Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(38) Susahnya Pinjam Duit


__ADS_3

"Eh..Kau Ceng !!"


Ucap Dudung Tiba-tiba Aceng Datang Merangkul Pundaknya ,Saat Itu Mereka Tengah Berjalan Di Kampus Karena Baru Saja Pulang Dari Perkerjaan Mereka Sebagai Cleaning Service .


"Antar Aku Ya..!"


Pinta Aceng Ke Dudung Yang Meminta Dudung Untuk Mengantarnya Pulang .


"Memang Motormu Kemana ?!" Tanya Dudung heran.


"Baru Aku Jual Kemarin" jawab Aceng demikian.


"Akh..Yang Betul ! Kan Tuh Motor Baru Saja Kau Beli ?! Sudah Sering Pun Kau Beli Motor Terus kau Jual Lagi" Jelas Dudung heran.


"Namanya Juga Orang Lagi Butuh Duit !" Sahut Aceng demikian.


"Kau Sih Butuh Duit Terus !" Seru Dudung.


"Hutangku Banyak Bro" Jelas Aceng.


"Memang Hutangmu Sebanyak Apa Sih ?! Sampai kau Kekurangan Duit Terus" Dudung pun terheran.


"Orang Tuaku Di Kampung Lagi Banyak Keperluan ,Makanya Duitku Habis Buat Ngirim Orang Tua" jawab Aceng beralasan.


"Duitmu Habis Buat Ngirim Orang Tua Atau Buat Makai ??!" Yang dimaksud Dudung adalah narkoba.


"Akh..Kau ,Suudzon Saja !" Seru Aceng demikian.


"Habis Mukamu Pucat Begitu !" jawab Dudung terbuka.


"Aku Belum Makan Dung !" Aceng kembali beralasan.


"Belum Makan Atau Belum Makai ??!" Dudung kembali menyinggung narkoba yang sering dipakai Aceng.


"Aku Serius Dung !" Seru Aceng menegaskan.


"Serius tidak Serius ,kau tetap saja tukang bohong" Ujar Dudung ketus.


"Kok kau begitu Sih Dung !!" Seru Aceng tersinggung.


"Tersinggung !!" Sahut Dudung melihat ekspresi Aceng.


"Tidak Lah ,Masa begiitu saja tersinggung !?" Sahut Aceng meredakan emosinya.


Dudung pun menyahuti "Oh..Ku kira"


"Aku Pinjam Duitmu Dung !!" Ucap Aceng berharap.


"Tidak Akh..Aku tak punya duit !" Sahut Dudung berpura-pura.


" Serius Lah Dung ,Aku Lapar Buat Beli Makan" Ujar Aceng mengiba.


"Masalahnya aku benaran tak punya duit"


Saat Itu Dudung Sebenarnya Mempunyai Uang ,Tapi Ia Tidak Mau Memberikan Uangnya Kepada Aceng Kerena Dudung Tau Kalau Aceng Pemakai Narkoba .


Oleh Karena Itu Dudung Tak Mau Meminjamkan Uang Pada Aceng ,Karena Ia Takut Aceng Menggunakan Uang Itu Untuk Membeli Barang Haram Seperti Narkoba .


*


"Ayok Naik !"


Ucap Dudung Pada Aceng ,Saat Mereka Telah Sampai Di Parkiran Dan Dudung Pun Mengambil Motornya Di Parkiran .


Aceng Pun Diantar Pulang Oleh Dudung Dengan Di Bonceng Di Sepeda Motor Dudung .


Sesampainya Di Kos-kosan Aceng ,Dudung Memberhentikan Sepeda Motornya Kemudian Aceng Pun Turun Dari Sepeda Motor Dudung .


"Dung ,serius kamu tidak punya duit ??!" Ucap Aceng yang masih berharap.


Dudung pun menjawab "Serius Ceng..!!"


"Akh..ngomong saja kau tidak mau ngasih ! Pelit kau" Sahut Aceng yang kecewa.


"Enak saja ngomong orang pelit ,Masih untung aku mau antar kau pulang !" Ujar Dudung yang sedikit kecewa.


"Tolonglah Dung ,Coba Bantu Pinjam Dulu Sama Cewek" Aceng pun menyarankan.


"Kau memang tidak punya otak ya ! Sudah Akh..Mending aku langsung pulang !"

__ADS_1


"Ngeeeeeeeenggg.....!!!"


Suara Sepeda Motor Dudung Terdengar Lantang Saat Pergi Dari Kos-kosan Aceng ,Dudung Pun Melajukan Sepeda Motornya Dengan Sangat Cepat .


Sementara Aceng Yang Langsung Ditinggal Dudung , Ia Pun Merasa Sangat Kesal Kepada Dudung .


**


"Tok..tok..tok.."


"Ris ,Bangun Nak ,Ada Temanmu Datang !"


Seru Ibu Kiris Sambil Mengetok Pintu Kamar Anaknya Kiris ,Untuk Membangunkan Anaknya Yang Sedang Tertidur Dikamar .


"Uuwaaaahh...!!"


Kiris Pun Menguap Panjang Saat Bangun Dari Tidur Pulasnya .


"Iya Bu..."


Seru Kiris Kepada Ibunya .


Kemudian Kiris Membuka Pintu Kamarnya Dan Telah Berdiri Ibunya Di Pintu Kamar .


"Itu Temanmu Ada Didepan"


Ucap Ibu Kiris Sambil Menunjuk Ke Teras Luar .


"Memang Siapa Bu ?! Noven Atau Dudung ??"


Tanya Kiris Kepada Ibunya .


"Bukan ,Pokoknya Lihat Saja Ke Depan"


Sahut Ibunya Lalu Pergi Ke Dapur .


Kemudian Kiris Pun Berjalan Ke Teras Rumah ,Dan Di Lihatnya Seseorang Telah Menunggu .


"Eh..Kau Ceng !"


Seru Kiris ,Ternyata Seseorang Tersebut Adalah Teman Kerjanya Sewaktu Berkerja Di Kampus Sebagai Cleaning Service Yaitu Aceng .


"Baru Bangun !?"


"Sudah Kau Duduk Saja Dulu ,Aku Bikin Kopi Dulu Dibelakang"


Ucap Kiris Lalu Pergi Ke Dapur Untuk Membuat Kopi .


Aceng Pun Duduk Di Kursi Teras Depan Rumahnya Kiris .


Tak Lama Kiris Pun Datang Dari Dapur Kedepan Teras Menemui Aceng Dengan Membawa Dua Gelas Kopi Hangat .


"Sruuuup..."


Aceng Dan Kiris Pun Meminum Kopi Hangat Tersebut ,Lalu Berkata :


"Kau Kerja Dimana Sekarang Bro ?"


"Aku Kerja Di Rumah Makan Sama Noven" jawab Kiris demikian.


"Oh..Anak Rantau ,Satu kerjaan samamu" Sahut Aceng menyebut julukan Noven.


"Kau Kan Juga Anak Rantau ,Kenapa Nyebut Noven Anak Rantau Juga ?!" Ucap Kiris kesal dengan julukan yang Aceng berikan pada Noven.


"Sorry Bro Kebiasaan ,Hehehe.." jawab Aceng cengengesan.


"Kebiasaanmu tidak bagus !" Seru Kiris demikian.


"Kenapa sih ,kau seperti Sentiment begitu samaku !?" Sahut Aceng sedikit jengkel.


"Aku tau kau pernah berantem kan sama Noven !?" Ucap Kiris mengetahui hal itu.


"Oh..Itu Cuma Salah Faham Saja Bro !" Sahut Aceng memperjelas.


"Salah Faham Apanya ?! Memang kau Kan Yang Mulai Duluan !" Ujar Kiris mengutarakan.


"Sudahlah Bro ,tak usah emosi begitu ! Masalah itu kan sudah lama lewat" Ucap Aceng yang tak ingin membahas itu.


"Untung Masalah Itu Sudah Lama Lewat ,Emosi Aku Juga Sudah Reda ! Kalau Tidak ,Sudah Dari Tadi Aku Nonjok kau !!" Sahut Kiris memperjelas.

__ADS_1


"Sudah Aku Minta Maaf Soal Itu ,Lagian Aku Juga Yang Di Habisin Sama Noven ,Sedangkan Noven Juga Tidak Apa-apa" Ujar Aceng meminta maaf.


"Untung Noven Sempat Berbaik Hati Samamu ! Kalau Aku Jadi Noven ,Sudah Ku Selesaikan Kau !!" Seru Kiris kembali memperjelas.


"Sudahlah Tadi Kan Aku Sudah Minta Maaf ! Ngopi Lagi Lah Biar Tidak Tegang"


Ujar Aceng Mencoba Menenangkan Kiris ,Lalu Mereka Pun Kembali Menghirup Kopinya Masing-masing .


"Kau Kerja Jam Berapa Ris ?" Tanya Kiris demikian.


"Aku Off Hari Ini" jawab Kiris.


"Noven Juga Off ?" Aceng kembali bertanya.


Kiris pun menjawab "Iya"


"Enak Ya Off ,Jadi Bisa Santai" Seru Aceng demikian.


"Sudah kau langsung To The Point saja ,kenapa kau Kesini ?!" Ucap Kiris tak ingin berbasa-basi.


"Aku Mau Pinjam Duit Ris !" Sahut Aceng tanpa berbasa-basi lagi.


"Hah..!! Pinjam Duit !? Giliran Ada Maunya Baru kau Kesini !" Seru Kiris menyinggung.


"Tolonglah Bro ! Aku butuh sekali ,Buat beli makan ,soalnya aku belum makan dari tadi pagi" Sahut Aceng beralaskan.


"Aku Tak Ada Duit ,Lagi Bulan Tua Ini"


Sebenar Kiris Juga Punya Uang ,Sama Seperti Dudung Kiris Juga Tidak Mau Meminjamkan Uang Pada Pemakai Narkoba Seperti Aceng .


"Yang Benarkah Ris ,Aku Belum Makan Nih !" Ucap Aceng berharap.


"Kau Belum Makan Kan ?? Ya Sudah Ikuti Aku"


Lalu Kiris Pun Mengajak Aceng Pergi Ke Dapur Untuk Makan Bersama .


Lalu Kiris Dan Aceng Pun Duduk Di Meja Makan Yang Berada Di Dapur Rumah Kiris Lalu Mereka Pun Makan Bersama Hingga Selesai .


"Yang benar Ris ,kau tak ada duit ??" Aceng pun masih berharap.


"Kan Tadi Aku Sudah Bilang Kalau Aku Tidak Punya Duit ,Kalau Tadi Alasanmu Belum Makan ,Sekarang Kan Sudah Makan !" Ucap Kiris memperjelas.


"Buat Makan Besok Lah Ris" Aceng pun kembali beralasan.


"Pokoknya Kalau kau Mau Makan ,Datang saja Kesini !"


jawab Kiris ,Lalu Ia Pun Memasukkan Makanan Yang Begitu Banyak Kedalam Rantang Lalu Diberikannya Kepada Aceng .


"Nih Makanan Buatmu ,Sampai Besok Pun Masih Bisa kau Makan ,Tinggal Panasi Saja"


Ujar Kiris ,Kemudian Aceng Pun Mengambil Makanan Itu .


"Sudah ,Mendingan kau Sekarang Pulang Sana" Ucap Kiris menyarankan.


"Duit Ris !!" Aceng masih berharap diberi pinjaman uang oleh Kiris.


"Duit Apa Lagi Sih ?!" Sahut Kiris mulai terlihat kesal.


"Buat Ongkos Ojek Ris" jawab Aceng untuk ongkosnya pulang.


"Memang Motormu Kemana ??" Tanya Kiris.


"Sudah di jual" Sahut Aceng demikian.


"Akh..Kebiasaan kau ! Nih buatmu ,sudah aku tak ada duit lagi"


Sahut Kiris Dengan Agak Kesal ,Lalu Ia Pun Memberikan Uang Bernilai Seratus Ribu Rupiah Kepada Aceng .


Selesainya Lalu Aceng Pun Pulang Dari Rumah Kiris Dengan Membawa Rantang Makanan Dan Uang Senilai Seratus Ribu Rupiah .


Sembari Berjalan Aceng Pun Berpikir ,Lalu Berkata Didalam Hati :


"Duh..Susahnya Pinjam Duit !!"


***


▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :

__ADS_1


      Tanda : "..." Berbicara/Suara


Folow Iinstagram : @novriejhum_1922


__ADS_2