Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(139) Masih ada Orang Baik


__ADS_3

Saat ini Noven tengah dalam perjalanan pulang dengan melajukan sepeda motor yang ditungganginya menyusuri jalan raya.


Tiba-tiba...


..."Eh..! Eh..! Eh..!"...


...Ucap Noven seketika saja motornya yang melaju menjadi perlahan-lahan melambat....


Karena motor itu semakin melamban jalannya, Noven pun langsung meminggirkan sepeda motornya ditepi jalan agar tidak menggangu pengguna jalan raya yang melintas.


Setelah motornya telah berada ditepian, sontak saja mesin sepeda motornya mati.


..."Aku curiga nih !"...


...Ucap Noven menaruh kecurigaan....


Lalu Noven pun membuka jok motornya setelahnya ia pun membuka penutup tangki bensinnya.


..."Tuh.. Benar kan perkiraan ku!"...


...Seru Noven....


Benar saja setelah diperiksa tangki bensinnya, ternyata bensin sepeda motor tersebut telah habis sesuai perkiraan Noven sebelumnya.


..."Duh..Sial !"...


...Keluh Noven dengan memegang kepalanya....


..."Aku juga tidak pegang uang nih ! Mana perjalanan masih jauh lagi ! Tidak mungkin rasanya mendorong motor ini sampai ke kos !"...


...Keluh Noven semakin menjadi-jadi....


Ya.. Bagaimana tidak Noven mengeluh !? Posisi ia saat ini sedang kehabisan bensin di sepeda motornya, ia juga tidak punya uang untuk sekedar membeli sedikit bensin agar motornya bisa berjalan. Terlebih lagi ia harus mendorong sepeda motornya, sedangkan perjalanan ke kosnya masih begitu sangat jauh.


..."Akh..! Aku telepon Raga saja"...


...Pikir Noven lalu mengambil Handphone disaku celananya kemudian langsung menelpon Raga....


..."Tuuut..! Tuuut..! Tuuut..!"...


..."Eh..!"...


...Noven langsung terkejut, saat sedang berdering menelepon Raga tiba-tiba saja Handphone Noven mati total....


..."Aaakhhh...!!! Siaall !"...


...Seru Noven yang begitu kesal....


Sebelumnya Handphone Noven memang sudah sangat sedikit daya baterainya, tapi Noven tetap memaksakan untuk menelepon Raga agar sahabatnya itu dapat membantu permasalahannya.


Tapi Naasnya Handphone Noven malah mati total karena kehabisan daya baterai alias Lowbat.


..."Harusnya semalam aku pinjam duit ke Raga biar tidak kehabisan bensin tapi...Akh..! Dasar nasib sial !"...


...Gerutu Noven kesal....


Semalam Noven memang berencana meminjam uang ke Raga karena Noven sudah mengetahui bahwa bensin di tangki sepeda motornya tinggal sedikit.


Tapi semalam Noven tak mendapati Raga di kos mereka dikarenakan Raga dirasa belum pulang kerja. Dikarenakan Noven terlalu lama menunggu akhirnya ia pun tertidur duluan sebelum Raga pulang, paginya pun Noven terbangun dari tidurnya tapi ternyata Raga sudah duluan berangkat kerja.


Benar kata Noven dia memang sial "Hahahaha..!" 😅🤭


Kembali ke cerita...


..."Yasudah lah.. Apa boleh buat !? Terpaksa harus ku dorong motor itu"...


...Pikir Noven, lalu mencoba mendorong sepeda motornya yang tidak bisa beroperasi tersebut....


^^^"Motornya kenapa ?"^^^

__ADS_1


^^^Tiba-tiba saja ada seseorang pengendara sepeda motor berhenti dan langsung menegur Noven.^^^


..."Tak tau nih ! Soalnya tidak bisa hidup lagi, maklumlah motor tua"...


...Jawab Noven beralasan....


Ya.. Memang belum lama Noven mendorong sepeda motornya, tiba-tiba saja seorang pengendara sepeda motor berhenti didekatnya dan langsung menanyakan kondisi sepeda motor Noven, karena Noven malu mengakui bahwa sepeda motornya mengalami habis bensin demi menjaga harga dirinya, terpaksa Noven pun berbohong.


Namun pengendara sepeda motor itu pun dapat memakluminya, memang dilihat sepeda motor Noven terlihat sudah tua.


^^^"Yasudah..Biar saya step saja !"^^^


^^^Ucap pengendara sepeda motor tersebut menawarkan diri.^^^


..."Akh..! Yang benar ?!"...


...Sahut Noven seakan tak percaya....


^^^"Iya. Yasudah ayo naik, biar langsung saya step"^^^


...Jawab pengendara tersebut menyarankan....


..."Baiklah !"...


...Sahut Noven dengan sigap langsung menaiki sepeda motornya....


Sekedar info...


Step maksudnya disini adalah mendorong sepeda motor yang mogok dengan cara kaki si pendorong mendorongkan kakinya ke step atau pijakan kaki dibelakang yang biasanya untuk membonceng orang.


Si pendorong ini mendorong dengan mengendarai sepeda motornya yang telapak kakinya berada di step atau pijakan kaki di sepeda motor yang mogok, guna mendorongnya dengan sepeda motor yang dikendarainya.


Sementara pemilik sepeda motor yang mogok tetap duduk disepeda motornya yang agar tetap bisa mengendalikan sepeda motornya, menyeimbangkan dan membelok-belokkannya sembari distep oleh si pendorong.


Kalau belum juga mengerti dengan maksudnya, tanya lagi dikolom komentar..Oke !👌


Lalu pengendara sepeda motor tadi menjalankan sepeda motornya yang dikendarainya dengan mendorong sepeda motor Noven menyusuri jalan raya.


..."Alhamdulillah..! Akhirnya tertolong juga. Jadi aku tidak perlu capek-capek mendorong motor lagi"...


...Ucap Noven merasa lega dengan keberuntungannya yang mulanya mengira kesialan....


Cukup lama Noven menyusuri jalan raya dengan orang yang membantunya, hingga tak lama kemudian mereka hampir sampai ditempat tujuan.


..."Berhenti saja dibelokkan itu ya !"...


...Ucap Noven melihat sebuah belokan mengarah ke kosannya....


^^^"Tempat tinggalnya dibelokkan itu ya ?"^^^


^^^Tanya si pengendara memastikan.^^^


..."Tidak juga..Masih masuk kedalam lagi, tapi berhenti disana saja tidak apa-apa"...


...Jawab Noven yang tidak mempermasalahkan bila ia sedikit mendorong sepeda motornya, bila ia berhenti ditempat yang ia minta, dikarenakan memang jaraknya sudah sangat dekat....


^^^"Kalau begitu biar saya antar saja ketempat tinggalmu !"^^^


^^^Ucap pengendara motor tersebut yang berinisiatif.^^^


..."Tidak usah repot-repot. Dibelokkan itu juga tidak apa-apa !"...


...Sahut Noven yang tidak enak hati karena merepotkan si pengendara....


^^^"Tidak apa-apa.. Nanggung !"^^^


^^^Jawab si pengendara.^^^


Tak menunggu lama sampailah Noven dan si pengendara dibelokan tersebut, lalu si pengendara melewati belokan itu dengan mengendarai sepeda motornya sembari menyetep sepeda motor Noven yang mogok.

__ADS_1


..."Itu kosan saya !"...


...Seru Noven menunjukkan tempat tinggalnya....


..."Oke !"...


...Jawab Si pengendara sepeda motor tanda mengerti....


Hingga mereka pun sampailah didepan kosan Noven, mereka pun langsung memberhentikan sepeda motor masing-masing.


..."Saya langsung ya !"...


...Ucap pengendara yang telah membantu Noven, Langsung memutar arah guna agar ia bisa kembali ke jalan raya....


Si pengendara pun Langsung menjalankan sepeda motornya meninggalkan Noven.


"Terima kasih!"


Seru Noven berteriak.


"Sama-sama !"


Jawab si pengendara yang sedang menjalankan sepeda motornya sembari melambaikan tangan.


Hingga Pengendara sepeda motor tersebut pun hilang dari pandangan Noven.


..."Duh..! Belum sempat lagi aku menawarkan untuk mampir dulu"...


...Ucap Noven yang sebelumnya ingin menawarkan si Pengandara untuk mampir ke tempatnya agar dapat sekedar menjamunya, namun si pengendara malah langsung pergi setelah membantunya dengan cuma-cuma....


Noven pun menghela nafasnya sesaat, setelahnya terlintas sebuah senyuman memiliki arti bersama apa yang ada dipikirannya.


..."Setelah dengan semua yang kupikirkan dijalan tadi, Tuhan menunjukkan ku bahwa masih ada orang baik"...


...Ucap Noven mengingat bahwa sebelum sepeda motornya kehabisan bensin dan tidak bisa beroperasi, ia sempat berpikir bahwa tidak ada manusia yang benar-benar tulus berbuat kebaikan tanpa pamrih....


..."Dunia ini sangat luas tentunya masih banyak memiliki orang-orang baik, memang terkadang kebaikan itu bersifat kamuflase yang tanpa kita sadari masih berkeliaran disekitar kita"...


..."Hari ini aku memetik banyak pelajaran, bahwa tidak serta merta apa yang kita pikirkan tentang orang-orang, seperti apa yang ada dipikiran kita"...


"Contoh..Oji berpikir bahwa tidak ada yang peduli dengannya ketika ia pergi pulang kerja dengan jalan kaki, tapi aku datang menepis pikiran itu bahwa masih ada orang yang peduli dengannya dan bersedia berangkat pergi pulang kerja bersamanya dengan sepeda motorku"


"Satu lagi contoh.. Aku berpikir tidak ada orang baik yang benar-benar tulus dan tanpa pamrih, tapi orang tadi datang membantu mendorong motorku dengan jarak yang cukup jauh tanpa ia sempat mampir hanya untuk meminum segelas air putih "


Ucap Noven menuai pelajaran kehidupan hari ini melalui Oji dan si pengendara sepeda motor yang menolongnya.


...----------------...


...▶TO BE CONTINUED▶...


...Note  :...


^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^


^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^


.


..."Menulis Novel tidaklah seperti menulis surat cinta 😁"...


Maka dari itu mohon dukungannya berupa


Beri Bintang pada Novel ini, Like, Commet, +Favorit, Share, Vote dan tonton iklannya, Kalau berkenan berilah hadiah 🙏


..."Tidak mudah meluangkan waktu dari kesibukan dunia yang fana ini hehehe.. Hanya untuk menulis Novel demi kalian para pembaca ☺️"...


^^^Mohon Support dari kalian karena saya belum mempunyai keuntungan Rupiah yang bisa saya cairkan untuk sekedar membeli paket data dari Novel ini, hanya pembacalah membuat saya sedikit demi sedikit bertahan untuk menulis 💕^^^


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2