Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 75_Kembali Tenang


__ADS_3

Setelah kematian Luci, Keluarga Dirgantara kembali tenang tak ada lagi musuh yang mengusik ketenangan keluarga Dirgantara..bukan tak ada lagi namun belum ada yang bergerak lagi..mungkin menunggu pengamanan Arya sedikit lekang.


"Afika aku ke kantor dulu ya..ingat jangan kemana-mana tanpa pengawasan" ucap Arya mengingatkan.


"Iya Arya.. hati-hati"


"Baiklah..hey anak cantiknya papah.. papah berangkat dulu ya..jangan nakal di rumah cup..cup"


Arya berangkat setelah mengecup Afika dan Arika..Arya merasa kehidupannya sekarang sudah lebih nyaman dari sebelumnya..dia maish tetap waspada dan tak mau memberikan celah pada orang yang tak suka dengannya.


Masih banyak Luci Luci lain di luaran sana yang belum terlihat..Arya tidak mau terjadi sesuatu ataupun kecolongan hingga membuat keluarga kecilnya dalam bahaya.


Sampailah Arya di kantor..hati ini Arya ada meeting dengan rekan bisnisnya dari negara tetangga.. sebenarnya jadwal sesungguhnya Arya harus melakukan perjalanan bisnis untuk membahas mengenai kerjasama pembangunan proyek resort di negara tetangga.


Arya tak mau jauh-jauh dari keluarga nya karena takut jika dia tak ada maka musuh akan dengan mudah muncul dna mengincar keselamatan orang-orang yang dia cintai..meskipun ada tuan Bagas dan tuan Anton tapi Arya lebih percaya jika dirinya sendirilah yang melindungi keluarga nya.


Bukannya Arya tidak percaya dengan orangtuanya juga mertuanya tapi dia lebih percaya pada dirinya sendiri dalam urusan menjaga Afika dan Arika.

__ADS_1


Kembali ke kantor........


"Selamat pagi tuan" sapa Adrian.


"Pagi Yan..jam berapa tamu kita datang?"


"Sekitar jam 10 tuan..tuan bisa mengecek beberapa dokumen dulu sembari menunggu tamu kita"


"Baiklah..kabari aku jika tamunya sudha sampai"


Adrian kembali ke ruangannya sambil memeriksa dokumen yang belum sempat dia periksa karena tidak memiliki cukup waktu sejak kemarin.


Arya juga sama dengan Adrian..dia memriksa beberapa dokumen penting yang belum sempat dia periksa..akibat terlalu fokus pada keluarganya Arya sempat menelantarkan pekerjaan nya selama beberapa hari.. tidak masalah asalkan Keluarga nya tetap aman.


"Wow ternyata pekerjaan ku menumpuk..hahah lucu sekali tidak pernah sebelumnya menelantarkan pekerjaan sebanyak ini..tapi demi keluarga ku aku rela asalkan mereka tetap aman"


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat..jam sudah menunjukkan pukul 10 kurang lima menit..Arya sudha bersiap untuk melakukan pertemuan juga menyambut kedatangan tamu dari negara tetangga.

__ADS_1


Tak berapa lama tamu yang Arya tunggu telah datang..Arya bergegas menuju ruangan meeting dengan di ekori Adrian di belakangnya..dia tak mau meeting jika Adrian tak ada di sisinya karena hanya Adrian yang tau kemauannya.


"Selamat pagi menjelang siang Mr.Neureus" sapa Arya ketika sang tamu telah tiba di ruang meeting.


"Selamat pagi juga tuan Arya..maaf membuat anda menunggu" ucap Mr. Neureus


"Sialhkan duduk Mr, Mrs__"


"Sonya..saya Sonya sekertaris Mr.Neureus"


"Ah..ya..silahkan duduk"


Akhirnya mereka semua memulai rapatnya.. pembahasan kali ini lebih santai karena Mr.Neureus selalu menggoda Arya dengan meninggikan sekertaris nya..tapi dasar Arya tak pernah mau berhubungan dengan wanita lain selain Afika dia hanya cuek tak perduli.


"Baiklah saya percayakan proyek ini pada perusahaan anda Mr.Neureus..senang bekerjasama dengan anda" ucap Arya setelah terciptanya kesepakatan di antara mereka.


"Ya saya juga senang bekerjasama dengan perusahaan anda tuan Arya..kalau begitu saya dan sekertaris saya pamit undur diri.. terimakasih telah meluangka waktunya untuk kami"

__ADS_1


__ADS_2