
"Apa mas...?" tanya Ayumi masih dengan raut wajah polosnya.
"Sayang, ayo kita.....!!"
Ayumi menatap lembut raut wajah suaminya, Ziko pun tersenyum lembut melihat tatapan sorot mata Ayumi.
"Kenapa senyam-senyum?" goda Ziko, ia dengan lembut menarik tekuk leher Ayumi hingga mendekat ke dirinya. "Mas, aku mau mandi," kata Ayumi dengan raut wajah yang sudah merah, membuat Ziko sangat gemas.
Padahal mereka sudah sah menjadi suami istri tapi tetap saja Ayumi itu sering kali bersikap sepolos toples, tapi itulah yang membuat Ziko menyukai Ayumi dan enggan jauh-jauh dari istrinya itu.
"Mas yang kenapa? Pagi-pagi sudah godain gadis cantik seperti aku," jawab Ayumi sambil menjulurkan lidahnya.
Tanpa berpikir panjang, Ziko langsung nyosor dan menarik lidah Ayumi dengan kasar.
"Emmhh......" desah Ayumi, ia tidak bisa mengatur nafasnya dengan baik karena Ziko sudah mencium bibirnya panas.
Ciuman Ziko pun mulai di nikmati oleh Ayumi, Ziko memperdalam ciumannya hingga Ayumi semakin merasakan sesak pada nafasnya.
__ADS_1
"Ahhh...uuh...." rintih Ziko, ia melepaskan ciumannya tiba-tiba karena Ayumi mengigit bibirnya dengan kuat.
"Sayang, kenapa kamu mengigit bibirku?" Ziko meranjuk manja sambil memegangi bibirnya yang baru saja di gigit oleh Ayumi.
Ayumi tersenyum kecil, ia senang karena suaminya meranjuk. "Lagian mas membuat aku sesak nafas," jawab Ayumi dengan senyum hangat di sudut bibirnya.
"Kali ini mas tidak hanya membuat kamu sesak nafas sayang, tapi mas juga akan membuatmu lemas tapi enak, mas mau mengairi ladang kamu sayang, biar bibit kita menjadi bibit unggul," ujar Ziko dengan sorot mata mesum.
"Mas tapi aku....."
"Mas tidak perduli." Ziko memotong kata-kata Ayumi, lalu ia langsung memposisikan Ayumi di bawah tubuh kekarnya. "Mas kita membuat keringat berdua istriku!" goda Ziko, dengan lembut Ziko kembali mencium bibir mungil milik Ayumi.
"Sepertinya ukuranya sudah bertambah sayang," Ziko melepaskan ciumannya lalu bibirnya berpindah ke leher jenjang Ayumi. Tangan kekar masih asik berada di dalam sana, merasakan dua gundukan kenyal itu membuat Ziko semakin bergairah.
"Iya semakin bertambah itu semua karena perbuatan kamu mas," sahut Ayumi dan benar ini semua perbuatan suaminya, karena dari dulu Ayumi tidak pernah di sentuh oleh laki-laki lain manapun.
Ziko tersenyum bangga, karena benar yang dikatakan oleh istrinya perubahan tubuhnya ya karena perbuatan dirinya.
__ADS_1
Ziko terus bergerilya, ia juga mulai melepaskan satu persatu kancing baju milik Ayumi. Hingga dua gunung kembarnya jelas terlihat, Ziko pun langsung mengarahkan bibirnya ke dua benda itu, iya itu adalah dua benda yang selalu menjadi area kesukaannya.
Pergulatan demi pergulatan semakin panas, hingga keduanya saling menikmati dan milik Ziko dan Ayumi sudah menyatu di dalam sana. Hingga beberapa lama, akhirnya mereka berdua sama-sama mencapai puncaknya.
Ziko yang merasa sangat lelah, ia langsung merebahkan tubuhnya kembali, sedangkan Ayumi langsung beranjak dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Pagi hari yang begitu indah, setelah kemarin mengelar sebuah pernikahan mewah, dan pagi ini mereka benar-benar menikmati menjadi pengantin baru, ya biarpun Ayumi sudah dalam kondisi berbadan dua, itu tidak masalah bagi Ziko.
Setelah beberapa lama Ayumi selesai mandi, Ziko juga bergantian untuk mandi.
Kini setelah selesai berdandan cantik dengan dress warna pink yang Ayumi kenakan, make up yang natural, dan Ziko juga sudah tampan dengan kemeja warna birunya, mereka pagi ini siap untuk pulang ke rumah.
Ziko dan Ayumi keluar dari dalam kamar hotel mereka.
"Pengantin baru....!!" panggil seseorang.
Bersambung
__ADS_1
Terimakasih para pembaca setia