Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(96) Prasangka Dirumah Kosong


__ADS_3

..."Paman ,Bibi !"...


...Ucap Keyla yang baru saja tiba di rumah sakit bersama Rosa....


Keyla dan Rosa pun datang ke rumah sakit untuk memastikan keadaan Noven dengan membawa buah-buahan dan juga makanan ,setelah tiba disana Keyla dan Rosa menaruh makanan yang mereka bawa diatas meja dimana tempat Meli dan Dina menaruh makanan yang mereka bawa.


Setelahnya mereka menyapa Ayah dan Ibu Kiris lalu bersimpuh mencium telapak tangan Ayah dan Ibu Kiris.


..."Paman ,Bibi ,bagaimana keadaan Noven sekarang ?"...


...Tanya Keyla kemudian....


"Keadaannya masih kritis ,ya berdo'a saja untuk kesembuhannya"


Jawab Ibu Kiris demikian.


..."Ya..Kami pasti akan mendo' akan untuk kesembuhan Noven"...


...Sahut Rosa demikian....


"Sudahlah nak..Jangan terus menangis ,yang dapat kita lakukan saat ini hanyalah berdo'a"


Ucap Ibu Kiris dengan mengusap-ngusap kepala Keyla yang sedang menangis.


Memang semenjak tiba ,mata Keyla sudah terlihat sembab akibat terus menangisi keadaan Noven.


Kini mendengar keadaan Noven masih kritis ,membuat air mata Keyla kembali terjatuh.


Tangisan itu bercampur aduk dengan kekacauan yang ada di hatinya..


Bagaimana tidak ! Keyla masih benar-benar merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Noven karena dirinya ,kini keselamatan Noven terancam.


Rasa bersalah ,penyesalan serta rasa cinta yang begitu besar membuat air mata Keyla kian deras terurai.


..."Aku benar-benar merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Noven"...


...Ucap Keyla terisak-isak dalam tangisannya....


"Sudahlah nak..Tidak ada yang perlu di salahkan atas kejadian ini"


Sahut Ibu Kiris memeluk lembut tubuh Keyla yang rapuh ,hingga membuat Keyla merasa sedikit tenang dalam jiwanya.


"Sebenarnya ,apa yang telah terjadi Key ? Kenapa Ayahmu sedemikian tega melakukan hal seperti itu kepada Noven ?!"


Tanya Ayah Kiris yang tidak tahu sepenuhnya tentang kejadian tersebut.


Keyla pun melepas pelukan Ibu Kiris secara perlahan lalu mulai menjawab :


"Maaf Paman ,Bibi sebelumnya..Sebenarnya yang terjadi..."


Seketika yang lainnya pun fokus terhadap Keyla yang mulai bercerita atas kejadian yang menimpa Noven ,karena bukan hanya Ayah Kiris yang tak tahu sepenuhnya kejadian itu ,namun yang lainnya pun tidak mengetahui kejadian sebenarnya.


Yang mereka tahu Keyla hanya memberi kabar bahwa Noven telah ditembak oleh ayahnya menggunakan senjata api ,Keyla pun memberi tahu tempatnya dan memohon pada mereka untuk segera menyelamatkan Noven.


^^^Keyla pun mulai bercerita dari awal ia dan Noven mulai berteduh dirumah kosong itu dari derasnya hujan yang menerpa...^^^


^^^Hingga hujan pun tak kunjung berhenti ,Hari pun mulai gelap ,lalu Noven dan Keyla berencana menerobos hujan dengan basah-basahan sebelum hari menjadi gelap ,kemudian mereka keluar dari rumah kosong tersebut.^^^


^^^Namun diluar dugaan ternyata ada Ayah Keyla didepan rumah kosong itu ,tengah memarkirkan mobilnya.^^^


^^^Ayah Keyla pun menjadi salah faham ,mengira Noven dan Keyla telah melakukan hubungan terlarang karena mendapati mereka keluar dari rumah kosong tersebut hanya berdua saja.^^^

__ADS_1


^^^Seketika amarah Ayah Keyla pun meluap akannya ,lalu mengambil pistol didalam mobilnya kemudian menembak Noven ditempat hingga Noven pun tak sadarkan diri.^^^


^^^Lalu dengan terpaksa ,Keyla pun dibawa Ayahnya meninggalkan Noven.^^^


^^^Dan hal inilah yang membuat penyesalan yang mendalam di iringi tangisan Keyla.^^^


Begitulah Keyla menceritakan kejadian sepenuhnya disusul tangisannya yang tertumpah.


Yang lain pun mendengarnya menjadi geram serta rasa campur aduk antara kebenaran dan salah faham.


..."Sekali lagi kepada Paman dan Bibi serta semuanya ,saya minta maaf sebesar-besarnya atas yang diperbuat Ayah saya"...


...Ucap Hero dengan tertunduk menyesalkan perbuatan Ayahnya....


..."Sumpah..Paman ,Bibi ,aku dan Noven tidak melakukan hubungan itu..Ya..Saya juga minta maaf ,tak seharusnya aku meninggalkan Noven dalam keadaan begitu"...


...Keyla pun menambahkan kalimat permintaan maaf dengan terisak-isak....


"Aku percaya Key ,kalau kau dan Noven pasti tidak melakukan hal itu. Yang sudah ,biarlah berlalu..Lagi pula ini hanyalah kesalah fahaman dan bukan kesalahan kalian berdua"


Ucap Ayah Kiris dengan tegar.


..."Tapi Paman ,tak seharusnya Papi berbuat demikian tanpa mencari tahu dulu kebenarannya"...


...Sahut Hero tetap menyesalkan Ayahnya....


"Tapi sebenarnya bukan sepenuhnya kesalahan Ayah kalian. Ayah kalian hanya terbawa emosi"


Ujar Ayah Kiris tertuju pada kakak-adik Hero dan Keyla.


..."Tidak paman ! Ini sepenuhnya kesalahan Papi"...


...Sahut Keyla tetap menyalahkan Ayahnya....


Jelas Ayah Kiris menerangkan ,membuat Keyla dan Hero berserta lainnya mengangguk ,tanda membenarkan.


"Maka dari itu ,Ayahmu terbawa emosi karena itu ,Ayahmu hanya ingin melindungi kehormatanmu Key ,itu lah alasan Ayah menembak Noven ,tanpa berpikir dua kali. Memang sepatutnya ini tidak harus terjadi ,Keyla dan Noven berteduh dirumah kosong itu ,supaya tidak terjadi prasangka atau pun fitnah. Walau pun Keyla mengatakan tidak melakukannya ,tapi tetap saja itu membawa prasangka buruk"


Sambung Ayah Kiris menjelaskan.


..."Aku dan Noven benar-benar tidak melakukan itu"...


...Ucap Keyla lirih tak ingin yang lain mulai berprasangka buruk....


"Ya..Paman percaya. Lagi pula kau sudah mengatakannya berapa kali Key ! Paman bersyukur karena iman kalian masih kuat ,hingga tak tergoda didalam rumah kosong yang hanya ada kalian berdua ,disaat keadaan sedang hujan deras"


Sahut Ayah Kiris menatap lembut pada Keyla.


^^^"Maaf Paman..Sebenarnya aku hampir melakukannya pada Noven ,iman ku tidaklah kuat ,aku sudah tergoda waktu itu ,tapi Noven lah yang tidak ingin melakukannya. Iman Noven lah yang sangat kuat"^^^


^^^Jawab Keyla didalam hatinya mengakui sesuatu.^^^


^^^"Paman benar..Papi hanya ingin melindungi kehormatan Keyla ,sehingga Papi menembak Noven. Aku pun dulu sama seperti Papi ,kalau saja waktu itu tidak di halangi Maman ,mungkin Noven telah ku tembak"^^^


^^^Bisik Hero didalam hatinya ,mengingat sewaktu emosinya meluap dan hampir menembak Noven dan untung saja Maman menghalanginya.^^^


^^^"Ya..Ayah Keyla sama sepertimu mas ,sebagai pengganti Ayah Noven disini ,kamu juga terbawa emosi sehingga memukul wajah Hero sampai memar ! Tapi aku senang ,kamu telah memberi nasehat pada Hero dan Keyla sebagai orang tua"^^^


^^^Sahut Ibu Kiris didalam hatinya mencermati perkataan suaminya.^^^


Begitulah Ayah Kiris sebagai seseorang yang sudah cukup tua dan berpengalaman ,memberi arahan yang jelas pada Hero dan Keyla.

__ADS_1


.


.


.


Setelahnya keadaan menjadi cukup hening ,Ayah dan Ibu Kiris pun sedikit menjauh dari yang lainnya untuk menenangkan kesedihannya yang mengkhawatirkan keadaan keponakannya Noven.


..."Kak ,kenapa wajah kakak memar ?"...


...Tanya Keyla menyadari dari tadi memar di wajah kakaknya Hero....


..."Tidak apa-apa Key ! Eh..Kok kamu bisa kesini ?!"...


...Jawab Hero yang langsung mengalihkan pembicaraan....


..."Papi dan Mami tadi sudah berangkat kerja kak ,makanya aku minta Rosa menjemput ku untuk pergi melihat keadaan Noven"...


...Jawab Keyla yang masih terlihat sedih....


^^^"Key..Maafkan Ayahku ,Ayah tadi yang memukul Hero hingga memar begini"^^^


^^^Ucap Kiris tiba-tiba menghampiri Keyla dan Hero ,karena mendengar pembicaraan mereka yang memang berdekatan.^^^


..."Paman hanya terbawa emosi saat melihat keadaan Noven"...


...Ucap Hero memperjelas....


..."Tidak apa-apa kok Ris ,harusnya kami yang minta maaf"...


...Sahut Keyla tersenyum dan Kiris pun membalas senyuman Keyla....


...----------------...


*▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


..........


Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..


Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .


Jangan ketinggalan berikan Rate 5...


Jangan lupa berikan Vote...


Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..


Wajib Follow Author-Nya..


& budayakan like nya sebelum membaca...


Thank you very much*...

__ADS_1


****************


__ADS_2