Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 52_Mulai Bergerak


__ADS_3

Arya keluar dari ruang kerja tuan Bagas..dia menuju kamar nya dan menghubungi seseorang untuk melakukan sesuatu pada dua cecunguk itu.


"Lakukan perlahan tanpa di ketahui siapapun"


"....."


"Baiklah"


Setelah sambungan telepon terputus Arya kembali ke kamarnya..dia merindukan istri kecilnya..Afika..ya istri kecilnya itu selalu saja membuatnya tak bisa jauh darinya.


"Afika"


"Arya kau sudah selesai?"


"Sudah..kau mau istirahat?"


"Iya..perutku mual..kepalaku pusing"


"Baiklah biar aku pijit..kau tidurlah"


"Terimakasih suamiku"


Arya hanya tersenyum..dia dengan senang hati melayani sang istri tercintanya..dia tak akan pernah bosan memberikan pelayanan terbaik nya pada Afika.


"Kau mau berlibur tidak?"


"Berlibur?"


"Iya..mau tidak?"

__ADS_1


"Boleh.. kemana?"


"Terserah kau saja..kau mau kemana"


"Hmmmm.. bagaimana kalau ke puncak?"


"Puncak..boleh juga"


"Terimakasih Arya-ku"


Arya tersenyum mengelus kepala Afika..Afika senang di manjakan oleh Arya..rasanya seperti ratu..dia suka sentuhan Arya yang begitu lembut.


#Skip.......


Tuan Bagus mulai melakukan pergerakan karena tak mau menunda lagi..jika sampai Arya atau Bagas bertindak maka habislah dia saat itu juga.


"Lakukan hari ini juga aku tak mau mendengar kegagalan"


Tuan Bagus tak mau jika sampai rencana kali ini gagal..dia sudah menunggu lama untuk membalaskan kematian wanita tercinta nya.


"Aku tau kau tak suka jika aku begini tapi aku tak rela kau mengorbankan dirimu hanya untuk anak dari si brengsek itu..maafkan aku tak bisa berbuat apa-apa saat itu"


Tuan Bagas bergegas menuju kediamannya yang dulu..dia kembali lagi setelah lama bersembunyi dari pihak kepolisian..bisa di katakan bahwa tuan Bagus ini pengecut.


#Malamnya.......


Malam telah tiba kini waktunya memulai rencana menghabis Keluarga Bagas..dia sudah sangat dendam dengan Bagas dan keluarga nya.


"Kita berangkat sekarang"

__ADS_1


"Baik tuan"


Mereka menuju lokasi dimana Arya dan keluarganya berlibur..satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di puncak dimana Keluarga Bagas berada.


"Bersiaplah..jangan sampai ada yang tersisa"


"Mengerti bos"


Tuan Bagus menyeringai senang karena dia pikir hari ini dendamnya akan terbalaskan tanpa sepengetahuan nya ternyata pihak Arya sudah lebih dulu mengelabuinya..dia masuk jebakan Arya dan taun Bagas.


#Di Dalam Villa...........


Sementara di dalam villa Arya dan yang lainnya sudah bersiap..Afika beserta keluarganya sudah di beritahu bahwa akan ada penyerangan malam ini..awalnya kaget namun sewkah di beritahukan apa yang harus mereka lakukan akhirnya mereka paham dan bersiap.


"Afika kau bawa Arika ke ruang bawah tanah jangan keluar sebelum ku panggil..ingat sebelum kupanggil jangan keluar kau mengerti?"


"Tapi kau dan ayah bagaimana?"


"Tenang saja..kami sudha bersiap dan terlatih"


"Afika..jangan panik Arya dan kami akan baik-baik saja..kau menurutlah dengan kata-kata Arya..ayah jamin Arya tidak apa-apa"


"Baiklah..jaga diri kalian baik-baik"


Afika pergi di antar arya..dia sementara bersama Maya, Arika,Bu Ratna juga Bu Farah..Afika dan yang lainnya hanya bisa berdoa demi keselamatan para laki-laki.


"Apa kalian siap bertarung?" tanya tuan Bagas.


"Siap" jawab ketiganya serempak juga para anak buah Arya yang berjaga di dalam vila.

__ADS_1


"Baiklah hancurkan siapapun yang ingin menghancurkan keluarga kita..jangan beri ampun"


Mereka keluar dengan perlahan..para anak buah tuan Bagus sudah hampir mendekati gerbang vila dan siap menyerang namun belum sampai di gerbang mereka sudah terjatuh ke tanah dan tewas seketika.


__ADS_2