
Keanu dan Jihan berjalan beriringan menuju lift yang ada di basement. Tangan Keanu terus menggenggam tangan Jihan saat mereka berjalan beriringan.
“Sayang, ke lobby dulu ya. Aku mau pesan kopi,” ucap Jihan yang langsung di angguki Keanu.
Pria itu pun menekan lantai lobby.
Tring
Pintu lift terbuka sesuai angka yang Keanu tekan. Dengan semangat, mereka pun keluar dari lift menuju resepsionis untuk memesan minuman dan meminta petugas mengantarkan ke kamar mereka. Namun, perlahan langkah Keanu dan Jihan memelan seiring dengan tatapan mereka pada seorang wanita yang sedang melihat ke arah Keanu dan Jihan bergantian.
“Chintya,” panggil Keanu.
Jihan hendak melepaskan pegangan tangan Keanu pada tangannya. Namun, Keanu menahan lengan itu, membuat tangan Jihan tetap dalam genggamnya.
“Kamu masih ingat aku?” tanya Chintya lirih.
Jihan meminta Keanu untuk melepas tangannya. Ia ingin memberi ruang Keanu dan Chintya untuk bicara.
“Kamu mau ke mana?” tanya Keanu pada Jihan yang seolah ingin pergi.
“Kalian bicara lah berdua. Aku ingin ke sana!” Jihan menunjuk letak resepsionis yang jaraknya cukup jauh dari tempat mereka berdiri.
“Tidak. kamu akan tetap di sini, mendengarkan kami bicara,” ucap Keanu tegas.
Chintya mengepalkan tangannya. Ia menatap Jihan dengan tatapan kesal dan ingin menjambak rambut wanita yang telah merebut kekasihnya.
“Chintya, aku dan Jihan sudah …”
“Menikah?” tanya Chintya dengan memotong perkataan Keanu.
Keanu mengangguk. “Ya, satu minggu yang lalu.”
Mata Chintya tampak menggenang. Ia ingin menangis. Semudah itu Keanu menikahi wanita lain, padahal ia dan Keanu sudah pacaran bertahun-tahun.
“Kau memang tidak pernah menghargai perasaanku, Kean. aku sama sekali tidak ada artinya untukmu,” ucap Chintya.
“Sejak awal, aku hanya menganggapmu teman, Chin. Tapi kamu selalu meminta lebih.”
“Teman ranjang maksudmu?” tanya Chintya memancing Jihan.
Sontak Jihan yang semula menunduk pun mengangkat kepalanya untuk menatap Chintya. Lalu, Chintya menatap ke arah Jihan.
“Kamu tahu, aku dan Keanu sering berhubungan intim. Bahkan kami sudah seperti pasangan suami istri. Aku sering meninap di apartemen Keanu, Keanu pun sering menginap di apartemenku,” ucap Chintya pada Jihan.
Jihan menatap Keanu dan Chintya bergantian.
“Chintya, cukup. Kamu jangan mengada-ngada!” bentak Keanu pada wanita yang telah lama ia anggap mantan.
“Bukankah itu benar?” tanya Chintya yang memang dahulu seperti itu adanya. “Sewaktu di Itali, kau bisa lihat ada banyak pakaianku di apartemen Keanu.”
__ADS_1
Chintya terus memancing kecemburuan Jihan.
“Chin, diam!” bentak Keanu. Pria itu mengambil lengan Jihan. Namun Jihan menepisnya.
“Sayang. Aku sudah putus dengan Chintya saat di Itali, tapi dia tetap tidak mengakui,” ucap Keanu pada Jihan.
Chintya menggeleng.”Tidak. Bohong!”
Jihan bingung. Ia bingung dengan pengakuan kedua orang di depannya ini.
“Asal kamu tahu, Jihan. Saat ini aku sedang mengandung anak Keanu.”
Jeder
Jihan menganga sembari menutup mulutnya. Kepalanya menggeleng tak percaya. Ia menatap ke arah Keanu dan Chintya bergantian.
“Tidak.” Keanu menggeleng menatap ke arah Jihan. “Itu bohong. Itu tidak benar. Aku tidak pernah melakukan itu pada orang lain.”
Perlahan Jihan mundur dan berlari meninggalkan Keanu.
“Kau! Keanu menunjuk ke arah Chintya. “Pembohong!” bentak Keanu pada Chintya yang telah memfitnahnya dengan keji.
Jihan langsung berlari meninggalkan Keanu dan Chintya. Keanu pun mengejar istrinya dan meninggalkan Chintya yang masih berdiri puas di sana. bibir Chintya menyeringai. Ia tidak akan rela membiarkan dua insan itu bahagia.
“Jihan,” panggil Keanu kepada istrinya yang sudah berlari dan masuk ke dalam lift.
Jihan langsung menekan tombol tutup agar Keanu tidak masuk ke dalam lift yang sama.
Namun, sebelum Keanu masuk ke dalam lift itu, pintu lift itu pun tertutup.
“Ah, si*l,” umpat Keanu yang berlari ke arah tangga darurat. Ia pun mengejar sang istri dengan menaiki tangga itu ke dua lantai.
Tring
Pintu lift terbuka dan Jihan langsung bergegas menuju kamarnya.
“Jihan,” panggil Keanu lagi di sebuah lorong.
Jihan pura-pura tidak mendengar. Ia tetap berjalan menuju kamarnya, hingga Keanu menarik lengan itu dan mereka pun saling bertatapan dekat.
“Kau percaya padanya?”
“Entahlah.” Jihan melengos dan mengibaskan tangan Keanu.
Keanu kembali menarik lengan Jihan. “Jangan menghindar, Ji! Lihat aku. Lihat mataku! Apa aku berbohong? Kamu orang pertama untukku, Jihan. Aku tidak pernah melakukan s*x dengan wanita lain, termasuk Chintya. Walau dia kekasihku dulu.”
“Tapi kalian memang sering tidur bersama,” ucap Jihan.
“Ya, kita juga sering tidur bersama. Tapi aku bisa menahan nafs*ku.”
__ADS_1
Jihan menatap lagi suaminya. itu benar. Saat di Itali mereka pernah beberapa kali hanya tidur bersama dan Keanu terbukti bisa menahan diri.
JIhan memasuki kamar yang terbuka. Keanu piun demikian. Mereka tak lagi seromantis tadi saat di pantai. Suasana kian menegangkan.
Jihan membereskan menarik koper dan membereskan pakaiannya.
“Mau ke mana?” tanya Keanu.
“Pulang. Ibu di rumah menungguku.”
Keanu mengangguk. “Ya, ayo kita pulang!”
Jihan menoleh ke arah suaminya. “Temui Chintya di lobby.”
“Untuk apa? Aku tidak punya urusan dengannya.”
“Kamu harus tanggung jawab.”
“jadi kamu percaya dengan ucapannya?” tanya Keanu lagi.
“Aku tidak tahu. Tapi paling tidak tenang kan dia.”
Keanu menggeleng. “Tidak. aku tidak peduli. Justru aku hanya ingin menenangkan kamu.”
Jihan bingung. Sungguh, ia sangat bingung. Ia bingung harus percaya kepada siapa? Jihan kembali membereskan pakaiannya dan pakaian Keanu. Setidaknya ia akan pulang dan menenangkan diri sejenak di rumah.
Di Jakarta, Rasti memasuki ruang kerja Kenan.
Plak
Rasti melempar foto-foto Keanu dan Jihan saat berjalan-jalan di alun alun Surabaya. “Lihat putramu! Dia sudah menikahi putrinya Lastri. Makanya Lastri mengundurkan diri.”
Kenan mengambil foto-foto itu. ia memang tidak menyuruh orang untuk mengintai Keanu karena ia masih mempercayai anak itu.
“Tidak mungkin, Mi,” ucap Kenan ragu.
“Tidak mungkin, bagaimana? Mami sudah menyuruh orang untuk mencari keberadaan putramu. Dan, dia di sana. Di Surabaya bersama istrinya. Keanu menikah dengan Jihan satu minggu yang lalu. Hanin dan Kevin tahu itu,” ucap Rasti dengan kembali memberikan bukti-bukti pada Kenan.
Kenan terdiam, rahangnya mengeras. Ia tidak menyangka bahwa selama ini sang istri menipunya.
Tring
Ponsel Kenan berdering. Sebuah pesan masuk dari ponselnya. Pesan itu datang dari Pak Jusung.
“Kenan, perjodohan anak kita dibatalkan. Aku tidak sudi, putriku menikahi pria yang sudah menghamili orang.”
Mata Kenan membulat. “Apa lagi ini?” tanyanya kesal.
Keanu memang penuh skandal. Belum selesai dengan urusan perjodohan yang melibatkan dua partai pengusung dirinya, Kenan menerima kenyataan bahwa sang putra sudah menikah, dan sekarang malah mendengar berita bahwa Keanu menghamili seorang model. Ah, semakin pusing pria paruh baya itu dengan kelakuan putra bungsunya.
__ADS_1
“Keanu …” teriak Kenan kesal pada putra yang sering dimanja dan dibela oleh istri tercintanya itu.