Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(22) Pemecatan Dari Perkerjaan


__ADS_3

Hari Itu Selepas Noven Berkerja Di Kampus Itu Sebelum Ia Pulang ,Noven Di Panggil Leader-Nya Diruangan Cleaning Service .


Dengan Wajah Yang Masih Memar Kemudian Noven Menemui Leader-Nya Diruangan Tersebut ,Noven Pun Duduk Berhadapan Dengan Leader-Nya Yang Berbicara :


"Noven ,Apa Kamu Pernah Melakukan Kesalahan Di Tempat Ini ?!"


Noven pun menjawab "Saya Merasa Tidak Melakukan Kesalahan Apapun Pak Di Tempat Ini ,Kalau Memang Saya Melakukan Kesalahan ,Saya Minta Maaf Dan Tolong Beri Tahu Saya ,Agar Saya Dapat Memperbaikinya"


"Saya Dihubungi Pak Takashi Pemilik Kampus Ini ,Dia Minta Kamu Tidak Berkerja Lagi Disini" Jelas Leadernya dengan sedikit menunduk.


"Maaf Pak ,Alasannya Apa ?!" Tanya Noven sangat terkejut.


"Saya Tidak Dikasih Tau Alasannya ,Dia Hanya Bicara Seperti Itu .Tapi Kalau Ia Sudah Meminta Seperti Itu ,Saya Rasa Kamu Sudah Melakukan Kesalahan Yang Fatal" Jelas Leadernya menambahkan.


"Maaf Pak ,Tapi Saya Tidak Tau Kesalahan Saya" Sahut Noven agak bingung.


Lalu Leader pun menghela nafasnya sejenak ,kemudian kembali berbicara :


"Sebenarnya Kerja Kamu Bagus Dan Saya Tidak Tau Kesalahanmu, Tapi Pak Takashi Sudah Memintamu Untuk Tidak Berkerja Disini Lagi.


Kalau Beliau Sudah Meminta ,Saya Tidak Bisa Berbuat Apa-apa Lagi .


Sebelumnya Saya Mohon Maaf Noven ,Karena Mulai Besok Kamu Tidak Bisa Berkerja Disini Lagi"


Namun Tanpa Diduga Sewaktu Kiris Mau Pulang Lepas Berkerja Ia Melewati Ruangan Cleaning Service Dan Ia Mendengar Percakapan Noven Dan Leader-Nya .


Bertapa Terkejutnya Kiris Mendengar Pemecatan Noven ,Kemudian Ia Segera Menghampiri Noven Yang Sedang Bersama Leader ,Kemudian Kiris Pun Berbicara :


"Kok Bisa Pak Noven Dipecat Tanpa Alasan !? Tidak Bisa Begini Pak !"


"Ya Mau Bagaimana Lagi ,Ini Sudah Jadi Keputusan Pak Takashi" Ucap Leadernya yang sepertinya tak dapat berbuat apa-apa.


"Tapi Masa Tidak Ada Kesempatan Lagi Sih Pak ,Setidaknya Kan Ada Surat Peringatan Terlebih Dahulu Pak !" Jelas Kiris Beralaskan.


"Kalau Pak Takashi Sudah Bicara Seperti Itu ,Saya Tidak Bisa Berbuat Apa-apa Lagi" Sahut Leader dengan pasrah.


"Tolonglah Pak ,Di Pertimbangkan Lagi !" Kata Kiris meminta pertimbangan.


"Saya Mohon Maaf ,Saya Tidak Bisa Berbuat Apa-apa, Karena Ini Udah Jadi Keputusan Pemilik Kampus Ini" Jelas Leader menegaskan.


"Kalau Noven Keluar Dari Kerjaan Sini Saya Juga Langsung Keluar Pak !" Sahut Kiris dengan begitu mengejutkan.


"Ngomong Apa Sih Ris ?!" Sahut Noven yang terkejut dengan keputusan Kiris.


"Kita Masuk Sini Sama-sama Nov ,Jadi Kita Keluarnya Juga Sama-sama" Jelas Kiris menekankan


"Tidak Bisa Begitu Lah Ris,kau Tetap Harus Kerja" Sahut Noven yang tidak bisa menerima keputusan Kiris begitu saja.

__ADS_1


"Tidak Nov !! Aku Tidak Bisa Terima Begitu Saja kau Dipecat Tanpa Alasan ,Jadi Aku Ikut Keluar Juga" Kiris pun bersih keras.


"Ris !! Mending kau Pikirin Lagi" Ucap Noven memperingatkan.


"Ini Sudah Jadi Keputusanku ,Tidak Bisa Di Ubah Lagi" Ujar Kiris menegaskan.


"Ris !! Jangan Ceroboh !!" Sahut Noven dengan keras.


Begitulah Kiris Yang Keras Kepala Untuk Tetap Bersih Keras Untuk Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Cleaning Service Di Kampus Tersebut ,Karena Ia Tak Terima Begitu Saja Kalau Sepupunya Sekaligus Sahabatnya Di Keluarkan Dari Pekerjaannya Tanpa Alasan Yang Pasti .


"Pak Mulai Detik Ini Juga Saya Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Disini"


"Kamu Yakin Ris !? Sebaiknya Kamu Pertimbangkan Lagi" Sahut Leader mendengarkan pernyataan Kiris yang mengejutkan.


"Saya Benar-benar Yakin ,Dan Saya Sudah Pertimbangkan Ini" Ujar Kiris tanpa ragu.


"Sebaiknya Kamu Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan" Leader pun memperingatkan.


"Keputusan Saya Sudah Bulat Pak !"


Kemudian Sang Leader Terdiam Sejenak Mendengar Pernyataan Kiris ,Lalu Ia Berkata Kembali :


"Ya Mau Bagaimana Lagi Ris ,Kalau Itu Sudah Jadi Keputusanmu Saya Tidak Bisa Berkata Apa-apa Lagi ,Tapi Kalau Pun Kamu Keluar Dari Sini Kamu Akan Cukup Sulit Buat Kerja Disini Lagi ,Apalagi Posisimu Dan Noven Sudah Di Isi"


Kiris pun menjawab "Tidak Apa-apa Pak"


Akhirnya Hari Itu Noven Dan Kiris Resmi Keluar Dari Pekerjaan Sebagai Cleaning Service Dikampus Tersebut .


Noven Juga Kecewa Atas Keputusan Kiris Untuk Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan Tersebut ,Karena Noven Merasa Kiris Tidak Perlu Melakukan Hal Yang Demikian ,Tapi Nasi Sudah Terlanjur Jadi Bubur .


Akhirnya Noven Dan Kiris Pergi Dari Kampus Tersebut Dan Nongkrong Di Sebuah Kedai Kopi Untuk Menikmati Kopi Sembari Membahas Nasib Mereka Ke Depannya .


Tak Selang Berapa Lama Noven Dan Kiris Di Kedai Kopi Itu ,Datanglah Keyla ,Rosa ,Maman Dan Sodos Ketempat Itu Dan Menghampiri Noven Dan Kiris Untuk Duduk Dan Berbincang Bersama .


"Nov ,Kok Bisa Sih kau Dikeluarkan Dari Kerjaan Itu ?!" Ujar Maman seakan tak percaya.


Noven pun menjawab "Entahlah ,Kata Leader-Nya Ini Sudah Jadi Keputusan Pemilik Kampus Itu"


"Pemilik Kampus !? Itu Bapaknya Tenky ,Pasti Tenky Yang Minta Bapaknya Buat Mecat Noven .Apalagi Setelah Kejadian Tempo Hari Noven Diserang Anak Buahnya Tenky Waktu Itu" Jelas Keyla menduga.


"Ya Betul Key ! Tidak Salah Lagi ,Ini Pasti Cara Tenky Buat Menjauhkanmu Sama Noven ,Dan Lagi Pula Sepertinya Tenky Masih Dendam Sama Noven" Sahut Kiris menambahkan.


"Dasar Tenky ! Dia Benar-benar Licik !" Gerutu Maman kesal.


"Aku Tak Akan Pernah Memaafkan Tenky ,Biar Bagaimana Pun Aku Tidak Akan Jauh Dari Noven Dan Aku Akan Selalu Bersama Noven" Jelas Keyla menekankan.


"Terus kau Kenapa Ikutan Keluar Ris ?!" Tanya Sodos menyayangkan.

__ADS_1


Kiris pun menjawab "Saya Kecewa Saja Dengan Keputusan Semena-mena ini ,Makanya Aku Keluar"


"kau Yakin Dengan Keputusanmu ?! Seharusnya Pikirkan Lagi" Ujar Sodos meyakinkan.


"Aku Benar-benar Yakin Dengan Keputusanku" Jawab Kiris dengan tegas.


"Percuma Dos ,Aku sudah Coba Ngomong Sama Kiris Tapi Ia Tetap Saja Keras Kepala" Sahut Noven menyatakan.


Rosa pun ikut berbicara "Ya Sudahlah Nasi Sudah Jadi Bubur ,Mau Bagaimana Lagi ,Mending Pikirkan Saja Kedepannya Bagaimana"


Mereka Pun Berbincang Cukup Lama Sembari Menikmati Minuman Masing-masing ,Namun Tak Lama Kemudian Datanglah Hero Ketempat Itu Dan Juga Bergabung Dengan Mereka .


Hero Pun Berbincang Dengan Mereka Membahas Banyak Hal Terlebih Perihal Pemecatan Noven .


"Oh Iya..Kak ,Bagaimana Kalau Noven Berkerja Lagi Di Restauran Tempat Dia Part Time Kemarin " Ucap Maman menyarankan pada Hero.


"Percuma Man ,Aku Sudah Menghubungi Orang Disana .Katanya Karyawan Disana Sudah Full ,Tapi Katanya Kalau Sudah Ada Yang Keluar ,Nanti Di Kabari Nya Lagi" Jelas Hero menerangkan.


Noven segera menyahuti "Tidak Apa-apa Lah Nanti Aku Sama Kiris Cari Kerjaan Lain Lagi"


Cukup Lama Mereka Berbincang ,Datanglah Dudung Ketempat Itu Juga Yang Habis Baru Saja Pulang Dari Pekerjaannya Sebagai Cleaning Service Di Kampus Tempat Noven Dan Kiris Berkerja .


Dudung Juga Bergabung Di Kedai Kopi Tersebut Untuk Berbincang Dan Duduk Bersama Sembari Menikmati Kopinya Bersama Noven Dan Yang Lainnya .


"Kalau seperti ini Caranya ,Mending Aku Keluar Juga Dari Kerjaan Itu" Dudung pun membuat pernyataan mengejutkan.


Sodos pun langsung bicara"Kau Tidak Usah Keluar Juga Dung, Kita Memang Kecewa Dengan Keputusan Pak Takashi ,Tapi Kalau Kau Keluar Dari Sana Juga ,Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Ini"


"Benar Kata Sodos Dung ,Mending Kau Tetap Kerja Disana ,Sekalian Kau Bisa Mengawasi Kelicikan Tenky .Karena Tenky Tidak Akan Cukup Sampai Disini Kalau Noven Dan Keyla Masih Tetap Dekat" Hero pun menambahkan.


"Ya Dung..Kalau Kau Tetap Disana ,Suatu Saat Kau Bisa Masukin Aku Sama Noven Lagi Buat Kerja Disana ,Jangan Sampai Kita Bertiga Keluar Semua ,Kau Tetap Harus Disana" Kiris pun menekankan


"Intinya Apapun Yang Terjadi Disana ,Kau Harus Tetap Kerja Disana Dung" Ucap Noven menegaskan.


"Iya Dung ,Sekarang Orang Yang Leluasa Mengawasi Pegerakan Tenky Disana Cuma kamu ,Takutnya Tenky Bisa Berbuat Lebih Untuk Memisahkan Noven Dan Keyla .Cuma Kau Yang Kita Andalin Disana" Ujar Maman berharap.


"Kau Harus Tetap Kerja Disana Dung ,Please..Demi Aku Sama Noven ,Demi Kiris Juga" Keyla pun mengiba.


"Pokoknya Kau Harus Tetap Semangat Dung !" Rosa pun menambahkan.


Begitulah Sahabat-sahabat Dudung Yang Terus Membujuk Dudung Untuk Tetap Berkerja Disana .


Awalnya Dudung Tetap Bersih Keras Untuk Tetap Keluar Dari Pekerjaan Tersebut ,Tapi Sahabat-sahabatnya Terus Membujuk Dudung Agar Tetap Berkerja Sebagai Cleaning Service Dikampus Tersebut .


Karena Dudung Tak Ingin Mengecewakan Sahabat-sahabatnya Yang Berharap Banyak Padanya ,Akhirnya Dudung Memutuskan Untuk Tetap Berkerja Disana .


▶TO BE CONTINUED▶

__ADS_1


CATATAN  :


      Tanda : "..." Berbicara/Suara


__ADS_2