Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 21_Afika Yang Manja


__ADS_3

Paginya di rumah Arya terjadi drama baru berjudul Istri Hamil Tak mau di tinggal kerja..Arya hanya bersabar..dia tak boleh terpancing emosi akibat hormon kehamilan Afika.


"Huhuhu..jangan pergi..hiks..aku nggak mau di tinggal..huhuhu"


"Afika aku hanya sebentar..jangan menangis ya..?"


"Hiks..huhuhu jangan pergi..huwaaaa kamu jahat...kalau kamu pergi aku juga pergi dari rumah ini huhuhu"


"Hey jangan dong.. baiklah.. baiklah aku tidak pergi..sudah jangan menangis lagi ya..?"


"Benar..hiks..?"


"Iya..senyum dong"


Afika tersenyum..Arya menghapus air mata juga ingus Afika..dia gemas melihat hidung Afika yang merah..lucu.


"Temani aku menonton"


"Baiklah ayo.. senyuman nya mana..?"


Afika tersenyum malu-malu..dia menjadi sangat lengket dengan Arya..dia tak mau di tinggal barang sebentar saja.


Mereka menuju ruang keluarga untuk menonton..Arya tidak ke kantor sesuai janjinya..dia tau Afika sangat ingin di manja..itu juga kemauan anaknya.


"Mau nonton apa hm..?"


"Musang biru berkumis" jawab Afika bersemangat.


Arya tersenyum..aneh menonton acara kartun tapi demi Afika dia rela melakukan hal yang sama sekali tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

__ADS_1


"Baiklah.. sebentar aku ambil remot nya "


Mereka menonton dengan tenang..Afika tertawa dan membuat Arya tersenyum senang..Afika sangat manja dia suka..inilah yang dia nanti-nanti selama ini.


"PAMAN...PAMAN DIMANA..?"


Afika merengut tak suka..pasti Kevin ke sini ingin mengambil Arya darinya.. Afika langsung merapatkan pelukan nya pada Arya.


"Aku tidak suka Kevin..dia pasti ingin mengambilmu dariku"


"Tenang saja aku hanya milikmu"


"Benarkah..?"


"Iya Fika"


Afika semakin memeluk Arya erat..Arya suka Afika posesif padanya..rasanya cintanya berbalas..dia bahagia.


"Bibi..jangan tamak dia juga pamanku"


"Aku tidak peduli Arya suamiku..kau tak boleh dekat-dekat dengan suamiku..pergi sana"


"Bibi aku tidak mau..dia itu paman ku sejak kecil aku sudah bersamanya..kau tidak boleh tamak bibi..geser"


"Tidak mau..Aryaaa..Kevin mengganggukuku"


"Kevin..duduk di sana..jangan mengganggu bibimu" ucap Arya tegas sambil mengelus kepala Afika.


Kevin tak percaya..dia masih keponakan Arya kan..kenapa sekarang pamannya bahkan tak mau berbagi tempat.

__ADS_1


"Paman..paman jahat..aku mau duduk di sini di dekatmu titik"


"Baiklah..duduk saja...Afika ayo ke kamar"


"Paman..."


#Skip......


Felly kesal karena hidup Afika tidak menderita bahkan Afika sekarang berpacaran dengan Arya..dia tak suka..dia tak terima..akan dia rebut yang seharusnya menjadi miliknya.


"Sial..aku tidak mau kalah dari Afika..sial..sial..sial.."


Felly mengajak ayahnya untuk mendatangi kediaman Arya..dia akan merebut Arya lagi..dia tak terima Afika mendapatkan perlakuan bak putri raja.


"Ayah hiks..Felly mau Arya kembali... Afika merebut segalanya dari Felly yah..hiks..bantu Felly yah"


"Kau tenang saja..ayah akan membantumu kembali pada Arya..ayah juga tak mau anak sialan itu mendapatkan keuntungan dari masalah ini"


"Terimakasih ayah..ayo kita ke rumah Arya yah..Felly tidak sabar"


"Baiklah ayo"


Mereka menuju kediaman Arya..dia di sambut oleh beberapa pelayan sebelum masuk ke dalam..mereka di suruh menunggu di depan gerbang sebelum mendapatkan ijin dari Arya.


"Tuan ada tuan Wiguna dan anaknya nona Felly"


"Suruh masuk"


"Baik tuan"

__ADS_1


Arya kembali ke kamarnya dia mau memberitahu Afika bahwa ayahnya ada di sini..apakah Afika mau menemuinya atau tidak jika tidak maka akan dia usir mereka.


__ADS_2