Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(65) Kebenarannya


__ADS_3

Suara merdu dari sebuah Cafe tak merelaksasi kan suasana yang begitu tegang antara Keyla ,Hero ,Maman dan Sodos saat berhadapan dengan Susi .


Penjelasan Susi tentang hubungannya bersama Noven ,mencairkan kesalah fahaman yang sudah lama terjadi .


Keyla yang tampak emosi dengan Susi ,mencoba menenangkan dirinya sendiri karena ia ingin mendengar lebih banyak lagi .


..."Apa yang terjadi ,setelah kamu mencampur obat tidur pada minuman Noven ?!"...


...Tanya Hero dalam ketegangan suasana ....


"Saya hanya membuka baju Noven ,tapi tidak membuka celananya ,kemudian aku membuka seluruh pakaianku ! Setelah itu aku hanya menidurkan dia disampingku ,itu saja !"


Jelas Susi mengatakan ia melakukan itu tanpa menyetubuhi Noven .


..."Jadi kamu tidak melakukan apa-apa pada Noven ??"...


...Tanya Hero kembali ....


"Ya !"


Jawab Susi singkat .


..."Aku tidak mengerti ! Buat apa kamu melakukan semua itu ,sedangkan...!!"...


...Kata-kata Hero terpotong saat bahasa tak senonoh hampir terucap dibibirnya ....


"Karena aku menginginkan Noven ,tapi aku tidak ingin melakukan itu tanpa keinginan dari Noven !"


Jawab Susi dengan santai .


..."Jadi maksudmu ,kamu akan melakukan itu kalau Noven menginginkannya ?!!"...


...Sahut Keyla yang emosinya kembali meninggi ....


"Tentu saja !"


Ucap Susi dengan sangat jelas .


..."Sialan !!"...


...Ujar Keyla sembari berdiri dengan amarahnya ....


Melihat itu Hero yang kebetulan disebelah Keyla langsung memegang tangan Keyla ,sebelum tangannya memukul Susi .


Keyla pun menoleh ke arah Hero ,saat kakaknya memegang tangannya .


Hero pun menggelengkan kepalanya saat Keyla menoleh kepadanya ,ia memberi isyarat pada adiknya agar tidak melakukan kekerasan .


Keyla pun mengerti dengan isyarat kakaknya dan ia pun kembali duduk menenangkan dirinya .


..."Baiklah ,sekarang semuanya sudah jelas"...


...Ujar Hero dengan sedikit tenang ....


"Tunggu Her ! Ini semuanya belum jelas !!"


Sahut Sodos yang ia dan Maman mengetahui kebenarannya dari Susi ,yang Hero dan Keyla belum mengetahuinya .


..."Apa lagi !?"...


...Sahut Hero dengan mengerutkan dahi dan Keyla pun seakan penuh tanda tanya ....


^^^"Baiklah buk Susi ,mungkin saatnya memberitahu sebenarnya !"^^^

__ADS_1


^^^Ujar Maman yang menoleh ke arah Susi .^^^


Mendengarnya Susi pun menarik nafasnya dalam-dalam mencoba menguatkan dirinya akan apa yang akan dikatakannya .


Sementara yang lainnya pun diam memfokuskan pendengarannya kepada Susi.


"Sebenarnya...!!"


Kata-kata Susi pun terpotong seolah ia ragu mengucapkannya .


..."Katakan saja ,apa aku yang perlu mengatakannya !"...


...Sahut Sodos yang melihat Susi yang ragu-ragu ....


"Sebenarnya..!! Apa yang kulakukan pada Noven bukan ide ku !"


Susi kembali berkata setelah Sodos menyahutinya .


..."Maksudmu ,ada orang yang menyarankan ide itu ?!"...


...Sahut Hero penasaran....


"Ya !"


Jawab Susi .


^^^"Katakan ! Siapa orang yang menyarankan itu ?!"^^^


^^^Ujar Keyla sedikit memaksa .^^^


"Ibumu !"


Ujar Susi dengan jelas .


...Sahut Keyla dan Hero secara bersamaan dengan ekspresi begitu terkejut ....


Keyla dan Hero begitu terkejut mendengar jawaban Susi ,ia tak menyangka bahwa dalang dari perbuatan Susi adalah ibu kandung mereka sendiri .


Keyla begitu syok mendengar ibunya lah yang memberi ide gila seperti itu .


Hati Keyla begitu terenyuh akan kelakuan ibunya ,ia memang tahu benar kalau ibunya sangat tidak menyetujui hubungannya bersama Noven.


Mata Keyla pun berkaca-kaca dan menitik lah air matanya ,ia sangat menyesal selama ini telah menyalahkan Noven menganggapnya sedemikian rupa .


Keyla sangat menyesal telah menjauhi Noven atas kesalah fahaman ini .


Keyla pun tahu benar kalau Noven selama ini terus mencarinya dan berusaha untuk menemuinya ,tapi Keyla tidak pernah mendatangi Noven yang terus mencari dan menemuinya ,malah ia bersembunyi dari Noven dan tidak menghiraukannya .


^^^"Begitu bodohnya aku menahan kerinduan ku selama ini terhadapmu Noven ,kenapa aku tidak mempercayaimu hingga aku mengetahui ini dari orang lain. Aku benar-benar bodoh ,seharusnya aku mendengarkanmu ,mempercayaimu tapi aku menjauhimu ,Please.. maafkan aku Noven"^^^


^^^Sesal Keyla didalam hatinya sembari meneteskan air mata yang menyalahkan dirinya sendiri yang tidak mempercayai Noven ,malah menjauhinya dan menahan kerinduannya terhadap Noven yang begitu menyiksanya.^^^


..."Sabar Key..tak perlu disesalkan ,kita hanya perlu minta maaf pada Noven dan memperbaiki hubungan kita dengannya"...


...Ujar Hero sembari mengusap-ngusap punggung Keyla ,ia berharap adiknya segera tenang dan tidak larut dalam penyesalan ....


Hero pun begitu menyesal karena telah memukuli Noven bahkan hampir menembaknya atas kesalah fahaman ini ,ia pun juga sangat menyesal karena tidak mempercayai Noven .


..."Jujur aku juga sangat menyesal sampai memukuli Noven cuma karena kesalah fahaman ini ,seharusnya aku mencari tahu dulu kebenarannya bukan terlarut dalam emosi"...


...Ucap Hero menyatakan penyesalannya ....


^^^"Bukan cuma kak Hero dan Keyla ,aku pun sangat menyesal telah memukuli Noven tanpa mencari tahu kebenarannya"^^^

__ADS_1


^^^Sahut Maman yang juga menyesal karena telah memukul Noven waktu ia melihat prihal itu didepan matanya .^^^


"Saya juga menyesal telah melakukan ini dan berharap Noven menjadi milikku ,malah sebaliknya ia menjauhiku"


Ucap Susi tertunduk lesu dalam penyesalan .


"Memang tak seharusnya saya berbuat begini ,yang seharusnya saya masih bisa bercanda dengan Noven ,tapi ia mengundurkan diri dari rumah makan milikku hanya untuk menjauhiku"


Sambung Susi dalam penyesalan .


..."Apa ! Noven mengundurkan diri ?! Sejak kapan ?!"...


...Tanya Keyla penasaran dengan mata berkaca-kaca ....


"Ya Key..Sudah lama sekali Noven mengundurkan diri ,hanya untuk menjaga perasaanmu"


Jawab Susi dengan jelas .


^^^Keyla kembali syok mendengarnya ,yang semula matanya mulai kering ,kini kembali basah dengan air mata .^^^


"Aku benar-benar bodoh ! Noven mengundurkan diri hanya untuk menjaga perasaanku ,tapi aku menjauhinya. Oh..Wajar saja Noven berkerja ditempat Card Wash itu"


Bisik Keyla dalam hatinya mengingat saat ia bertemu dengan Noven di pencucian mobil.


^^^Kini semuanya pun semakin larut dalam penyesalan yang di iringi lantunan merdu dari musik di Cafe tempat mereka sekarang.^^^


"bagaimana Ibuku bisa menyarankan ide itu ,sedangkan setahuku kalian tidak pernah bertemu ?"


Tanya Hero memecahkan suasana yang hening .


^^^"Ibumu pernah makan dirumah makan ku disana sendirian ,dan ia sempat memanggilku lalu kami bicara bersama ,dan dari sanalah saya mengenal ibumu dan menyetujui idenya karena saya menyukai Noven ,ibumu percaya dengan seperti itu Noven akan kembali kepelukanku"^^^


^^^Penjelasan Susi membuat Keyla dan Hero semakin bergetar .^^^


"Berarti Mami sengaja kesana untuk mengatur rencana ini"


Ucap Keyla dengan sendu .


..."Sepertinya begitu ,aku tau dari Kiris kalau Mami mu kesana dan sengaja mencari buk Susi bukan hanya untuk sekedar makan"...


...Jelas Maman membenarkan ....


"Mami benar-benar udah kelewatan !!"


Seru Keyla kemudian ia langsung mengambil kunci mobil Hero yang tergeletak diatas meja lalu Keyla pun berdiri dan segera pergi .


..."Tunggu Key !!"...


Panggil Hero seraya mengejar Keyla dari belakang ,sementara Susi ,Maman dan Sodos hanya terdiam melihat kepergian mereka.


^^^Keyla pun masuk kedalam mobil di iringi juga Hero yang masuk kedalam mobil duduk disebelahnya Keyla .^^^


"Tahan emosi mu Key ,kita bisa bicarakan ini baik-baik bersama Mami !"


Ucap Hero didalam mobil mencoba meredakan emosi Keyla ,Namun Keyla tak mengindahkannya malah ia membawa mobil tersebut melesat jauh meninggalkan Cafe itu.


...----------------...


**▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda : "..." Berbicara/Suara

__ADS_1


Instagram : @novriejhum_1922**


__ADS_2