Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 24_Jauhi Dan Tinggalkan Arya


__ADS_3

Hari ini Arya ada perjalanan bisnis ke kota sebelah..dia sebenarnya tak ingin pergi karena tak mau membiarkan Afika sendiri di rumah meskipun ada Kevin dan para pelayan.


"Aku pergi dulu ya..nanti sore sudah pulang lagi kok..jangan nakal di rumah jadi mama yang baik buat anak kita mengerti..?"


"Iya papa..mama janji akan jadi mama yang terbaik..papa hati-hati jangan nakal di sana"


"Haha baiklah kalau ada apa-apa langsung hubungi aku ya..Kevin jaga bibimu baik-baik kalau sampai ada yang lecet bersiaplah menerima akibat nya"


"Astaga Paman..bibi itu bukan barang pecah belah yang harus di perhatikan..bibi juga pasti tau mana yang baik dan tidak..tenang saja aku akan menjaganya dengan sepenuh hati"


"Terserah..jaga bibimu aku pergi dulu..kamu hati-hati ya di rumah"


"Iya papa cepat pulang"


Arya masuk ke mobil setelah memberikan kecupan di bibir dan perut Afika..Kevin hanya menggigit jari melihat keromantisan paman dan bibi nya.


#Skip.....


Tuan Wiguna dan Felly tak menyerah sampai di situ saja..mereka masih menyusun rencana untuk bisa mendapatkan Arya kembali karena Arya adalah sumber uang mereka.


"Ayah kapan aku bisa kembali bersama Arya..aku tidak rela yah jika Afika yang menjadi nyonya Dirgantara"


"Bersabarlah..ayah sedang usahakan..kita ke rumah Arya saja..kita bicarakan lagi dengan dia dan keluarganya bagaimana..?"

__ADS_1


"Baik yah..ayo sekarang saja jangan lama-lama".


Wiguna dan Felly menuju kediaman Arya..mereka sangat percaya diri jika Arya mau kembali lagi bersama Felly..mereka juga akan membuat perhitungan dengan Afika.


Sampailah mereka di rumah Arya..mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam..mereka di sambut pelayan rumah Arya.


"Ada yang bisa saya bantu tuan..?"


"Apa Arya ada..panggilkan ayah mertuanya ingin bertemu"


"Maaf tuan..tuan Arya sedang tidak di tempat.."


"Lalu siapa yang ada di rumah ini..aku mau bertemu ada sesuatu yang penting"


Pelayan itu masuk ke dalam setelah mempersilahkan tamunya duduk..pelayan itu menuju taman belakang..Afika dan Kevin sedang menanam bunga di taman belakang.


"Kevin bukan seperti itu..kau ini sudah ku ajari masih saja bodoh"


"Bibi aku kan masih pemula..wajarlah"


"Hishhh cepat perbaiki lagi"


"Iya..iya"

__ADS_1


Pelayan datang dan mengatakan ada tamu di luar..Afika dan Kevin menemui tamu itu..Kevin dengan setia mendampingi bibinya..amanah sang paman adalah tetap di sisi bibinya dan jangan meninggalkan nya sendiri kecuali di kamar.


Saat Afika melihat tamunya seketika tubuhnya menegang..dia tak menyangka akan bertemu dengan ayah dan saudarinya..Arya tidak di rumah tapi ayahnya bersama Felly datang..ada apa ini..mau apa mereka.


"Tuan Wiguna..nona Felly" dapa Afika dengan raut wajah tenang.


Dia duduk di hadapan tamunya bersama Kevin di sebelahnya..Kevin tau siapa dua orang itu..dia mencibir tamunya.


"Cihh tidak tau malu" cibir Kevin jijik melihat dua orang itu.


"Afika ayah hanya ingin mengatakan jauhi Arya dan tinggalkan dia karena Arya itu masih tunangannya Felly saudarimu"


Afika hanya mendengarkan dengan tenang..datang hanya untuk mengatakan hal begitu saja.. benar-benar membuang waktunya.


"ADA HAK APA KAU MENGATAKAN ITU PADA MENANTUKU WIGUNA..?"


Semua orang menoleh ke arah suara dan melihat tuan Bagas berdiri dengan raut wajah yang sulit di artikan..tadi tuan Bagas ingin menjenguk Arya..dia datang tanpa kabar..di saat dia sudah sampai dia melihat ada sebuah mobil..pasti ada tamu pikirnya.


Ketika dia sampai di pintu masuk dia mendengar suara seorang yang dia kenal ya siapa lagi kalau bukan tuan Wiguna mantan calon besannya.


Dia geram dengan tuan Wiguna.. bisa-bisanya orang itu mengatakan pada menantu nya untuk menjauhi anaknya..tidak bisa di biarkan.


Tuan Bagas masuk dan langsung menegur tuan Wiguna dengan raut wajah sulit di artikan.

__ADS_1


__ADS_2