Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(34) Kekhawatiran & Ketenangan Dalam Pertarungan


__ADS_3

"Buukk..!!"


"PLAK !!"


"BRAAAKK..!!"


Sebuah Pukulan Barong Melesat Cepat Ke Arah Wajah Noven .


Walau Pukulan Itu Sempat Ditangkap Noven Namun Pukulan Barong Terlalu Kuat Hingga Tangkapan Itu Tak Mampu Menahan Pukulan Barong Dan Mengenai Wajahnya Noven ,Seketika Itu Pun Noven Terjatuh Dengan Keras .


*


"Noven..!!"


Seketika Itu Meli Pun Berteriak Melihat Noven Yang Jatuh Tersungkur .


"Ayo Bangun..!! Mana Keberanianmu Tadi ?!!"


Ucap Barong Yang Merupakan Lawan Noven Dalam Sebuah Pertarungan Bebas Jalanan .


Namun Noven Belum Bisa Bangun ,Ia Masih Tengah Kesakitan Akibat Pukulan Barong Sang Juara Yang Sadis .


"Hahahahahahaha...Apa kau Menyesal Ikut Bertarung ?! Sungguh Disayangkan Kawan ! Sudah Terlambat Untuk Menyesal"


Ucap Barong Dengan Sombong Sembari Ia Berjalan Menghampiri Noven .


"*Wuuuwuuww..!!!"


"Patahkan Tangannya..!!"


"Patahkan Kakinya..!!"


"Patahkan Lehernya*..!!"


Sorak Sorai Penonton Semakin Ramai Sambil Bersahut-sahutan Merasakan Aura Pembunuh Barong .


**


"Bagaimana Nih..!! Kasian Noven" Ucap Dina terlihat khawatir.


"Iya Kita Harus Hentikan Pertarungan Noven Sebelum Terlambat !" Sahut Meli menyarankan.


"Percuma ,Pertarungan Tidak Bisa Dihentikan !" Sodos pun memperjelas.


"Kenapa Tidak Bisa Dihentikan Kak ??!" Tanya Maman adiknya Sodos.


"Karena Kalau Kita Mencoba Menghentikannya ,Orang-orang Disini Akan Berbalik Menyerang Kita Semua !" Jelas Sodos terlihat serius.


"Bagaimana Kalau Kita Bayar Mereka Dengan Uang Yang Banyak ,Kurasa Mereka Mau Menghentikan Pertarungan Ini" Hero pun memberi saran.


"Percuma Her ,Mereka Disini Tidak Akan Tergoda Dengan Uang Sebanyak Apa Pun Untuk Menghentikan Pertarungan Noven .Karena Yang Ingin Mereka Tunjukan Dan Mereka Lihat Adalah Penyiksaan !" Kiris pun juga memperjelas.


"Ya Selain Judi ,Untuk Melihat Penyiksaan Itulah Orang-orang Disini Datang Untuk Bertaruh" Dudung pun menambahkan.


"Tapi Kita Kan ,Tak Bisa Melihat Penyiksaan Noven !! Mungkin Ada Cara Lain ??! Agar Pertarungannya Diberhentikan" Sahut Meli dengan panik.


Sodos Pun Hanya Menggelengkan Kepalanya Mendengar Ucapan Meli .


"Sudahlah ,Cukup Kita Lihat Saja Pertarungan Ini !"Ujar Raga dengan tenang.


"Maksudmu Kita Lihat Noven Yang Sedang Diinjak-injak Si Keparat Itu !!?"


Ujar Meli Dengan Nada Kesal Mendengar Ucapan Raga ,Sedangkan Disisi Lain Barong Tengah Asik Menginjak-injak Noven Yang Masih Terbaring Di Tengah Ring .


"Key ,kamu Kok Dari Tadi Diem !!? Bukannya Sebelumnya kamu Yang Paling Khawatir Sama Noven ??!!"


Ujar Rosa Kepada Sahabatnya Keyla Yang Sedari Awal Pertarungan Noven Hingga Kini ,Keyla Hanya Diam Dan Fokus Melihat Pertarungan Kekasihnya Noven .


"Sebelum Noven Bertarung ,Tadi Dia Bilang Ke Aku 'Kalau Kekhawatiran Itu Hanya Akan Membuat Mencelakakannya ,Sedangkan Ketenangan Akan Membuat Ia Tau Cara Menyelesaikannya' "


Ucap Keyla Menjawab Pertanyaan Sahabatnya Rosa .


"Kalian Tidak Usah Khawatir !! Noven Itu Sahabatku Dari Kecil ,Aku Tau Apa Yang Dia Pikirkan ! Dan Sebelum Aku Sama Noven Memutuskan Untuk Bertarung Disini ,Kami Sudah Tau Lawan Seperti Apa Yang Akan Kami Temukan !"


Sahut Raga Meyakinkan Yang Lainnya ,Dan Mereka Pun Seolah Mengerti Apa Yang Dimaksudkan Raga .


***


"Akkkhh..!!"

__ADS_1


Suara Kesakitan Noven ,Saat Barong Mencekik Leher Noven Dan Mengangkatnya Begitu Tinggi Setelah Barong Menginjak-injaknya .


"Hahahahaha...!!! Mampus kau..!!"


Ujar Barong Dengan Nada Sombong .


"*Bunuh Dia..!!"


"Remuk kan Tulang-tulangnya*..!!"


Sahut Para Penonton Yang Menginginkan Tindakan Sadis Barong .


Sementara Sahabat-sahabat Noven Terlihat Begitu Geram Dan Cemas ,Namun Tidak Demikian Dengan Raga Dan Keyla Kekasih Noven .


***


"*Buk..!!"


"BRUUUKK*..!!"


Seketika Itu Barong Pun Terjatuh Terkapar ,Saat Dengkulnya Noven Melayang Tepat Mengenai Rahang Bawahnya .


Noven Pun Ikut Terjatuh Bersama Barong ,Saat Noven Melayangkan Dengkulnya ,Kala Itu Noven Di Cekik Lehernya Dan Diangkat Oleh Barong .


Dan Seketika Itu Pun Suana Disana Menjadi Senyap Sepi .


Noven Perlahan-lahan Berdiri ,Sedangkan Barong Masih Terkapar Tak Sadarkan Diri .


Sementara Suasana Masih Senyap Sepi ,Para Penonton Pun Masih Terperangah Akan Tumbangnya Barong Yang Masih Tak Sadarkan Diri .


"*Apa Yang Terjadi ??!"


"Mengejutkan !!! Barong Tumbang !!"


"Ini Mustahil* !!?"


Suara Bisik-bisik Penonton ,Yang Seakan Tak Percaya Jagoan Mereka Si Barong Tumbang Tak bergerak Sama Sekali Di Dalam Ring .


Sementara Disisi Lain Noven Telah Tegak Berdiri Dihadapan Barong Yang Masih Tak Sadarkan Diri .


****


"Teng..teng..teng..!!"


Lonceng Pertandingan Telah Berbunyi Pertanda Pertandingan Telah Usai ,Setelah Wasit Menghitung Kesempatan Untuk Barong Berdiri ,Namun Barong Juga Masih Terkapar Tak Sadarkan Diri .


"Pemenangnya Adalah Nooooveeennn...!!!"


Teriak Wasit Dengan Suara Lantang Mengumumkan Pertarungan Tersebut Dimenangkan Noven .


"Wuuuuuuuuwwww....!!!!!!"


Sorak Sorai Penonton Yang Begitu Bergemuruh Setelah Wasit Menyatakan Kemenangan Noven .


"Aku Sudah Menduga Kawan ,kau Pasti Menang !"


Ucap Raga Yang Tersenyum Bangga Melihat Kemenangan Noven .


"Kau Benar Key ,Ketenangan Bisa Membuat Noven Menyelesaikannya !"


Ujar Meli Kepada Keyla Dengan Tersenyum Manis .


"Apa Lagi Ketenangan Keyla ,Itulah Yang Sangat Berpengaruh Pada Noven"


Ujar Rosa Dengan Senyum Yang Menggoda Mengarah Pada Keyla .


"Benar..Ros ,Karena Keyla Itulah Semangat Noven !"


Ucap Maman Dengan Tersenyum Membenarkan Perkataan Rosa .


"Noven Yang Berkata Begini ,'Kekhawatiran Hanya Mencelakakan Ku Dan Ketenangan Akan Membuatku Tau Cara Menyelesaikannya' Makanya Aku Mencoba Untuk Tenang ,Karena Aku Tidak Ingin Noven Celaka"


Ucap Keyla Mencoba Menjelaskan Kepada Yang Lainnya .


"Duh...So Sweet Banget Sih ,Aku Jadi Iri Nih..!"


Ucap Dina Dengan Nada Menggoda ,Namun Keyla Menanggapinya Dengan Senyuman Yang Cantik .


"Jangan Iri Dong..Kita Juga Kan Tak Kalah Romantis"

__ADS_1


Ujar Dudung Sambil Merangkul Kekasihnya Dina .


"Cieee...Yang Punya Pacar ,Bisa Mesrah-mesrahan Ya.."


Ucap Kiris Dengan Nada Menggoda .


"Ciee..Kiris Iri Ya..Kasian Jomblo"


Ujar Hero Menggoda Kiris .


"Jangan Begitu ,Kita Kan Sama-sama Jomblo"


Ujar Kiris Menjawab Hero ,Namun Hero Hanya Menanggapinya Dengan Tertawa .


"Ini Diluar Dugaan !! Noven Bisa Membalikkan Keadaan ,Dengan Waktu Yang Singkat Dia Bisa Menang !"


Ucap Sodos Dengan Nada Yang Terpukau .


"Itulah Noven ,Dia Selalu Melewati Batas Membuat Kejutan !"


Ucap Raga Dengan Tersenyum Tipis Menjawab Sodos ,Namun Sodos Pun Hanya Mengangguk Kagum Menanggapi Jawaban Raga .


*****


Noven Duduk Istirahat Diluar Ring ,Dan Ia Pun Dihampiri Sahabat-sahabatnya ,Sementara Pertarungan Yang Lain Tetap Berjalan .


Sahabat-sahabat Noven Pun Banyak Melontarkan Pujian Kepada Noven Dengan Bangga .


"Nih Minum"


Ucap Keyla Sembari Menyodorkan Botol Minuman Kepada Kekasihnya Noven .


"Makasih Ya.."


Ujar Noven Dengan Tersenyum ,Kemudian Meminum Air Yang Diberikan Tadi Oleh Keyla Kekasihnya .


Kemudian Keyla Memijit-mijit Pundaknya Noven Yang Tengah Duduk Di Sebuah Kursi .


"Duhh..Perhatian Deh"


Ucap Rosa Menggoda Keyla Dan Noven ,Dan Mereka Pun Tersenyum .


"Aku Tau kau Pasti Menang !!"


Ujar Raga Dengan Tersenyum Bangga Kepada Sahabatnya Noven .


Noven Pun Juga Tersenyum Mendengar Raga ,Kemudian Noven Pun Berkata :


"Thank You Ga ,Aku Rasa kau Juga Nanti Akan Menang !"


"Hahahahaha...Mudah-mudahan Aku Tidak Di Injak-injak sepertimu Tadi" Ejek Raga dengan tertawa.


"Hemz..Karena Di Injak-injak Itu Sakit !" Jawab Noven dengan tersenyum.


"Hahahahaha...!!! Hanya Saja kau Terlalu Lengah Bro !!"


Noven Pun Tersenyum Menanggapi Perkataan Raga ,Seolah Noven Meng-Iyakan Perkataan Raga .


******


"Teng..teng..teng..!!"


Lonceng Pertandingan Pun Berbunyi Tanda Sebuah Pertarungan Telah Usai ,Dan Wasit Pun Telah Menyatakan Pemenangnya .


Pertandingan Selanjutnya Adalah Pertarungan Raga Yang Segera Di Mulai .


"Saatnya Giliranmu Untuk Menang !"


Ucap Noven Kepada Raga Dengan Senyuman Penuh Arti .


Raga Pun Membalas Senyum Noven Dengan Tersenyum Juga ,Dan Akhirnya Raga Pun Naik Dan Masuk Kedalam Ring ,Kerena Lawannya Telah Menunggu Untuk Bertarung .


***


▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda : "..." Berbicara/Suara

__ADS_1


__ADS_2