Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(77) Asuka Kaoru


__ADS_3

Hari pun semakin sore Dan hiruk-pikuk di sekitar restauran begitu ramai ditelinga.


Namun tak jauh dari sebuah restauran, Noven tengah berhadapan dengan wanita asing yang tak di kenalinya ,bahkan wanita itu sama sekali tidak menguasai bahasa indonesia dimana bahasa yang harusnya ia pakai ditempat wanita itu berpijak sekarang.


..."How did you get here ?"...


...Tanya Noven yang heran akan keberadaan wanita itu di hadapannya....


^^^"I just ate there ?"^^^


^^^Jawab wanita itu yang menunjuk sebuah restauran yang berada disebelah restauran tempat Noven berkerja.^^^


..."Continue..."...


...Jawab Noven singkat....


Catatan : Selanjutnya percakapan tetap memakai bahasa inggris ,namun langsung diterjemahkan saja dalam bahasa indonesia


^^^"Sewaktu aku makan disana ,ku lihat kau sedang bolak-balik mengantar makanan Dan minuman disini"^^^


^^^Ujar wanita tersebut yang tadinya melihat Noven bolak-balik melayani tamu di restauran tempat ia berkerja.^^^


..."Ya..Aku berkerja sebagai pelayan di restauran ini"...


...Jawab Noven membenarkan wanita itu....


^^^"Ya..Pantas saja kau tadi terlihat sangat sibuk"^^^


^^^Sahut wanita itu dengan tersenyum.^^^


..."Setelah melihatku disini ,kenapa kau menghampiriku ?"...


...Noven pun kembali bertanya....


^^^"Hi Noven Sahitara..Aku Asuka Kaoru !"^^^


^^^Ujar wanita itu tiba-tiba menyebut namanya dengan mengulurkan tangannya.^^^


..."Oh..Itu nama yang bagus"...


...Puji Noven lalu menyambut uluran tangan halus wanita itu dengan bersalaman....


^^^"Terima kasih banyak"^^^


^^^Ujar wanita yang bernama Asuka Kaoru dengan melepas tangannya setelah bersalaman dengan Noven seraya tersenyum manis.^^^


^^^"Apa kau tahu arti namaku ?"^^^


^^^Sambung Asuka membuat Noven menerka-nerka.^^^


..."Aah..Apa artinya ?"...


...Tanya Noven yang sedikit terheran karena Asuka membuatnya mencoba mengartikan nama Asuka Kaoru....


^^^"Asuka Kaoru artinya Aroma Pafum"^^^


^^^Jelas Asuka mengartikan namanya.^^^


..."Waw..Jelas sekali kau begitu wangi"...


...Puji Noven tersenyum....


^^^"Terima kasih ,kau orang pertama yang tidak tertawa setelah mendengar namaku"^^^


^^^Jelas Asuka terlihat senang.^^^


..."Kenapa harus tertawa ? Bukankah itu nama yang sangat indah !"...


...Sahut Noven meyakinkan keindahan nama Asuka Kaoru....


^^^"Ya..Memang itu nama yang indah ,tapi sekian orang yang ku sebutkan arti namaku ,mereka semua tertawa saat pertama mendengar namanya"^^^


^^^Jelas Asuka dengan lirih.^^^


..."Hei..Hanya telinga orang-orang yang kotor mendengar arti namamu dengan tertawa"...


...Ujar Noven kembali meyakinkan....


^^^"Benarkah ,tidaklah nama itu terdengar seperti reseller parfum ??"^^^


^^^Sahut Asuka kembali meyakinkan jawaban Noven.^^^


..."Oh..Boleh juga ya kalau buat usaha parfum dengan menggunakan merek nama Asuka Kaoru ?"...


...Ujar Noven terlihat muncul ide di kepalanya....


^^^"Usaha parfum ?!"^^^


^^^Ujar Asuka mengulang kata Noven.^^^


..."Ya..Dengan merek nama seindah itu ,pasti usahamu sangatlah berkembang pesat"...


...Seru Noven dengan tersenyum semeringah....


^^^"Ah..Yang benarkah ?!"^^^


^^^Sahut Asuka yang seakan tak percaya.^^^


..."Tentu saja. Aku sangat yakin"...


...Jawab Noven dengan senyum meyakinkan....


"Hm..Lelaki aneh yang mengagumkan. Bagaimana mungkin tertawaan dari arti namaku ,ia buat menjadi sebuah nama merek usaha yang meyakinkan. Aku juga yakin itu ,mungkin ia benar"


Ujar kata hati Asuka dengan tersenyum meyakinkan.


Tak terasa hari pun semakin menggelap hingga terdengarlah suara Adzan Maghrib.


Hiruk-pikuk keramaian pun mulai berkurang di sekitar restauran dimana tempat Noven Dan Asuka berdiri dengan berbincang.


..."Hei..Apa kakimu tidak terasa pegal ?"...


...Tanya Noven disela-sela perbincangan mereka dengan berdiri berhadapan....

__ADS_1


^^^"Hahaha..Benar juga ,lama-lama terasa pegal ya ,ngobrol dengan berdiri"^^^


^^^Sahut Asuka dengan tertawa yang baru menyadari kakinya mulai terasa pegal saat berdiri bersama Noven.^^^


^^^"Bagaimana kalau kita nongkrong dulu di Cafe itu ?"^^^


^^^Sambung Asuka dengan menunjuk sebuah Cafe yang berada didekat situ.^^^


..."Boleh juga !"...


...Seru Noven yang menyetujui saran Asuka....


^^^"Ayo !"^^^


^^^Ajak Asuka yang segera melangkah ke Cafe tersebut.^^^


..."Hei..Tunggu ?!"...


...Seru Noven yang tiba-tiba menghentikan langkah Asuka....


^^^"Ada apa ?"^^^


^^^Tanya Asuka yang menghentikan langkahnya dengan terkaget.^^^


..."Kamu duluan saja kesana ,nanti aku akan menyusul"...


...Ujar Noven mengusul....


^^^"Memangnya kenapa ?"^^^


^^^Tanya Asuka kembali yang tidak mengerti dengan tingkah Noven.^^^


Noven pun hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Asuka ,lalu Noven pun melangkah pergi.


Asuka mengamati langkah Noven yang semakin menjauh darinya .


Asuka terus memperhatikan Noven dari kejauhan hingga sampailah Noven disebuah musholah tempat ibadah kaum muslim.


"Hm..Rupanya ia hanya ingin menjalankan ibadahnya terlebih dahulu. Rupanya dia sosok yang taat"


Bisik Asuka saat Noven memasuki musholah tersebut.


Ya..Noven pergi ke musholah itu untuk menjalankan ibadah sholat maghrib setelah ia mendengar suara adzan maghrib yang baru saja berkumandang.


^^^Setelah Noven cukup lama memperhatikan memasuki musholah itu ,Asuka pun langsung memasuki Cafe yang ia tunjukan tadi pada Noven.^^^


^^^Asuka pun duduk di kursi salah satu meja di cafe tersebut ,lalu Asuka memesan sebuah minuman Dan beberapa cemilan.^^^


^^^Tak lama saat Asuka didalam Cafe tersebut datanglah pesanannya ke mejanya ,lalu Asuka pun melihat Noven yang telah memasuki cafe itu menuju ke tempatnya.^^^


"Hei..Cepat sekali ?"


Tanya Asuka saat Noven baru saja duduk di bangku yang satu meja dengannya.


^^^Noven pun hanya tersenyum mendengar Asuka ,lalu ia pun memesan sebuah minuman saat pelayan telah menghampirinya.^^^


"Ini ada beberapa cemilan ,kalau kamu ingin memesan cemilan yang lain ,silahkan saja..Aku yang traktir"


Ucap Asuka menawarkan pada Noven dengan menunjukkan beberapa cemilan yang ada di meja.


...Sahut Noven yang hanya ingin memesan minuman saja....


^^^Setelah mencatat pesanan Noven ,kemudian pelayan itu pun pergi untuk menyediakan pesanannya.^^^


"Oh..Tidak usah sungkan padaku"


Ujar Asuka tersenyum manis.


^^^Tak lama kemudian datanglah pesanan Noven ke mejanya.^^^


"Apa ?! Kau hanya memesan kopi susu ?! Bukankah cafe ini menyediakan banyak minuman yang berkualitas"


Seru Asuka kaget saat pesanan Noven datang ke mejanya.


..."Hahaha..Justru bagiku ini minuman paling berkualitas ,membuat orang begitu menikmatinya dengan di minum sedikit demi sedikit"...


...Ujar Noven lalu meneguk kopi susunya....


"Apakah ia hanya ingin aku mentraktirnya kopi susu ?!"


Pikir Asuka yang tak mengerti jalan pikiran Noven.


"Ayolah..Pesan minuman atau cemilan yang mahal ,jangan meragukan keuanganku"


Ucap Asuka kembali menawarkan.


..."Sedikit pun aku tak meragukan keuanganmu ,hanya saja aku ingin meminum ini"...


^^^Asuka pun hanya terdiam dengan tersenyum canggung mendengar jawaban Noven.^^^


^^^Didalam hatinya Asuka pun berbisik :^^^


^^^"Huh..pria aneh.^^^


..."Jangan bilang kalau kau tahu namaku dari satpam di hotel 'A' ??"...


...Ucap Noven yang mengingat Asuka bisa langsung tahu namanya....


^^^"Bukan hanya namamu yang ku ketahui ,tapi juga alamatmu"^^^


^^^Ujar Asuka menambahkan.^^^


..."Hahaha..Itu semua karena satpam itu Memphoto KTP ku"...


...Sahut Noven mengingat satpam di hotel 'A' Memphoto dirinya dan juga kartu tanda pengenalnya....


"Kalau saja aku tak menemukanmu disini ,mungkin aku akan mencarimu diseluruh kota ini"


Ucap Asuka mengutarakan.


..."Walau kau mencariku disetiap penjuru kota ini ,tetap saja kau tak akan menemukanku"...


...Sahut Noven tersenyum sinis....

__ADS_1


^^^"Sesulit itukah mencarimu ?? Ku rasa tidak begitu sulit mencari alamatmu di kota ini"^^^


^^^Ujar Asuka yang merasa mudah menemukan sebuah alamat di kota ini.^^^


"Hahahaha..Walau kau minta antar taksi ke alamatku ,tetap saja taksi tak akan mengantarmu"


Sahut Noven tertawa.


^^^"Kenapa ? Apakah karena alamatmu ditempat yang berbahaya ?!"^^^


^^^Tanya Asuka mengerutkan dahinya.^^^


"Tempat yang berbahaya ?!"


Ulang Noven iya tak begitu memahami maksud Asuka.


^^^"Ya mungkin alamatmu itu tempat berkumpulnya penjahat ,makanya tidak ada taksi yang mau kesana"^^^


^^^Jelas Asuka menduga.^^^


"Oh..Hahahhahahaaa..!!"


Noven tertawa mendengarnya.


..."Iiihh..Kenapa sih ?"...


...Sahut Asuka kesal dengan sedikit manja....


"Hei..Asuka Kaoru ,Apa wajahku terlihat seperti penjahat ?!"


Ujar Noven seraya menunjuk wajahnya.


...Asuka pun menganggukan kepalanya perlahan....


"Sial..Begitu kriminalnya wajahku ?!"


Ucap Noven dengan menutup wajahnya dengan telapak tangannya.


..."Ahh..Hahahahahaha"...


...Asuka pun hanya tertawa manja mendengarnya....


..."Sudahlah jangan menutup wajahmu ,wajahmu tidak begitu menyeramkan"...


...Sambung Asuka yang masih tertawa....


"Kalau tidak begitu menyeramkan ,berarti sedikit menyeramkan"


Ulang Noven memperjelas maksud Asuka.


..."Ahahahahaha..Baguslah kalau kau menyadarinya"...


...Sahut Asuka dengar tertawa Dan Noven pun ikut tertawa mendengarnya....


..."Oh ya..Memang kenapa dengan alamatmu ?!"...


...Sambung Asuka kembali ke pembahasan....


"Kau tak akan menemukan alamatku di kota ini ,karena alamat yang ada di kartu pengenalku yang di photo oleh satpam itu ,tidak berada di kota ini !"


Ujar Noven dengan jelas.


"Aku perantau dari kota lain !"


Sambung Noven saat Asuka terdiam sesaat.


..."Oh..Aku mengerti. Kau dikota ini sedang menuntut ilmu kah ?"...


...Tanya Asuka memastikan apa Noven tengah menuntut ilmu di sebuah fakultas....


"Tidak. Aku datang ke kesini hanya untuk berkerja Dan mencari uang"


Jawab Noven sejelas mungkin.


..."Berkerja mencari uang, dari kota lain ?! Maksudmu mencari uang dengan berkerja di restauran tadi ?!"...


...Ujar Asuka mengulang....


"Ya..Sementara saja ,bila ada kerjaan lain yang gajinya lebih besar maka aku akan pindah dari restauran tersebut"


Jawab Noven, lalu ia pun bercerita pada Asuka bahwa di kotanya, Noven kesulitan mendapat perkerjaan hingga ia harus datang ke kota ini untuk mencari perkerjaan Dan mencapai kesuksesan.


Asuka hanya termangu Dan mengangguk-angguk dengan tersenyum kagum.


Dengan secara seksama Asuka pun mendengarkan cerita dramatis Noven dari ia mulai pertama datang ke kota ini hingga sampai sekarang ini.


..."Tidak salah lagi..Selain Noven Sahitara pria yang aneh ,dia mengagumkan ,dia sosok yang taat Dan terlebih lagi dia seseorang yang sangat luar biasa....


...Hebat..Perjalanan hidupnya di perantauan begitu luar biasa lebih dari drama film ,cerita novel bahkan kisah fiksi....


...Jujur..Aku ingin mengenal Noven Sahitara lebih lama lagi ,tapi sayang..Besok aku harus segera kembali ke negaraku"...


...Ujar Asuka berbisik didalam hatinya ,seperti ia sangat tertarik untuk mengenal sosok Noven Sahitara lebih jauh lagi....


...----------------...


*▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


..........


Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..


Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .


Dan jangan lupa Vote & juga like nya ya..

__ADS_1


Thank you very much*...


****************


__ADS_2