EVERNA Cincin Api

EVERNA Cincin Api
Peta, Daftar Tokoh dan Daftar Istilah


__ADS_3


Peta dan Panduan bagi pembaca novel EVERNA Cincin Api


Daftar TOKOH


Sthira: Sthira Tarunaga, pemuda pendekar dari Kalingga yang menguasai elemen petir dan jurus-jurus sakti ilmu golok. Penyandang golok mandau besar, Gharma.


Nirya: Nirya Panigara adalah gadis belia dan murid paling berbakat di Perguruan Bayunara, juga pendekar kerambit kembar di Kota Ringidatu, Kerajaan Swarnara.


Gajahmina: Monster separuh gajah, separuh ikan hiu, penjaga Gunung Barkajang.


Rahli Marus: Seorang pria tua, juru kunci Gunung Barkajang.


Badar: Murid pengkhianat Perguruan Bayunara. Diusir dari perguruan namun kembali untuk menghasut para saudara seperguruan lainnya.


Sabailuha: Monster berkepala naga, bercula badak, bertubuh separuh manusia, separuh ular naga. Penjaga Gunung Ratauka.


Sang Mahesa: Nama Mahadewa Trinitas, Vadis di Antapada. Dewa matahari, terang dan segala energi positif.


Sang Angkara: Nama Mahadewa Trinitas, Adair di Antapada. Dewa bulan, kegelapan dan segala energi negatif.


Sang Srisari: Nama Mahadewi Trinitas, Enia di Antapada. Dewi alam, kehidupan dan segala energi netral.


Minata: Pendekar pria muda bermata dwiwarna hijau-biru dan berambut biru, bersenjatakan pedang biru, juru kunci Gunung Ratauka.


Arumi: Arumi Dyahrani, senopati yang sangat diandalkan dalam Armada Jayandra. Piawai sebagai pendekar pengguna busur-panah dan pedang-keris.


Begarwana: Laksamana Armada Jayandra yang amat gagah perkasa, namun terlalu gegabah.


Narendra: Narendra adalah prabu alias Raja Jayandra yang masih belia. Kharismatik namun minim pengalaman dalam intrik-intrik politik.


Galahasin: Mpu Galahasin, penasihat merangkap patih Kerajaan Jayandra. Panjang akal, tindak-tanduknya sulit ditebak.


Dhaka: Dhaka Komodorai adalah pendekar manusia-komodo amat perkasa dari Ras Komodorai. Ia tinggal di Kota Dabongsang, Rainusa Timur sebagai penghubung untuk Raja Rainusa yang tengah dalam pengasingan, yaitu Anak Agung Wiranata. Ia juga adalah Jawara Tiga dalam Geng Dabongsang.


Wiranata: Anak Agung Wiranata, Raja Rainusa yang diasingkan ke Dabongsang akibat penaklukkan oleh Jayandra, dan mendekam dalam penjara di kota itu.


Widuri: Ni Luh Widuri, seorang pemuka agama sekaligus guru ilmu sihir. Ia adalah pemandu bagi Sthira, Nirya dan Arumi di Gunung Idharma.


Barong Berjulukan Singa Suci Dewata, Barong adalah duta Sang Mahesa untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan terang dan kegelapan di Rainusa, bahkan pula seluruh Ranah Antapada. Ia juga adalah juru kunci Gunung Suci, Idharma.


Rangda: Duta Sang Angkara di Rainusa. Ia kalah dan seharusnya sudah tewas pada pertarungan pertamanya melawan Barong, namun Rangda tak bisa mati dan malah menjadi ratu para leak.


Zakuay: Dabongsang Zakuay adalah pemimpin Geng Dabongsang. Ia pendek, gemuk namun diberkahi tenaga dalam Air Hitam dahsyat dan kecerdasan istimewa.


Hurek: Dabongsang Hurek adalah adik Dabongsang Zakuay, Wakil Ketua Geng Dabongsang merangkap Jawara Satu. Ia bertubuh tinggi-besar dan luar biasa kekar, juga menguasai Energi Air Hitam.


Mora: Mora Nggarai adalah Jawara Dua Geng Dabongsang. Ia wanita ahli strategi, bersenjatakan cambuk angin sakti.


Gega: Gega Napalam, Jawara Empat Dabongsang adalah pembunuh gelap yang selalu menutupi separuh wajahnya dengan kain. Ia berhati dengki dan agak sakit jiwa.


Paju: Paju Gulak, Jawara Lima Dabongsang adalah algojo tambun yang jelas lebih mengandalkan kekuatan, keganasan dan kebrutalan saja daripada otak.


Sasanda: Sasanda adalah sosok supranatural yang dianggap dewi oleh penduduk Pulau Sasanda, bagian dari Kerajaan Rainusa. Bidadari cantik ini juga dipercaya sebagai juru kunci Gunung Tubar'e.


Beto'dila: Beto'dila adalah monster siluman buaya raksasa berkaki dan berkepala katak. Monster amfibi ini bersambung jiwa dan berbagi Energi Air Hitam dengan pemimpin geng penjahat, Dabongsang Zakuay. Ialah penjaga Gunung Tubar'e.


Lika: Anak perempuan yang ditolong Dhaka dan terus ikut dengan si komodorai.


Yori: Yori Mbeko adalah pemimpin besar, pemersatu suku-suku di Dhuraga. Gelarnya adalah Sang Yumano. Ia juga merangkap juru kunci Gunung Yamkora.


Aswa: Aswa Rakwar adalah istri dan wakil Yori Mbeko dan Kepala Kota Teminobe. Gelarnya adalah Sang Aronawa. Ia juga merangkap juru kunci Gunung Yamkora.

__ADS_1


Hongke: Hongke Jombe adalah Panglima pasukan Dhuraga, tangannya amat panjang.


Wufabwe: Pria pengerat sagu yang memandu kelompok Sthira di Hutan Apukondao.


Cayari Yumano: Raja cayari. Burung cayari raksasa penjaga Gunung Yamkora.


Cayari Aronawa: Ratu cayari. Burung cayari raksasa penjaga Gunung Yamkora.


Dapu Dapu: Anak laki-laki manusia yang dapat berubah wujud menjadi ikan pesut.


Hasan: Daeng Hasan Alamuddin, nahkoda Kapal Pinissi kelahiran Akhsar.


Hantas: Raja Akhsar yang ambisius, tak seperti ibunya, Ratu Sarinande.


Rai Taksaka: Raja Kerajaan Siluman Watas, sejenis siluman manusia-ular.


Rai Savitri: Istri dan permaisuri Rai Taksaka, juga adalah adik kandung Raja Hantas.


Banoamak: Siluman manusia-babirusa-anoa mantan kepala daerah Hutan Selaksa Boga, kini bertugas sebagai penjaga pintu gerbang rahasia menuju Negeri Watas.


Canirwa: Canirwa Krana, siluman manusia-cendrawasih wanita, kepala daerah Telaga Selaksa Swara di Watas.


Dibu Anam: Komodorai betina, kepala suku komodorai yang tinggal di Gunung Dantonu.


Rambu Anam: Komodorai jantan, putra sulung Dibu Anam.


Thika Anam: Komodorai betina, putri tengah Dibu Anam.


Kiro Anam: Komodorai jantan, putra bungsu Dibu Anam.


Triawarman: Triawarman Taladjan, Raja Kalingga.


Pirimatha: Pirimatha Thifala, Permaisuri Kalingga.


Tanakara: Raja Swarnara yang menjadi salah satu korban letusan Barkajang.


Hang Tajiri: Saudagar terkaya di Swarnara, mungkin juga di seluruh Antapada.


Manikrama: Arya Manikrama, seorang musafir maha kuasa yang sering berkelana antar dunia dan antar dimensi. Salah satu nama lainnya adalah Alistair Kane. 


 


 


Daftar ISTILAH


Antapada: Jazirah di Benua Orien, Terra Everna yang mirip Nusantara dan Asia Tenggara di Bumi. Inilah wilayah kepulauan terbesar di Dunia Everna.


Mandau: Sejenis golok yang umum digunakan di Kalingga. Ukurannya beragam.


Kerambit: Belati bilah melengkung seperti bulan sabit, untuk menusuk atau mengait.


Prana: Prana adalah nama lain dari tenaga dalam atau chakra. Sumbernya adalah energi hayati yang terkandung dalam tubuh setiap makhluk hidup yang disebut aura, juga energi kehidupan dari setiap unsur alam sekitar yang disebut mana. Mana diserap oleh tubuh dan bersama aura diolah menjadi prana. Lalu prana disimpan  dalam aura untuk nantinya dikeluarkan lagi dalam bentuk serangan penghancur, daya pemulih luka, energi pengganti asupan makanan dan lain sebagainya.


Tabib: Sejenis dokter atau dukun medis di Zaman Sihir di Everna.


Ringidatu: Ibukota Kerajaan Swarnara.


Kerlawar: Kera-kelelawar, kera bersayap kelelawar, hewan siluman penghuni hutan di lereng Gunung Barkajang.


Rencong: Belati bilah melengkung, senjata khas dari semenanjung utara Pulau Swarnara.


Mayapada: Nama lain untuk alam semesta dan jagad raya, istilah versi Antapada.

__ADS_1


Vanapada: Nama lain untuk Terra Everna, versi Antapada.


Keris: Belati atau pedang dengan bilah berkelok-kelok (luk), senjata khas dari Jayandra di Jazirah Antapada.


Argoparang: Gunung berapi aktif di wilayah barat Pulau Jayandra, dekat Karuhun, kota ketiga terbesar di Jayandra.


Barkajang: Gunung berapi aktif di tengah wilayah Pulau Swarnara, dekat Ringidatu, Ibukota Kerajaan Swarnara.


Nurbaiti: Kota pelabuhan penyeberangan antara Swarnara dengan Jayandra.


Ratauka: Gunung berapi yang sangat aktif, yang adalah pulau di tengah Selat Pariung.


Pariung: Selat yang menghubungkan Pulau Swarnara dan Pulau Jayandra.


Senopati: Pemimpin pasukan berpangkat setara kapten atau ksatria di Zaman Sihir, dan setara kolonel atau jenderal di Zaman Modern. Membawahi ratusan hingga ribuan tentara. Di Swarnara, sebutannya adalah hulubalang.


Laksamana: Pemimpin alias panglima seluruh armada laut. Pangkatnya setara jenderal di Zaman Sihir, membawahi hingga sampai puluhan ribu hingga jutaan tentara.


Prabu: Sebutan atau gelar raja di Jayandra.


Patih: Sebutan atau gelar perdana menteri di Jayandra.


Wulantra: Ibukota Kerajaan Jayandra.


Megaswari: Gunung berapi yang sangat aktif dekat Wulantra, ibukota Kerajaan Jayandra.


Bayunara: Nama kerambit kembar yang bisa disambung dengan rantai, senjata Nirya.


Gharma: Nama golok-mandau senjata andalan Sthira.


Agninetra: Nama pedang-keris sakti senjata andalan Arumi.


Jalabara: Nama busur sakti senjata andalan Arumi.


Komodorai: Nama tombak berkait andalan Dhaka, juga nama kaum manusia-komodo.


Danurah Ibukota Kerajaan Rainusa.


Idharma: Gunung berapi yang adalah Gunung Suci dekat Danurah, ibukota Rainusa.


Tubar'e: Gunung berapi dengan kaldera tiga warna di tengah-tengah Pulau Sasanda.


Kecak: Sejenis manusia-siluman berbulu serba putih, penjaga labirin Pura Kharayan. Walau tak bisa bicara, mereka memiliki kecerdasan, menyandang pelbagai macam senjata, bahkan menguasai mantra-mantra sihir serangan tertentu.


Leak: Sejenis manusia-hantu berkulit putih pucat, bisa berbentuk utuh seperti manusia, bisa pula berbentuk kepala dengan organ-organ tubuh menggantung di bawahnya bila bentuk manusianya terbunuh.


Leak Rajni: Para leak terkuat yang namanya berarti “putri-putri ratu leak”. Berwujud manusia utuh, tepatnya gadis muda, leak rajni tak perlu berubah wujud menjadi menyeramkan saat bertarung. Bermodalkan kekuatan gaib tingkat atas, satu leak rajni mampu menumbangkan lima sampai sepuluh kecak yang mengeroyoknya.


Yamkora: Puncak tertinggi Pegunungan Sorendo'reri di Dhuraga dan di Antapada. Puncak Yamkora tertutup lapisan putih abadi, yang meredam aktivitas Yamkora yang sejatinya adalah gunung berapi.


Teminobe: Ibukota Dhuraga di masa pemerintahan Yori Mbeko dan Aswa Rakwar.


Cayari: Burung siluman hasil persilangan antara kasuari,  cendrawasih dan ayam. Bila seseorang menatap balik mata cayari yang menatapnya dalam waktu beberapa detik saja, tubuh orang itu akan berubah menjadi batu. Hanya darah cayari yang dapat mengembalikan manusia itu ke wujud semula. Kaum siluman kebal terhadap sihir cayari ini.


Bungo'awe: Tombak rotan sakti, senjata andalan Aswa Rakwar.


Dantonu: Gunung berapi dekat kota pusat perdagangan utama di Negeri Akhsar. Di kaki gunung itu terdapatlah Watas, kerajaan siluman yang terisolir dan tersembunyi.


Pesut: Nama hewan sejenis ikan lumba-lumba yang menghuni laut lepas dekat Akhsar.


Kaunawa: Kota perdagangan terpenting di Kerajaan Akhsar pada masa perang besar.


Hamentane: Ibukota Kerajaan Kalingga.

__ADS_1


Mantikei: Mantikei Labih, istana Kerajaan Kalingga.


Mardani: Kota perdagangan terpenting di Kerajaan Swarnara.


__ADS_2