
Afika saat ini sudah tertidur dwngan sangat pulas setelah Arya membuatnya melayang di Langit ke tujuh..Arya tersenyum puas melihat wajah Afika yang tengah tertidur pulas dengan berbantal lengannya.
"Aku mencintaimu sayang..jangan tinggalkan aku"
Arya menyusul Afika yang sudah berlayar ke alam mimpinya..mereka tadi sempat menambah 1 ronde lagi karena tiba-tiba sosis Arya bangun lagi setelah tertidur.
Mau tidak mau Afika bermain lagi sampai dia tumbang dan terlelap setelah pelepasan yang mereka lakukan..mereka sama-sama puas dengan kenikmatan menjelang tidur.
Keesokan paginya.........
Arya sudah bangun sedari tadi dia masih menatap punggung telanjang Afika..dia mengelus punggung afiak dengan perlahan agar tidak menggangu tidur Afika.
"Sayang bangun sudah siang.. Afika bangun sayang"
Afika tak bergeming..dia masih kelelahan dan mengantuk..semalam mereka bermain hingga larut..Afika hanya mengulet sebentar lalu terdiam lagi dan masih memejamkan matanya.
"Apa aku keterlaluan ya..huhh baiklah sebaiknya biarkan dulu Afika tidur sampai puas"
Arya bangkit dan menuju kamar mandi..dia mengambil bathrobe yang sudah tergantung di kamar mandi..setelah selesai dia melap seluruh tubuhnya hingga kering..dia keluar dengan hanya menggunakan bathrobe saja.
__ADS_1
Arya mulai memilih pakaian di lemari yang ada di wardrobe..Arya memilih tidak bekerja karena ingin menghabiskan waktunya bersama Afika.
"Bukannya hari ini jadwalnya Afika cek kandungan.. baiklah aku akan menemaninya nanti"
Arya menatap Afika yang masih tidur..dia tersenyum jika mengingat semalam betapa lucunya wajah Afika yang kelabakan karena dia goda.
Arya turun ke bawah dan menyiapkan makanan untuk Afika..dia tidak mau makanan Afika sembarangan atau bukan berasal dari dalam rumah..sebisa mungkin Arya menuruti semua keinginan Afika mulai dari ngidamnya.
Arya sudah menyiapkan kamar untuk anak mereka nanti..dia juga sudah mulai mengisi lemari pakaian anaknya walau hanya sedikit karena belum tau laki-laki atau perempuan nantinya.
"Sebaiknya aku bangunkan saja..sudah siang kasihan nanti mereka kelaparan"
"Kau sudah bangun sayang..?"
"Aku mau tidur lagi Arya..ngantuk"
"Hey bangun sayang..sudah siang..kita mau cek kandungan kan hari ini..?"
Afika langsung terduduk di atas ranjang..dia mengerjap beberapa kali untuk memulihkan kesadarannya..dia baru ingat hari ini jadwalnya cek kandungan.. bagaimana bisa dia melupakan hal sepenting itu.
__ADS_1
"Arya bantu aku ke kamar mandi..aku sedang malas berjalan"
"Hahah baiklah ayo"
Arya menggendong Afika layaknya pengantin baru.. Afika sembunyi di dada Arya yang bidang nan kokoh..dia suka menghirup aroma Arya yang maskulin.. benar-benar bisa jatuh cinta setiap hari Afika pada Arya.
Selesai dengan mandinya Afika segera memakai baju nya..dia memakai dress terusan yang sangat cocok di badannya juga tak mengganggu perut buncitnya.
Sementara Arya dia juga memakai pakaian santai dengan kaos hitam dan juga celana jeans..tiada lagi Arya yang berpakaian formal..dia terlihat begitu santai dan serasi dengan Afika.
"Cantik..ayo berangkat"
"Kau juga tampan..papah ganteng kan sayang..?"
Arya mengelus kepala Afika dan menggandeng tangan nya menuju mobil..mereka akan memeriksakan kondisi janin eh salah anak mereka yang sudah terbentuk.
__ADS_1
Selama di perjalanan Afika begitu menempel pada Arya..dia suka bermanja dengan Arya..Arya pun tak keberatan asalkan Afika senang dia akan dengan senang hati melakukan nya.