Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(141) Penyakit Welder


__ADS_3

..."Bro istirahat dulu !"...


...Ucap seorang Welder ditengah-tengah pekerjaan mereka....


Noven yang mendengarnya sesaat memberhentikan pekerjaannya kemudian menoleh ke suara itu dan lihatnya sedang ada tiga orang Welder sedang beristirahat dengan tampak keringat bercucuran.


^^^"Jangan kerja terus nanti keburu pingsan !"^^^


...Welder 2 itu pun berkata dengan candaannya....


^^^"Iya kak"^^^


^^^Jawab Noven lalu mengajak Dedi dan Oji yang berkerja tidak jauh darinya untuk beristirahat.^^^


Dedi dan Oji pun menghentikan pekerjaannya lalu mengikuti Noven kemudian mereka bertiga duduk bergabung dengan tiga orang Welder yang sedang beristirahat.


Ya hari ini Noven, Dedi dan Oji bekerja terpisah dari teman-temannya yang biasanya mereka bekerja keroyokan mengetuk-ngetuk bekas kotoran Welder.


Noven, Dedi dan Oji hari ini masing-masing dari mereka bekerja ikut dengan Welder berjumlah tiga orang yang kerjanya juga berdekatan, mengerjakan apa yang diminta masing-masing Welder tersebut.


..."Nah.. Begitu kalau istirahat satu yang lain istirahat semua"...


...Ucap Welder 3 setelah Noven, Dedi dan Oji sudah duduk bergabung bersama tiga Welder tersebut....


Lalu diantara mereka semua meminum air putih untuk melepaskan dahaga dan membakar sebatang rokok diantaranya dengan berteduh ditempat yang rindang dari matahari.


..."Santai-santai begini enaknya ngopi"...


...Ucap Welder 1....


^^^"Betul sekali !"^^^


^^^Timpal Welder 2 menyetujui.^^^


..."Berhubung Oji yang paling mudah disini, cepat beli kopi dulu buat kita semua"...


...Perintah Welder 3 menyuruh Oji yang memang paling muda dibandingkan Noven dan Dedi diantara mereka....


Setelah menerima uang, Oji pun segera berangkat untuk membeli beberapa kopi seduh.


Memang sebenarnya ditempat peristirahatan mereka yang biasa atau sebut saja Basecamp, menyediakan kopi, teh dan gula yang bisa saja mereka seduh dengan air dispenser yang berada di sana


Tapi saat ini Noven bersama dua temannya dan tiga orang Welder sedang bersantai ditempat mereka bekerja sekarang bukan basecamp, walaupun memang belum jam istirahat.


Biasalah.. Banyak pekerja seperti itu hanya untuk melepas letih sesaat dengan sedikit menikmati kopi hangat.


Tapi terkadang Welder-welder ini lebih memilih membeli kopi seduh yang dijual disekitar kawasan itu, daripada mengambil kopi-kopi di basecamp.


Alasannya.. Tentu saja karena mereka mempunyai uang, gengsi, dan kopi seduh yang dijual lebih Fresh dan lebih panas serta nampak berkualitas.


Sebenarnya kopi yang dijual disana kawasan itu pun tidak jauh beda dengan kopi di basecamp, Ya.. Tapi kalau alasannya karena lebih panas "Iya..setuju".


Karena makin Panas kopi yang diseduh, maka makin lebih nikmat rasanya.


Kembali ke cerita...


Tak lama kemudian datanglah Oji dengan membawa beberapa kopi seduh, lalu satu persatu kopi itu diambil ketiga Welder tersebut juga Noven dan Dedi, tidak lupa pula Oji mengambil satu.


Kemudian secara perlahan-lahan mereka menyeruput kopi tersebut, dinikmati dengan sebatang rokok dan duduk bersama ditempat yang rindang dari lelahnya bekerja, sungguh perasaan yang melegakan.


Mereka pun berbincang banyak hal, dari hal pribadi hingga menyangkut pekerjaan.


..."Kakak sih enak kerja tidak terlalu capek seperti kami"...

__ADS_1


...Celetuk Oji disela-sela obrolan mereka....


"Kata siapa kita tidak capek ! Kita juga capek loh ! Kalian capek, kita juga capek, semua kerjaan itu pasti capek"


Sambar Welder 1.


..."Iya sih capek, tapi kan kerjanya ngelas-ngelas saja beda sama kami yang gebuk-gebukan"...


...Timpal Dedi bersuara....


^^^"Iya..Tapi kalian tidak tau panasnya kami menghadapi api las, walaupun kelihatan kami cuma duduk atau berdiri anteng sambil ngelas tapi kami kepanasan luar biasa, makanya kalau kami ngelas, keringat kami lebih banyak dibanding kalian yang kerja gebuk-gebukan"^^^


^^^Sahut Welder 2.^^^


"Lagi pula asap las itu tidak bagus untuk kita, itu asap karbon zat besi seperti itulah atau apa yang kita hirup dengan jumlah yang banyak dan rutin setiap tiap hari"


Timpal Welder 3.


..."Dan juga api las itu tidak bagus buat kesehatan mata, kita saja kalau mau lihat api las itu harus pakai Kap kepala dengan kaca gelap yang khusus itu untuk menahan keterangan dan ketajaman api las. Kalau kita melihat api las dengan kacamata hitam biasa walaupun segelap apapun pasti mata kita kena pijar, apalagi melihatnya dengan mata telanjang"...


...Sambung Welder 1....


Note :


Pijar yang dimaksud adalah, akibat yang diterima karena mata menatap langsung api las yang tengah beroperasi.


Indikasinya mata menjadi perih berkepanjangan dengan air mata yang terus mengalir, mata juga tidak bisa melihat tempat terang ataupun cahaya seperti lampu dan sebagainya, karena semakin kita paksa untuk melihat maka akan terasa semakin perih.


Ini biasanya terjadi sekitar 12 jam/3 hari bahkan lebih.


Ini biasanya tidak terjadi langsung saat kita menatap api las itu, namun akan terjadi setelah melewati waktu sekitar 6 jam/12 jam.


^^^"Tapi walaupun kita memakai Kap kepala dengan kaca gelap yang khusus tidak kenapa-kenapa dengan mata kita, tapi kalau kita rutin tiap hari memakainya bisa bahaya juga untuk kesehatan mata kita "^^^


^^^"Makanya semakin tua Welder semakin tidak terpakai, karena matanya mulai rabun juga tubuhnya yang mulai tidak prima lagi"^^^


^^^Timpal Welder 3.^^^


Mendengar semua penjelasan itu membuat Dedi dan Oji mengangguk-angguk memahami resiko dari seorang Welder itu sendiri.


Tapi tidak dengan Noven yang sebelumnya berpengalaman juga bekerja seperti ini, tentu ia sudah terbiasa mendengar hal-hal seperti itu.


..."Berbeda kalau dengan Fitter ya kak,, Walaupun gaji Fitter dibawah Welder tapi Fitter makin tua makin dipakai"...


...Celetuk Noven yang lebih berpengetahuan dibandingkan Dedi dan Oji....


^^^"Ya benar sekali. Kalau Fitter makin tua makin dipakai, karena Fitter pekerjaannya lebih sehat dibanding Welder"^^^


^^^Sahut Welder 1 mengetahui skalanya.^^^


..."Dan lebih capek !"...


...Timpal Noven....


^^^"Hahahaha..! Benar sekali, karena kalau istilah kerja kuli bangunan, Fitter itu tukangnya"^^^


^^^Jawab Welder 1 dengan tertawa.^^^


..."Tapi dibanding Fitter, minat orang banyak pengenya jadi Welder"...


...Ujar Noven mengutarakan....


"Iya benar itu ! Selain karena gajinya lebih besar, Welder lebih banyak dibutuhkan"

__ADS_1


Sahut Welder 2 menyetujui pendapat Noven.


^^^"Jadi kamu pengennya jadi Welder Nov ?"^^^


^^^Tanya Welder 3.^^^


..."Ya sebenarnya pengen. Cuma apa boleh buat, dulu waktu aku kerja seperti ini sebelumnya aku pernah belajar ngelas tapi susahnya minta ampun, bagaimana bisa jadi Welder !"...


...Ujar Noven seperti yang diketahui yang lainnya yang tengah duduk disitu, Noven memang pernah bekerja seperti ini sebelumnya sebagai Helper Welder....


^^^"Makanya belajar terus..!"^^^


^^^Sahut Welder 3.^^^


..."Ya sudah belajar terus dulu tapi tetap susah, tidak bisa lah buat jadi Welder"...


...Jawab Noven mengakui kesulitan mengelas seperti Welder....


"Tapi sudah bisa ngelas ?"


Tanya Welder 1.


..."Kalau dibilang bisa ya bisa, tapi tidak rapih, jelek, jauh beda lah sama las'an Welder"...


...Jawab Noven mengakui kemampuannya yang minim....


"Oh.. Kalau begitu diasah saja terus"


Tungkas Welder 1.


..."Ya.. Nantilah dicoba lagi deh"...


...Jawab Noven yang masih ingin mencoba....


...----------------...


...▶TO BE CONTINUED▶...


...Note  :...


^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^


^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^


.


..."Menulis Novel tidaklah seperti menulis surat cinta 😁"...


Maka dari itu mohon dukungannya berupa


Beri Bintang pada Novel ini, Like, Commet, +Favorit, Share, Vote dan tonton iklannya, Kalau berkenan berilah hadiah 🙏


..."Tidak mudah meluangkan waktu dari kesibukan dunia yang fana ini hehehe.. Hanya untuk menulis Novel demi kalian para pembaca ☺️"...


^^^Ditambah beberapa hari ini saya sakit demam, pilek, batuk-batuk serta kerongkongan kering🤒😷^^^


Maaf 🙏 disebabkan oleh itu saya lebih lama Upload episode berikutnya 😁


^^^Semoga kedepannya saya tetap sehat dan tetap memiliki semangat untuk menulis 😇💪^^^


...Thanks You Very much 😉...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2