Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 49_Berita Bahagia


__ADS_3

"Maaf sayang"


"Kau kenapa Arya?"


"Maaf..kau sakit karenaku..maafkan aku sayang"


"Hey ini bukan salahmu Arya"


"Tapi kau sakit Afika..dan ini karena aku yang selalu membuatmu begadang setiap malam..maafkan aku sayang"


"Arya sebenarnya aku hamil"


Deg......


Arya mematung seketika setelah mendengar kata-kata Afika..apa ada ka bilang tadi..hamil..benarkah..berarti Arika akan mempunyai adik..ah bahagianya.


"Benarkah Afika?"


"Iya Arya..aku hamil"


"Arghhhh terimakasih Afika..aku mencintaimu"


Arya memeluk Afika erat..dia senang..dia bahagia..dia akan menjadi ayah lagi untuk anak keduanya


"Kenapa baru memberitahu ku hm?"


"Kejutan hehe"


"Kau nakal.. bagaimana jika terjadi sesuatu pada mu dan anak kita hm..aku tidak akan pernah memaafkan diriku sendiri sayang"


"Aku bisa menjaga diruku Arya..tenang saja"


"Bagaimana kalau besok ke dokter?"

__ADS_1


"Boleh..tapi ajngan ajak Arika aku Tidka mau dia di rumah sakit karena tidak bagus untuk anak kecil"


"Of course sayang..sekarang tidurlah"


#Di tempat lain....


"Benarkah pah..kau tak bercanda kan?"


"Benar Farah..anak kita sudah ketemu..dia ada di dekat kita selama ini"


"Syukurlah pah..dimana ekarang dia pah?"


"Besok akan papah bawa kau menemui nya"


"Terimakasih papah"


Farah tak sabar menunggu hari esok tiba..dia Tidak bisa menunggu lagi untuk bertemu dengan Kania anaknya yang telah lama hilang.


Malam semakin larut Farah tak kunjung memejamkan matanya karena saking senangnya ingin bertemu anaknya yang seudah sangat lama dia tunggu kedatangannya.


Paginya Farah sudha bersiap sejak subuh tadi..dia sangat antusias ingin segera bertemu Kania anaknya yang telah terpisah begitu lama.


"Pah..ayo cepat..mamah sudah tidak sabar"


"Astaga mah..sabar..mereka juga pasti sedang sibuk di rumahnya"


"Mamah sudah tidak sabar pah..cepatlah"


"Sabar mah..jangan begini..dia belum tau jika dia mempunyai keluarga kandung selain keluarga yang saat ini menemaninya"


#Skip>>>>>>>


Afika dan Arya menuju rumah sakit untuk mengecek kandungan Afika..mereka memang tidak menunda keham karena lebih cepat lebih baik maka dari itu jika mereka tengah bermain tidak akan menggunakan pengaman atau meminum pil KB penunda kehamilan.

__ADS_1


"Kandungan istri anda baik-baik saja tuan..usianya baru menginjak 5 Minggu jadi jangan beraktivitas yang berat dulu nona karena masih sangat rawan keguguran..saya akan meresepkan obat penguat kandungan juga vitamin untuk anda"


"Terimakasih dokter"


Selesai memeriksakan kehamilan Afika kini Arya dan Afika memilih pulang karena jujur mereka sudah rindu dengan Arika yang saat ini mereka titipkan pada tuan Bagas.


Afika tak ingin menyewa jasa pengasuh karena dia ingin mengurus anaknya sendiri paling jika repot dia akan meminta pelayan khususnya untuk membantu sedikit.


Sampai di kediaman Arya..mereka turun dan berjalan beriringan masuk kedalam rumah..Arya selalu sigap menjaga Afika sepenuh hati.


"Ayah..kami pulang"


"Oh kalian sudah pulang.. bagaimana hasilnya?"


"Positif ayah..5 Minggu"


"Hahahah ayah sangat senang..rumah ini akan ramai tangis bayi nantinya.. terimakasih Afika.. terimakasih"


Mereka memutuskan untuk berkumpul dan mengobrol sejenak itung-itung Q-Time keluarga.


"Permisi tuan Arya ada tamu untuk anda"


"Persilahkan masuk"


"Baik tuan"


Arya bangkit dari duduknya dan mengajak semua keluarga nya untuk menyambut kedatangan tamunya yang special.


"Ayo kedepan..aku ada kejutan untumu..ibu juga di sana"


"Kejutan apa Arya?"


"Rahasia"

__ADS_1


__ADS_2