
"Ya..Besok datang saja kesini jam delapan pagi !"
"Ya..Baik pak ,besok saya pasti datang !"
Jawab Noven ,saat orang tersebut menyuruhnya besok datang lagi .
"Terima kasih pak ,saya pamit pulang dulu !"
Ucap Noven langsung berpamitan .
"Ya..Hati-hati !"
Jawab orang tersebut ,lalu Noven pun pergi meninggalkan orang tersebut dengan mengendarai sepeda motornya .
"Lumayan deh dapat kerja di Card Wash ,dari pada tidak kerja sama sekali"
Ucap Noven dengan tersenyum saat dijalan mengendarai sepeda motornya .
Ya..Noven telah mendapat perkerjaan ditempat pencucian mobil ,saat itu ia baru saja pulang wawancara untuk ia berkerja ditempat itu besok .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah Noven berjalan cukup jauh mengendarai sepeda motornya ,Tiba-tiba...
"Drreeennt..dett..dett..deeenng..!"
"Duh..Kenapa Nih ?!"
Seru Noven bertanya-tanya saat sepeda motornya tiba-tiba berhenti dijalan .
Noven pun segera meminggirkan sepeda motornya untuk memastikan ada apa dengan sepeda motornya yang tiba-tiba mati dijalan .
"tak mungkin deh habis bensin ,padahal tadi barusan ngisi !"
Ucap Noven menerka penyebab sepeda motornya berhenti bukan karena kehabisan bensin ,karena ia tahu betul kau ia baru saja mengisi bahan bakar sepeda motornya .
"Tuh..Kan ,bensinnya masih banyak !"
Celetuk Noven setelah membuka tangki bahan bakar sepeda motornya dan benar saja ,bensin sepeda motornya masih begitu Benyak .
"Jgrekk..jgrekk..jgrekk..!!"
"Aaakhh..Sial !"
Gerutu Noven saat ia tengah mengengkol motor bututnya .
"Akh..bagaimana nih ,tidak nyala-nyala motornya !"
Noven semakin kesal dibuatnya karena ia sudah berkeringat mengengkol sepeda motornya yang tak kunjung menyala .
"aku telepon Raga saja lah !"
Pikir Noven yang mengeluarkan telepon genggam dari sakunya .
Noven bermaksud menelepon sahabatnya Raga untuk meminta bantuan .
"Aaakkh..Batrenya mau habis lagi !"
Gerutu Noven saat ia melihat baterai telepon genggamnya hampir habis .
Noven pun langsung menelepon Raga tapi...
"Tuutt !"
Tiba-tiba panggilan telepon Raga terputus dan telepon genggam Noven meredup dan mati seketika .
"Aaaakkhh..!! Sial !!"
Gerutu Noven dengan kesalnya saat telepon genggamnya mati dikarenakan baterainya telah habis total .
"Duh..!! tidak ada pilihan lain nih ,terpaksa deh ku dorong !"
Ujar Noven yang memasukkan kembali telepon genggamnya kedalam sakunya dan ia pun mendorong sepeda motor butut miliknya yang mogok dijalan .
__ADS_1
Perlahan namun pasti dengan keringat yang bercucuran akibat kelelahan ,Noven terus mendorong sepeda motornya hingga sampailah ia dikos-kosannya .
Sesampainya disana ia memarkirkan sepeda motornya lalu masuk kedalam kamar kosnya .
...****************...
"Nih makanan buatmu !"
Ujar Raga yang baru saja pulang dari berkerja lalu ia memberikan makanan pada Noven yang dibawanya dari tempat ia berkerja di rumah makan Susi .
"terima kasih ga !"
Ucap Noven lalu melahap makanan itu sampai habis .
Setelah makan dan minum Noven pun menghisap rokok yang dibawa Raga .
"Sial ga ! Motorku rusak !"
Ucap Noven membuat sahabatnya Raga terkejut .
"Kok bisa ?!"
Jawab Raga keheranan .
"tak tahu deh ,sepertinya memang mau diganti baru !"
Kata Noven dengan sedikit bercanda .
"Hahahaha..Iyalah motor dah butut begitu ,mending kau kiloin"
Sahut Raga dengan candaan pula .
"Setan !"
Celetuk Noven karena Raga telah menganggap motornya sebagai rongsokan .
"Hahahaha..Terus waktu mogok dijalan begitu ,bagaimana ?"
Tanya Raga setelah ia tertawa menanggapi Noven .
Jawab Noven .
"HAH..! Gila ! Kenapa tidak meneleponku ?"
Sahut Raga yang keheranan ,kenapa Noven tidak meneleponnya untuk meminta bantuan.
"Sialnya Handphone ku mati ,kehabisan batrai ! Makanya aku tidak meneleponmu"
Jawab Noven mengatakan telepon genggamnya kehabisan baterai .
"Oh..Memang dari mana motormu mogok ?"
Tanya Raga kembali dan Noven pun menyebutkan tempat sepeda motornya mogok dan dari sanalah ia mendorong sepada motornya sampai ketempat kos-kosannya .
"Gila ! Itu jauh sekali ! Memang hidupmu sial sekali deh !"
Celetuk Raga yang tak menyangka sejauh itu Noven mendorong sepada motornya.
"Ya..begitu deh ! Tapi bagusnya aku sudah mulai kerja besok !"
Ujar Noven .
"Yang benar Nov ,Alhamdulillah..Bagus deh ! Memang kerja dimana ?"
Sahut Raga antusias dengan rasa bersyukurnya .
"Card Wash sih !"
Jawab Noven cengengesan .
"Card Wash !"
Sahut Raga kaget .
__ADS_1
"Hahahahaha...Jauh-jauh merantau dari kampung cuma buat kerja di Card Wash"
Sambung Raga dengan Ledekannya ,Namun Noven hanya meresponnya dengan wajah datar .
" Tapi lumayan deh ,yang penting menghasilkan uang dan halal"
Ujar Raga tetap memberi semangat .
"Iya benar ,kalau tak kerja tak makan"
Ujar Noven .
"Namanya juga anak rantau"
Sambung Raga .
Lalu tak lama mereka mengobrol kemudian masing-masing tertidur dengan pulas .
......................
Ke esok pagi Noven sudah menunggu angkot ditepi jalan .
Tak lama kemudian lewatlah sebuah angkot dan Noven pun menaikinya dengan tujuan ketempat pencucian mobil tersebut untuk berkerja disana .
Semula angkot itu dipadati penumpang namun sedikit demi sedikit penumpang angkot tersebut menjadi habis ,tinggallah Noven seorang diri .
"Tinggal aku sendiri sama supir angkotnya disini ! Huuhhhf...Sial jauh sekali deh tempatnya. seperti tidak ada kerjaan Card Wash yang lebih dekat"
Bisik Noven didalam hatinya ,yang menyadari kalau ia terlalu jauh untuk berkerja disebuah pencucian mobil ,padahal begitu banyak pencucian mobil didekat kos-kosannya .
"Ya..Mau bagaimana lagi deh ,cuma disana yang ada kerjaan untukku"
Sambung Noven didalam hatinya ,karena dipencucian mobil itulah satu-satunya tempat yang membutuhkan satu orang lagi untuk berkerja .
"Akh..Sial ! Andai saja motorku tidak rusak tak akan sejauh perjalanannya ,mana waktunya sudah mau telat "
Keluh Noven didalam hatinya ,yang menyadari sebentar lagi ia terlambat datang ketempat pencucian tersebut .
Noven sangat kesal dengan pergi menggunakan angkot ,kalau saja ia pergi memakai sepeda motor tentu perjalanannya terasa sangat dekat .
Sebab angkot mengambil jalan memutar kota agar dapat lebih banyak penumpang ,sedangkan kalau dengan sepeda motor akan mengambil jalan pintas hingga menjadi sangat dekat .
tapi sangat disayangkan sepeda motor Noven sedang rusak .
Tak selang berapa lama sampailah Noven ke tujuan .
Lalu Noven turun dari angkot dan mendatangi tempat pencucian mobil tersebut .
Sesampainya Noven pun disuruh duduk dahulu bergabung dengan anggota lainnya ,karena belum ada pelanggan.
"Ngopi dulu mas ,sekalian sarapan"
Ujar salah seorang anggota pencucian mobil ,sembari menyodorkan roti dan kopi yang mereka nikmati bersama.
"Ya..terima kasih mas"
Sahut Noven sembari menikmati apa yang mereka berikan .
Mereka pun mengobrol bersama Noven disertai canda tawa yang terlihat sangat akrab .
"Walaupun cuma perkerjaan seperti ini ,tapi orang-orang disini sangat baik dan tak ada sedikit pun keangkuhan pada salah satu diri mereka ,sangat terbalik dari semua tempat perkerjaan yang gue tekuni"
Bisik Noven didalam hati dengan tersenyum melihat ke akraban mereka .
Noven sangat salut dengan mereka yang menyambutnya dengan kehangatan bak saudara sendiri .
...----------------...
**▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
__ADS_1
Instagram : @novriejhum_1922**