadis yang diharapkannya menjadi menantunya.


^^^"Sudahlah Pak,,Buk..! Tidak usah di paksakan" Ucap Ayah Tenky yang mulai angkat bicara.^^^


Kedua orang tua Keyla pun terlihat canggung ketika ayah Tenky angkat bicara, mereka seakan merasa sangat bersalah atas kelakuan anaknya Keyla.


^^^"Saya mengerti dengan nak Keyla, dia bukan menolak lamaran anak kami Tenky, hanya saja ia ingin menunda pernikahan mereka. Saya tau, Keyla sebenarnya bukan untuk mempermalukan kami, hanya saja mungkin kita yang terlalu terburu-buru untuk menikahkan anak kita" Jelas Ayah Tenky mencoba memahami Keyla.^^^


^^^"Karena saja Keyla ingin menikmati masa mudanya sebentar setelah keletihan mereka berjuang mendapatkan gelar Sarjana. Jadi bukankah sayang sekali bila Ijazah S1 nya tidak dipergunakan !? Dan bila Keyla ingin meneruskan sekolah S2 nya juga tidak masalah" Sambung Ayah Tenky yang menyetujui alasan Keyla.^^^


^^^"Bukankah benar begitu nak Keyla ??" Tanya Ayah Tenky memastikan.^^^

__ADS_1


..."Iya benar sekali Om" Jawab Keyla membenarkan....


^^^"Nah.. Maka dari itu biarkanlah Keyla menjadi wanita karir sebentar atau ia melanjutkan sekolah S2 nya, sementara Tenky biar saya didik terlebih dahulu agar bisa nantinya memimpin perusahaannya sendiri. Setelah Keyla menjadi wanita karir dan Tenky telah mampu memimpin perusahaan barulah waktu yang tepat kita menikahkan mereka, karena mereka berdua telah sama-sama matang untuk menjalani kehidupan rumah tangga" Jelas Ayah Tenky dengan pemikiran luar biasanya.^^^


Keyla terkesima dengan kebijaksanaan Ayah Tenky, ia kagum dengan pemikiran Ayah Tenky yang berbeda jauh berbeda dengan Tenky terlihat kekanak-kanakan.


Sementara kedua orang tua Keyla yang semula takut dengan efek buruk dari penolakan Keyla justru dibalas dengan pemikiran yang bijak, tentu saja membuat perasaan mereka yang mula kalut menjadi sedikit tenang. Tapi tetap saja membuat orang tua Keyla merasa bersalah kepada calon besannya.


^^^"Ya saya rasa cukup hari ini..Setelah Keyla sudah menjadi wanita karir dan Tenky menjadi pemimpin perusahaan, kami akan datang lagi untuk melamar Keyla" Ujar Ayah Tenky yang mencoba mengakhiri pembicaraan mereka.^^^


^^^"Sebelumnya saya minta maaf Pak, Buk dan Nak Tenky. Maaf untuk hari ini karena kita belum bisa menentukan hari pernikahan anak kita" Ujar Ayah Keyla yang sebenarnya merasa tidak enak hati.^^^


^^^"Tidak apa-apa Pak, itu bukan masalah. Yang penting hubungan kita tetap baik" Jawab Ayah Tenky yang sebenarnya perusahaannya sedang bekerja sama dengan perusahaan Ayah Keyla.^^^


^^^"Itu pasti Pak.. Pasti !" Sahut Ayah Keyla memastikan.^^^


Kemudian kedua orang tua Tenky berpamitan dan berjabat tangan dengan kedua orang tua Keyla, lalu mereka pun berjalan pergi menuju mobil keluarga Tenky yang terparkir dengan diantar keluarga Keyla. Setelahnya berlalu pergi keluarga Tenky hingga hilang dari pandangan mata keluarga Keyla.


..."Itu sama saja kamu menolak lamaran Tenky !" Sambung Ibu Keyla....


..."Kan Keyla sebenarnya tidak menolak Mi" Jawab Keyla gugup dengan ekspresi ibunya yang terlihat marah....


..."DIAM KAMU..!!" Bentak ibunya membuat Keyla semakin takut....


..."Dasar anak tidak tau di untung ! Kurang apa lagi Tenky ?! Dia tampan, mapan dan calon pemilik perusahaan besar di negara ini, Pastinya dia akan sangat mudah mendapatkan wanita seperti apapun, bahkan lebih dari kamu !" Sambung Ibu Keyla dengan penilaiannya....


..."Kalau begitu kenapa Tenky tidak melamar wanita lain saja Mi !? Pastinya dia akan mudah diterima lamarannya oleh wanita manapun !" Sahut Keyla dengan tegas....


..."Kurang ajar kamu !"...


..."PARR..!!"...

__ADS_1


..."AKW..!!"...


^^^"CUKUP MI !!"^^^


Ibu Keyla pun langsung menampar anaknya, sontak saja membuat Keyla kesakitan dan Ayahnya pun langsung memegangi istrinya yang dikhawatirkan akan berbuat yang lebih lagi ke anaknya.


Keyla pun menangis seketika dengan memegang pipinya yang menahan sakit dari tamparan ibunya.Keyla pun langsung berlari menuju kamarnya bersama tangisannya.


..."KEYLA !! MAMI BELUM SELESAI NGOMONG !!" Panggil ibunya namun Keyla tidak menghiraukannya....


..."Aaakkhhh..!!" Seloroh ibu Keyla kesal sembari memegang kepalanya....


^^^"Mami tidak seharusnya berbuat kasar pada Keyla, dia anak Mami juga !" Tegur suaminya membuat ibu Keyla merasa bersalah.^^^


..."Mami tidak menahan emosi Pi, bisa-bisanya dia menolak lamaran Tenky !" Jawab sang istri kepada suaminya....


^^^"Kan Keyla sudah bilang ia tidak menolaknya" Jawab Ayah Keyla.^^^


..."Itu sama saja menolak Pi..! Papi ngerti tidak sih ! Keyla itu masih mencintai Noven si gelandangan itu !" Sahut sang istri dengan analoginya....


^^^"Sudahlah tidak usah dipikirkan soal Noven. Yang jelas Keyla belum menolak lamaran Tenky, tunggu saja waktunya saat Keyla sudah meniti karirnya dan Tenky sudah resmi menjadi penerus Ayahnya sebagai pemimpin perusahaan, pernikahan mereka akan segera dilaksanakan. Soal Noven, Keyla sudah lama tidak berhubungan dengan gelandangan itu" Jelas Ayah Keyla memberi pengertian kepada istrinya.^^^


..."Iya Pi,, Tapi awas saja Noven masih berani-beraninya mendekati Keyla" Sahut Ibu Keyla yang mengerti maksud suaminya namun ia masih was-was akan Noven....


...---------------...


...▶TO BE CONTINUED▶...


...Note  :...


^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^

__ADS_1


^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^


__ADS_2