Gadis Bayaran Tuan Muda

Gadis Bayaran Tuan Muda
Dress warna pink muda


__ADS_3

"Masuklah.....!!" sahut Miko dari dalam ruangannya, dan akhirnya pintu ruangannya itu terbuka.


"Hay....."


Suara yang tidak asing itu terdengar cukup nyaring di telinga Miko, Miko pun menoleh ke sumber suara itu.


"Nona Selin," sapanya dengan raut wajah kaget, Miko melihat jam dinding dan itu masih cukup sore. "Bukannya makan malam itu nanti jam 7 malam, kenapa dia datang secepat ini?" batin Miko dalam hatinya.


"Sekertaris Miko," dengan antusias Selin duduk di kursi yang terhalang meja kerja Miko.


"Nona, ini baru jam berapa?" tanya Miko dengan nada lembut.


"Sebelum makan malam, aku pingin jalan-jalan dulu, kamu temanin aku jalan-jalan ya!" pinta Selin, tatapan matanya cukup dalam pada Miko.


Dalam hati Miko, ini apalagi? Semalam bilang makan malam berdua, sekarang jalan-jalan juga, kalau tidak karena calon ponakan aku pasti tidak akan mau menuruti kemauan gadis pakaian kurang bahan ini.


"Tapi Nona..."


"Aku tidak menerima penolakan darimu, kan semalam....."


"Baik-baiklah, kita pergi jalan-jalan, aku bereskan dulu meja kerjaku Nona."


Miko pun tidak bisa menolak ajakan Selin, ia buru-buru membereskan berkas-berkas yang ada di atas meja kerjanya, setelah selesai Miko pun langsung mengajak Selin keluar dari dalam ruangan kerjanya.


"Kita mau kemana?" tanya Miko pada Selin.


"Kita ke mall, pakai mobilmu saja! Mobilku sudah dibawah pulang sama supirku," titah Selin, Selin memang sengaja menyuruh supir pribadinya untuk mengantarnya saja karena ia ingin Miko nanti yang mengatarkannya pulang.


Miko lagi-lagi hanya bisa pasrah, ia pun membukakan pintu mobilnya untuk Selin dan setelah Selin masuk ke dalam mobilnya, Miko juga naik, kini Miko menyalahkan mesin mobilnya lalu membawa mobilnya ke mall yang terdekat dari kantornya.

__ADS_1


Sesampainya di mall, Selin dan Miko turun dari dalam mobil.


"Mari Nona jalan duluan..." titah Miko dengan begitu sopan.


"Memangnya kamu bodyguard aku, kita jalan berdampingan jika perlu kamu gandeng tangan ku biar romantis," dengan senang hati Selin mengulurkan tangannya ke Miko.


Entah Miko harus bagaimana lagi? Karena tidak mau kalau Selin sampai memaksa, ya akhirnya Miko meraih tangan mulus dan ia mengandengnya masuk ke dalam mall.


Sungguh mereka terlihat serasi, bagi orang-orang yang melihat pasti mereka akan beranggapan kalau Miko dan Selin itu sepasangan kekasih.


Selin tersenyum senang, ia bahkan mengajak Miko keliling mall, lalu mengajak dirinya menemaninya berbelanja, kali ini Selin berada di toko dress-dress cantik. "Inilah wanita, mereka tidak jauh dari tempat belanja," batin Miko dalam hatinya.


"Pilihkan satu yang cocok untukku Sekertaris Miko!" pinta Selin, seketika Miko mengangguk pelan.


Miko pun memilih salah satu dress berwarna pink muda dengan model lengan panjang dan tentunya tidak kurang bahan, menurut Miko itu akan terlihat cantik jika Selin pakai nanti.


"Cobalah ini....!!" titah Miko, ia memberikan dress warna pink muda pilihannya.


"Tidak semua lelaki tampan tertarik dengan gadis seksi, mereka juga banyak lebih suka yang kalem dan tentunya pakaiannya tidak kurang bahan," jawab Miko dengan begitu dingin.


Dalam hati Selin, haahh pakaiannya kurang bahan, apa dia itu menyindirku? Jelas-jelas pakaianku cukup seski dan banyak laki-laki yang menyukai penampilanku yang seperti ini.


"Mau tidak? Jika tidak....."


"Baiklah, aku mau akan mencoba dress pilihan darimu."


Selin pun membawa dress pilihan Miko itu ke ruang ganti untuk mencobanya.


Setelah beberapa lama Selin akhirnya keluar dari dalam ruang ganti, Miko pun ternganga tidak percaya melihat kecantikan Selin.

__ADS_1


"Kamu terlihat cantik memakai pakaian ini, daripada pakaian yang kurang bahan yang setiap hari kamu pakai itu," batin Miko dalam hatinya.


Baju berwarna pink muda dengan model dress berlengan panjang, itu menurut Miko sangat cocok untuk seorang Selin, kali ini Selin terlihat begitu menawan.


"Bagaimana apakah aku cantik?" tanya Selin sambil memancarkan senyum manis pada Miko.


"Biasa saja, tapi dress cantik ini cocok untukmu," jawab Miko dengan nada datar dan raut wajahnya terlihat begitu dingin.


Selin tidak perduli, tanpa melepaskan bajunya lebih dulu, Selin melepaskan lebel harganya lalu membawanya ke kasir.


"Kamu mau kemana?" tanya Miko, tanpa sadar Miko memanggil Selin dengan sebutan kamu.


"Bukankah dress ini cocok untukku, maka aku akan membelinya," jawab Selin dan ia berlalu pergi ke tempat kasir.


Setelah selesai, Selin dan Miko melanjutkan jalan-jalan mereka. Hingga waktu menunjukkan pukul 7 malam dan mereka langsung pergi menuju ke restoran untuk makan malam berdua.


Sesampainya di restoran, Selin dan Miko duduk di salah satu meja dan mereka langsung memesan makanan untuk mereka.


"Bukankah itu Miko....."


"Mana?"


"Itu di meja sebelah sana...!!"


"Wahh, kita samperin yuk kesana....!!"


Mereka langsung beranjak dari tempat duduknya, untuk pergi ke meja Miko dan Selin.


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia


__ADS_2