Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(8) Penculikan Keyla


__ADS_3

Hari-hari Pun Berlalu Setelah Kejadian Dikantin Terhadap Pemukulan Yang Di Lakukan Tenky.


Saat Sore Di Sebuah Kampus...


Keyla Dan Rosa Tengah Berjalan Keluar Dari Kampusnya Dan Berniat Pulang Karena Jam Kuliahnya Telah Habis.


Ketika Itu Ryan Berjalan Sendiri Menghampiri Keyla Dan Rosa.


"Rosa ,Yuk Ikut Aku Bentar !!" Ajak Ryan tiba-tiba.


"Kemana ??" Rosa pun bertanya.


"Aku Mau Bicara Hal Penting !!" Ucap Ryan menatap iba.


"Ya..Tinggal bicara saja disini" Ujar Rosa simpel.


"Aku Ingin Bicara Empat Mata Denganmu !!" Ucap Ryan dengan melihat kearah Keyla.


Keyla Pun Mengerti Maksud Ryan.


Karena Keyla Tau Ryan Sangat Menyukai Rosa ,Namun Selama Ini Cinta Ryan Bertepuk Sebelah Tangan Karena Rosa Menyukai Pak Dosen Sodos.


"Ya sudah..Aku Duluan Ya !!" Ucap Keyla dengan melambaikan tangan sambil tersenyum.


"Tunggu Key..!!" Teriak Rosa ,namun Keyla tak menghentikan langkahnya.


Lalu Ryan Menarik Tangan Rosa Untuk Mengikutinya.


Keyla Berjalan Seorang Diri Lalu Masuk Ke Dalam Mobilnya Dan Melesat Keluar Kampus.


Namun Tiba-tiba Mobil Keyla Mogok Di Jalan Yang Sangat Sepi.


Keyla Pun Menggerutu Sembari Keluar Mobil.


Dan Seketika Keyla Keluar Dalam Mobilnya Ada Sebuah Mobil Yang Lewat Dan Keyla Pun Menghentikan Mobil Tersebut ,Lalu Mobil Itu Pun Berhenti Didepan Mobil Keyla.


Kemudian Keluarlah Dua Orang Pria Dari Dalam Bangku Penumpang Mobil Tersebut.


Kemudian Dua Orang Tersebut Langsung Memegangi Keyla Dengan Sangat Kuat.


Tak Lama Kemudian Datang Maman Dengan Mobilnya ,Ia Pun Menyaksikan Kejadian Tersebut Lalu Mobilnya Pun Berhenti Dan Maman Langsung Keluar Dari Mobilnya Dan Segera Menghampiri Kedua Pria Tersebut Yang Tengah Memegangi Keyla.


"WOY..Lepaskan Wanita Itu !!" Teriak Maman.


Lalu Salah Satu Pria Tersebut Segera Menghampiri Maman ,Lalu Berkata :


"Kalau kami tak mau ,kau bisa apa ?!!"


Kemudian Maman langsung memukul pria Itu.


"TAP..!!"


Pria Itu Menangkap Tangan Maman Lalu Ia Pun Memukuli Maman Sambil Memegang Satu Tangan Maman.


"Buk..Buk..Buk..!!"


Maman Hanya Mengerang Kesakitan.


"JEBUB..!!"


Pria Itu Melayangkan Dengkulnya Ke Perut Maman Dan Seketika Itu Maman Pun Pingsan.


Keyla Pun Berteriak :


"Maman Sadarlah..!!"


"Hahahahaha..Tidak Ada Yang Bisa Menolongmu Nona Cantik !!" Ujar pria itu dengan mentertawakan.


Lalu Pria Tersebut Melempar Maman Dipinggir Jalan Yang Curam Seperti Berbukit.


Keyla Pun Hanya Bisa Menangis Terisak-isak Seakan Ia Putus Harapan.


Pada Sore Itu Noven Baru Saja Pulang Kerja Dengan Mengendarai Sepeda Motornya .


Namun Di Perjalanan Dia Melihat Seorang Gadis Yang Memberontak Digendong Dua Pria Dan Gadis Tersebut Di Memasukan Kedalam Mobil .


"Apa Itu ?! Mencurigakan ,Aku Harus Mengikutinya!!" Pikir Noven dibenaknya.


Mobil Itu Pun Melesat Pergi ,Kemudian Noven Mengikuti Mobil Tersebut .


Perjalanan Mobil Tersebut Melewati Tempat-tempat Sepi Dan Semakin Jauh Dari Pemukiman Hingga Mobil Itu Pun Berhenti Di Sebuah Rumah Yang Tampak Tidak Terawat .


Lalu Ada Dua Pria Lain Keluar Dalam Rumah Tersebut Mendekati Mobil Itu .


Kemudian Sopir dari Mobil Itu Keluar Dan Membantu Dua Orang Pria Dibelakang Mobil Menggendong Gadis itu Keluar Dan Dan Dimasukan Ke Dalam Rumah Tersebut Diikuti Juga Oleh Dua Pria Tadi.


Dari Kejauhan Noven Menyaksikan itu ,sembari berkata pada dirinya :


"Kok..Gadis Itu Tidak Berontak Lagi Dan Juga Tidak Bersuara ,Mungkinkah Dia Pingsan ?!Aku Harus Cari Tau ,Aku Harus Menyelamatkan Gadis Itu!!"


●~Noven~●


" Bagaimana Caranya Aku Menyelamatkan Gadis Itu?! Tidak Mungkin Aku Menerobos Masuk Begitu Saja Seperti Super Hero!!"


"Lagi Pula Orang-Orang Itu Mungkin Bersenjata !!Kalau Aku Masuk Begitu Saja ,Sama Saja Aku Bunuh Diri"


Aku harus berpikir sejenak...


Ya..Aku sudah mengambil Keputusan..!!


"Ya..Sebaiknya Aku Menunggu Malam Saja Sampai Orang-Orang Itu Tertidur Lelap"


"Dan Aku Akan Menyelinap Masuk Kedalam Lewat Belakang ,Mungkin Saja Ada Pintu Di Belakang"


Ketika Malam Tiba ,Noven Bergerak Menyelinap Masuk Lewat Belakang.


Setelah Mencari Pintu Belakang ,akhirnya Noven Pun Menemukan Jendela ,ia pun Mengintip Dari Kaca Jendela ,ia Melihat Dengan Penerangan Cahaya Lilin Seseorang Wanita Yang Tubuhnya Terikat Disebuah Kursi Kayu Dengan Mulut Tersumpal Dan Tangan Terikat Kebelakang Kursi, Kakinya Juga Terikat.


Lalu Noven Mencoba Membuka Jendela Itu Dengan Memakai Obeng Dan Kunci Peralatan Sepeda Motor Yang Dia Ambil Dari Bagasi bagasi Sepeda Motornya.


Tuk..

__ADS_1


Tuk..


Tuk..


Gadis yang sedari tadi terisak-isak menangis ,tiba-tiba mendengar suara ketukan jendela ,kemudian ia pun menoleh kebelakang.


Tapi yang ia lihat hanyalah gelap dibalik jendela tersebut ,karena diluar jendela memang tak ada penerangan .


Kemudian Terdengar Suara Seseorang Dari Jendela Itu .


"Ssstt....Jangan Bersuara ,Aku Akan Menyelamatkanmu!!"


Tentu Saja Seketika Gadis Itu Pun Merasa Gembira Karena ia Mulai Punya Harapan Untuk Terbebas Dari Penculikan Itu.


Setelah Beberapa Lama Jendela Itu Pun Terbuka Dan Masuklah Seorang Pemuda .


Pemuda Tersebut Membuka Ikatan Sang Gadis Dan Membuka Sempalan Mulutnya.


Gadis Itu Lalu Berkata :


"Ter.....!!" Kata-Katanya pun terpotong ketika pemuda itu memberi isyarat diam.


"Ssst...!!" Desis pemuda itu untuk mengisyaratkan diam ,lalu pemuda itu menggandeng gadis Tersebut.


Kemudian pemuda yang tak lain adalah Noven ,membawa sang gadis keluar dari tempat tersebut ,lalu pergi jauh dari tempat Itu.


Di Perjalanan Keyla Hanya Menangis Terisak Dibelakang Noven Yang Sedang Memboncengnya.


Noven Pun Memberhentikan Sepeda Motor Di Sebuah Angkringan Tempat Makan Yang Ada Di Pinggir Jalan.


Lalu Noven Dan Keyla Masuk Kedalam Tempat Itu Dan Duduk Berhadapan.


Lalu Seseorang Datang Membawa Menu Makanan Di Tempat Itu Dan Menghampiri Noven Dan Keyla.


Lalu Noven Memesan Makanan Dan Minuman Kepada Seseorang Yang Membawa Menu Tersebut.


Noven Pun Melihat Keyla Yang Masih Menangis Tersedu Sedari Tadi Dan Disaksikan Orang-orang Yang Sedang Makan Di Tempat Itu.


Lalu Noven Mengambil Sebuah Tisu Dan Memberikannya Kepada Keyla.


Dan Keyla Pun Mengambil Tisu Tersebut Dan Mengusap Air Matanya.


"Berhentilah Menangis..Aku Takut Orang-orang Disini Memukuliku Karena Mengira Aku Melakukan Sesuatu Kepadamu"


Ucap Noven mengingatkan.


Keyla Kemudian Sedikit Tertawa Mendengar Perkataan Noven Dan Ia pun Berhenti Menangis.


"Kita Aman Disini ,Karena Sangat Jauh Dari Tempat Penculikanmu Dan Tempat Penyekapan Itu..Walaupun Mereka Menyadari Kamu Telah Bebas ,Mereka Tidak Akan Mencarimu Sampai Kesini" Ujar Noven memperjelas kan.


"Maaf Aku Lupa Mengucapkan Terima Kasih Padamu" Ucap Keyla dengan lembat.


"Tidak Usah Sungkan ,Itu Hanya Kebetulan" Ucap Noven tersenyum.


"Terima Kasih Banyak Ya.." Ujar Keyla ramah.


Noven Hanya Membalasnya Dengan Senyum.


Kemudian Pesanan Noven Pun Telah Datang Dihadapannya Dan Keyla.


"Makanlah.." Ujar Noven menyarankan.


Keyla Hanya Diam Melihat Makanan Di Depannya ,Sementara Noven Makan Dengan Lahap.


"Makanan Itu Untuk Dimakan Bukan Untuk Dipandang" Ujar Noven tersenyum.


Keyla Kembali Sedikit Tertawa Mendengar Perkataan Noven.


"Makanan Apa Ini..??" Tanya Keyla heran.


"Itu Nasi Goreng ,Apa Kamu Belum Pernah Memakannya ??" Ujar Noven bingung dengan Keyla yang tak mengenali makanan tersebut.


"Aku Tau Ini Nasi Goreng ,Aku Hanya Belum Pernah Memakan Yang Hijau-hijau Ini" Jelas Keyla yang agak ganjil melihat sesuatu kecil-kecil berwarna hijau.


"Oh..Itu Petai ,Aku Tadi Memesan Dua Nasi Goreng Petai" Noven pun menjelaskan.


"Oh..Bagaimana Rasanya ??" Keyla pun agak penasaran.


"Makanlah..Kalau kamu tidak memakannya ,kamu tak akan tau rasanya !" Ujar Noven membuat Keyla semakin penasaran.


Kemudian Keyla Memakan Nasi Goreng Tersebut Dengan Lahapnya Sampai Habis.


"Boleh Aku Minta Satu Porsi Lagi ??"


Mendengar Perkataan Keyla ,Noven Sedikit Tertawa. Wajah Keyla Tampak Memerah Mendengar Tawa Noven.


Lalu Noven Kembali Memesan Nasi Goreng Petai Satu Lagi ,Kemudian Pesanan Tersebut Datang Dan Keyla Pun Melahapnya Sampai Habis.


"Apa Kamu Kelaparan..?!" Ujar Noven bercanda.


"Hahahahhaa..Mungkin Saja Iya ,Tapi Makanan Ini Sungguh Enak Membuatku Ketagihan" Jelas Keyla dengan polos.


"Kamu Bisa Mempelajari Resepnya ,Untukmu Sendiri" Noven menyarankan dengan tersenyum.


"Ya..Aku Akan Mencari Resepnya !" Ujar Keyla cukup bersemangat.


Noven Pun Tersenyum Lalu Berkata.


"Apa Mereka Tidak Memberimu Makan ?!" Tanya Noven dengan penasaran.


"Mereka Memberiku Makan Tapi Aku Malah Melempar Makanan Itu Dan Mencoba Berlari Keluar Tapi Mereka Menangkap Ku ,Lalu Mengikatku..Aku Pun Berteriak Mereka Pun Menyumpal Mulutku..!!" Jelas Keyla mengingat sewaktu ia ingin kabur dari penyekapan tersebutm


"Apa Mereka Melakukan Itu Padamu..??" Tanya Noven penasaran dengan memicingkan matanya.


"Tidak !!" Jawab Keyla singkat.


"Mungkin Mereka Belum Sempat Saja !" Ucap Noven tersenyum kecil.


Keyla pun memicingkan matanya dengan penasaran "Kenapa Kamu Berpikiran Begitu..??"


"Kamu Begitu Cantik ,Lelaki Mana Yang Tidak Tergoda Padamu..!!" Noven pun memuji dengan jujur.

__ADS_1


"Kamu Bahkan Tidak Melakukan Apa-apa Padaku" Ujar Keyla tersenyum menggoda yang mengingat Noven tidak melakukan hal mesum disaat ada kesempatan.


"Sebentar Lagi ,Aku Akan Melakukannya Padamu !!" Sahut Noven tersenyum nakal.


Mendengar Perkataan Noven ,Keyla Sedikit Ketakutan.


Lalu Noven Pun Tertawa Melihat Ketakutan Keyla.


"Maaf Kalau Aku Menakutimu..Kalau Saja Aku Ingin Melakukannya ,Sudah Dari Tadi Aku Melakukannya Tapi Aku Malah Membawamu Ke Tempat Ini..Tenang Saja Aku Bukan Orang Jahat Kok !!" Jelas Noven dengan tersenyum menenangkan ketakutan Keyla.


Mendengar perkataan Noven ,Keyla pun menjadi tenang dan merasa lega.


"Oh Ya ,Kita Belum Berkenalan Dari Tadi !!" Ucap Keyla mengajak saling mengenal.


"Ya..Padahal Kita Sudah Banyak Bicara" Sahut Noven mengingat mereka sudah terlihat akrab ,namun tak saling mengenal.


Keyla Pun Tersenyum Dan Menyodorkan Tangannya.


"Aku Keyla Gracya Violin ,Panggil Saja Keyla" Ucap Keyla mengatakan namanya.


Noven Pun Menyambut Tangan Keyla Dan Bersalaman Sembari Menyebut Namanya.


"Noven Sahitara..Panggil Saja Noven" Begitu pun Noven memperkenalkan namanya.


"Oh..ya Noven Kamu Kuliah Atau Sudah Berkerja ?" Keyla pun memulai menanyai pribadi.


"Aku Berkerja Sebagai Cleaning Service Di Sebuah Kampus" Jelas Noven terlihat bangga pada perkerjaannya.


Keyla pun kembali bertanya "Oh Ya ,Di Kampus Mana ??"


Noven Kemudian Menyebut Nama Kampus Tempat Ia Berkerja.


"Oh Ya ,Kampus Itu Tempatku Kuliah !!" Seru Keyla dengan cukup terkejut ,mereka dikampus yang sama.


"Benarkah..?! Kebetulan sekali !!" Ucap Noven kaget.


"Tapi Aku Tak Pernah Melihatmu Disana..?!!" Ujar Keyla mengerutkan dahinya.


"Bukan Begitu ,Hanya Saja Orang-orang Disana Tidak Memperhatikan Cleaning Service Seperti Kami !!" Ucap Noven dengan menunduk.


"Tidak Semuanya Begitu ,Buktinya Saja Temanku Yang Merupakan Mahasiswa Disana Dan Juga Kakaknya Yang Merupakan Dosen Dikampus Kami , Malah Bersahabat Dengan Dua Cleaning Service Lainnya" Ujar Keyla mengingat Maman Dan Sodos yang bersahabat dengan tukang bersih-bersih.


"Wah..Benarkah..!! Siapa Dua Cleaning Service Itu ??" Ucap Noven kagum.


Keyla pun menjawab "Kiris Dan Dudung ,Aku Juga Berteman Dengan Mereka"


"Oh Ya ,Kiris Itu Sepupuku Dan Dudung Sahabatku !!' Sahut Noven dengan kebetulan pula.


"Oh Ya ,Kebetulan sekali !!!" Ujar Keyla kagum dengan kebetulan beruntun.


"Tunggu..!! Kau Bilang Tadi Kiris Dan Dudung Bersahabat Dengan Mahasiswa Disana Juga Kakaknya Yang Dosen Dikampus Itu ?!" Noven bertanya dengan mendebarkan.


Keyla pun menjawab "Ya..Kenapa ??"


"Orang Yang Kau Maksud Itu Maman Dan Kakaknya Sodos ??" Sahut Noven langsung.


"Ya Betul..Kamu Mengenalnya ??!" Keyla pun membenarkan dengan terkejut.


Noven pun kembali berkata "Maman Dan Sodos Juga Bersahabat Denganku"


"Kebetulan sekali !!" Ucap Keyla dengan terkejutm


"Jangan-jangan Kamu Pacarnya Orang Jepang Itu Yang Juga Kuliah Disana ??!" Ujar Noven yang mengingat seseorang itu.


Keyla segera menyahutinya "Maksudmu Tenky ?!! Kami Tidak Ada Hubungan Apa-apa"


"Oh Ya ,Kalau begitu kamu benar-benar cewek yang disukai Maman ?!!" Ucap Noven dengan tak mengira.


"Maman Menyukaiku ??" Keyla pun mengulang perkataan Noven.


Noven pun menjawab dengan tersenyum "Ya..Dia Selalu Bercerita Tentangmu"


"Oh.." Sahut Keyla terdiam


Sejenak Mereka Terdiam ,Noven Meminum Kopi Hangatnya Sementara Keyla Meminum Teh Hangatnya.


Kemudian Keyla Juga Bercerita Kepada Noven ,Bahwa Maman Sebelumnya Ingin Menyelamatkannya Namun Ia Dipukuli Dan Dilemparkan Di Pinggir Jalan Yang Curam Seperti Berbukit.


Noven Pun Mengaku Tidak Menemukan Maman ,Ia Pun Berharap Maman Baik-baik Saja.


Noven pun berkata "Apa Kamu Ingin Pulang ??"


Keyla segera menjawab "Sebaiknya Jangan Dulu Pulang !!"


"Kenapa ??" Tanya Noven heran.


"Aku Pikir Penculik Itu Sudah Menyadari Kalau Aku Melarikan Diri Dan Mereka Pasti Sedang Mencariku !!" Ujar Keyla sendu.


"Kalau Begitu Sebaiknya Kita Menunggu Di Kantor Polisi Saja !!" Noven pun menyarankan.


Lalu Noven Dan Keyla Segera Ke Kantor Polisi Terdekat.


Sesampainya Mereka Di Kantor Polisi Tersebut Noven Dan Keyla Melaporkan Peristiwa Penculikan Tersebut.


Dan Ternyata Keyla Memang Sudah Di Cari Polisi Karena Kakaknya Keyla Telah melaporkan Penculikan Terhadap Adiknya Dengan Membawa Maman Sebagai Saksi.


Kemudian Pihak Polisi Segera Menghubungi Kakaknya Keyla.


Dan Noven Pun Telah Memberi Tahu Kepada Pihak Polisi Tempat Penyekapan Tersebut.


Dan Noven Meminta Kepada Keyla & Polisi Untuk Merahasiakan Identitasnya.


Keyla Dan Pihak Polisi Pun Mengerti Menyetujuinya.


Lalu Polisi Bersama Tim-nya Segera Ketempat Penyekapan Keyla Dan Menangkap Para Penjahat Tersebut.


▶TO BE Continued▶


         Tanda: ~●..●~ Bicara Dalam Hati


         Tanda: "..." Berbicara/Suara

__ADS_1


__ADS_2