Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(95) Arloji Kalung


__ADS_3

Hujan pun mulai reda malam itu ,hanya menyisakan sisa-sisa rintik hujan yang jatuh dari langit.


Sementara Kiris berserta Ayah dan Ibunya yang juga bersama Raga ,Sodos ,Maman dan Dudung menunggu diluar ruang Intensive Care Unit (ICU) ,tempat Noven tengah ditangani tim medis.


Tim medis masih melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan keadaan Noven yang sedang kritis.


Hero pun ikut serta menunggu Noven dari luar ruang ICU ,ia terlihat menyendiri memisah dari yang lainnya ,Hero sengaja menyendiri untuk menenangkan dirinya yang merasa sangat bersalah akibat ulah Ayahnya yang membuat Noven sedemikian rupa.


Sahabat-sahabatnya pun mengerti apa yang di rasakan Hero ,sehingga mereka tak ingin mengganggu atau mendekati Hero untuk sementara waktu. Ya..karena mereka tahu Hero membutuhkan waktu untuk menyendiri.


^^^Namun tiba-tiba datang Meli bersama Dina untuk membesuk Noven dengan membawa buah-buahan dan beberapa makanan.^^^


^^^Meli dan Dina pun menyalami ,bersimpuh ditelapak tangan Ayah dan Ibu Kiris dengan mengucap salam.^^^


"Apa yang kalian bawa nak ?"


Tanya Ibu Kiris.


..."Ya..Ada buah-buahan dan sedikit makanan buk"...


...Jawab Meli demikian....


"Ya..Terima kasih nak"


Sahut Ibu Kiris sedikit tersenyum.


^^^Lalu Meli dan Dina pun menaruh makanan tersebut diatas meja yang terletak disana.^^^


..."Paman ,Bibi ,bagaimana keadaan Noven ?"...


...Tanya Dina kemudian....


"Noven masih kritis"


Jawab Ayah Kiris.


..."Ya..Mudah-mudahan saja Noven cepat sembuh Paman"...


...Sahut Meli dengan harap....


"Do'a kan saja semoga Noven diberi kesembuhan"


Ujar Ibu Kiris.


..."Ya..Amien..!"...


...Sahut Meli dan Dina bersamaan....


Lalu Meli dan Dina pun segera menghampiri Kiris dan Raga.


..."Ini aku bawakan pakaianmu ,segera gantilah pakaianmu yang basah itu"...


...Ucap Meli dengan memberi pakaian ganti pada Kiris....


..."Ini juga pakaian gantimu Ga ,ada juga pakaian Noven"...


...Ucap Dina sembari memberikan pakaian ganti pada Raga....


^^^Kiris dan Raga memang masih menggunakan pakaian yang basah kuyup akibat menyelamatkan Noven yang juga telah basah kuyup ,ditengah hujan deras dengan sepeda motor.^^^


^^^Maka karena itu Kiris sebelumnya waktu sudah dirumah sakit ,ia menghubungi Meli untuk membawakannya pakaian ganti ,sebelum Meli dan Dina pergi mereka ke rumah sakit.^^^


^^^Meli pun menuruti permintaan Kiris ,lalu ia pun mengambil pakaian ganti dirumah Kiris.^^^


^^^Meli pun tak lupa menghubungi Dina untuk mengambilkan pakaian ganti Raga dan Noven di kosannya sebelum pergi ke rumah sakit,dan Dina pun menurutinya.^^^


^^^Setelah membawa pakaian ganti Kiris dan Raga serta Noven ,Meli dan Dina pun pergi bersama-sama ke rumah sakit.^^^


Kiris dan Raga pun mengambil pakaian ganti dari Meli dan Dina yang mereka bawa dari tempat tinggal Kiris dan Raga.


Lalu Kiris dan Raga pergi kedalam toilet untuk mengganti pakaian mereka yang telah basah kuyup.


Setelahnya mengganti pakaian mereka ,Kiris dan Raga pun kembali pada yang lainnya.


..."Ckreek..!!"...


...Tiba-tiba sebuah pintu terbuka dari ruang ICU tempat Noven ditangani tim medis....

__ADS_1


Lalu keluarlah seorang dokter dan beberapa suster dari ruangan itu ,yang sehabis menangani Noven sebagai pasien rumah sakit itu.


"Bagaimana Dok ,keadaannya ?!"


Tanya Ayah Kiris seketika ,saat dokter itu baru saja keluar.


..."Hemz..Sungguh sebuah keajaiban !"...


...Ucap sang dokter dengan sedikit tersenyum....


"Keajaiban ?!"


Sahut Ibu Kiris yang tak mengerti maksud sang dokter.


..."Ya Buk..Keajaiban ,meski keadaan pasien masih kritis ,tapi setidaknya nyawanya saat ini tertolong karena sebuah arloji kalung....


...Ya..Arloji kalung itulah yang terselip disaku kemeja yang digunakan pasien....


...Arloji kalung itu menjadi tameng sehingga peluru itu tidak langsung menembus bagian vital pasien ,karena peluru itu mengenai arloji kalung tersebut terlebih dahulu ,baru mengenai tubuh pasien....


...Andai saja arloji itu tidak ada sebagai tameng ,mungkin nyawa pasien sudah tak tertolong....


...Ya..Ini adalah salah satu cara tuhan untuk menyelamatkan nyawa pasien"...


...Jelas sang dokter mengenai keberuntungan Noven....


^^^"Arloji..?! Mungkin itu..?!"^^^


^^^Pikir Raga dalam hatinya tiba-tiba mengingat sesuatu.^^^


"Ya..Alhamdulillah"


Sahut Ayah dan Ibu Kiris bersyukur.


..."Ya..Bapak dan ibu bersama teman-teman semua ,berdo'a saja meminta kesembuhan pada diri korban ,kami telah berusaha semaksimal mungkin ,tapi tuhan lah yang menentukan"...


...Lanjut sang dokter melanjutkan perkataannya....


^^^"Maaf pak dokter !"^^^


..."Ya ada apa mas ?"...


...Sahut sang dokter....


^^^"Boleh kami melihat arlojinya ?!"^^^


^^^Ucap Raga penasaran.^^^


..."Ya..Tentu saja boleh mas"...


...Jawab sang dokter dengan tersenyum....


Lalu sang dokter pun memberi isyarat pada salah satu suster yang berada didekatnya ,kemudian suster tersebut langsung masuk kedalam ruang ICU tempat Noven dirawat.


Setelahnya suster itu pun keluar dari ruangan tersebut dengan membawa sesuatu yang berada didalam sebuah mangkok stainless.


Raga dan yang lainnya memperhatikan benda yang berada dalam mangkok stainless tersebut ,walau benda itu nampak sudah hancur ,namun tetap saja benda itu mudah dikenali sebagai arloji kalung.


^^^"Tidak salah lagi ini..!"^^^


^^^Pikir Raga dalam hatinya yang mengenali arloji kalung itu.^^^


Setelah dirasa cukup melihatnya ,suster pun mengembalikan benda itu ke tempatnya.


..."Ya Sudah Pak ,Buk ,serta teman-teman lainnya ,kami mohon pamit dahulu dari kalian ,nanti kalau ada apa-apa pada pasien ,kalian panggil saja kami ,kami siap membantu"...


...Jelas dokter dengan tersenyum....


"Iya Pak ,terima kasih banyak"


Jawab Ayah Kiris demikian.


..."Ya sama-sama Pak"...


...Sahut dokter kembali tersenyum....


Lalu sang dokter bersama para suster pun pergi untuk kembali ketempat kerja mereka masing-masing.

__ADS_1


..."Sejak kapan Noven punya arloji kalung ?!"...


...Ucap Dudung yang masih heran tentang arloji kalung tersebut....


"Aku pun tidak pernah tahu kalau Noven memiliki benda itu"


Sahut Kiris yang juga terheran.


^^^"Kenapa ya Noven menyimpan arloji kalung itu ?!"^^^


^^^Kata Maman yang bingung.^^^


..."Setidaknya berkat arloji kalung itu ,nyawa Noven telah tertolong"...


...Ujar Sodos menambahkan....


Ya..Selain Raga ,tidak ada yang mengetahui tentang arloji kalung tersebut ,arloji yang disimpan diam-diam oleh Noven dari yang lainnya.


^^^"Sebenarnya arloji kalung itu..!!"^^^


^^^Ucap Raga terpotong.^^^


..."Kamu tahu arloji kalung itu Ga ?!"...


...Sahut Dina menangkap ucapan Raga....


^^^"Ya..Arloji kalung itu aku yang bawa waktu pertama kali ke kota ini dan ku berikan pada Noven"^^^


^^^Jelas Raga yang masih menutupi tentang arloji kalung tersebut.^^^


..."Kalau arloji kalung itu darimu ,kenapa Noven mesti membawanya saat berpergian ,bukankah benda itu tidak juga terlalu di butuhkan"...


...Sambung Meli dengan logikanya....


"Ya..Kalau sekedar untuk melihat jam ,kan Noven bisa melihat di handphonenya. Lagian arloji itu juga tidak di gunakannya sebagai kalung"


Sambut Hero dengan logikanya.


"Ya sudahlah..Tentang arloji itu tidak usah di pikirkan ,yang terpenting adalah keselamatan Noven"


Sahut Ayah Kiris menambahkan.


Akhirnya yang lain pun terdiam dari perdebatan tentang arloji kalung yang diam-diam disimpan Noven ,dan telah menjadi tameng penyelamat Noven.


Raga pun hanya diam tidak mengungkit lagi tentang arloji kalung itu ,walau pun ia tahu persis alasan Noven menyimpan diam-diam secara spesial ,dan arloji kalung itu sebenarnya bukanlah pemberian Raga ,ada sosok lain yang menitipkan benda tersebut pada Raga untuk di berikan pada Noven.


...----------------...


*▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


..........


Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..


Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .


Jangan ketinggalan berikan Rate 5...


Jangan lupa berikan Vote...


Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..


Wajib Follow Author-Nya..


& budayakan like nya sebelum membaca...


Thank you very much*...


****************

__ADS_1


__ADS_2