
"Besok Kita Mulai Bukanya Jam Empat Sore Ya ! Karena Besok Sudah Masuk Puasa"
"Iya Buuuk...!!"
Seru Karyawan-karyawan Buk Susi ,Saat Ia Tengah Menerangkan Kalo Besok Rumah Makannya Mulai Buka Jam Empat Sore .
Karena Besok Sudah Mulai Puasa Di Bulan Ramadhan ,Dan Dini Hari Nanti Telah Mulai Sahur Untuk Berpuasa Besoknya .
Lalu Karyawan-karyawan Dan Buk Susi Mulai Bubar Kemudian Pulang Ke Tempat Masing-masing Dari Rumah Makan Tersebut ,Dikarenakan Waktu Sudah Menujukkan Jam Sebelas Malam .
"Eh..Tidak Disangka Ya Besok Sudah Mulai Puasa"
Ujar Kiris Yang Telah Berjalan Keluar Dari Rumah Makan Tersebut ,Bersama Noven Dan Raga .
"Iya Ya..Tidak Disangka ! Memang kau Besok Puasa ??!"
Tanya Raga Kepada Kiris .
"Iyalah..Puasa !! Kan Sayang Kalau Di Lewatkan"
Jawab Kiris .
"Iya Sih ! Sayangnya Kita Tak Bisa Ikut Sholat Terawih Malam Ini ?!! Karena Kita Kerja"
Ujar Noven .
"Iya..Sayang sekali ya !"
Sahut Kiris .
Lalu Kiris Pun Menaiki Sepeda Motornya Kemudian Pergi Pulang Ke Rumahnya .
Begitu Juga Noven Menaiki Sepeda Motornya Yang Membonceng Raga ,Kemudian Berlalu Pulang .
*
"Hhuuuuuhhhft...!!"
Noven Menghembuskan Nafasnya ,Seperti
Ada Sesuatu Yang Mengganjal Di Hatinya .
"Sruuuup..!!"
Noven Pun Menyeruput Kopinya Yang Masih Hangat Sembari Menghisap Rokoknya .
Noven Saat Itu Telah Berada Di Kamar Kos-Nya Setelah Ia Bersama Raga Tadi Sepulang Dari Rumah Makan Tempatnya Berkerja .
Dikamar Kos Tersebut Raga Tengah Tertidur , Sedangkan Noven Masih Larut Dalam Lamunannya Yang Hanya Di Temani Rokok Dan Secangkir Kopi Hangat .
Noven Terus Menghisap Rokoknya Dan Menikmati Kopinya ,Walau Pikirannya Telah Melayang Jauh .
"Bentar Lagi Sahur ! Dan Besok Mulai Hari Pertama Puasa"
Hati Noven Berkata Lirih .
"Huuuufftt...!! Ini Kedua Kalian Ku Melewati Bulan Ramadhan Tanpa Keluarga"
"Sahur Dan Buka Puasa Tanpa Keluarga Tanpa Masakan Ibu"
"Biasanya Kalau Sahur ,Ibu Yang Bangunkan Aku Sahur ! Namun Sekarang Ku Harus Terbiasa Bangun Sahur Sendiri"
"Tak Terasa Ku Sudah Dua Tahun Lebih Di Rantau ! Sampai Sekarang Belum Ada Keberhasilan Yang Bisa Ku Raih ,Bahkan Tabungan Pun Aku Tak Punya"
"Seharusnya Aku Ngirim Uang Lebih Ke Kampung ,Untuk Keperluan Ramadhan Dan Lebaran Atau Setidaknya Pulang Dulu Ke Kampung ! Tapi...Apa Mau Dikata !! Gaji Pun Sedikit ,Buat Sehari-hari Pun Tak Cukup"
Di Tengah Kerinduan Yang Mendalam Kepada Keluarga ,Lalu Secara Perlahan Namun Pasti Air Mata Noven Pun Menetes Jatuh Kebawah .
Dan Perlahan-lahan Air Mata Itu Terus Mengalir .
"Maafkan Aku Bu..Maafkan Aku Yah..Anakmu Ini Benar-benar Tidak Berguna !! Aku Rindu Kalian"
Dengan Dada Yang Terasa Sesak ,Hati Noven Pun Terus Berkata Sendu Mengingat Dan Merindukan Kebersamaan Dengan Keluarganya .
**
"Nov ,kau Kenapa ??!"
Ujar Raga Yang Tiba-tiba Bangun Dari Tidurnya .
Dan Noven Pun Segera Menundukkan Kepalanya Sembari Mengusap Air Matanya ,Yang Seakan Ia Tak Mau Raga Mengetahuinya .
"Tidak Apa-apa Ga ! kau Kok Bangun ?"
__ADS_1
Ujar Noven Lalu Berbalik Bertanya .
"Ya..Kebangun Saja Sih..!"
Ujar Raga Menjawab Pertanyaan Noven .
"Oohh..!!"
Jawab Noven Sambil Menganggukkan Kepalanya .
"kau Kok Belum Tidur ??!"
Tanya Raga Menyelidik .
"Belum Bisa Tidur Saja Sih"
Jawab Noven .
"kau Nangis Ya..??!"
Ucap Raga Dengan Memperhatikan Mata Noven .
"Tidak Lah !! Enak Saja Ngomong"
Jawab Noven Sambil Memalingkan Wajahnya ,Seolah Menyembunyikan Matanya Yang Merah Dan Sembab .
"Sudah...kau cerita saja padaku" Ucap Raga membuka diri.
"Tidak Ada Yang Mau Di Ceritakan Ga" Sahut Noven mengelak.
"seperti kita baru kenal saja ,kau tidak mau cerita !" Ujar Raga demikian.
"Benar Ga ,Apa Yang Mau Diceritakan !" Noven pun masih mengelak.
"kau Kangen Keluargamu Kan ??!" Ucap Raga membuat Noven Hanya Terdiam .
"Sudahlah Nov ,Tidak Ada Yang Bisa kau Sembunyikan Dariku !" Seru Raga memperingatkan.
Dengan Sedikit Menarik Nafasnya ,Noven Pun Berkata :
"Iya Ga..kau Benar ! Aku Kangen Keluargaku"
"Yang Membuatmu Lebih Kangen Lagi ,Karena Ini Kedua Kalinya kau Melewatkan Ramadhan Tanpa Keluargamu" Ucap Raga dengan tepat.
"Kan Masih Ada Aku ,Kau Tidak Sendirian !!" Sahut Raga tersenyum.
"Tapi Ga...Ramadhan Tahun Ini Cukup Memukulku ! Sudah Dua Kali Ramadhan ,Aku Juga Belum Bisa Pulang Kampung"Jelas Noven dengan lirih.
"Sudahlah Bro..Ini Namanya Proses Pendewasaan Diri ,Kita Ini Laki ! Kita Harus Kuat ,Kita Harus Tahan Banting !" Sahut Raga bersemangat.
Noven pun menyahuti "Kau Benar Ga"
"Bukan Cuma kau saja ,Tahun Ini Melewatkan Ramadhan Tanpa Keluarga ! Aku Juga Bro..Malah Ini Pertama Kalinya Aku Melewatkan Ramadhan Tanpa Keluargaku ! kau Lebih Tau Kan Rasanya Bagaimana !??!" Ujar Raga membuat Noven merasakan kepedihannya ,sama seperti Noven pertama kali melewati ramadhan tanpa keluarga.
"Iya Ga..Makanya kau Juga Tak Bisa Tidur ??!" Sahut Noven yang senasib bersama Raga.
"Hahahaha...kau Kok Tau Aku Tak Tidur ??!" Sahut Raga tertawa.
Noven pun berkata "seperti Kita Baru Kenal Saja !!"
"Hahahahaha...!!"
Raga Pun Tertawa Karena Noven Membalikkan Kata-katanya .
Tak Lama Mereka Berdua Bercerita ,Kemudian Noven Dan Raga Pun Tertidur Pulas .
***
"Sahuuuuurrrr...sahuuurrr...Banguuun Sahuuuur...!!!"
Teriak Seseorang Dari Masjid Membangunkan Orang-orang Sahur Untuk Berpuasa Besok .
Tak Selang Beberapa Lama Kemudian Datang Sekumpulan Orang-orang Yang Beramai-ramai Berkeliling Menabuh Sembari Berteriak-teriak :
"Sahuuuurr..sahur Sahuuuurr..sahur Sahuuuurr...sahur !!!"
Lalu Raga Pun Terbangun Dari Lelap Tidurnya .
"Huuuuuaaaaaaahhhhh...!!"
Raga Menguap Sejenak Setelah Bangun Dari Tidurnya .
"Nov..Nov..Bangun ,Sudah Sahur"
__ADS_1
Ujar Raga Membangunkan Noven Yang Masih Tertidur .
Awalnya Noven Cukup Susah Di Bangunkan Raga ,Namun Akhirnya Noven Bangun Juga Walau Masih Dalam Keadaan Mengantuk .
"Hhuuuuuaaaahhh...Gila Ga..Aku Ngantuk sekali !! Mana Tidur Tadi Cuma Sebentar Saja !"
Ucap Noven Sambil Menguap Dan Mengucek-ngucek Matanya Setelah Bangun Dari Tidurnya .
"kau Yang Gila ! Massa Teriakan Dimasjid Terus Ada Orang-orang Yang Berkeliling Disekitar Sini Sambil Nabuh-nabuh Bisingnya Minta Ampun ,kau Tidak Bangun Juga !? Mana Alarm Handphone-mu Bunyi Terus Lagi !"
Ucap Raga Dengan Sedikit Kesal .
"Sorry Ga ,aku benar-benar ngantuk !! Makanya susah bangun !"
Jawab Noven Yang Mulai Sadar Dari Kantuknya .
"Tunggu..Sodos Nelpon Nih !"
Ujar Raga Sembari Mengangkat Teleponnya .
Raga Pun Mengobrol Dengan Sodos Di Handphone-Nya ,Lalu Tak Lama Kemudian Obrolan Telepon Itu Pun Berakhir .
"Nov ,Sodos Mau Traktir Kita Makan Sahur Ditempat Biasa ,Disana Ada Dudung Sama Maman Juga ! Ayoklah Buruan Kita Kesana !!"
Ujar Raga Dengan Nada Senang ,Tak Lama Kemudian Noven Dan Raga Pun Berangkat Ke Tempat Sodos ,Dudung Dan Maman Untuk Sahur Bersama .
****
"Ini Dia Dua Jagoan Kita !!"
Ucap Sodos Menyambut Kedatangan Noven Dan Raga ,Saat Mereka Sampai Disana .
"The Real Superhero..!!"
Sambung Maman .
"The Fighter Ideal !!"
Ujar Dudung Menambahkan .
"Lebay kalian Semua !"
Sahut Noven Disambung Oleh Tawa Mereka Bersama .
Kemudian Noven Duduk Bersama Sodos ,Maman Dan Dudung ,Kemudian Di Ikuti Oleh Raga .
"Eh..Kiris Sama Hero Kemana ??"
Tanya Raga ,Setelah Duduk .
"Yang Jelas Mereka Sahur Sama Keluarga Mereka"
Sahut Dudung .
"Biar Saja Mereka Sahur Bersama Keluarganya ,Apalagi Ini Kan Sahur Pertama Di Bulan Puasa !"
Ucap Sodos Menerangkan .
"Dan Kita Disini Adalah Keluarga ,Makanya Kita Sahur Bersama"
Ucap Maman Menghangatkan Suasana ,Diikuti Oleh Senyum Penuh Makna Dari Mereka Masing-masing .
"Maksudmu Keluarga Rantau !!?"
Celetuk Noven ,Diiringi Tawa-tawa Sahabatnya .
Noven ,Raga ,Sodos ,Maman Dan Dudung Diketahui Memang Perantau Di Kota Itu .
Noven Dan Raga Merantau Untuk Mencari Uang ,Sedangkan Sodos Merantau Menjadi Dosen Di Sebuah Universitas ,Maman Merantau Untuk Menuntut Ilmu Dibangku Kuliah ,Sedangkan Dudung Ditinggal Orang Tuanya Merantau Di Negeri Seberang Menjadi TKI .
Mereka Berlima Pun Makan Sahur Besama Sebagai Keluarga .Karena Jarak Yang Memisahkan ,Membuat Mereka Tak Bisa Makan Sahur Bersama Keluarga Mereka Sendiri .
Setelah Makanan Mereka Habis ,Kemudian Mereka Mengobrol-ngobrol Lalu Setelahnya Mengobrol Mereka Pun Menelepon Keluarga Masing-masing Untuk Mengobati Kerinduan Mereka Terhadap Keluarga .
*****
*▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
Follow Instagram* : @novriejhum_1922
__ADS_1