
"Ckreeek.."
Sebuah pintu terbuka, kemudian seseorang pun masuk.
"Eh..Dudung" Sebut Noven seseorang Tersebut adalah Dudung yang berkunjung ketempat kos-kosannya .
Noven memang dua bulan ini ngekos sendiri ditempat kos-kosan milik pamannya .
Ssbetulnya pamannya tidak mengizinkan Noven ngekos tapi Noven terus memaksa ,Aaasannya ia ingin hidup mandiri.
"kau libur Kerja ??" Tanya Noven.
"Ya Nov.." Jawab Dudung singkat.
"Kenapa kau Tak Sekalian Ajak Kiris Kesini ??" ujar Noven yang mengingat Kiris.
"aku juga baru mau ngajak kau kesana" sahut Dudung berinisiatif.
"Ayo Kita Kesana !!" Noven pun mengajak.
"Tunggu Dulu..!! Buru-buru Benar" ucap Dudung menghentikan Noven yang mulai berdiri untuk melangkah keluar ketempat Kiris.
"memang Kenapa ??!" jawab Noven menghentikan langkahnya.
"Denger dari Kiris ,memang Benar kau di pecat dari kerjaan ??" Dudung pun bertanya.
"Iya ,pas gajian dua hari kemarin" jawab Noven lugas.
Sebelumnya Noven sudah berkerja disebuah kedai ,begitu pun Dudung ia berkerja sebagai Cleaning Service disebuah kampus terbesar namun Kiris masih menganggur.
Setelah kisah pertemuan Noven bersama Dudung Dan Kiris ,mereka bertiga giat mencari perkerjaan .
Dudung Dan Kiris pun sudah berubah dia Tak lagi melakukan kebiasaannya yang sering memalaki orang layaknya seorang preman.
Karena saking giatnya mereka bertiga mencari kerja ,alhasil Noven Dan Dudung mendapat pekerjaan ,tapi Kiris tetap menganggur ,namun Kiris tak jua pantang menyerah untuk mencari perkerjaan.
"Sakit jiwa ya Kali Bossnya ,Mecat kau seenaknya..Mending gajinya besar ,ini gaji kecil pula" Begitulah celoteh Dudung.
"Katanya Sih Pengurangan Karyawan" Noven pun menyahutinya.
Sebetulnya gaji Noven tak sampai setengah gajinya Dudung ,karna gaji perkerjaan Dudung mengikuti besic kota (UMK) sedangkan tidak dengan gajinya Noven.
"Sebetulnya aku da kerjaan untuk kau !! " Ucap Dudung dengan tersenyum.
"Alhamdulillah...kau memang malaikat penyelamatku Dung !!" Seru Noven dengan senang mendengarnya.
"Ah..Lebay kau" Sahut Dudung.
"memang kerjaan apa
dung ??" Tanya Noven dengan penasaran.
"Sudah kau ikut saja dulu ,besok kau pakai pakaian yang rapi ikut aku kesana"
"Siap Boss !!" Sahut Noven lugas.
"Sudah Ah..Kita ketempat Kiris ,aku mau ngajak dia juga kerja bersama denganmu"
"Kiris juga kau ajak ,Baguslah..Jadi aku kerjanya tak canggung Kalau ada dia" Sahut Noven dengan girang.
"Ayolah kesana..Palingan juga dia masih tidur" Ajak Dudung dengan mengira.
Kemudian Noven Dan Dudung berangkat kerumah Kiris.
Sesampainya disana Kiris tengah tertidur dikamarnya ,
"Bangun Ris..Tidur terus kau" Ujar Noven sembari membangunkan Kiris.
"Kenapa Sih..Ganggu saja !!" Sahut Kiris yang masih mengantuk.
"Bangun saja dulu ada kerjaan buat mu !!" Ujar Noven.
"AH..Yang benar !!" Ucap Kiris Bersemangat
"Bikin kopi saja dulu biar enak ceritanya" Ucap Dudung menyarankan.
Kiris pun segera bangkit dari tempat tidurnya dan segera pergi untuk membuat kopi ,dia begitu bersemangat membayangkan ia akan berkerja untuk pertama kalinya.
Setelahnya ia kembali membawa tiga gelas kopi ,kemudian Noven Dan Dudung segera meminumnya.
"Tumben enak sekali kopinya ,apa karena dengar ada kerjaan ya" Ucap Noven Menggoda.
"Hahahaha.." Dudung pun tertawa.
"Sudahlah jangan bercanda ,jelasin saja kerjaannya !!" Sahut Kiris agak kesal.
"Begini..Ris ,tadi aku sudah ngomong sama Noven ,kalau kalian berdua mau kerjaan ikut saja dulu besok pakai pakaian yang rapi" Dudung pun menjelaskan.
"Kerjaan apaan Sih ??!!" Tanya Kiris penasaran.
"Kan Dudung sudah ngomong ikut saja dulu !!" Timpal Noven.
"Ah Dudung..Tak jelas sekali" Sahut Kiris lagi-lagi kesal.
"Hahahahaha.." Noven Dan Dudung Tertawa.
__ADS_1
Begitulah Dudung ,ia sering membuat sahabat-sahabatnya penasaran.
Waktu pun terus berlalu bersama ketiga sahabat ini ,hingga malam pun tiba .
Dan mereka bertiga pun makan bersama Ayah Dan Ibu Kiris .
Kedua orang tua Kiris pun sangat senang mengetahui anaknya akan segera berkerja untuk pertama kalinya.
Setelah mereka makan lalu kembali berbincang banyak hal bersama orang tua Kiris .
Setelah Noven Dan Dudung cukup lama berbincang ,mereka pun segera berpamitan pulang.
Lalu Noven Dan Dudung pulang dengan mengendarai sepeda motor Dan sampailah mereka di kos-kosan dimana Noven tinggal ,Dan Noven pun segera turun dari sepeda motor .
"Ya sudah aku pulang dulu ya !! Jangan lupa besok !!" Ujar Dudung mengingatkan.
"Siap !!" Sahut Noven singkat.
Dudung pun segera pergi dengan mengendarai sepeda motornya meninggalkan Noven.
Kemudian Noven pun masuk kedalam kos-nya Dan segera tidur seraya berucap.
"Semoga Besok Berjalan Dengan Lancar"
Dan Noven pun terlelap dalam tidurnya.
.
.
.
.
.
.
.
Pagi itu Noven segera bangun ketika mendengar suara merdu adzan subuh Dan ia pun bangkit dari tempat tidurnya kemudian bergegas mandi setelah itu ia pun menunaikan sholat subuh seperti yang biasa ia kerjakan .
Setelahnya ia pun membuat kopi hangat untuknya ,ia pun meminum kopi itu sembari menikmati rokok diantara jarinya.
Setelah Matahari Mulai Bersinar ia Pun Bergegas Berpakaian Rapi Dengan Kemeja Putih Polos Dan Celana Hitamnya.
Tak Lama Kemudian Dudung Datang Dengan Sepeda Motornya ,Lalu Noven Pergi Bersama Dudung Kerumah Kiris.
Setelah Sampai ,Ternyata Kiris Pun Sudah Siap Dan Kiris Pun Berangkat Dengan Sepeda Motornya Sendiri Mengikuti Dudung Dan Noven Yang Sedang Berboncengan.
Dan Sampailah Mereka Di Sebuah Kampus Terbesar Di Kota Itu .
"Kita Mau Kuliah Disini ??" Timpal Kiris.
"kalian Berdua Mau Jadi Dosen Disini !!" Jawaban Dudung begitu mengejutkan.
"Ah..Yang Benar !! Aku Lulusan SMA Masa Jadi Dosen ?!!" Sahut Noven dengan tak meyakinkan.
"Kalau tak percaya lihat saja nanti !!" Timpal Dudung dengan tersenyum kecil.
Kemudian Mereka Bertiga Masuk Kedalam Gerbang Scurity.
Scurity Pun Menyapa Dudung :
"Pagi Pak.."
"Pagi Juga" Sahut Dudung tersenyum.
"Oh..Jadi Dua Orang Ini Dosen Baru Disini Pak ??" Ucap Scurity tersebut.
"Oh..Iya ,Mereka Sahabat Saya Noven Dan Kiris" Sahut Dudung memperkenalkan.
Noven Dan Kiris Pun Berjabat Tangan Dengan Scurity Tersebut Dan Memperkenalkan Diri Masing-Masing.
"Ya sudah Kami Masuk Dulu Pak" ujar Dudung.
"Oh..Iya ,Silahkan Pak " Sahut scurity tersebut.
Kemudian Dudung ,Noven Dan Kiris Berjalan Ke Dalam Kampus ,Seraya Mereka Berbicara.
"Jadi Benar Kita Kerja Jadi Dosen Kampus ??" Tanya Kiris seolah tak percaya.
"Entahlah..Kalau aku jadi dosen mau ngajarin apa sama orang-orang yang lebih pinter dariku ??!!" Timpal Noven mengutarakan.
Noven Dan Kiris Masih Kebingungan Dengan Kenyataan Yang Mereka Dengar ,
Mereka Berpikir 'Mana Mungkin Lulusan SMA Bisa Jadi Dosen Kampus ?!'
Sementara Dudung Hanya Senyum-senyum Melihat Kedua Tingkah Sahabatnya.
Kemudian Mereka Masuk Sebuah Ruangan Dan Noven Juga Kiris Di Dampingi Dudung Sedang Di Interview Oleh Seseorang.
Seseorang Tersebut Berbicara :
"Apa Kalian Sudah Siap ??"
__ADS_1
"Kami Belum Siap Pak ,Karena Kami Hanya Lulusan SMA !!" Ucap Noven dengan polos.
Orang Tersebut pun menjawab "Memang Kenapa ?? Tidak Ada Salahnya Dengan Lulusan SMA ??!!"
"Mana Bisa Pak !! Lulusan SMA Jadi Seorang Dosen ?!" Timpal Kiris menambah kepolosan Noven.
"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA......"
Seseorang Tersebut Tertawa Terbahak-bahak Yang Di Ikuti Juga Oleh Dudung.
Kemudian Seseorang Tersebut Berkata dengan tersenyum "Ini Pasti Ulah Si Dudung"
"Maaf Bro..Aku cuma mau buat hiburan saja untukmu" Ucap Dudung mengarah ke seseorang tersebut.
Dalam Hati Kiris pun berkata "Sialan Si Dudung ,Memang Kita Topeng Monyet ,Di Bikin Hiburan "
"HAHAHAHAHAHA.." Dudung pun tertawa.
"Dung..Kenapa ketawamu semakin Kencang ??" Tanya seseorang itu keheranan melihat Dudung yang tiba-tiba tertawa.
"Temanku Yang Disana ,Mengira Kalau Dia Topeng Monyet Hahahaha.." Ujar Dudung yang tertawa sembari menunjuk Kiris.
"Kok kau tau ???" Kiris pun heran.
"HAHAHAHAHAHA..."
Seseorang Tersebut Dan Dudung Kembali Tertawa.
"Tertawa terus Kalian !! Memang Apanya Yang Lucu ??!!" Sahut Noven melihat mereka terus tertawa.
Seseorang Tersebut pun kembali Berbicara :
"Kenalin aku Sodos..aku sama Dudung sudah begitu akrab semenjak dua bulan yang lalu.
kalian berdua sudah Dudung Rekomendasikan buat kerja disini melalui perusahaan penyalur tempat dudung berkerja ,mungkin lusa kalian akan di panggil oleh perusahaan penyalur itu ,untuk mengisi Profil kalian .
Dan mulai hari ini kalian boleh langsung berkerja ,nanti Dudung akan bimbing kalian.
Oh..Ya..Kalian berkerja bukan sebagai Dosen tapi sebagai Cleaning Service sama seperti Dudung"
"Hahahaha..Cleaning Service Bro ,Bukan Dosen Hahahaha.." Sahut Dudung dengan tertawa kencang.
"Puas kau tertawa !!" sahut Kiris dengan jengkel.
"Oh..Aka Akan Kembali Ke Kelas ,Karena Jam Pelajaran Sudah Dimulai..Noven ,Kiris..Selamat Berkerja" Ucap Sodos berpamitan.
Noven Dan Kiris pun menjawab "Terima Kasih Banyak Pak !!"
"Panggil saja aku Sodos..Karena teman Dudung aeman saya juga..Pokoknya jangan sungkan sama saya"
setelah berkata demikian ,kemudian Sodos pun pergi meninggalkan mereka.
"Diaa...!?" Sebut Noven terpotong dengan Menunjuk Kearah Sodos yang sudah Keluar.
"Oh..Sodos Itu Cuma Mahasiswa" Sahut Dudung.
"Jangan Ngarang !! Dia Itu Dosen Kan ??" Ucap Kiris yang mencoba meyakinkan.
"Kok Tau ??" Sahut Dudung demikian.
"Kau tak bisa bodohin ke dua kalinya !!" Ujar Kiris yang tak tertipu kedua kalinya.
"Baguslah Topeng Monyet Mulai Pinter" Ucap Dudung kembali Menggoda.
"Hahahahaha.." Noven pun tertawa.
"Jangan-Jangan kau sudah kerja sama dengan Scurity Tadi ??" Ucap Kiris mengingat Scurity didepan gerbang kampus tadi ,yang mengatakan kalau Noven Dan Kiris adalah dosen dikampus itu.
"Iyalah Biar Kalian Makin Percaya !!" Jawab Dudung membenarkan.
"Sialan kau !!" Cetus Noven agak kesal.
"Kok kau bisa akrab sama Dosen itu ??" Tanya Kiris kembali mengingat Sodos juga.
"Biasa saja Lah !! Aku sama dia sering makan di kantin bersama-sama" Jawab Dudung santai.
"Orangnya Sederhana Banget" Ucap Noven menilai.
"Iyalah ,Adiknya Juga Mahasiswa Di Kampus Ini !" Ujar Dudung demikian.
"Ooh.." Noven pun mengangguk pelan.
"Adiknya Sering Membaca Di Perpustakaan..Dia Sering Disebut-sebut Kutu Buku" Dudung pun menjelaskan sosok adiknya Sodos.
"Orangnya Pasti Cerdas" Kiris pun mencoba menilai.
"Ya Lah..Tidak Bodoh sepertimu !!"
"Hahahahahahaha. "
Noven Dan Dudung pun tertawa bersama.
Kemudian Dudung Mengajak Noven Dan Kiris Mulai Berkerja ,Dudung Pun Mengajarkan Banyak Hal Kepada Kedua Sahabatnya .
▶TO BE Continued▶
__ADS_1
Tanda: ~●..●~ Bicara Dalam Hati
Tanda: "..." Berbicara/Suara