
Dini hari yang semakin terasa semakin mencekam ,membawa angin malam yang terasa dingin.
Namun dinginnya malam tidak terasa oleh Asuka bersama Noven dan para sahabatnya ,karena obrolan mereka membuat angin malam yang dingin terasa hangat.
Memang tidak butuh waktu lama ,Hero ,Sodos ,Maman ,Raga ,Bahkan Kiris dan Dudung sangat cepat begitu akrab pada Asuka yang baru saja dikenal mereka.
Asuka pun sudah mengetahui nama-nama dan tempat tinggal sahabat-sahabat Noven tersebut ,begitu pun sebaliknya dengan sahabat-sahabat Noven.
Tak lama kemudian datanglah minuman secangkir coklat hangat dan secangkir kopi susu yang merupakan minuman yang di pesan Asuka dan Noven.
Minuman tersebut diantar pelayan kedai itu dan di letakkan dihadapan Noven dan Asuka ,setelah mengantar minuman itu ,pelayan kedai pun kembali ke tempatnya.
"Hi Noven..You drink coffee milk again ? Wasn't that what you drank at the cafe this afternoon ?!"
Ucap Asuka kaget dengan minuman yang di pesan Noven.
^^^"Hahahaha.. that's the Noven ,wherever he sits, there is a cup of coffee milk"^^^
^^^Jelas Hero dengan sedikit tertawa ,mengutarakan kebiasaan Noven meminum kopi susu. ^^^
"Noven is a really strange man !"
Celetuk Asuka membuat yang lainnya tertawa ,tapi Noven tidak begitu menghiraukannya ,ia asik menikmati secangkir kopi susunya.
"Duh..Hungry !"
Keluh Asuka yang merasakan perutnya mulai keroncongan setelah ia dengan asyiknya meminum coklat hangatnya.
Tak lama Asuka merasakan lapar yang menderanya ,tiba-tiba datang sebuah makanan di hadapannya.
"Wonderful..Just when I was hungry, food already came to me"
Ujar Asuka yang kaget tiba-tiba ada makanan di hadapannya.
..."Walau pun aku tak tahu bahasa inggris ,tapi dari ekspresi wajahnya ,aku tahu dia begitu kaget ada makanan yang tiba-tiba datang di hadapannya"...
...Ujar Kiris mengutarakan....
^^^"Kau benar Ris ,dia kaget karena tiba-tiba datang makanan di hadapannya"^^^
^^^Kata Sodos membenarkan.^^^
..."Ya..Tentu ,Feeling ku selalu benar"...
...Sahut Kiris yang membanggakan Feeling-Nya....
"Kalau begitu persis waktu pertama kali Keyla kesini ,dia kaget tiba-tiba makanan datang di depannya"
Tambah Dudung mengingat sewaktu pertama kali Keyla datang ke kedai itu ,saat bergabung dengannya ,Noven dan juga Kiris.
..."Hahahaha..Sepertinya keajaiban itu cuma kita yang tahu"...
...Sahut Raga tertawa ,bahwa Asuka tak tahu kenapa tiba-tiba makanan itu ada di hadapannya....
Makanan yang tiba-tiba datang itu persis seperti waktu Keyla pertama kali ke kedai itu.
Ya..Noven memang selalu begitu ,ia seperti memberi kejutan kepada siapa saja yang di bawanya ke kedai itu ,Noven sebenarnya memberi kode atau isyarat pada pelayan kedai untuk memesan, karena pelayan kedai itu memang sudah lama mengenal Noven sehingga ia memahami kode Noven dan segera menyiapkan pesanannya.
"Is this food really for me ?"
Tanya Asuka yang masih terlihat ragu untuk memakan makanan itu.
..."Yes..The food is right for you, Noven has ordered it for you"...
...Sahut Maman mengatakan Noven yang memesan makanan itu untuk Asuka....
Catatan : Seterusnya percakapannya memakai bahasa inggris ,namun langsung saja di terjemahkan dalam bahasa indonesia hingga sampai ke tanda pemisah seperti ini *********
"Oh..Benarkah ? Kapan Noven memesannya ? Noven kan dari tadi disini !"
Tanya Asuka bingung seakan ia tak percaya.
^^^"Sudah makan saja ,ini makanan yang enak"^^^
^^^Ucap Noven pada Asuka untuk segera memakannya.^^^
"Aku tidak begitu yakin ,kalau makanan ini enak ?!"
Sahut Asuka yang terlihat ragu akan kenikmatan makanan itu.
^^^"Coba saja makan dulu ,agar kau tahu"^^^
^^^Sahut Noven meminta Asuka mencicipinya.^^^
Dengan ekspresi wajah yang terpaksa ,akhirnya Asuka pun mencicipi makanan tersebut.
"Ya..Benar saja ,makanan ini sungguh enak"
Seru Asuka yang terlihat senang akan kenikmatan makanan itu.
^^^"Yes..Kan tadi sudah ku bilang kalau makanan itu sangat enak"^^^
^^^Ujar Noven yang membenarkannya.^^^
"Oh ya..Apa nama makanan ini ?"
Asuka menanyakan nama makanan tersebut.
^^^"Namanya Bakso"^^^
^^^Jawab Noven mengatakan nama makanan itu.^^^
"Oh..Bakso dari indonesia, Aku harus membawanya pulang"
Ucap Asuka tersenyum ,ingin membawa makanan itu ke negaranya.
Asuka pun langsung memakan bakso itu dengan lahapnya hingga habis.
..."Wow..Sepertinya kau akan menyukai makanan bernama bakso ini"...
......Seru Hero terkejut setelah Asuka menghabiskan baksonya.......
"Tentu saja. Setelah aku memakannya aku langsung menyukainya ,tubuhku yang dingin terasa hangat memakannya"
Asuka pun membenarkan.
^^^"Yes..Pas sekali dimakan dalam keadaan seperti ini"^^^
^^^Sodos pun mencocokkan makanan itu dengan udara yang dingin.^^^
__ADS_1
..."Bagaimana kalau kamu mencoba satu menu lagi makanan indonesia ?"...
...Ucap Noven menyarankan satu menu lagi pada Asuka....
"Tentu saja. Perutku masih muat menampung menu selanjutnya"
Sahut Asuka antusias dan yang lainnya pun tertawa mendengarnya.
...****************...
Saat mereka tengah tertawa tiba-tiba terhenti tertawanya mereka ,saat sebuah makanan kembali mendarat dihadapan Asuka.
"This is truly magical ! Is Noven again ordering it ??"
Tanya Asuka kagum saat makanan itu mendarat di hadapannya.
Pertanyaan itu tertuju pada pelayan kedai ,namun pelayan kedai yang mengantar makanan itu ,tidak menjawab pertanyaan Asuka.
pelayan kedai itu hanya menggaruk-garuk kepalanya ,tanda ia tak mengerti yang di ucapkan Asuka dalam bahasa inggris.
..."Bro..Jawab dong ,dia nanya tuh !?"...
...Ucap Kiris tersenyum pada pelayan kedai yang terlihat kebingungan....
^^^"Justru aku bingung Ris ,dia bilang apa !"^^^
^^^Sahut pelayan kedai itu yang memang sudah lama mengenal Kiris.^^^
"Hahahaha..Dia bilang ,katanya kamu ganteng"
Sahut Dudung tertawa.
^^^"Akh..Dung ,sebuah mukjizat kalau aku di bilang ganteng sama cewek secantik ini"^^^
^^^Sahut pelayan kedai dengan cengengesan.^^^
"Kau tak percaya ya ?!"
Sahut Raga memastikan.
^^^"Iya lah bro ,cewek jelek saja tak mau bilang aku ganteng ,apa lagi cewek cantik seperti ini"^^^
^^^Sahut pelayan kedai mengutarakan.^^^
..."Hi..Try to praise him"...
...Ucap Noven meminta Asuka memuji pelayan kedai itu....
"You Handsome"
Puji Asuka pada pelayan kedai tersebut.
^^^"Thank you"^^^
^^^Sahut pelayan kedai itu dengan tersenyum dan Asuka pun ikut tersenyum padanya.^^^
"Eh..Memang dia ngomong apa ?"
Tanya Dudung pura-pura tidak mengerti pada pelayan kedai itu.
^^^"Dia bilang aku ganteng ,tidak jelek sepertimu"^^^
^^^Pernyataan pelayan kedai itu membuat yang lainnya tertawa terbahak-bahak.^^^
"Songong kau !"
Celoteh Dudung pada pelayan kedai yang sudah lama di kenalnya.
Pelayan kedai itu pun sedikit tertawa lalu ia pergi kembali ke tempatnya.
..."Hahahaha..Kamu jelek Dung"...
...Seru Sodos mengulang kata pelayan kedai....
"Ya tidak apa-apa aku jelek ,yang penting pacarku cantik. Dari pada ganteng ,tapi jomblo"
Celetuk Dudung menyinggung ,namun Sodos hanya tertawa menanggapinya.
..."Yes right Asuka ,That meal Noven ordered for you"...
...Maman pun langsung menjawab pertanyaan Asuka yang tadi belum dijawab....
"Hahahaha..Noven is like a magician"
Sahut Asuka tertawa menyamakan Noven dengan pesulap.
Catatan : Seterusnya percakapan mereka tetap memakai bahasa inggris ,namun langsung saja di terjemahkan dalam bahasa indonesia hingga sampai ke tanda pemisah seperti ini *********
"Cairan hitam ini apa ?"
Tanya Asuka menunjuk cairan hitam yang ada didekat makanan itu.
..."Cairan hitam itu cuka dan makanan itu bernama pempek"...
...Jelas Noven memperkenalkan nama makanan tersebut....
"Oh..Pempek. Sepertinya ini tidak kalah enak dengan bakso !"
Ucap Asuka membandingkan bakso dan pempek.
..."Tentu saja"...
...Jawab Noven membenarkan....
"Cairan hitam ini cuka ? Berarti rasanya asam ?"
Ucap Asuka mempertanyakan rasa cairan cuka itu.
..."Belum tentu ,coba saja dulu"...
...Jawab Noven menyarankan untuk mencobanya....
"Bagaimana cara memakannya ? Apakah pempek ini di celupkan pada cukanya ? Begitukah caranya ?"
Asuka mempertanyakan cara memakannya.
..."Ya..Begitulah cara memakannya"...
...Sahut Noven membenarkan....
__ADS_1
"Baik semuanya..Selamat makan !"
Seru Asuka lalu ia segera memakan pempek itu satu persatu yang tersedia beberapa butir dengan dicelupkan ke cukanya.
Hingga habislah pempek dan cukanya dilahap habis oleh Asuka.
"Wow enak..Ternyata cuka pempek ini rasa pedas ,tidak asam. Tapi cukanya begitu lezat ditambah lagi pempeknya yang enak dan kenyal"
Jelas Asuka menyatakan kelezatan makanan bernama pempek itu.
Begitulah Asuka merasa puas telah mencoba makanan khas dari indonesia.
Percakapan Asuka bersama Noven dan para sahabatnya kian semakin intim ,seperti tak ada pembatas antara mereka meski berbeda negara.
Namun mata Asuka terus tertuju pada sebuah gitar yang berada didekat Raga.
...****************...
"Hi..that's your guitar ?"
Tanya Asuka menunjuk gitar yang didekat Raga.
..."No, it's a Noven guitar"...
...Jawab Raga menggunakan bahasa inggris....
"Oh..I see"
Sahut Asuka singkat.
^^^"Hei Ga ,kau juga ternyata bisa bahasa inggris ?!"^^^
^^^Sahut Dudung kaget ,ternyata Raga juga bisa berbahasa inggris.^^^
..."Hanya itu saja yang ku tahu ,selebihnya tidak mengerti"...
...Jawab Raga mengakui kalau ia tak begitu menguasai bahasa inggris ,hanya sedikit saja yang ia ketahui....
Dudung dan yang lainnya mengangguk tanda mengerti maksud Raga.
"Actually it was Noven's guitar, but Raga brought him here for our entertainment together"
Ujar Sodos yang mengatakan kalau itu sebenarnya gitar Noven.
"Oh I see, let me play the guitar first ?"
Asuka pun meminta gitar itu untuk di mainkan.
^^^Hero yang kebetulan juga didekat Raga , Lalu Hero pun mengambil gitar itu kemudian memberikannya pada Noven dengan berkata :^^^
^^^"Ayo mainkan Nov !"^^^
..."Kok harus aku yang mainkan ,kan kau juga bisa main gitar ?"...
Ucap Noven yang menyambut gitar yang diberikan Hero.
^^^"Biar kau saja dulu yang mainkan gitarnya"^^^
^^^Ujar Hero menyarankan.^^^
"Come on Noven ! Play the guitar !"
Seru Asuka tersenyum meminta Noven memainkan gitarnya.
Mendengar Asuka memintanya ,Noven pun langsung memainkan gitarnya dengan sangat baik.
Asuka pun begitu terpesona akan kharisma Noven memainkan gitar itu seraya bernyanyi.
Walau pun Asuka tak mengerti dengan lagu Indonesia yang dinyanyikan Noven dengan gitarnya ,namun Asuka terlihat begitu menikmati mendengarnya.
Noven terus menyanyikan beberapa lagu dengan sangat indah membuat Asuka begitu terkesima.
Catatan : Seterusnya percakapan mereka tetap memakai bahasa inggris ,namun langsung saja di terjemahkan dalam bahasa indonesia hingga sampai ke tanda pemisah seperti ini *********
Selain Noven menyanyikan lagu dengan gitar ,Hero ,Kiris dan Raga secara bergantian juga ikut memainkan gitar dengan bernyanyi ,membuat Asuka semakin terkesima dengan skill-skill gitar yang di mainkan mereka.
..."Mereka memang begitu mengagumkan ,aku senang bisa mengenal mereka semuanya"...
...Ucap Asuka didalam hatinya seraya tersenyum....
Asuka bersama Noven dan sahabat-sahabatnya semakin tenggelam dalam kegembiraan disebuah kedai ,hingga waktu Dini hari pun semakin larut menunjukkan pukul 05:00 WIB.
..."Hai Semuanya...Sekarang sudah semakin pagi ,sepertinya aku harus segera kembali ke hotel tempatku menginap....
...Karena jam tujuh nanti aku harus ke bendara pesawat untuk kembali ke negeraku....
...Terima kasih untuk semuanya..Makanannya ,keceriaan ,kegembiraan ,keramahan ,serta keakraban kalian....
...Tempat ini sangat sederhana tapi..Benar kata Noven ,ini tempat yang tak kan ku lupakan....
...Semuanya benar-benar khas indonesia....
...Aku senang mengenal kalian orang-orang indonesia"...
...Ucap Asuka pada Noven dan sahabat-sahabatnya ditempat yang sederhana tapi membuat kenangan yang begitu mewah di pikiran Asuka Kaoru....
...----------------...
*▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
..........
Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..
Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .
Juga jangan ketinggalan berikan Rate 5 untuk Novel "Dunia Perantauan"
Dan jangan lupa Vote & juga like nya ya..
Thank you very much*...
__ADS_1
****************