
Detik berganti menit..Menit berganti jam..Jam berganti hari..hari berganti minggu..minggu pun berganti bulan ,begitulah..Waktu semakin terasa berlalu ,tapi Noven belum juga kunjung sadar dari koma yang di alaminya.
Sudah satu bulan lebih Noven terbaring dirumah sakit ,akibat tembakan yang di alaminya.
Para sahabat Noven pun terus bergantian dengan Ayah dan Ibu Kiris menjaga Noven dari komanya ,namun kekasih Noven yaitu Keyla ,tak pernah absen untuk menjaga Noven. Keyla selalu menjaga Noven yang berada di sampingnya dengan berharap.
^^^Hari itu Keyla duduk disebuah kursi disebelah pembaringan Noven yang tak sadarkan diri.^^^
^^^Keyla menatap pilu kekasihnya yang terbaring kan dirumah sakit.^^^
^^^Noven terbaring dengan wajah pucat dibantu masker oksigen yang terpasang di wajahnya ,dengan perban yang tebal di dadanya akibat bekas tembakan ,disertai Alat pacu jantung yang membantu memantau dan mengontrol detak jantung. Elektroda mendeteksi aktivitas listrik jantung Noven dan mengirim data melalui kabel ke komputer di generator.^^^
^^^Begitulah ke adaan Noven yang terbaring dirumah sakit ,menambah kesedihan yang mendalam dihati Keyla.^^^
..."Nov ,aku berharap kau segera sadar dan orang yang pertama kali kau lihat adalah aku"...
...Ucap Keyla lirih dengan berharap....
..."Aku mohon sadarlah Nov ,aku benar-benar tak tahan melihatmu begini"...
...Sambung Keyla disusul air matanya yang jatuh....
^^^Keyla pun memegang lembut tangan Noven yang berbalut selang infus ,tangan yang biasa menggenggam tangannya ,kini tangan Noven begitu lemah ,jangan kan untuk menggenggam tangan Keyla bahkan tangan Noven pun tak ada respon untuk bergerak.^^^
..."Aku begitu mencintaimu Noven Sahitara ,bangunlah..Bukankah kau juga mencintaiku ?!"...
...Kata Keyla yang bergetar menahan harapan yang di inginkannya....
..."Bangunlah Noven..Lihatlah disana ,sahabat-sahabatmu telah menunggumu !"...
...Sambung Keyla dengan menunjuk ke luar ruangan....
Keyla saat itu berada didalam ruang Intensive Care Unit (ICU) tempat Noven terbaring ,sementara diluar begitu banyak sahabat yang menunggu Noven dengan berharap Noven segera siuman.
Diluar sana saat itu telah berada Raga ,Kiris ,Meli ,Hero ,Dudung ,Dina ,Sodos ,Rosa dan Maman disertai kedua orang tua Kiris. Yang masih setia kepada Noven.
..."Nov..Kalau sudah bangun ,nanti kita sama-sama main sama si Mpus ya"...
...Ucap Keyla mengingat kucing peliharaannya yang ia temukan bersama Noven....
..."Kalau tidak bangun ,nanti aku robek-robek Doraemonnya"...
...Ucap Keyla menambahkan mengingat boneka pemberian Noven....
^^^Begitulah Keyla ,berharap dan terus berharap akan terbangunnya Noven dari komanya.^^^
..."Nov..Kalau kamu nanti bangun bangun ,nanti kita mandi hujan lagi ya"...
...Ucap Keyla tersenyum pilu ,mengingat kisah cintanya bersama Noven selalu di iringi hujan....
..."Bangunnya jangan lama-lama ya sayang ,kalau sudah bangun nanti biar aku buatkan kamu kopi susu ,pasti kamu suka"...
...Kata Keyla bergetar mengingat minuman favorit kekasihnya....
^^^Seberapa keras usaha Keyla agar Noven kekasihnya terbangun dari komanya ,tetap saja itu bagai angin lalu ,Noven tetap tak sadarkan diri dari komanya.^^^
Keyla semakin bersedih ,hatinya begitu pilu ,harapannya seakan putus ,mengingat kisah cintanya bersama Noven tak kunjung jua berbuah manis ,sehingga kini Noven terbaring dirumah sakit.
Tiba-tiba...
"Tut..tut..tutt..tutt..tuuuuttt...!!!"
Tiba-tiba tubuh Noven terkejut-kejut dan ritme detak jantungnya dalam komputer di generator menjadi melemah.
..."NOVEEEENN...!!!"...
...Teriak Keyla panik akan keadaan Noven menjadi demikian....
"BRUK..!!"
"Ada apa Key ?!"
...Pintu ruangan itu pun terbuka dan masuklah Hero dan disusul oleh yang lainnya dibelakang Hero....
..."Kak..!! Noven..!!"...
...Ucap Keyla gagap karena begitu panik....
__ADS_1
Hero pun melihat ke arah Noven yang tubuhnya terkejut-kejut ,lalu Hero juga melihat ke arah komputer di generator menunjukkan detak jantung Noven tak stabil.
Tanpa basa-basi Hero pun langsung berlari mencari pertolongan dokter.
Sementara yang lain masih panik ,Hero pun telah membawa dokter dan beberapa suster.
Lalu dokter dan suster itu pun masuk ke dalam ruang ICU dimana tempat Noven berada.
"Maaf pak..Bapak dan yang lainnya ,mohon tunggu diluar saja dengan berdo'a. Biar kami yang tangani"
Ucap sang dokter saat Ayah Kiris ingin masuk untuk melihat keadaan keponakannya Noven.
Ayah Kiris dan lainnya pun pasrah menunggu diluar dengan berdo'a ,sementara dokter dan beberapa suster mencoba menangani keadaan kritis Noven.
Setelah menunggu dengan harap-harap cemas diluar ruang ICU ,akhirnya dokter dan beberapa suster keluar dari ruangan tersebut.
"Bagaimana keadaan anak saya pak ?!"
Ayah Kiris pun menanyakan keadaan Noven keponakannya pada dokter.
"Walau tadi pasien tadi mengalami beberapa kejutan ,tapi saat ini keadaan pasien masih stabil pak. Tetap do'a kan saja yang terbaik untuk kesembuhan pasien"
Jawab sang dokter menjelaskan.
"Ya..Terima kasih banyak dok"
Sahut Ayah Kiris demikian.
"Ya..Sama-sama pak ,kami mohon undur diri dulu pak. Kalau ada apa-apa pada pasien ,hubungi saja kami. Permisi pak !"
Ujar sang dokter dengan tersenyum.
Setelah berpamitan ,lalu sang dokter dan beberapa suster kembali ke ruangan mereka.
"Sampai kapankah kondisi Noven terus berlarut seperti ini ?!
Ucap Ayah Kiris menghela nafasnya.
"Entahlah Yah..Semoga ini tidak berlangsung lama lagi"
Sahut Ibu Kiris.
^^^Jawab Dudung mencoba menenangkan orang tua Kiris.^^^
^^^"Kita sudah berusaha dengan segala kemampuan kita ,tinggal kita pasrahkan saja pada yang diatas"^^^
^^^Ucap Sodos menambahkan.^^^
..."Semoga saja Noven bisa cepat siuman"...
...Tambah Dina berharap....
Mereka pun kembali merenungi ketidak sadaran Noven dari komanya ,seperti ada rasa akan kehilangan sosok sederhana yang bersemangat dalam menggapai mimpinya.
Tiba-tiba ada seseorang mendekat pada mereka ,lalu tersenyum dengan menyapa :
"Assalamuallaikum..Semuanya"
..."Ya Waillaikumsalam..Ada apa mbak ?!"...
...Sahut Rosa bertanya....
"Bolehkah aku bertemu dengan Noven ?!"
Tanya seseorang tersebut.
..."Hah ! Noven ! Mbak mengenalnya ?!"...
...Sahut Maman begitu terkejut ,tenyata seseorang tersebut adalah seorang wanita....
"Ya Noven ,tentunya aku sangat mengenalnya !"
Tak hanya Maman yang terkejut ,tapi yang lainnya pun sangat begitu terkejut mendengar pengakuan wanita tersebut.
..."Tunggu dulu ! Maksud mbak Noven..."...
...Ucap Meli dengan terpotong untuk memastikan....
__ADS_1
"Maksud saya ,Noven Sahitara !"
Jawab wanita itu memperjelas nama lengkap Noven.
"Apa !? Wanita ini benar-benar mengenal Noven !? Bagaimana mungkin !? Terus siapa anak yang dibawanya ?!"
Bisik Keyla dalam hatinya memperhatikan wanita tersebut.
Wanita itu sangat misterius ,mereka tak mengenali wanita yang ingin bertemu Noven tersebut.
Wanita itu memiliki paras yang cantik ,kulit yang putih bercahaya serta penampilan yang terlihat cocok dengannya ,tentunya akan membuat kaum Adam terpikat olehnya.
Tapi wanita ini menggendong seorang anak balita laki-laki yang sudah berusia sekitar dua tahun lebih ,balita itu terlihat begitu tampan yang terlelap dalam gendongan wanita itu.
^^^"Hah ! Bagaimana mungkin wanita ini benar-benar mengetahui nama lengkap Noven ?!^^^
^^^Berarti dia benar-benar mengenal Noven ! Tapi semenjak Noven tiba di kota ini sampai sekarang ,aku mengenal semua orang yang dikenal Noven.^^^
^^^Tapi sekali pun ,aku belum pernah melihat wanita ini ! Mungkin wanita ini mengenal Noven bukan di kota ini ,melainkan...!! Akh..Jangan-jangan Dia...!!!"^^^
^^^Pikir Kiris dengan menduga.^^^
..."Aku tidak pernah menyangka kamu akan benar-benar datang !"...
...Ucap Raga tersenyum ,seraya mendekat pada wanita itu....
"Oh..Raga. Bagaimana keadaan Noven ?!"
Sahut wanita itu langsung bertanya.
..."Nanti aku ceritakan. Apakah anakmu baik-baik saja ?!"...
...Sahut Raga mempertanyakan anak dalam gendongan wanita itu....
"Damar baik-baik saja ,ia hanya tertidur lelap ,mungkin kelelahan sedari perjalanan yang panjang"
Jawab wanita itu menyebut nama anak laki-lakinya.
Yang lain hanya terdiam dengan kejutan luar biasa ,bagaimana mungkin wanita yang memiliki anak itu sedang mencari Noven dari perjalanan yang jauh ?!
Terlebih lagi wanita tersebut juga terlihat sangat akrab dengan Raga yang merupakan sahabat Noven dari kecil.
Dibenak mereka terus bertanya-tanya siapa wanita ini ?! Dipikiran mereka terus menduga tentang wanita itu. Membuat mereka begitu penasaran ,kenapa wanita ini datang dengan membawa anaknya disaat Noven terbaring koma dirumah sakit.
..."Tidak salah lagi..Dia...???!!"...
...Bisik Keyla dalam hatinya yang mulai menerka ,siapa wanita itu ?!....
...----------------...
*▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
..........
Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..
Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .
Jangan ketinggalan berikan Rate 5...
Jangan lupa berikan Vote...
Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..
Wajib Follow Author-Nya..
& budayakan like nya sebelum membaca...
Thank you very much...
__ADS_1
****************