
"Eh..Aku Nginap Di Kos Kalian Ya !"
Ucap Kiris Kepada Noven Dan Raga Saat Malam Itu Ia Keluar Dari Rumah Makan Selepas Pulang Bekerja .
"Ya Ayolah ,Malah Kita Senang !"
Jawab Raga Dengan Senang Hati .
"Tapi Bagaimana Paman Sama Bibik ??"
Ucap Noven Yang Merupakan Sepupunya Kiris ,Menanyakan Pendapat Orang Tua Kiris .
"Kalo Ayah Sama Ibu ,Ok..ok..Saja !"
Jawab Kiris Dengan Santai .
"Ya Sudah..Ayok Kita Pulang !"
Seru Noven Mengajak Kiris Ke Kos-Nya Bersama Raga .
Lalu Noven ,Kiris Dan Raga Pun Pulang Ke Kos-Nya ,Sepulang Mereka Berkerja Di Sebuah Rumah Makan .
*
"Ngeeekk...!!"
Suara Pintu Terbuka ,Saat Noven Membuka Pintu Kamar Kos-Nya .
"Eh..Dah Pulang Kalian !!"
Seru Dudung Didalam Kamar Kos .
"Kok kau sudah disini saja Dung ?!"
Tanya Kiris Sembari Masuk Ke Kamar Kos Mendekati Dudung Yang Sedang Berbaring Dikasur Dan Memainkan Handphone-Nya .
"kau Mau Nginap Sini Juga Dung ?!"
Tanya Kiris Pada Dudung .
"Iyalah..kau Juga Mau Nginap Sini Kan ??"
Tanya Dudung Berbalik .
"Iyalah..Tapi Kalau Nginap Sini ,Kamar Kos-Nya Jadi Sempit Dung !"
"Akh..Sialan kau !!"
"Hahahahaha...!!"
Canda Kiris Yang Disahuti Dudung Kemudian Di Iringi Pula Tawa Noven Dan Raga .
Sebenarnya Noven Dan Raga Memang Terbiasa Meletakan Kunci Kos Disuatu Tempat Disekitar Depan Kamar Kos Tapi Tidak Diketahui Orang Lain Kecuali Sahabat-sahabatnya ,Agar Sahabat-sahabatnya Bisa Beristirahat Di Kamar Kos-Nya ,Bila Noven Dan Raga Tengah Berada Diluar Kos .
***
"Eh..Man ,Kesini Juga kau !"
Tegur Noven Ketika Maman Tiba-tiba Datng Dan Masuk Ke Kamar Kos-Nya .
"Ternyata Kalian Sudah Ngumpul Saja Disini !"
Seru Maman Saat Ia Melihat Kiris Dan Dudung Telah Berada Didalam Kamar Kos-Nya Noven Dan Raga .
"Kita Mau Nginap Sini Man"
Ujar Dudung .
"Sama Dong ,Aku Juga Mau Nginap Sini"
Ucap Maman .
"Baguslah Kan Jadi Ramai Kita Malam Ini"
Seru Kiris Menyahuti .
"Sodos Kok Tak Diajak ?"
Raga Menanyakan Sodos Yang Merupakan Kakak Lelaki Kandungnya Maman .
"Oh..Kak Sodos Lagi Nginap Di Tempat Temannya ,Katanya Sih Ada Urusan Juga ! Makanya Aku Ditinggal Sendirian Di Rumah"
Ujar Maman Menjelaskan .
"Oh..Jadi kau Kesepian Di Rumah ,Makanya Kesini !!?"
Sahut Dudung Kepada Maman .
"Akh..Bisa saja kau Ndut !"
"Hahahahaha..!!!"
Ceplosan Canda Maman Menyebut Dudung Gendut ,Kemudian Disahuti Tawa Sahabat-sahabatnya .
Begitulah Mereka Berlima ,Asik Dalam Obrolan Dan Canda Tawa ,Membuat Suasana Menjadi Hangat Dalam Kebersamaan .
Setelah Sekian Lama Mereka Berbincang Lalu Satu Persatu Mereka Pun Tertidur .
****
"Sahuuuuurrrr...sahuuurrr...Banguuun Sahuuuur...!!!"
Teriak Seseorang Dari Masjid Membangunkan Orang-orang Sahur Untuk Beribadah Puasa Besok .
Maman Pun Terbangun Dari Lelap Tidurnya ,Lalu Maman Pun Membangunkan Sahabat-sahabatnya Yang Tengah Tertidur .
Perlahan Namun Pasti ,Noven ,Raga ,Kiris Dan Dudung Bangun Dari Tidur Pulasnya .
"Cari Makan Sahur Yuk !"
Ajak Maman Kepada Yang Lainnya .
"Mau Makan Sahur Disini Atau Diluar Saja ?"
Sahut Noven Bertanya .
__ADS_1
"Beli Nasi Bungkus Saja ,Makan Disini Saja Kita"
Dudung Menyarankan .
"Ya Sudah Lah ,Yok Kita Beli Nasi Bungkusnya !"
Seru Raga .
"kau Bawa Duit Kan Man ? Pakai Duitmu Saja Dulu ,Soalnya Kita Lagi Bokek !"
Ujar Kiris Tanpa Basa-basi .
"Akh..Malu-maluin saja kau Ris !"
Celetuk Raga .
"Kalau Urusan Duit Sih ,Itu Aman Sama Maman"
Ucap Noven Yang Mempercayai Kedermawanan Maman .
Lalu Dengan Senyum Dermawannya Maman Pun Merogoh Koceknya .
"Asik..!!! Boss Maman Memang The Best !"
Puji Dudung Saat Maman Merogoh Koceknya .
"Wah..Gawat !!"
Seru Maman Seketika Seperti Orang Kebingungan .
"Kenapa Bro ??!"
Ucap Kiris Mengamati Maman Yang Sedang Ling-lung .
"Duh...Parah Nih..!!"
Seru Maman Kebingungan .
"Kanapa Sih ?"
Tanya Raga Singkat .
"Dompetku Tak Ada !!!"
Seru Maman Mengejutkan Yang Lain .
"Akh..Yang Benar Man ?!! Dompetmu Jatoh Atau Ketinggalan ??!"
Tanya Noven Dengan Kaget .
"sepertinya Ketinggalan Sih ??!!"
Ucap Maman Dengan Mengingat-ingat .
"Yaaahhh..Musnah Deh Harapanku Makan Enak"
Ucap Dudung Seperti Kecewa .
"Taunya Makan Saja kau Gendut"
Sahut Kiris Bercanda Dengan Di Iringi Tawa Yang Lainnya .
"Yaudah Ya ,Mending Aku Balik Ke Rumah Dulu Ngambil Dompet"
Ucap Maman Sembari Berdiri Hendak Keluar .
"Eh..Tak Usah Man !!"
Seru Noven Menghentikan Maman .
"Kenapa Memangnya Nov ??"
Maman Menghentikan Langkahnya Kemudian Ia Pun Bertanya .
"kau Tak Usah Balik Lah ! Biar Saja Dompetmu Dirumah ,Ini Sudah Jam Berapa ?? Kalau kau Balik ,Cuma Buang-buang Waktu Saja ,Keburu Imsyak Lagi ! Mana Sempat Lagi Kita Ngopi-ngopi"
Imsyak Adalah Waktu Habis Saat Sahur Untuk Beribadah Puasa Besok ,Bila Telah Imsyak Maka Haruslah Orang-orang Tersebut Harus Menghentikan Makan Dan Minumnya .
"Noven Benar Man !"
Sahut Raga Membenarkan Noven .
"Terus Kita Bagaimana ??"
Tanya Maman Sembari Duduk Dengan Kebingunan Dan Berpikir .
Maman Sebenarnya Jauh Lebih Beruang Ketimbang Yang Lain ,Hanya Saja Karena Dompetnya Ketinggalan Jadi Ia Tak Bisa Mentraktir Makan Sahur Sahabat-sahabatnya .
****
Setelah Mereka Berpikir Agak Lama ,Tiba-tiba Noven Memberi Saran :
"Eh..Kita Patungan Saja ,Bagaimana ??"
"Patungan Bagaimana Bro ,Duit Saja Sudah Cekak !"
Sahut Kiris .
"Sudah Kumpuli Saja Dulu Adanya Berapa !?"
Noven Kembali Menyarankan .
"Yaudah..Aku Adanya Segini !"
Sahut Raga Mengeluarkan Uang Sejumlah Lima Ribu Rupiah .
"Akh..Yang Betul kau ,Massa Lima Ribu Cukup Apa !?"
Protes Dudung .
"Dari Pada Tak Ada Kan !"
Raga Menjawab .
"Sudah..Tak Usah Protes Dulu ,Yang Jelas Kumpuli Saja Berapa Pun Yang Ada"
__ADS_1
Jelas Noven .
Kemudian Dudung ,Kiris Termasuk Noven Mengeluarkan Uang Seadanya .
Namun Maman Tidak Memiliki Uang Sama Sekali Karena Kebiasaannya Memasukkan Semua Uangnya Di Dompet ,Tidak Sama Sekali Memasukan Uangnya Didalam Saku ,Makanya Maman Sama Sekali Tidak Memiliki Uang Ketika Dompetnya Ketinggalan .
"Kalau Uangnya Segini Sih ,Cukup Beli Nasi Tiga Bungkus Saja"
Ucap Dudung Ketika Uang Tersebut Telah Terkumpul .
"Ya Mau Bagaimana Lagi ,Segini Adanya"
Ucap Raga Dengan Kenyataan Yang Ada .
"Tak Apa-apa Lah ! Nasi Tiga Bungkus Pun Sudah Cukup Buat Kita Berlima"
Seru Noven Dengan Tegas .
"Bagaimana Cara Baginya Nov ??!"
Tanya Maman Dengan Bingung .
"Sudah kau Tak Usah Bingung ,Kita Beli Saja Dulu Nasinya !"
Ucap Noven Dengan Teka-teki .
"Sudah Akh..Ribet Kalian ,Biar Aku Yang Beli Nasinya !"
Seru Kiris Sembari Mengambil Uang Yang Telah Dikumpulkan ,Dan Raga Pun Ikut Bersama Kiris Untuk Membeli Nasi Bungkus Tersebut .
*****
"Yeeeeyyy...!! Akhirnya datang juga kalian ,Sudah lapar nih"
Seru Dudung Dengan Senang Saat Kiris Dan Raga Telah Datang Dan Membawa Nasi Bungkus .
"Capek Kita Muter-muter Cari Nasi Bungkus Yang Murah !"
Ucap Raga Saat Datang Bersama Kiris Membawa Nasi Bungkus .
"Iya Nih ! Untung Ketemu Yang Murah Dapat Tiga Bungkus .Kalau Tidak Ketemu Yang Ini ,Bisa-bisa Cuma Dapat Dua Bungkus Tadi"
Ucap Kiris Membenarkan Raga .
"Ya Sudahlah..Ini Rejeki Kita ,Jadi Kita Nikmati Saja"
Ujar Maman Sedikit Bijak .
"Jadi Bagaimana Nih Nasinya ??!"
Ujar Kiris .
"Sudah...Sini Aku Yang Urus !"
Ucap Noven Dengan Teka-tekinya .
Lalu Noven Pun Membuka Ketiga Nasi Bungkus Tersebut ,Lalu Dibentangkannya Satu Persatu Dengan Bungkus Nasi Yang Disambungkan .
"Eh..kau Mau Ngapain Nov ,Kantong Plastik Itu kau Jadikan Sarung Tangan ??!"
Ujar Maman Yang Keheranan Saat Noven Menjadikan Kantong Plastik Bekas Nasi Tersebut Dibuatnya Menjadi Sarung Tangan .
Lalu Noven Mencampurkan Ratakan Nasi Yang Dibentang Dengan Bungkusnya Yang Menyambung ,Sementara Sahabat-sahabatnya Hanya Memandang Keheranan .
"Sudah..Sekarang Kita Kelilingin Nasi Ini Terus Kita Makan Sama-sama !"
Ucap Noven Dengan Santai Kepada Sahabat-sahabatnya .
Lalu Sahabat-sahabatnya Pun Mengelilingi Nasi Tersebut Bersama Noven Dan Mereka Pun Makan Bersama .
"Jenius Juga Idemu Nov !"
Ucap Dudung Di Sela-sela Makannya .
"Iya..Kita Tak Sempat Kepikiran Tadi"
Ucap Kiris Sembari Makan .
"Ini Keren...Kebersamaannya Terasa"
Ujar Maman Yang Sedang Makan .
"Beginilah Caranya Kalau Kita Semua Mau Makan Cuma Uang Terbatas ,Kalau Begini Kan Kebagian Semua"
Ucap Noven Yang Tersenyum Lebar .
"Jarang-jarang Loh ! Ada Orang Makan seperti ini ,Ini Benar-benar Kebersamaan"
Ujar Raga Menambahkan Perkataan Noven Disaat Ia Makan.
*******
Saat Itu Mereka Berlima Makan Dengan Lahapnya Dan Semakin Larut Dalam Kebersamaan Yang Mungkin Tak Akan Terlupakan .
ilustrasi : Makan Bersama
"Suatu Hari Kelak..Kita Akan Merindukan Makan Seperti Ini" Ucap Raga.
"Suatu Hari Kelak..Ini Hanya Akan Menjadi Kenangan" Sahut Dudung.
"Suatu Hari Kelak..Bila Kita Sukses ,Dan Kita Teringat Makan Seperti Ini ,Akan Menjadikan Kita Lebih Rendah Hati" Timpal Maman.
"Suatu Hari Kelak..Bila Kita Terpisah Dan Bertemu Lagi ,Makan Seperti Ini Hanya Akan Menjadi Cerita" Kiris pun menambahkan.
Lalu Noven pun ikut berkata "Suatu Hari Kelak..Ini Akan Menjadi Cerita Buat Anak Cucu Kita"
********
*▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
__ADS_1
Instagram* : @novriejhum_1922