Gadis Pilihan Tuan Arya

Gadis Pilihan Tuan Arya
Ep 90_Kejutan


__ADS_3

"Sudah cukup Arya..biarkan aku pergi..aku tak perduli dengan kata-kata mu..jujur aku kecewa dengan sikapmu yang masih menyembunyikan sesuatu dariku..aku bukanlah orang baru dalam kehidupan mu Arya tapi sepertinya kau memang tak menganggap aku dalam hidupmu jadi lebih baik____"


Belum selesai Afika dengan kata-kata nya tiba-tiba pintu terbuka membuat Afika terkejut melihat apa yang ada depannya.


"A..apa..apa ini..ke..kenapa ka..lian ada..di sini?" tanya Afika yang tiba-tiba menjadi cengo.


Yang di maksud kalian oleh Afika adalah tuan Bagas,tuan Anton,Bu Ratna,Bu Farah,ka Maya,Kevin juga Arika.


Pikiran Afika kosong tiba-tiba anjlok..sedangkan Arya dia tersenyum karena rencananya berhasil.ah senangnya Afika terkejut..tapi setelah merasa senang Arya tiba-tiba terdiam sejenak dia memikirkan apakah Afika akan membalasnya nanti..ah sial jangan sampai jatah olahraga nya yang di babat.


"KEJUTANNNNN" ucap semua orang tak terkecuali Arya sendiri yang sudah menyengir tanpa beban.


Afika benar-benar tidak tahu harus berbuat apa.. kejutan..tapi kejutan apa yang mereka maksud.. tunggu..bukankah hari ini adalah.......ahh bodoh kau Afika hari ini kan ulang tahun mu.

__ADS_1


"Astaga kalian..hiks..aku bahkan melupakan hari ini..ayah,ibu,mamah,papah,ka Maya, Kevin..hiks terimakasih.. terimakasih untuk kejutannya" Afika memeluk Arika dan ketiga perempuan hebat dalam hidup nya.


Mereka tersenyum bahagia melihat Afika senang..mereka memnag sudha merencanakan ini jauh-jauh hari sebelum waktunya tiba..tentu dengan drama sandiwara yang mereka buat.


#Flashback sebelun nya.......


5 hari sebelum ulang tahun Afika Arya di undang ke kediaman tuan Bagas..Arya kesana tanpa Afika karena memang itulah permintaan Keluarga nya..Arya menurut saja dia pikir ada masalah penting apa sampai Afika tidak boleh tau ketika dia sampai dia di sambut oleh semua orang terkecuali Afika.


"Loh kenapa ramai sekali..ada apa sebenarnya..ayah?" Arya meminta penjelasan dari tuan Bagas.


Arya duduk bergabung dengan anaknya Arika.. putri kecilnya itu sudah semakin besar dan pintar saja..dia hanya akan tenang jika mulutnya sudah di sumpal dengan berbagai makanan jika tidak wah jangan harap bisa tenang.


"Ada apa.. langsung saja Arya tidka bisa meninggalkan Afika sendiri terlalu lama"

__ADS_1


"Baiklah..jadi begini Arya sebentar lagi kan ulang tahun istrimu kami berniat untuk membuat kejutan untuk Afika..apa kau mau ikut andil dalam rencana ini?" tanya tuan Bagas.


Arya mengernyitkan dahi rencana..kenapa seakan kekanakan sekali tapi tidak ada salahnya sih..coba saja dulu itung-itung nyenengin keluarganya.


"Baiklah Arya ikut tapi Arya nggak mau kalau sampai Afika marah sama Arya..kalian harus tanggung jawab"


"Tenang saja..untuk kelancaran misinya ayah sudah mengundang seseorang yang akan membantu rencana kita"


"Seseorang..siapa yah..jangan yang aneh-aneh"


"Tenang saja ini tidak aneh karena yang akan membantu kita juga dari kelyaga kita sendiri..ayah juga tidak mau kau dan Afika bertengkar hanya karena salah paham..ayah dan yang lainnya menyayangi Afika sepenuh hati..apalagi sebentar lagi kami akan memiliki cucu lagi" ucap tuan Bagas tegas.


"Siapa orangnya?"

__ADS_1


"Tasya"


__ADS_2