Gairah Cinta Sang Pembalap

Gairah Cinta Sang Pembalap
Bertemu kembali


__ADS_3

Keanu masih berada di Jakarta. Ia sengaja tetap di sini karena keluarganya akan mengadakan perhelatan besar. Keluarga Adhitama baru saja kedatangan anggota keluarga baru, yaitu cucu pertama yang lahir dari pasangan putra pertama mereka. cucu yang dilahir kembar sepasang menambah kebahagiaan keluarga itu.


Hari ini, acara syukuran atas kelahiran cucu dari putra pertama keluarga Adhitama pun digelar. Para kerabat dan saudara hadir. Petinggi-petinggi pemerintahan juga hadir, mengingat kini Kenan, ayah Keanu sudah menjabat sebagai gubernur ibukota.


Acara meriah ini pun tak luput dari awak media yang meliput dan merekam moment kebahagiaan keluarga besar ini.


Keanu tersenyum melihat anggota keluarganya bahagia. ia ikut bahagia, walau dirinya belum sepenuhnya bahagia seperti mereka. Keanu melihat ke arah Kevin, sang kakak tampak bahagia dengan keluarga kecilnya. Lalu, ia menengok ke arah Sean, sahabat sang kakak sekaligus asistennya yang dahulu adalah seorang cassanova. Pria itu juga tampak bahagia dengan istrinya. Wanita yang akhirnya menaklukkan seorang mantan cassanova itu. Lalu pandangannya beralih pada kedua sepupunya yang berjenis kelamin perempuan. Kayla, kakak Kinara yang seusia Kevin pun sudah menikah dan tengah mengandung. Rencananya sang adik sepupu pun akan menyusul, menikah dengan sahabatnya Vinza.


Keanu beralih ke meja minuman. Tenggerokannya terasa kering. Ia pun mengambil minuman itu dan melihat seseorang yang ia rindukan berjalan di taman belakang. Selintas wanita itu terlihat dari luar jendela. Keanu pun bergegas meletakkan minuman itu dan berlari ke arah taman belakang. Kepalanya menengok ke kanan dan kiri. Namun, sosok yang ia lihat tadi tak lagi terlihat. Kemudian, Keanu menggelengkan kepala. Lagi-lagi ia berhalusinasi bahwa ia melihat Jihan.


“Tidak mungkin. Dia pasti tidak ada di sini,” gumam Keanu yang kembali berjalan ke dalam.


Di sana Jihan berlindung di belakang dinding. Ia melihat ke arah Keanu yang sudah kembal masuk ke dalam rumah. Jihan dapat bernafas lega. Ia memang menghindari pria itu. Jihan tidak ingin Keanu tahu bahwa saat ini dirinya ada di rumah ini. Rumah besar yang tanpa mereka sadari ternyata mereka tinggal di atap yang sama.


Jihan kembali membantu sang ibu di belakang. Lastri masih betah menjadi asisten rumah tangga keluarga Adhitama, walau Wiliam berulang kali memintanya untuk berhenti dan tinggal bersamanya di Surabaya, tapi Lastri masih enggan.


“Ji, jangan sampai Keanu tahu bahwa kamu ada di sini!” ucap Lastri.


Jihan mengangguk. “Iya, Bu. Lagi pula Jihan ke sini hanya ingin melihat anak Bang Kevin aja. Setelah itu Jihan pulang.”


Lastri mengangguk. “Ya, soalnya Ibu sudah bilang sama Nyonya Oma kalau kamu di sini cuma sebentar.”

__ADS_1


“Iya, Bu.”


Rasti masih khawatir dengan kehadiran Jihan di rumah ini. Wanita tua itu masih belum bisa menerima jika cucunya mencintai putri Lastri. Padahal antara Kenan dan Wiliam sudah tidak lagi berseteru. Entah apa yang memberatkan Rasti untuk menerima Jihan. Mungkin karena di dalam darah Jihan mengalir darah seorang mafia.


Acara utama segera di mulai. Keanu mengikuti acara itu dengan khidmat dan duduk bersama jeejran anggota keluarga. Kenan dan Hanin mengundang ibu-ibu pengajian di kompleknya. Hanin juga mengundang komunitas kajian bulanan di rumahnya bersama ustadz kondang yang sering wara wiri di televisi. Komunitas pengajian itu juga beraggotakan beberapa artis-artis yang sudah hijrah.


“Ji, ayo ke dalam. Acara akan di mulai,” ucap Lastri mengajak putrinya untuk mengikuti acara utama.


Semua karyawan di rumah itu berbondong-bondong masuk ke dalam kediaman Adhitama yang besar mereka duduk di bagian pelayan. Di antara para pelayan itu, Jihan pun ikut duduk di sana dengan menggunakan kerudung putih dan kemeja putih.


Saat acara berlangsung, semua duduk di dalam rumah Kenan yang megah dan mendengarkan sambutan serta siraman rohani dari ustadz kondang itu.


Di tengah kerumunan orang-orang di sana, Keanu kembali menangkap sosok wanita yang tadi sempat ia lihat saat sedang minum. Arah mata Keanu terus tertuju pada wanita yang sedang menunduk dan mengenakan kerudung putih itu.


Keanu tidak bisa bergerak dari tempat duduknya. Ia harus duduk di sini bersama para keluarga inti sebagai pemilik hajat yang menyelenggarakan acara ini. Padahal ingin sekali rasanya ia mendekati Jihan di sana, tapi itu tidak mungkin.


Mata Keanu terus melirik ke arah itu. Arah tempat wanita yang ia yakini sebagai Jihan. Namun, kepala Jihan terlihat terus menunduk. Wanita itu tidak menengadahkan kepalanya sekali pun, membuat Keanu penasaran.


Acara utama hampir selesai. Semua orang menengadahkan tangan untuk mengaminkan doa yang di pimpin oleh utazd kondang yang Hanin undang.


Setelah mengusap kedua tangannya ke wajah, Keanu langsung mengedarkan lagi pandangannya ke arah Jihan duduk tadi. Tapi, sosok itu sudah tak ada. Lagi lagi, Keanu kehilangan jejak Jihan.

__ADS_1


Gairah cinta Keanu kembali muncul setelah melihat sosok itu. ia tidak peduli walau Jihan sudah menikah, ia tetap ingin bertemu wanita itu. Keanu tidak tahu perkembangan terkini tentang Jihan yang sudah berstatus janda. Tidak ada keluarganya yang memberitahu hal itu, termasuk Kevin, karena Kevin juga tidak mengetahui hal itu. Hanya Kenan, Hanin, dan Rasti yang tahu.


Di saat semua orang sibuk dengan acara itu, Keanu mengambil kesempatan untuk memisahkan diri dari keluarganya untk mencari Jihan.


Keanu berlari ke dapur.


“Cari apa, Den?” tanya salah satu asisten rumah tangga Kenan yang lain yang berdiri di dapur.


Keanu menggeleng. Ia mengedarkan pandangan ke seluruh ruang dapur dan tidak melihat sosok yang ia cari. Lalu, Keanu kembali keluar dari ruangan itu dan beralih ke ruangan yang lain. Keanu juga tidak mendapati Lastri di ruangan yang ia sambangi.


Kemudian, pria tinggi dan tampan itu beralih ke taman belakang, tepatnya ke kamar para asisten di sana. Ia melihat semua pintu kamar tertutup. Keanu kembali mencari ke seluruh ruangan rumah ini. Dan, ah ternyata wanita itu ada di dapur kedua, dapur kecil di sudut taman yang disediakan khusus untuk acara bakar-bakar dan kumpul keluarga. Di sana, Jihan tengah menggantikan sementara seseorang yang bertugas membakar ayam.


Keanu berjalan pelan mendekati wanita yang berdiri membelakanginya.


“Apa ada yang sudah matang?”


Deg


Sontak Jihan mematung. Suara Keanu tepat berada di belakang telinganya. Suara sensual yang ia rindukan itu kini ada dibelakangnya. Tubuh Jihan meremang, ia sadar bahwa pria itu tengah berdiri dekat, tepat di belakang punggungnya.


Akhirnya, mereka bertemu kembali setelah sekian lama. Setelah perjalanan indahnya di Itali beberapa bulan lalu. Perjalanan indah dan menegangkan yang sangat berkesan. Jihan tidak bisa melupakan saat indah bersama Keanu di negara itu. Terlebih Keanu, hanya kenangan itu yang mampu membuatnya menjalani hidup dan melewati hari-hari.

__ADS_1


Akankah ini pertemuan awal mereka untuk kembali bersama? Entahlah.


__ADS_2