Gadis Bayaran Tuan Muda

Gadis Bayaran Tuan Muda
Pertama bertemu kembali


__ADS_3

"Ziko......" tiba-tiba ada suara yang memanggil nama Ziko.


Membuat Ziko dan Ayumi sama-sama menoleh secara bersamaan.


Melihat gadis bertubuh seksi dengan rambut yang terurai dan pakaian yang cukup kurang bahan, membuat Ayumi menelan ludahnya dengan kasar. "Apa semua teman wanita Tuan Ziko ini tidak punya pakaian yang benar, selalu saja mereka memakai pakaian kurang bahan," gumam Ayumi dalam hatinya.


Beberapa waktu lalu waktu ada pesta di rumah Ziko juga Evelin dan kedua teman wanita Ziko yang lain juga memakai pakaian kurang bahan, dan ini siapa lagi? Pakaiannya juga sama kurang bahan.


"Rasanya pingin aku tambal....." gumam Ayumi dengan suara pelan.


"Haah, kamu bicara apa gadis oon?" sahut Ziko, yang merasa Ayumi mengatakan sesuatu baru saja.


"Tidak ada tuan," jawab Ayumi singkat.


"Ziko sayang.......!!" suara wanita yang ada di hadapan Ziko dan Ayumi saat ini, sungguh membuat Ayumi kaget. "Sayang?!" hati Ayumi bicara. "Haruskah panggil sayang, dia siapa Tuan Ziko?" sambung Ayumi dalam hatinya.


Wanita itu hendak memeluk tubuh kekar Ziko tapi buru-buru Ziko menghindari pelukan dari wanita itu.


"Aish, jangan sentuh aku....!!" tolak Ziko seraya menatap jijik wanita yang ada di hadapannya saat ini.


Ayumi menahan tawanya, rasanya bahagia sekali Ziko menolak pelukan dari wanita lain terang-terangan di hadapannya.

__ADS_1


"Ziko, apa kamu tidak merindukanku?" tanya Wanita itu dengan mimik wajah manja.


"Merindukanmu?" Ziko tertawa, untuk apa dia merindukan wanita yang jelas tidak ada apa-apa dengan dirinya?


"Ziko, aku tahu kamu dulu itu begitu menyukaiku, lalu mengapa sekarang kamu tidak perduli padaku?" tanya Wanita itu lagi, seraya memanyunkan bibirnya dengan kesal.


"Cinta, aku tidak pernah menyukaimu sama sekali selama, kamu hanya salah paham atau mungkin itu hanya haluan kamu saja," terang Ziko dengan jelas.


Iya wanita yang ada di hadapannya Ziko dan Ayumi ini namanya Cinta, dia adalah teman sekolahnya Ziko waktu SMA, mereka juga cukup dekat tapi hanya sebagai teman saja tidak lebih, tapi lain lagi bagi Cinta, Cinta selama ini menganggap kalau Ziko itu menyukai dia padahal sama sekali Ziko tidak pernah menyukai Cinta.


Cinta dan Ziko juga sudah lama tidak bertemu karena setelah lulus SMA, Cinta langsung di ajak pindah keluar kota oleh kedua orang tuanya, karena papanya Cinta juga di pindahkan kerja jadi mau tidak mau Cinta harus meninggalkan Ziko.


Dan siapa yang menyangka? Kalau dirinya akan bertemu Ziko di mall yang sering kali mereka datangi dulu waktu jaman masih sekolah, bahkan pertemuan hari ini dengan Ziko, Cinta menganggap Ziko itu memang jodohnya.


"Anak baik, kakak pinjam kakaknya dulu ya," kata Cinta, dia mengira Ayumi adalah adiknya Ziko, mungkin karena wajah cantik Ayumi yang begitu imut dan tentunya memang masih belasan tahun juga sih.


"Haah...anak baik," batin Ayumi agak kesal, bagi bisa anak baik? Sedangkan dia adalah istri sah Ziko.


Tiba-tiba Cinta menarik tangan Ayumi agar tangan Ayumi lepas dari genggaman tangan Ziko.


Tapi sayangnya Ziko tidak semudah itu melepaskan tangan Ayumi yang sedang dia genggaman begitu erat.

__ADS_1


"Jangan menyentuhnya!" gertak Ziko, membuat Cinta menatap Ziko dengan tatapan penuh tanda tanya?


"Ziko, kamu kenapa? Dia hanya adikmu kan, dia saja tidak marah," jawab Cinta tidak mau tahu, bahkan dia tidak mau bertanya Ayumi ini siapanya Ziko?


Mendengar pertanyaan Cinta yang semaunya sendiri, membuat Ziko tertawa kecil.


"Ziko, Kitakan jarang sekali bertemu, dan ini adalah pertama kali kita bertemu kembali, ayo ajak aku jalan-jalan!" paksa Cinta yang diiringi rengekan.


"Aish, apasih Cin? Aku tidak punya waktu untuk jalan-jalan denganmu, lagian aku juga sedang jalan bersama...."


"Kita ajak saja gadis ini!" belum sempat Ziko melanjutkan kata-katanya, Cinta terus maksa Ziko agar mau diajak jalan dengan dirinya.


Ziko melihat mata Ayumi, seolah-olah meminta persetujuan dari Ayumi dan Ayumi menganggukkan kepalanya, saat Ayumi setuju akhirnya Ziko menuruti permintaan Cinta.


Kini mereka akhirnya berjalan bertiga dan Ziko enggan di gandeng oleh Cinta, bahkan Ziko tidak melepaskan tangan Ayumi sama sekali.


"Sebenarnya, anak ini siapanya sih? Sepertinya mereka lengket sekali, ah paling juga ponakannya atau saudaranya, tidak mungkinkan Ziko tertarik dengan anak kecil seperti ini?" pikir Cinta dalam hatinya.


Aturan Cinta bahagia bisa jalan dengan Ziko tapi sayangnya kali ini malah merasa menjadi obat nyamuk.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca


__ADS_2