
Setelah kejutan ulang tahun Afika selesai dan Afika juga sudah tau tentang Tasya yang memang tidak banyak orang tau.
Awalnya Afika marah pada Arya dan mendiamkan nya selama beberapa hari tapi setelah di rasa cukup akhirnya dia kembali lagi menempel pada Arya.. apalagi ketika tau bahwa selama menjalankan misinya Arya begitu tersiksa karena harus menjauh dan memasang batas sampai waktunya tepat.
Hal itu semakin menumbuhkan rasa cinta nya pada Arya..dia benar-benar telah salah karena telah berfikir macam-macam pada Arya.. perasaannya juga jadi lebih sensitif karena hormon kehamilan nya..tapi Arya memahami semua itu karena dia belajar dari kehamilan Afika yang pertama.
"Arya aku mau ice cream" rengek Afika menunjuk-nunjuk lengan Arya.
"Ice cream..mau rasa apa tapi jangan kebanyakan ya nanti baby nya sudah keluar"
"Rasa keju"
"Hah..sayang kamu jangan aneh-aneh deh..mana ada ice cream rasa keju hm..yang lain aja ya?"
"Tapi aku maunya itu hiks"
__ADS_1
"Eh..ko nangis sih..gini sayang..yang ada itu cuma rasa vanilla,coklat,juga rasa buah-buahan"
"Ya udah rasa salak"
"Hah..sayang mana ada rasa salak..coklat aja ya gimana?"
Afika diam tapi matanya berkaca-kaca menyiratkan kekecewaan karena tak bisa menikmati ice cream sesuai keinginannya..dia seolah-olah menjadi wanita yang paling tersakiti terbukti dari isakan yang pilu di telinga dan itu membuat Arya gelagapan karena jika keluarganya tau bisa habis dia di keroyok.
"Sayang jangan gini ya..ayo kita ke pabriknya aja gimana, kamu minta sendiri deh rasa yang kamu mau ya tapi jangan nangis lagi hm..aku nggak mau nanti baby sedih"
Setelah mendapatkan bujukan dari Arya yang memiliki kesabaran lebih akhirnya Afika mau menerima saran dari Arya dan mendatangi pabrik ice cream nya secara langsung untuk request ice cream yang dia inginkan.
"Hey nggak lah sebelum istriku ini mendapatkan apa yang dia mau..baiklah bersiaplah agar lebih fresh dan makin cantik"
"Emang mukaku jelek ya..aku nggak cantik lagi..hiks kamu jahat huwaaaaaaa"
__ADS_1
"Eh..b..bukan sayang..bukan gitu maksudnya..lihat deh kan kamu habis nangis sayang jadi mata kamu sedikit bengkak..kamu emang mau di kira punya mata yang masuk angin?"
"Mata masuk angin..apa itu hiks"
"Lihat nih..bener kan mata kamu masuk angin?"
"Ko muka aku jadi gini sih hiks..aku makin jelek huhuhuhu..kamu sih bikin aku nangis terus kan jadi jelek muka aku..kamu sengaja kan bikin aku jadi jelek gini biar kamu bisa selingkuh iya kan..hiks..jahat.. huhuhuhu"
Arya benar-benar di buat melongo mendengar kata-kata Afika..astaga dia lagi sensitif ternyata..huuuuhhh sabar Arya sabar..ibu hamil memang begini mood nya..kau jangan terpancing kalau tidak habis lah kau.
"Sayangku.. cintaku..udah ya jangan nangis lagi jadi nggak ke pabrik ice cream nya hm..katanya pengin makan ice cream..ayo udah ya kamu iti sangat cantik dan seksi di mataku..mau buktikan?"
"Apa buktinya?"
"Ayo ke kamar kita buktikan sendiri bahwa kamu itu sangat cantik..lebih cantik dari Miss world sendiri..tidak ada duanya sayang"
__ADS_1
"Gombal..huh"
Afika melayang mendapat pujian dari Arya..dia benar-benar berubah lagi mood nya.. lihatlah pipinya merona, bibirnya berkedut menahan senyum.. benar-benar menggemaskan.