Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(110) Tentang Perasaan


__ADS_3

^^^"Ya sudahlah..Aku kembali ke ruanganku dulu"^^^


^^^Ucap Sodos yang kemudian berdiri dari tempat duduknya.^^^


..."Sial..!! Bukan kata-kata itu yang ku tunggu !"...


...Gerutu Rosa didalam hatinya....


Ya..Rosa telah menunggu kata-kata selanjutnya dari Sodos ,tapi bukanlah kata-kata itu.


Kata-kata yang di ucapkan Sodos barusan ,sungguh diluar dugaan.


Rosa menunggu kata-kata yang manis dari Sodos yang di anggapnya sudah mengetahui tentang perasaannya.


^^^"Saya pergi duluan ya"^^^


^^^Ucap Sodos berpamitan.^^^


Lalu Sodos pun memulai langkahnya dengan berjalan.


"Kampret..Dia malah pergi !"


Seloroh Dudung yang juga tak menyangka tindakan Sodos.


..."Pak Sodos !"...


...Panggil Rosa sembari berdiri....


^^^"Ya..Ada apa Sa ??"^^^


^^^Sahut Sodos dengan menoleh ke arah Rosa.^^^


..."Bukankah bapak sudah tahu wanita yang kita maksud itu ?!"...


...Tanya Rosa memastikan....


^^^"Ya..Aku sudah tahu orangnya ,Mahasiswi disini kan ??"^^^


^^^Sambut Sodos demikian.^^^


..."Ya..Siapa Pak orangnya ??!"...


...Tanya Rosa berharap....


^^^"Sudahlah..Aku pergi dulu ya ,ada sesuatu yang ingin ku kerjakan"^^^


^^^Jawab Sodos dengan membalikkan kembali tubuhnya dari arah Rosa ,lalu ia pun kembali berjalan.^^^


..."Kenapa tidak dijawab pak ?! Siapa orangnya ?!"...


...Ucap Rosa mendesak....


^^^"Sampai jumpa lagi ya !"^^^


^^^Seru Sodos dengan melambaikan tangannya ,kemudian berlalu pergi.^^^


Dengan mata yang berkaca-kaca ,Rosa hanya menatap kepergian Sodos yang semakin menjauh meninggalkannya ,Rosa terus menatap Sodos hingga bayangannya pun hilang dari pandangan.


..."BRUK !!"...


"Astagfirullahaladzim..!! Kaget jadinya !"


Ucap Dudung yang terkejut ,karena Rosa tiba-tiba menepuk meja dengan kedua telapak tangannya.


..."SIAAAAALL......!!!!!!"...


...Teriak Rosa begitu kesal....


Rosa memang begitu sangat kesal ,karena lagi-lagi ia diacuhkan oleh Sodos ,Sang Dosen yang di cintainya.


Rosa sangat kecewa disaat ia menunggu jawaban itu dengan penuh harap ,namun Sang Dosen malah mengacuhkan ketulusannya.


Dengan mata berkaca-kaca serta kedua telapak tangannya yang masih menekan meja ,Rosa pun perlahan-lahan duduk kembali dengan tubuh yang mulai hilang keseimbangannya.


..."Sabar Sa ,yang tabah ya"...


...Ucap Keyla yang duduk disamping Rosa dengan mengusap-ngusap punggung Rosa ,mencoba untuk menenangkannya....


^^^"Iya Sa..Maklumi saja ,mungkin Kak Sodos benar-benar sedang sibuk"^^^


^^^Timpal Maman mencoba menengahi keadaan.^^^


"Sudah tak usah cengeng Sa ,Sodos kan memang begitu orangnya. Bukan berarti dia sengaja mengacuhkanmu"


Jelas Dudung yang turut menenangkan.


..."Tapi sampai kapan Sodos terus begini ?"...


...Ucap Rosa dengan mengangkat wajah cantik yang sendu....


..."Hei..Sodos seperti itu tidak akan berlangsung lama ,percayalah..! Dia akan lebih memperhatikanmu"...


...Ujar Keyla memberi suntikan semangat....


Namun Rosa hanya menanggapinya dengan senyuman tanpa mengucapkan sepatah kata pun ,sepertinya hatinya begitu dilema.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Disisi lain nampak dari kejauhan Ryan yang baru saja datang memasuki area kantin kampus ,ia berjalan menyisir kantin kampus yang pengunjungnya mulai semakin berkurang.


^^^"Eh..Itu Ryan !"^^^


^^^Ucap Maman yang melihat Ryan memasuki kantin.^^^


..."Sepertinya dia sedang menuju kita"...


...Timpal Keyla menerka ,yang melihat Ryan berjalan mendekat ke arah Keyla ,Rosa ,Maman dan Dudung yang sedang duduk satu meja didalam kantin tersebut....

__ADS_1


"Sepertinya dia mencarimu Sa"


Terka Dudung.


..."Akh..! Untuk apa dia kesini ?!"...


...Ujar Rosa yang mulai tidak nyaman dengan kemunculan Ryan....


..."Entahlah..Dia memang selalu mencarimu"...


...Jawab Keyla yang mengetahui tentang perasaan Ryan pada Rosa....


..."Aku tidak ingin bertemu dengannya !"...


...Sahut Rosa kesal....


Perlahan namun pasti Ryan pun telah tiba dihadapan Rosa ,Keyla ,Maman dan Dudung.


^^^"Hai..Semuanya"^^^


^^^Sapa Ryan dengan tersenyum manis.^^^


..."Hai juga Yan"...


...Sahut Keyla membalas senyuman Ryan....


^^^"Boleh aku bicara dengan Rosa ?!"^^^


^^^Tanya Ryan dengan lembut yang berdiri disamping Rosa yang tengah duduk disebuah kursi.^^^


..."Tidak boleh !"...


...Jawab Rosa dengan ketus....


^^^"Sa..Ada hal yang ingin ku bicarakan padamu"^^^


^^^Ucap Ryan dengan mata berbinar.^^^


"Sayangnya aku tak ingin bicara denganmu !"


...Sahut Rosa yang membuang pandangannya dari Ryan....


^^^"Tolonglah Sa ,sebentar saja"^^^


^^^Pinta Ryan memelas ,namun Rosa tetap saja cuek.^^^


..."Kalau mau bicara ,ya..Bicaralah sekarang !"...


...Ujar Rosa dengan tegas....


^^^"Tapi Sa ,aku ingin bicara empat mata denganmu !"^^^


^^^Ungkap Ryan demikian.^^^


..."Empat mata ?! Apa yang ingin kau bicarakan ?!"...


^^^"Ada sesuatu yang ingin aku katakan ,tapi aku ingin mengatakannya hanya empat mata saja"^^^


^^^Jelas Ryan dengan harap.^^^


..."Sudahlah..! Kalau cuma empat mata ,aku tidak ingin bicara padamu !"...


...Sahut Rosa menolak mentah-mentah....


^^^"Tolonglah Sa.. Setelah aku bicara denganmu ,aku berjanji tidak akan mengganggumu lagi"^^^


^^^Ungkap Ryan dengan meyakinkan.^^^


Rosa pun berpikir sejenak ,sesekali ia pun menatap wajah Ryan yang penuh dengan harap.


"Tidak ada salahnya juga aku berbicara dengan Ryan ,lagi pula setelah ini ia tidak akan menggangguku lagi. Ia telah berjanji !"


Pikir Rosa dudlam hatinya mempertimbangkan.


^^^"Bagaimana Sa ,apa kamu mau bicara denganku ?? Tolonglah Sa"^^^


^^^Ryan pun kembali meminta pada Rosa dengan penuh harap.^^^


..."Baiklah ! Kita akan bicara"...


...Jawab Rosa yang mengiyakan untuk bicara dengan Ryan....


^^^"Terima kasih Sa"^^^


^^^Sahut Ryan dengan tersenyum lega.^^^


..."Tapi setelah kita bicara ,kau tidak akan menggangguku lagi kan ?!"...


...Tanya Rosa untuk memastikan....


^^^"Ya..Aku berjanji !"^^^


^^^Jawab Ryan tersenyum meyakinkan dengan janjinya.^^^


Lalu Rosa pun berdiri kemudian berjalan agak menjauh dari sahabat-sahabatnya. Ryan pun mengikuti Rosa dari belakang.


Kemudian Rosa pun menghentikan langkahnya yang tak jauh dari pintu utama kantin ,Ryan pun langsung menghampirinya.


..."Bicaralah ! Apa yang ingin kau bicarakan ?!"...


...Tanya Rosa dengan ketus....


^^^"Bisakah kita cari tempat lain Sa ? mungkin lebih enak ditaman kampus"^^^


^^^Pinta Ryan yang tempatnya tidak sesuai dengan harapannya.^^^


..."Kalau tidak mau disini ,ya sudahlah..Urungkan saja niatmu untuk bicara denganku"...

__ADS_1


...Sahut Rosa dengan geram....


^^^"Ya..Baiklah. Aku akan bicara disini ,lagian tempat ini lumayan bagus"^^^


^^^Jawab Ryan yang hanya bisa menuruti kemauan Rosa.^^^


"Tidak apa-apa lah ,aku membicarakannya disini. Sebelum Rosa berubah pikiran ,aku harus mengatakannya sekarang !"


Pikir Ryan berbicara dalam hatinya.


..."Ryan ! Apa yang kau pikirkan ?! Cepat katakan ?!"...


...Sentak Rosa dengan nada tinggi....


^^^"Iya..Iya..Sa..Aku akan bicara sekarang"^^^


^^^Jawab Ryan gelagapan karena terkejut oleh sentakan nada tinggi Rosa.^^^


Ryan langsung menarik nafasnya dalam-dalam ,lalu menatap mata indah Rosa dengan tajam ,dengan tatapan yang sayu ,,seperti ada menyimpan sebuah rahasia tentang perasaan yang terpendam di hatinya.


^^^"Rosa !"^^^


^^^Sebut Ryan.^^^


..."Ya..Katakanlah !"...


...Sahut Rosa....


^^^"Sejujurnya..."^^^


^^^Ryan pun memulai katanya dengan terpotong.^^^


..."Cepat..Katakanlah ,jangan bertele-tele"...


...Jawab Rosa ketus....


^^^"Baiklah..Sejujurnya aku sudah lama menyukaimu"^^^


^^^Ujar Ryan mengungkap.^^^


..."HAH !! Maksudmu ??!!"...


...Sahut Rosa terkejut....


^^^"Maksudku..Aku mencintaimu ,aku benar-benar menyayangimu ,aku ingin memilikimu Rosa ! Semoga kau mengerti dengan perasaanku"^^^


^^^Ujar Ryan mengungkap apa yang di pendamnya selama ini.^^^


Mata Rosa pun terbelalak seketika ,ia benar-benar terkejut dengan yang di katakan Ryan. Rosa benar-benar tak menyangka bahwa Ryan berkata seperti itu.


"Aku tak mengerti Ryan ! Bukankah selama ini aku begitu kasar padamu ?! Tapi kenapa kau malah mencintaimu !"


Ucap Rosa terkejut didalam hatinya.


^^^"Sudah sejak lama aku pendam perasaan ini..Sudah lama aku ingin mengatakan ini..Tapi aku tak mengerti ,mengapa kau menghindari ku selama ini..Dan aku pun tak mengerti ,mengapa semakin kau begitu kasar padaku ,semakin aku begitu mencintaimu"^^^


^^^Sambung Ryan mengungkap.^^^


^^^"Bagaimana Rosa ?!"^^^


^^^Tanya Ryan dengan berharap.^^^


..."Apanya yang bagaimana ?!"...


...Sahut Rosa seolah tak mengerti....


^^^"Mau kah kau menjadi kekasihku ??!"^^^


^^^Tanya Ryan kembali memastikan.^^^


Rosa pun terdiam sesaat ,sementara Ryan menunggu dengan was-was.


Rosa menopangkan sikutnya diatas tangan satunya lagi ,dengan mengetuk-ngetuk bibir seksinya ,sepertinya ia sedang mempertimbangkan sesuatu.


...----------------...


*▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


....


Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..


Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .


Jangan ketinggalan berikan Rate 5...


Jangan lupa berikan Vote ,itu poin terpenting dalam semangat Author untuk terus menulis...


Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..


Wajib Follow Author-Nya..


& budayakan like nya sebelum membaca...


Ikuti terus kisah perjalanan Noven Sahitara di


"Dunia Perantauan"


Thank you very much*...

__ADS_1


****************


__ADS_2