
Disebuah Bar yang nampak bermandikan cahaya yang kerlap-kerlip serta di iringi musik yang menghentak orang-orang yang tengah berjoget ria dan riuh orang yang bersenang-senang dengan minuman yang berserak di meja mereka.
Disatu sisi Kiris sedang asyik menenggak minumannya yang ditemani Eja dan Udin serta tiga wanita penuang minuman mereka sekaligus menemani mengobrol.
"Ayo Ris..Tambah lagi dong"
Seru Eja menggoda.
^^^"Iya haruslah..Kiris kan jagoan"^^^
^^^Timpal Udin menambahkan.^^^
Kiris pun terus menambah minuman dalam gelasnya dan meneguknya ,membuat Eja dan Udin serta tiga wanita tersebut ,bersorak ria.
..."Asyik ya kalian disini !"...
...Ucap Noven yang tiba-tiba datang membuat Kiris ,Eja dan Udin terkejut....
"Eh..Nov ,Ga ! Akhirnya nyusul juga kalian"
Sahut Kiris yang melihat Noven dan Raga yang langsung duduk satu meja bersama mereka
Lalu wanita yang menemani dimeja mereka ,menuangkan minuman ke dalam gelas Noven dan Raga ,juga menambahkan kembali minuman ke gelas Kiris ,Eja dan Udin.
^^^"Iyalah..Kan tadi aku sudah bilang akan menyusul"^^^
^^^Jawab Raga mengingatkan.^^^
"Bagus dong..Kalau makin ramai ,makin seru jadinya !"
Sahut Udin bersorak.
..."Baiklah..Kalau begitu ,ayo kita bersulang !"...
...Seru Eja dengan mengangkat gelas minumannya....
..."Teeeenngg...!!"...
...Suara tersebut terdengar saat mereka berlima membenturkan gelas mereka bersama untuk bersulang....
..."Gluk..! Gluk..! Gluk..!"...
...Terdengar suara tersebut saat mereka masing-masing menenggak sekaligus minumannya sampai gelas mereka kosong....
Setelahnya gelas mereka yang kosong itu kembali dituang lagi minuman dan mereka pun kembali meminumnya sampai habis.
..."Hei..Sudah cukup Ris..Jangan terlalu banyak minum"...
...Kata Noven memperingatkan Kiris ,yang sudah terlihat mabuk....
"Sudahlah Nov ,itu belum apa-apa bagi Kiris. Sudahlah Ris ,minum saja sepuasmu"
Sahut Eja kembali menggoda ,membuat Kiris kembali menenggak minumannya.
^^^"Tak usah di takutkan ,yang penting kita Happy saja dulu !"^^^
^^^Sahut Udin menambahkan.^^^
Sementara Noven dan Raga hanya diam dan menggeleng-gelengkan kepala sembari memperhatikan Kiris yang terlihat mabuk dengan meneguk minumannya.
...Tiba-tiba......
..."Aaaaawww...!!!"...
...Seketika seorang wanita berteriak....
Rupanya Kiris yang mabuk tubuhnya tumbang mengenai tubuh Noven yang di sebelahnya dan secara tak sengaja tangan Noven menyentuh salah satu paha wanita yang menemani mereka malam itu ,hingga membuat wanita itu berteriak.
Wanita itu menggunakan pakaian seksi dengan baju tengtop dan rok mini yang bahkan tidak menutupi setengah pahanya.
Karena Noven tak sengaja menyentuh paha seksinya ,wanita tersebut terlihat sangat marah pada Noven.
..."Sembarangan ya kamu ! Kamu pikir aku cewek apaan ?!"...
...Ujar wanita itu sambil berdiri dengan menunjuk wajah Noven yang sedang duduk di kursinya....
^^^"Maaf mbak..Saya tidak sengaja ,teman saya tak sengaja menyenggol saya ,dan saya pun hilang keseimbangan ,dan tak sengaja menyentuh mbak !"^^^
^^^Ucap Noven mencoba menjelaskan.^^^
..."Jangan beralasan kamu ! Tunggu..!! Kamu akan segera menerima akibatnya !"...
...Ujar wanita itu menunjuk Noven dengan mengancam....
Lalu wanita itu pun pergi ,dan segera menghampiri beberapa orang di sudut Bar.
^^^"Wah..Masalah nih !"^^^
^^^Ucap Noven merasakan firasat yang buruk.^^^
"Wah..Kenapa juga bisa begini Nov ?!"
Ucap Eja yang terlihat khawatir.
..."Duh..Bahaya nih ,orang itu kan lagi ngadu sama cowoknya dan cowoknya pun banyak temannya"...
...Ujar salah satu wanita yang masih menemani mereka....
"Iya nih ,kalian bisa di habisi sama orang-orang itu ,mana ramai lagi kelompok orang itu !"
Seru wanita satunya lagi.
^^^"Kacau nih..Bukannya kita senang-senang disini ,malah dapat masalah"^^^
^^^Ucap Udin yang mulai gelisah.^^^
..."Tenang saja ,tak ada yang perlu di khawatirkan"...
...Jawab Raga yang masih terlihat santai....
Sementara Kiris masih terlihat santai juga dengan menenggak minumannya seraya memperhatikan gelagat orang-orang yang melihat ke arah mereka dengan tampak garang ,karena wanita tersebut telah mengadu pada mereka.
Lalu segerombol pria berjumlah lima belas orang yang tampak sangar menghampiri Noven dan kawan-kawan.
__ADS_1
Dengan jarak satu meter ,salah satu orang itu menunjuk Noven dan seraya memberi kode seolah memanggilnya.
^^^"Duh..Benar-benar kacau nih Nov !"^^^
^^^Ucap Udin yang semakin gelisah.^^^
Noven pun dengan santai berdiri dari kursinya.
..."Eh..Jangan di hampiri kak ! Disini saja ,mereka itu berbahaya"...
...Ucap wanita yang menemani mereka dengan memberi isyarat....
Namun Noven tak mempedulikannya ,Noven terus berjalan menghampiri kelima belas orang itu.
"Dia berani sekali ya !"
Seru wanita satunya lagi melihat keberanian Noven.
..."Kamu ya yang nyentuh cewekku !"...
...Ucap salah satu pria dengan menunjuk wajah Noven ,pria tersebut adalah kekasih wanita yang di sentuh Noven....
^^^"Iya sayang..Dia yang berani nyentuh aku ,dasar sok-sok'an kamu !"^^^
^^^Celoteh wanita itu dengan menunjuk-nunjuk wajah Noven.^^^
..."Sorry..!!.."...
..."BAJINGAN KAU !!"...
...Belum sempat Noven menjelaskan ,orang tersebut pun langsung memegang leher baju Noven dengan berteriak memakinya....
..."ANJING KAU !!"...
...Seru Kiris seraya berlari ke arah Noven dan langsung mendorong orang yang memegang leher baju Noven ,hingga orang tersebut pun jatuh tersungkur karena dorongan Kiris....
Kiris yang berlari ke arah Noven ,juga di ikuti Raga berlari di belakang Kiris.
Noven pun dengan cepat maju untuk menghajar orang-orang tersebut ,namun Raga segera menahan Noven dan membelakangi Noven untuk mengantisipasi.
Melihat perlawanan dan keberanian tiga sahabat itu ,membuat kelima belas pria yang terlihat sangar menjadi seolah tak berkutik.
..."WOOOYY...!!"...
...Teriak beberapa pengaman disana ,seraya berlari ke arah kerumunan Noven....
Dengan sigap pengaman itu menengahi perseteruan antara mereka.
..."Hei..Kalian tidak boleh bikin keributan disini ,kalau mau ribut diluar sana !!"...
...Bentak salah satu pengaman dengan nada suara tinggi....
Namun kedua kubu itu hanya diam dengan saling menatap tajam.
Sementara mata orang-orang seisi Bar itu tertuju pada perseteruan Noven dan lainnya.
Kemudian wanita yang semulanya ingin mempermalukan Noven dengan mengadu kepada kekasihnya menjadi berbalik ,malah kekasihnya terlihat memalukan dengan ke empat belas temannya.
Noven ,Raga dan Kiris hanya tersenyum tipis menanggapi perilaku memalukan dari wanita tersebut.
Karena para pengaman itu masih menengahi perseteruan mereka ,akhirnya kelima belas pria itu bersama seorang wanita tersebut ,menyingkir hingga keluar dari pintu Bar.
^^^"Sudahlah..Mereka tak cukup berani untuk melawan kita ,mentalnya tak sebesar gayanya "^^^
^^^Ucap Raga melihat kepergian mereka.^^^
"Iyalah..Dia pikir dengan jumlah orang sebanyak itu ,kita akan takut"
Sambung Kiris yang masih terlihat kesal.
..."Belum tentu ! Mungkin mereka sedang menunggu kita diluar"...
...Ujar Noven tetap waspada....
^^^"Sudahlah..Kita temui dulu Eja dan Udin"^^^
^^^Sahut Raga mengingat kedua temannya.^^^
Lalu Noven ,Raga dan Kiris pun menuju meja tempat mereka tadinya.
Sesampainya disana...
^^^"Mana teman-teman kami tadi ?!"^^^
^^^Tanya Noven kepada dua wanita yang masih ada dimeja mereka.^^^
..."Ya ampun kak..Kedua teman kakak tadi ,kabur ketakutan keluar dari sini"...
...Jawab salah satu wanita tersebut....
"Astaga..Dasar..!!"
Ucap Kiris terlihat kesal dengan Eja dan Udin ,sementara Noven dan Raga hanya tertawa menanggapinya.
^^^"Sejak kapan mereka pergi ?!"^^^
^^^Tanya Raga memastikan.^^^
..."Waktu kakak berdua lari menghampiri kakak ini ,eh..mereka berdua malah lari kabur dari sini"...
...Jawab wanita satunya lagi....
"Memang kelewatan mereka berdua ! Teman ada masalah ,mereka malah kabur"
Ucap Kiris dengan kekesalannya.
^^^"Sudahlah Ris..Mungkin mereka memang begitu orangnya ,ya sudah kita cukup tahu saja"^^^
^^^Sahut Noven mengutarakan.^^^
..."Sudahlah..Tidak usah lagi kita berteman dengan orang seperti itu ,mereka tahunya cuma bisa senang-senang saja dengan kita. Namun saat kita ada masalah ,mereka bukannya membantu ,malah pergi begitu saja"...
...Tambah Raga yang juga kesal dengan perilaku Eja dan Udin....
__ADS_1
^^^"Sudahlah tak usah di pikirkan mereka ! Sekarang coba cek orang-orang itu ,apa masih ada diluar !?"^^^
^^^Ucap Noven yang masih mengingat kelima belas orang tersebut.^^^
"Iya nih ,tanganku sudah gatal untuk menghajar mereka !"
Sahut Kiris dengan menggosok-gosok kepalan tangannya.
..."Ya..Ayo kita cari sekarang !"...
...Seru Raga yang sudah sangat bernafsu untuk menghajar mereka....
Lalu Noven ,Raga dan Kiris pun keluar dari Bar tersebut dan mencari-cari kelima belas pria tadi dengan sepeda motor mereka.
Setelah mencari ,kesana kemari ,namun mereka tak jua menemukan orang-orang itu.
^^^"Akh..Sudahlah ! Lebih baik kita pulang saja ,orang-orang itu pun sudah tidak ada"^^^
^^^Ucap Noven yang menyerah tidak menemukan orang-orang tersebut.^^^
..."Iyalah..Lebih baik kita pulang saja ,ini sudah malam aku pun sudah mengantuk"...
...Sambung Raga dengan menguap....
"Ya..Aku tak habis pikir ,kok bisa orang sebanyak itu tak mau menunggu kita bertiga buat adu jotos ,ini lima belas orang loh !"
Ujar Kiris yang tak mengerti.
^^^"Hahahaha..Sudahlah Ris ,kalau itu selalu ada alasan bagi mereka. Sehingga mereka kembali mempertimbangkan untuk tidak menantang kita"^^^
^^^Jawab Noven yang tak ingin menerka lebih jauh.^^^
"Ya..Oke lah ,aku bisa fahami itu Nov ,Tapi yang membuatku tak habis pikir lagi ,kenapa bisa Eja dan Udin ninggalin kita begitu saja saat kita ada masalah ?! Padahal kita sering nongkrong dan main bersama mereka ,tapi kok begitu teganya mereka ke kita !"
Jelas Kiris yang masih menyesalkan Eja dan Udin.
^^^"Ya..Karena mereka teman kita ! Teman untuk bersenang-senang. Kau tahu Ris ,arti sebuah teman ?!"^^^
^^^Jawab Noven memberi pertanyaan.^^^
"Arti sebuah teman ?! Apa ?!"
Sahut Kiris tak mengerti.
^^^"Teman itu..Ada banyak hal ,ada teman saat kita sedih ,ada teman saat kita senang dan ada namanya teman hidup"^^^
^^^Jawab Noven tersenyum tipis.^^^
"Teman saat kita sedih ,dia akan selalu mengerti kesedihan kita dan mungkin akan mencarikan solusinya ,namun dia tak ada saat kita sedang dalam kesenangan ,mungkin seperti teman curhat.
Teman saat kita senang ,ya anggap saja seperti Eja dan Udin. Dia akan selalu mengajak kita untuk bersenang-senang ,tapi saat kita ada masalah ,mereka tak mau peduli. Ya..Seperti ini ,karena yang mereka inginkan hanyalah kesenangan. Kau tahu kan dengan istilah seperti ini..'Saat kita jaya banyak teman mendekat ,sedangkan saat kita susah banyak teman menjauh'.
Sedangkan teman hidup adalah pasangan kita, seperti istri. Bagaimana pun kondisi kita ,dia selalu ada untuk menemani kita"
Jelas Noven membuat Kiris dan Raga mengangguk-angguk tanda mengerti.
^^^"Ya..Teman hidupku ,mudah-mudahan Meli"^^^
^^^Ucap Kiris tersenyum didalam hatinya berharap.^^^
..."Tapi aku lebih suka dengan istilah 'Sahabat' !"...
...Celetuk Raga seketika....
^^^"Ya..Sahabat ,persis dengan teman tapi berbeda ! Bedanya kalau sahabat ,ia akan selalu ada disaat kita senang mau pun sedih bahkan dia selalu ada mengisi kekosongan kita dan datang disaat yang tepat"^^^
^^^Tungkas Noven mengutarakan.^^^
"Ya..Seperti kita 'Sahabat' !"
Sahut Kiris tersenyum pasti.
..."Ya..Lebih tepatnya kita..Termasuk 'Dudung ,Maman ,Sodos dan Hero'"...
...Ujar Raga menambahkan....
^^^"Ya..Mudah-mudahan kita akan selalu menjadi 'Sahabat Sejati' !"^^^
^^^Sambung Noven.^^^
Lalu mereka bertiga pun saling merangkul dan tertawa.
...----------------...
^^^*▶TO BE CONTINUED▶^^^
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
..........
Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..
Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .
Jangan ketinggalan berikan Rate 5...
Jangan lupa berikan Vote...
Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..
Wajib Follow Author-Nya..
& budayakan like nya sebelum membaca...
Thank you very much*...
****************
__ADS_1