
"Noven kemana ga ?? Kok belum muncul juga ! Dia tidak kerja apa hari ini ?"
Tanya kiris kepada raga ,yang saat itu mereka tengah berkerja di rumah makan milik buk susi.
"Noven belum juga pulang dari pergi makan sama buk susi semalam !"
Jawab raga yang juga tak tau keberadaan noven.
Semenjak kemarin malam noven pergi bersama buk susi ,belum juga pulang ke kos-Nya hingga malam ini ,dan noven juga tak masuk kerja tempat rumah makan dimana raga dan kiris berkerja.
"Duh..dari tadi kita telepon gak juga diangkat sama noven ,di Chat juga gak dibalas-balas !"
Ujar raga terlihat kesal karena panggilan teleponnya yang tidak jua diangkat noven.
"Sebenarnya noven kemana sih ?! Soalnya tadi kita tanya buk susi ,dia bilang noven kecapekan jadi dia di istirahat dulu tak masuk kerja ,tapi kok noven tidak pulang ke kos kalian ?! Lagian juga dia tidak ada kabar"
Ujar kiris yang terlihat khawatir kepada noven.
Sewaktu buk susi mengantar stok bahan-bahan ke rumah makan tempat mereka berkerja ,kiris dan raga menanyakan keberadaan noven yang belum juga ada kabar semenjak semalam pergi makan bersama buk susi.
Buk susi hanya menjawab kalau noven kelelahan jadi ia di istirahatkan nya untuk berkerja hari ini ,lalu buk susi langsung pergi setelah mengantarkan bahan-bahan tersebut.
Jawaban buk susi dan keberadaan noven menjadi tanda tanya kiris dan raga, karena tidak seperti biasanya noven tak memberi kabar pada mereka.
"Keyla juga tak mau menjawab telepon aku nih ! Sama seperti noven ,di Chat juga tak dibalas"
Ucap raga yang sedari tadi menelepon keyla ,namun tak kunjung juga di angkat dan pesan telepon genggam dari raga tidak jua dibalas keyla.
"Aku khawatir noven kenapa-napa nih ?!"
Celetuk kiris menduga-duga.
"Mungkin noven lagi ada masalah ??"
Ujar raga.
"Ya..Bisa jadi sih !"
Jawab kiris membenarkan.
"kau tahu tidak tempat yang didatangi noven kalau dia ada masalah ?!"
Tanya raga kepada kiris.
"sepertinya aku tahu tempatnya ! Tapi sih dia tidak sering kesana ,kecuali kalau dia depresi berat"
Jelas kiris kepada raga ,yang mengatakan ia tau tempat dimaksud raga ,tempat yang didatangi noven dikala depresi berat ,disaat noven merasa beban itu tak sanggup ia tampung lagi.
"Ayok nanti kita kesana !!"
Ucap raga mengajak kiris berangkat ketempat tersebut.
Setelah rumah makan buk susi ditutup, raga dan kiris pun langsung pergi mencari noven.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam Itu disebuah bar minuman keras ,kedengaran sangat berisik karena alunan musik yang begitu kencang memenuhi ruangan tersebut bercampur riuh suara orang-orang yang berada disana.
Namun disebuah meja duduklah seorang pemuda yang sedang mencekik botol minuman dengan kepalanya bersandar diatas meja minuman tersebut.
Pemuda tersebut ditemani seorang wanita yang merupakan pelayan minuman tersebut .
Beberapa wanita yang merupakan pelayan minuman lainnya mendekati pemuda yang tengah ditemani wanita tersebut.
Namun pemuda tersebut tak menghiraukan keberadaan wanita-wanita itu ,hingga membuat wanita-wanita tersebut pergi menjauhi pemuda itu bersama wanita yang menemaninya.
Pemuda tersebut terlihat sangat mabuk ,terlihat beberapa botol kosong didekatnya yang telah habis diminumnya ,dan masih ada beberapa botol lagi yang belum habis diminumnya.
Lalu datanglah ke empat pemuda lainnya mendekati pemuda yang tengah mabuk.
Kemudian ke empat pemuda itu duduk dimeja pemuda mabuk tersebut.
Salah satu pemuda dari ke empat pemuda itu menyuruh pergi wanita yang tengah menemani pemuda mabuk tersebut.
Wanita itu pun pergi meninggalkan pemuda mabuk itu bersama ke empat pemuda lainnya.
"kau kenapa nov ,kok jadi begini ?"
Ujar seorang pemuda disebelahnya sembari menepuk bahu pemuda mabuk tersebut.
Ya pemuda mabuk tersebut yang tak lain ialah noven.
Noven dengan kepalanya bersandar dimeja yang tengah menutup matanya dikarenakan menahan beratnya kepalanya, kemudian membuka matanya perlahan-lahan.
__ADS_1
Meski pandangannya pudar akibat mabuk yang dideritanya ,ia pun memandang seksama ke empat pria yang duduk dimeja nya.
Perlahan namun pasti noven pun mengenali ke empat pemuda tersebut.
"Eh..kalian"
Ucap noven yang mengenali ke empat pemuda tersebut ,yaitu sahabat-sahabatnya raga ,kiris ,dudung dan sodos.
"Kalau aku ada masalah ,cerita sama kita !"
Ujar raga yang semula menepuk bahu noven.
"aku tak ada masalah kok"
Ucap noven dengan santai.
"kita kenal kau nov, kalau kau tak ada masalah tidak mungkin kau mabuk seperti ini !"
Jelas kiris.
"aku pusing !"
Jawab noven singkat.
"Makanya aku ceritakan masalah kau, biar kita sama-sama cari jalan keluarnya !"
Ucap dudung dengan serius.
"aku...."
Ucapan noven pun terputus ,seperti ada yang mengganjal dihati dan pikirannya.
"aku tahu apa yang terjadi antara kau sama buk susi ! Dan sepertinya sudah cerita juga sama raga ,kiris dan dudung"
Jawab sodos dengan jelas.
"kau tau dos ?!"
Ucap noven keheranan.
"Ya...Maman sudah cerita semuanya sama aku ,dan aku benar-benar tak menyangka !!"
Jawab sodos dengan lugas.
Sahut noven mencoba menyakinkan.
"Maksudmu ! aku benar-benar tak menyangka maman sama hero percaya kau melakukan itu ,terlebih lagi keyla ?! Kenapa semudah itu dia percaya ?! Padahal keyla yang lebih tahu drimu seperti apa !"
Sahut sodos kepada noven.
"Yang dibilang sodos benar ! Setelah dengar penjelasan sodos dari maman ,kita berempat saja tak percaya kau melakukan itu"
Kiris pun menyahuti obrolan tersebut.
"Makanya kau cerita bagaimana bisa seperti ini"
Timpal dudung.
Akhirnya noven pun menceritakan semuanya ,dari ia diajak buk susi makan bersama hingga ia bangun dalam keadaan seperti itu kemudian diketahui keyla dan maman.
Setelah noven menceritakan detail semuanya ,ke empat sahabatnya pun mengerti dan mulai menerka-nerka.
"aku yakin semua ini jebakan buk susi !"
Ujar kiris tegas.
"Lalu buat apa buk susi melakukan itu ?"
Jawab noven dengan tanda tanya.
"Buk susi suka sama kau !"
Sahut raga lugas.
"Apa ?! Akh..tidak mungkin !!"
Jawab noven seolah tak percaya.
"Asal kau tahu nov ,kita sudah lama tahu kalau buk susi itu suka samamu !"
Sahut kiris.
"Soalnya buk susi sering menceritakanmu ,curhat tentangmu !"
__ADS_1
Jelas raga.
"aku juga sadar kalau buk susi suka sama ,setiap kali aku kesana"
Timpal dudung.
"Akh..aku tak menyangka !!"
Sahut noven sembari meremas kepalanya yang terlihat pusing.
"Sebaiknya kita cari jalan keluarnya ,kita harus bongkar kebohongan ini !"
Ucap sodos dengan serius.
"Sebaiknya kau suruh maman kesini dulu ,biar dia dengar penjelasan kita ! Karena kita butuh maman untuk meyakinkan keyla"
Saran raga yang cukup masuk akal sahabat-sahabatnya.
"Raga benar !! Karena penjelasan kita berlima tak akan didenger keyla ,makanya kita butuh maman !"
Timpal kiris.
"Lalu bagaimana dengan hero ?! Apa kita perlu suruh hero kesini juga ?!"
Sahut dudung.
"Kalau hero jangan dulu ,biarkan saja sampai emosinya mereda dulu"
Ujar sodos dengan bijak.
Lalu tak lama kemudian sodos pun menelepon maman adiknya dan menyuruhnya ketempatnya sekarang.
Tak lama kemudian maman pun sampai disana dan ia pun melihat noven juga berada disana.
"Anjing...Ngapain kau disini !!"
Ucap maman sembari berlari kearah noven untuk memukulnya ,namun tindakan maman segera dicegah sodos dengan menahan tubuh maman.
"kau tenang ! Dengerkan aku !"
Ujar sodos menenangkan adiknya.
Lalu sodos pun menceritakan ke maman tentang kesalah fahaman yang terjadi pada noven.
Raga ,kiris dan dudung pun turut menyakinkan maman.
"aku bodoh ,tak seharusnya aku percaya begitu saja ! Sorry nov ,aku salah"
Ucap maman menyadari kesalah fahaman tersebut.
"Sebaiknya kau pukul aku ,karena aku sempat telah memukulmu !"
Ujar maman meminta noven memukul wajahnya ,karena ia menyadari tak seharusnya ia memukul noven.
Lalu noven berdiri dari kursinya ,dan memghampiri maman lalu segera mengangkat tangan dan melesatkan pukulannya ke wajah maman.
Pukulan noven yang terlihat kuat Namun pukulan itu hanya menyentuh pipi maman dengan lembut.
Mata maman yang semula terpejam terlihat pasrah ,kemudian membuka matanya.
Ia melihat noven sahabatnya yang membalas pukulannya tapi tak menyakitinya.
"aku sudah nuruti permintaanmu dengan memukul wajahmu ,sekarang kau harus turuti permintaanku ! kau harus bantu aku balikan sama keyla ,karena aku benar-benar sayang sama dia dan aku tak pernah mau buat mengecewakan dia !"
Ucap noven yang terlihat serius.
"aku pasti membantumu !!"
Jawab maman dengan tersenyum.
"Sekali lagi Sorry nov !"
Noven pun tersenyum mendengar permintaan maaf sahabatnya maman.
Noven pun mengangkat tangannya ,lalu ia melakukan Toss dengan maman.
...----------------...
***▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
__ADS_1
Instagram : @novriejhum_1922***