Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 77_Tidak Akan Menyerah


__ADS_3

Seminggu setelah pertemuan di restoran Tempo hari Arya memutuskan kerjasama dengan perusahaan tuan Neureus karena di anggap tak sopan dan telah membuat Arya murka.


Tuan Neureus sangat kelabakan karena pemutusan kerjasama sepihak yang Arya lakukan..dia mencari-cari informasi mengenai pemutusan kerjasama itu dan akhirnya dia tau sang sekertaris telah membuat Arya murka.


"Sonya kau tau tuan Arya sudah memiliki istri dan anak?" ucap tuan Neureus dingin.


"Maaf tuan saya tidak bermaksud begitu"


"Saya tidak mau tau bagaimana pun caranya kau harus mendapatkan kerjasama itu lagi..awas jika kau membuat tuan Arya murka lagi aku tidak akan pernah segan untuk mengirim mu ke Amazon"


"Jangan tuan..maaf..maaafkan saya,saya akan berusaha untuk mendapatkan kerjasama itu lagi saya janji"


"Pergi sebelum saya benar-benar menghajar mu"


Akhirnya Sonya meninggalkan ruangan tuan Neureus..dia memesan tiket untuk kembali ke Jakarta dan menemui Arya lagi untuk wmmbahas mengenai kerjasama yang semoat terputus karena ulahnya.


"Bagaimana pun caranya aku harus mendapatkan kerjasama itu lagi..tunggulah Arya kau pasti akan ku taklukkan,aku tidak akan menyerah semudah itu Arya..tunggulah saat dimana kau benar-benar menjadi milikku seorang"


Sonya tidak percaya jika Arya tidak pernah tergoda akan kemolekan tubuhnya..dia akan berusaha keras untuk mendapatkan Arya bila perlu dengan cara licik sekalipun..Arya harus menjadi miliknya karena dia sudah sangat lama menantikan Arya untuk menjadi miliknya.


2 jam perjalanan udara Sonya lewati..dia dengan sabar menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan rencananya..dia tak mendengarkan ucapan tuan Neureus yang telah memperingatkan dirinya agar tidak membuat Arya murka lagi.. seperti nya memang Sonya bermuka tembok dan berotak batu jadi tidak bisa membedakan peringatan dan perintah.


#Skip..........


"Permisi tuan"

__ADS_1


"Ya masuk"


"Maaf tuan di bawah ada nona Sonya dia ingin bertemu dengan anda"


"Sonya?"


"Sekertaris tuan Neureus"


"Oh..mau apa dia ke sini bukannya kita sudah tak memiliki kerjasama lagi Adrian?"


"Benar tuan tapi katanya dia ingin bertemu dengan anda"


"Suruh dia masuk"


"Baik tuan permisi"


'Sebentar lagi aku akan menjadi nyonya Dirgantara dan kalian akan ku pecat karena telah melihatku seperti itu'batin Sonya menghalu.


"Mari nona ikut saya" ucap Adrian datar.


"Ya"


Sonya mengikuti langkah Adrian menuju ruangan Arya..tak berapa lama kemudian mereka telah sampai di depan ruangan Arya..Adrian memberi isyarat agar Sonya menunggu sebentar.


"Permisi tuan"

__ADS_1


"Masuk"


"Permisi tuan..nona Sonya sudah menunggu di depan"


"Suruh dia masuk dan kau tetap di sini"


"Baik tuan"


Adrian membuka pintu ruangan Arya dan menyuruh Sonya masuk..Sonya langsung masuk dan duduk di hadapan Arya..dia memasang wajah manis namun membuat Arya muak ingin menginjak wajahnya.


"Selamat pagi menjelang siang tuan Arya"


"Ya..ada apa kemari?"


"Ehem..bisakah kita bicara berdua saja tuan?"


"Tidak atau pergi dari sini..saya sibuk"


"Tapi tuan ini masalah__"


"Katakan atau pergi"


"Huh..baiklah..tuan saya minta maaf soal kejadian waktu itu..saya tidak bermaksud menggoda tuan hanya saja naluri saya sebagai wanita yang membuat saya bersikap lancang seperti itu"


"Lalu?"

__ADS_1


"Saya hanya berharap anda mau mengembalikan kerjasama antara perusahaan anda dengan tuan Neureus saja tuan..saya siap menjadi asisten anda atau melakukan apapun untuk anda..saya sangat siap tuan"


Arya benar-benar emosi dengan ucapan Sonya..apa maksud nya siap melakukan apapun untuk nya.. benar-benar murahan..cih.


__ADS_2