Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(78) Jepang Bermata Sipit


__ADS_3

Hari pun semakin malam ,tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB.


Noven sebagai sosok beragama yang taat telah telah menunaikan ibadah sholat isya-Nya Dan kembali berbincang dengan Asuka Kaoru sosok gadis dari negara lain.


Perbincangan Asuka bersama Noven ,membuat Asuka semakin tertarik pada sosok Noven.


Suasana cafe tempat Noven dan Asuka berbincang ,semakin malam terasa semakin ramai.


..."Hi..Don't you want to know my home country ?"...


...Tanya Asuka menggunakan bahasa inggris disela-sela perbincangannya dengan Noven ,karena sedari pertama mereka bertemu, Noven tidak pernah menanyakan negara asal Asuka....


^^^ " Why should I ask your country of origin ? Whereas I already know clearly your country of origin"^^^


^^^Sahut Noven dalam bahasa inggris ,yang mengatakan ia mengetahui negara asal Asuka.^^^


Catatan : Percakapan Noven dan Asuka seterusnya tetap menggunakan bahasa inggris ,namun langsung saja di terjemahkan dalam bahasa indonesia.


"Oh..Mungkin dari wajahku ditambah nama lengkapku ,sepertinya Noven sudah mengetahui jelas negara asal ku adalah jepang"


Bisik Asuka didalam hatinya dengan tersenyum kagum pada Noven.


..."Baiklah..Kalau begitu ,memangnya darimana asal negaraku ?"...


...Tanya Asuka memastikan kekagumannya....


^^^"Tentu saja dari cina"^^^


^^^Jawab Noven dengan jelas.^^^


..."APA !! CINA !!"...


...Sahut Asuka yang begitu terkejut dengan terkaan Noven....


..."Hei..Noven Sahitara ,namaku Asuka Kaoru ! Adakah nama orang cina seperti itu ?!"...


...Sambung Asuka memperjelas terkaan Noven....


^^^"Ada saja lah ,buktinya kamu"^^^


^^^Jawab Noven dengan santai.^^^


..."Astaga !"...


...Sahut Asuka kaget dengan memegang dahinya....


Kekaguman Asuka pun pada kecerdasan Noven ,menurun menjadi hal yang memalukan.


"Bagaimana mungkin nama Asuka Kaoru berasal dari cina ?! Jelas-jelas itu kan nama yang berasal dari jepang !"


Pikir Asuka menggeleng-gelengkan kepalanya.


^^^"Kenapa ? Apakah aku salah menerka ?"^^^


^^^Tanya Noven dengan polos.^^^


..."Ya..Jelas-jelas terkaan mu salah ! Bagaimana mungkin kau tidak bisa membedakan nama wanita cina dan nama wanita dari negara lainnya ?!"...


...Jelas Asuka yang masih begitu syok dengan terkaan Noven....


^^^"Memangnya negara mu darimana ?"^^^


^^^Tanya Noven yang mengerutkan dahinya.^^^


..."Dengar baik-baik ya Noven Sahitara...!"...


...Ucap Asuka dengan wajah seriusnya....


..."Namaku Asuka Kaoru..Tentunya negaraku dari jepang !"...


...Sambung Asuka memperjelas namanya yang berkaitan dengan negaranya....


^^^"Ooohh..Jepang ! Bilang dong dari tadi"^^^


^^^Sahut Noven dengan antusias.^^^


..."Ya Tuhan..Dasar pria aneh"...


...Ucap Asuka dengan berbisik sangat kecil....


^^^"Apa ?"^^^


^^^Noven pun menyahuti bisikan Asuka yang tak di dengarnya.^^^


..."Tidak apa-apa"...


...Sahut Asuka dengan menggeleng-gelengkan kepalanya....


..."Kau tidak bisa membedakan mana orang cina dan mana orang dari negara lainnya ?"...


...Sambung Asuka memperjelas pandangan Noven tentang perbedaan fisik dari negara lainnya....


..."Mana ku tahu pasti soal itu ,yang ku tahu bermata sipit orang cina ,berkulit hitam orang negeria dan berambut kuning orang inggris"...


^^^Jelas Noven dengan kepolosannya ,tentang pendapatnya.^^^


"HAH ! Dia tidak bisa membedakan pasti ciri-ciri orang dari negara lain ?! Sungguh di sayangkan ,padahal dia mampu berbahasa inggris dengan lancar. Dasar pria yang aneh"


Ucap Asuka didalam hatinya.


Ya..Sosok Noven yang terlihat cerdas ,memang tidak bisa membedakan ciri-ciri orang dari berbagai negara.


Yang ia tahu pasti ,setiap orang bermata sipit adalah orang cina.


Seperti ketika saat Noven pertama bertemu dengan Tenky sewaktu ia berkerja sebagai Cleaning service disebuah kampus.


Awalnya Noven mengira Tenky adalah orang cina ,namun Maman pun menjelaskan pada Noven bahwasannya Tenky orang jepang.


...----------------...


Malam yang dingin pun terasa mulai larut ,pengunjung cafe pun mulai berkurang.


Namun Noven dan Asuka semakin hangat ,dengan canda tawa menghiasi obrolan mereka.


..."Hei Noven..Besok aku akan kembali ke negaraku"...


...Ucap Asuka berterus terang sela-sela perbincangannya....


^^^"Oh..Kalau begitu ,hati-hati dijalan"^^^


^^^Sahut Noven dengan kalimat pendek.^^^

__ADS_1


..."Hati-hati dijalan ! Hanya itukah jawabanmu ?!"...


...Seru Asuka menatap tajam....


^^^"Hanya itu yang terlintas di pikiranku"^^^


^^^Jawab Noven seadanya.^^^


..."Tidakkah kau ingin mengenalkan ku pada kota ini ,sebelum aku pulang ?!"...


...Ucap Asuka berinisiatif terlebih dulu....


^^^"Kau sudah berapa lama disini ?"^^^


^^^Tanya Noven dengan tatapannya.^^^


..."Baru satu minggu"...


...Jawab Asuka jujur....


^^^"Satu minggu ,kau belum melihat-lihat kota ini ?! Jadi ,apa yang kau lakukan selama satu minggu ini ?!"^^^


^^^Tanya Noven dengan heran.^^^


"Ayolah Noven Sahitara..Tidakkah kau peka ?! Aku hanya ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi denganmu, sebelum aku kembali ke negaraku"


Bisik Asuka dalam hatinya yang berharap.


..."Aku banyak kesibukan selama satu minggu ini ,jadi aku belum mengenal kota ini"...


...Jelas Asuka demikian....


^^^"Oh..Begitu"^^^


^^^Sahut Noven dengan mengangguk-anggukan kepalanya.^^^


..."Ayolah Noven..Bawa aku keliling sebentar di kota ini"...


...Ucap Asuka yang masih berharap....


^^^"Tidakkah kau takut padaku ,untuk membawamu keliling kota ini ?!"^^^


^^^Ujar Noven memastikan.^^^


..."Takut ! Hahahaha..Kalau pun kau orang jahat ,mana mungkin kau mengembalikan tasku dengan berisikan uang yang utuh"...


...Sahut Asuka tertawa dengan logikanya....


^^^"Hahahaha..Aku tak tahu kalau tasmu berisikan uang"^^^


^^^Kata Noven menyahutinya dengan canda.^^^


..."Akh..Sudahlah ,tak lucu"...


^^^Ujar Asuka lalu berdiri dari kursinya ,lalu menuju kasir di cafe itu untuk menyelesaikan pembayaran bon-Nya di mejanya bersama Noven.^^^


Noven hanya diam dikursinya memperhatikan Asuka melakukan pembayaran.


..."Ayo pergi !"...


...Seru Asuka mengajak Noven....


^^^"Kemana ?"^^^


..."Akh..Jangan bertanya lagi !"...


...Ucap Asuka yang langsung menarik tangan Noven....


Noven pun langsung berdiri dari kursinya saat tangannya tiba-tiba ditarik Asuka dengan paksa ,lalu mereka pergi keluar dari cafe tersebut.


^^^"Kau wanita yang kasar !"^^^


^^^Ucap Noven yang terlihat kesal karena tingkah Asuka ketika mereka telah diluar cafe itu.^^^


..."Hahahaha..Masih untung kamu tidak ku pukul"...


...Sahut Asuka bercanda ,lalu melepaskan pegangan tangannya....


^^^"Hei..Apa yang kau tunggu ?"^^^


...Tanya Noven yang memperhatikan tingkah Asuka yang sepertinya menunggu sesuatu....


..."Taksi"...


...Jawab Asuka singkat....


^^^"Oh..Kamu mau pulang ke hotelmu"^^^


^^^Ujar Noven yang mengetahui bahwa tadinya Asuka sempat bercerita kalau ia menginap disebuah hotel di kota itu.^^^


..."Tidak aku ingin menghabiskan malam ini denganmu"...


...Sahut Asuka demikian....


..."Maksudmu kita jalan-jalan malam ini menggunakan taksi ?!...


...Ujar Noven terheran....


..."Iyalah..Terus menggunakan apa lagi ,kalau bukan taksi ??"...


...Sahut Asuka berbalik bertanya....


^^^"Tentu saja menggunakan sepeda motorku"^^^


^^^Sahut Noven santai.^^^


..."Apa !! Kau jangan bercanda !"...


...Ucap Asuka dengan begitu kaget....


^^^"Kalau tidak mau ya sudah..Kau jalan-jalan saja sendiri ,biar aku pulang saja"^^^


^^^Sahut Noven dengan membalikkan tubuhnya ,lalu segera melangkah.^^^


..."Tunggu-tunggu ! Baiklah ,kita pakai sepeda motormu"...


...Ujar Asuka yang membuat Noven menghentikan langkah kakinya....


^^^"Kau serius kan ?!"^^^


^^^Tanya Noven memastikan.^^^

__ADS_1


..."Kau tidak serius kan ?!"...


...Ujar Asuka yang berbalik bertanya untuk memastikan kalau Noven tidak serius mengajaknya menaiki sepeda motor milik Noven....


Noven pun mengerutkan dahinya dengan menatap Asuka, setelah mendengar Asuka meragukan ajakan Noven untuk menaiki sepeda motornya.


..."Tidak..Tidak..Aku hanya takut nanti kita mogok dijalan dengan mengendarai sepeda motormu ,kalau mogok dijalan kan repot ! Hehehe.."...


...Jelas Asuka dengan tidak enak hati ,saat ia menyadari ekspresi Noven yang serius dengan ucapannya....


^^^"Baiklah ,aku pulang saja ya"^^^


^^^Ujar Noven kembali melangkahkan kakinya.^^^


..."Hei..Baiklah ,ayo sekarang kita pergi dengan sepeda motormu !"...


...Seru Asuka yang terpaksa berkata demikian....


^^^"Tidak usah ,nanti takutnya sepeda motorku mogok"^^^


^^^Ujar Noven mengulang kalimat Asuka.^^^


..."Akh..Massa bodoh ,ayo !"...


...Seru Asuka lalu kembali memegang tangan Noven dengan tiba-tiba, menariknya untuk melangkah....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


dimalam yang terasa mulai sunyi di parkiran motor ,Noven terus mengayunkan engkol sepeda motornya yang tak kunjung jua menyala.


Asuka pun terus memperhatikan Noven yang terlihat kesusahan dalam mengengkol sepeda motornya ,seraya dalam hati Asuka berkata :


"Untuk menyalakannya saja susahnya minta ampun sepeda motor ini ,bagaimana nanti kalau benda butut ini berjalan ?!"


..."Ayok !"...


...Ucap Noven pada Asuka saat sepeda motornya tiba-tiba menyala....


"Ya..Tuhan ,ada apa dengan ku ? Kenapa aku mau saja menuruti Kemauan pria aneh ini ?!"


Ucap Asuka didalam hatinya yang mengeluh karena menuruti Noven untuk menaiki sepeda motornya.


..."Hei..Ayo naik ,jangan diam saja"...


...Tegur Noven yang memudarkan lamunan Asuka dalam diamnya....


Asuka pun menaiki sepeda motor Noven ,lalu mereka berdua pun pergi meninggalkan tempat itu.


..."Hei..Mau kemana ?"...


...Tanya Noven pada Asuka yang diboncengnya dengan sepeda motornya, saat mereka tengah di perjalanan....


^^^"Terserah kau saja"^^^


Jawab Asuka datar ,yang sepertinya ia masih menyesalkan keputusan Noven dengan menaiki sepeda motor tersebut.


..."Baiklah ,bagaimana kalau kita ke hotel ?"...


...Tanya Noven....


^^^"Aku belum mau pulang"^^^


^^^Jawab Asuka yang tidak memahami maksud Noven.^^^


..."Maksudku bukan hotel tempatmu menginap"...


...Jelas Noven yang membuat Asuka memahami maksud Noven....


^^^"Ayo..Siapa takut ! Yang penting aku puas"^^^


^^^Sahut Asuka tersenyum nakal ,yang memahami maksud Noven untuk bersetubuh.^^^


..."Tidak..Tidak..Aku hanya bercanda ! Sial bukannya nolak atau pun marah ,ini kok malah nagih"...


...Ujar Noven menolak dengan keheran....


^^^"Ayolah sebentar saja"^^^


^^^Ucap Asuka yang menggoda.^^^


..."Tidak Asuka..Sumpah aku tadi cuma bercanda !"...


...Seru Noven menjelaskan maksudnya....


^^^"Hahahahahahaha..!!"^^^


^^^Asuka pun tertawa memperhatikan Noven yang menolak perkataannya.^^^


^^^"Hei..Noven ,aku juga hanya bercanda. Hahahaha..!!"^^^


^^^Jawab Asuka yang mengutarakan.^^^


..."Sial..Hahahaha"...


...Sahut Noven ,lalu tertawa....


Dan Noven pun terus menjalankan sepeda motornya dengan membonceng cewek cantik dari negara lain.


Setelah cukup lama ,sampailah mereka ke suatu tempat.


...----------------...


*▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


..........


Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..


Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .


Juga jangan ketinggalan berikan Rate 5 untuk Novel "Dunia Perantauan"


Dan jangan lupa Vote & juga like nya ya..

__ADS_1


Thank you very much*...


****************


__ADS_2