Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(138) Berbagai Tipe Orang Baik


__ADS_3

Saat ini Noven masih didepan rumah Oji setelah Noven mengantarnya dari pulang kerja di PT proyek konstruksi.


^^^"Sekali lagi terima kasih ya Nov, ternyata di kota ini masih ada orang baik"^^^


^^^Ucap Oji atas jasa Noven.^^^


..."Biasa saja kali Ji, aku cuma ngantar doang. Lagian kan rumah mu dekat sini, aku juga pulang melewati rumahmu"...


Jawab Noven yang merasa itu bukan apa-apa.


^^^"Tapi tetap saja kau sudah berjasa padaku"^^^


^^^Ujar Oji merasa berhutang budi.^^^


..."Alahh..! Jasa apa !? Sudahlah tak usah berlebihan"...


...Sahut Noven menyepelekan....


^^^"Bagimu itu sepele, cuma bagiku berarti Nov"^^^


^^^Sambar Oji, namun Noven hanya tersenyum dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.^^^


^^^"Asal kau tau sudah hampir satu bulan aku kerja di proyek konstruksi ini, pulang pergi jalan kaki cuma kamu satu-satunya orang yang mau mengantarku"^^^


^^^Jelas Oji memberi pengakuan.^^^


..."Akh..! Yang benar kau ?!"...


...Sahut Noven seakan tak percaya....


^^^"Iya benar. Memang banyak orang yang melewatiku saat aku berjalan kaki, cuma semua tidak menghiraukanku, palingan ada yang kenal cuma menyapa saja, yang jelas mereka semua hanya melewatiku dengan motornya"^^^


^^^Jelas Oji mengungkapkan.^^^


..."Satu orang pun tidak ada yang peduli ?!"...


...Tanya Noven seakan tak percaya....


^^^"Ya.. Ada satu yang peduli,, Itu adalah kau !"^^^


^^^Jawab Oji tersenyum.^^^


..."Yaaayyhh..! Hahaha..!! Kirain siapa"...


...Sahut Noven dengan tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya....


^^^"Itu aku herannya kok sudah hampir sebulan kita kerja, baru kali ini aku berpapasan pulang kerja denganmu ?!"^^^


^^^Tanya Oji heran padahal ia dan Noven bekerja ditempat yang sama dengan Team yang sama, otomatis jam masuk dan jam pulang kerja mereka sama.^^^


..."Tak tau lah, aku juga heran ! Biasanya jam pulang aku langsung pulang ke rumah tidak ngapa-ngapain lagi di proyek konstruksi ini"...


...Jawab Noven mengungkapkan kebiasaannya selama pulang kerja....


^^^"Kamu pulang kerja tidak ngobrol-ngobrol dulu sama teman-teman disini"^^^


^^^Tanya Oji.^^^


..."Tidak lah..Kalau sudah jam pulang, aku langsung pulang"...


...Jawab Noven lugas....


^^^"Oh..Wajar saja kita tidak pernah papasan. Kalau pagi sih wajar saja, kalau pergi kerja salah satu diantara kita pasti ada yang datang kecepatan dan ada pula yang datang jamnya pas-pasan. Sedangkan kalau pulang kerja kamu langsung pulang, kalau aku biasanya ngobrol-ngobrol sebentar dengan teman-teman disana"^^^


^^^Jawab mengungkapkan kebiasaannya juga.^^^


..."Oh.. Begitu ! Wajar saja"...


...Sahut Noven dengan mengangguk-angguk tanda mengerti....


..."Eh.. Bagaimana kalau kita pergi pulang kerja barengan saja ?!"...


...Tanya Noven mengusul....


^^^"Akh..! Serius Nov ?"^^^

__ADS_1


^^^Tanya Oji terkejut.^^^


..."Ngapain bercanda,,Aku serius Ji !"...


...Ucap Noven meyakinkan....


^^^"Yasudah terima kasih kalau begitu ! Ternyata masih ada orang baik"^^^


^^^Ucap Oji bersyukur.^^^


"Hahahaha..!! Aku juga bukannya baik sekali"


...Sahut Noven tertawa....


^^^"Kalau kau tidak baik, kau tidak mau mengantarku Nov !"^^^


^^^Sahut Oji dengan analisanya.^^^


..."Eh.. Lagi pula kau sudah tiga kali mengucapkan terima kasih padaku, harusnya aku ngasih kamu piring cantik !"...


...Cela Noven dengan candaan....


Note : Ucapan Terima kasih Oji sebelumnya ada di Episode sebelumnya.


^^^"Terus piring cantiknya mana ?"^^^


^^^Tanya Oji menanggapi candaan Noven.^^^


..."Masih sama cewek cantik"...


...Jawab Noven....


^^^"Hahahaha..!"^^^


^^^Oji pun tertawa mendengar gurauannya, Noven pun ikut tertawa.^^^


..."Dan satu lagi..!"...


...Sahut Noven kembali....


^^^"Apa lagi ?"^^^


^^^Tanya Oji.^^^


...Ujar Noven kembali bercanda....


^^^"Hahahaha..! Ada-ada saja kau Nov"^^^


^^^Ucap Oji kembali tertawa diiringi juga tawa Noven.^^^


^^^"Apa yang kubilang itu benar-benar dari hati Nov !"^^^


^^^Ucap Oji mencoba jujur.^^^


..."Akh..! Terserah kau sajalah Ji, ku anggap itu sebagai Do'a saja "...


...Jawab Noven agar ucapan Oji menjadi nyata....


^^^"Amien..!"^^^


^^^Sahut Oji mengaminkan.^^^


Setelah dirasa perbincangan mereka sudah cukup Lalu Noven dan Oji membuat kesepakatan tentang penjemputan Oji diwaktu yang telah ditentukan bersama.


..."Yasudah aku pulang dulu !"...


...Ucap Noven yang segera ingin pulang....


^^^"Nanti saja, mampir dulu kedalam !"^^^


^^^Seru Oji menawarkan Noven untuk mampir dulu kerumahnya, karena sedari tadi mereka mengobrol diluar rumah.^^^


..."Lain waktu saja Ji ! Lagian aku mau cepat-cepat mandi, sudah gatal-gatal badanku soalnya"...


...Sahut Noven yang tetap ingin pulang....

__ADS_1


^^^"Yasudah kalau begitu, hati-hati dijalan"^^^


^^^Ujar Oji.^^^


..."Oke..!"...


...Sahut Noven....


Lalu Noven menyalakan sepeda motornya kemudian berjalan mengendarai sepeda motornya meninggalkan Oji didepan rumahnya.


Sementara Oji masih memandangi Noven hingga hilang dari pandangannya.


^^^"Akhirnya aku tidak perlu jalan kaki lagi pergi pulang kerja karena Noven mau barengan denganku. Tidak disangka ternyata masih ada orang baik di dunia ini, terima kasih Nov !"^^^


^^^Pikir Oji yang terlihat senang dengan kebaikan Noven.^^^


...∆...


Sementara Noven masih mengendarai sepeda motornya menyusuri jalan raya menuju tempat tinggalnya.


..."Oji apaan sih.. Beberapa kali nyebut aku orang baik, padahal aku kan tidak baik-baik sekali. Akh..! Dasar Oji berlebihan"...


...Ucap Noven yang masih mengendarai sepeda motornya yang masih terpikirkan oleh ucapan Oji....


..."Aku juga sebenarnya tidak percaya-percaya sekali kalau didunia ini masih ada orang baik. Kalau pun ada, pasti keluarga sendiri, sahabat sendiri yang memang benar-benar mengerti kita. Selain itu..Akh..!!"...


"Bisa juga orang jadi baik karena ia merasa ingin membalas jasa, karena merasa orang tersebut telah berjasa padanya, makanya ia berbuat baik"


"Kalau pun ada orang baik, palingan orang-orang yang ada maunya sama kita baru baik, Ya.. Kalau kebaikan seperti itu kan cuma topeng !"


"Ada juga orang baik tapi ia sering mengungkit-ungkit kebaikannya, kalau begitu buat apa dia baik ?! Pencitraan !"


"Bagaimana kalau orang-orang yang tidak kita kenal tapi baik juga !? Emh..! Kalau dipikir-pikir memang ada, tapi begitu dikasih balasan ia menerima saja, misalnya balasan uang, jamuan atau semacamnya. Emh..! Apa itu benar-benar bisa dibilang baik ??!"


"Sebenarnya apa masih ada orang yang benar-benar baiknya itu tulus dan tanpa pamrih ??!"


"Bukan baik karena ia keluarga,


Bukan baik karena ia sahabat,


Bukan baik karena untuk membalas jasa,


Bukan baik karena ada maunya,


Bukan baik tapi karena ia ingin dinilai atau dilihat orang baik,


Bukan baik tanpa menerima pamrih"


"Tapi masih bisa disyukuri ada orang-orang baik seperti itu, daripada tidak ada yang baik sama sekali di dunia ini. Biar bagaimanapun dunia ini masih dihuni orang baik terlepas dari niatnya"


"Tapi ada juga orang-orang diposisi seperti itu tidak memiliki kebaikan. Hhuuaaafft..! Memang dunia ini dipenuhi misteri"


Pikir Noven dengan semua kebaikan yang ia fahami selama ini direalita kehidupan semuanya.


Sementara saat itu Noven masih mengendarai sepeda motornya menyelusuri jalan raya dalam perjalanan pulang dengan semua yang ia pikirkan.


...----------------...


...▶TO BE CONTINUED▶...


...Note  :...


^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^


^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^


.


..."Menulis Novel tidaklah seperti menulis surat cinta 😁"...


Maka dari itu mohon dukungannya berupa


Beri Bintang pada Novel ini, Like, Commet, +Favorit, Share, Vote dan tonton iklannya, Kalau berkenan berilah hadiah 🙏


..."Tidak mudah meluangkan waktu dari kesibukan dunia yang fana ini hehehe.. Hanya untuk menulis Novel demi kalian para pembaca ☺️"...

__ADS_1


^^^Mohon Support dari kalian karena saya belum mempunyai keuntungan Rupiah yang bisa saya cairkan untuk sekedar membeli paket data dari Novel ini, hanya pembacalah membuat saya sedikit demi sedikit bertahan untuk menulis 💕^^^


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2