Gairah Cinta Sang Pembalap

Gairah Cinta Sang Pembalap
Bingung kasih judul


__ADS_3

Keanu masih menindih tubuh sang istri. Keluarga Adhitama memang memiliki singkong premium di atas rata-rata. Keanu pun sadar akan hal itu. Dan, ia sadar bahwa penyatuannya ini pasti akan menyakiti pasangannya.


Keanu kembali mengarahkan senjatanya tepat di titik pusat target. Kali ini ia akan membidik lebih tepat, walau menggunakan perasaan dan tanpa dilihat, mengingat posisi mereka saling berpelukan dengan tubuh Keanu yang berada di atasnya.


“Boleh aku coba lagi?” tanya Keanu pada sang istri.


Jihan menjawab dengan anggukan dan senyuman. Keanu ikut tersenyum dan memulai lagi aksinya.


“Aaa …” Jihan kembali menjerit, padahal aksi Keanu sudah separuh jalan. Namun, terpaksa ia lepaskan karena jeritan itu.


Keanu pun menggulirkan tubuhnya ke samping Jihan.


“Loh, Kok udahan?” tanya Jihan polos dan dengan suara sangat lembut.


Keanu tersenyum sembari mengelus wajah cantik itu dengan nafas memburu. “Aku ga tega dengar jeritan kamu.”


“Maaf.” Jihan merasa bersalah


Wanita itu bangkit dan memeluk dada Keanu. “Ayo kita mulai lagi! aku janji, aku ga akan teriak.”


Keanu tersenyum dan masih mengelus rambut itu. “Yakin?”


Jihan menganggukkan kepalany seperti anak kecil. Keanu pun gemas dan mencubit ujung hidung itu. “Ngga apa-apa kalau sakit?”


“Ngga apa-apa.” Jihan menggeleng. “Abis mau bagaimana lagi. kasihan juga itu si jerry kedinginan.”


Keanu melihat ke arah senjatanya yang masih siap tempur. Lalu, tertawa. “Dia belum mau tidur sebelum ketemu rumahnya.”


Jihan mengangkat tangannya dan memegang benda itu.


“Ji, jangan digituin!” terdengar suara Keanu yang semakin berat karena tangan nakal Jihan di sana.


“Dari tadi di jalan, kamu yang mainin aku. Sekarang gantian.”


“Ji, ssss …” Keanu semakin berdesis. Lalu, mendorong tubuh Jihan untuk kembali terlentang dan ia pun menindihnya. “Nakal. Biarin, aku makan kamu sampai ga tersisa.”


Jihan tertawa. “Mau dong,” jawabnya dengan suara genit, membuat Keanu tertawa melihat ekspresi itu.


Keanu kembali melanjutkan aksinya. Ia kembali mengarahkan senjatanya pada rumahnya. “Aku pelan-pelan, Sayang.”


Jihan mengangguk.


“Pe … lan …”

__ADS_1


Jihan memejamkan matanya saat benda itu mulai menerobos lagi.


“Pe … lan …”


Keanu terus memberi sugesti agar tidak menyakitkan pasangannya. Luar biasa anak bungsu Hanin. Dia bisa menghargai pasangannya sedemikian rupa.


Aksi Keanu sedikit ada kemajuan dibanding beberapa menit tadi. Kemudian, Keanu mencium bibir Jihan karena setelah ini, ia akan menekannya lebih dalam.


Jleb


“Hmm.”


Jeritan jihan tertahan karena bibirnya sedang berada dalam bibir Keanu. Kedua tangannya mencengkeram kuat kedua bahu pria itu.


Keanu terus ******* bibir itu, memberi kenikmatan di sana agar rasa sakit yang dirasakan Jihan pun hilang. Keanu belum bergerak. Ia sengaja berdiam sejenak agar rumah itu terbiasa dengan penghuni baru. Penghuni baru yang akan sesering mungkin menempati rumah itu.


Puas dengan bibir itu dan melihat Jihan yang stabil, Keanu pun melepas pagutannya. Pria itu tersenyum senang. “You’re mine.”


Jihan mengangguk. Ia bisa merasakan tempat itu tak lagi kosong.


Keanu pun mulai bergerak dengan gerakan lembut. Bibirnya tak tinggal diam. Ia mengecup kening Jihan dengan tempo gerakan di sana yang berpacu sedang.


“Terus, Kean …”


Jihan hanya bisa menjawab dengan anggukan. Ia tak bisa berkata-kata banyak, karena ia begitu menikmati gerakan Keanu yang membuatna melayang.


Keanu terus menatap wajah cantik itu. wajah itu semakin sexy karena mata jihan yang sayu dan beberapa kali mendongakkan kepalanya sebagai ekpresi nikmat yang luar biasa itu. Keanu pun tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia mencium leher itu dan memberi tanda di sana. Sambil terus bergerak dengan tempo yang dipercepat, bibir Keanu turun ke gunung kembar itu dan melahapnya bergantian.


“Ke … an … Eum …”


Keanu tidak melepaskan semuanya. Ia benar-benar memakan Jihan hingga tak tersisa.


“Ke … an …” Jihan terus melenguh dengan menyebut nama pria yang saat ini sedang menindihnya.


“Ke … an … ga tahan.”


“Sebentar, Sayang. Sebentar lagi.”


Jihan terus merintih dengan rintihan sensual yang membuatnya semakin sexy. Keanu menyukai suara rintihan itu, seolah menyakitkan tapi tidak menyakitkan.


“Ke … an. Please!” Jihan memohon agar Keanu berhenti karena ia tak lagi bisa menahan ledakan yang hendak tiba.


“Sebentar, Sayang. Sebentar …”

__ADS_1


Gerakan Keanu semakin cepat, cepat, dan cepat, hingga akhirnya keduanya sama-sama berteriak. “Aaa ….”


Keanu memeluk erat tubuh sang istri. Jihan pun meremas rambut suaminya. Akhirnya mereka bisa menjaga kesucian diri mereka masing-masing hingga waktunya tiba. Walau godaan Keanu begitu besar, tapi Keanu bersyukur karena setiap kali hal itu akan terjadi, suara Jihan seperti alarm yang menyadarkannya. Dan, hari ini ia meraih sesuatu dari yang selama ini ia pertahankan, yaitu Jihan. Akhirnya cita-cita untuk bercinta dengan wanita yang dicinta pun terlaksana.


Keanu tersenyum dan menatap sang istri dengan nafas terengah-engah. Jihan pun demikian. Kedua nafas mereka masih memburu. Singkong premium itu pun masih setia di dalam rumahnya. Sepertinya, ia enggan untuk keluar, karena di dalam sana begitu hangat dan nyaman.


“Sudah, Kean. Lepas,” ucap Jihan.


Namun, Keanu menggeleng. “Aku belum mau seelsai.”


Jihan tertawa dan memukul pelan pipi Keanu. “Aku lelah.”


“Satu kali lagi. ya!” Keanu berusana nego dengan senyum menyeringai.


Jihan mengangguk lemah, walau bibirnya tetap tersenyum karena ia sudah memprediksi bahwa ini akan terjadi. Keanu pasti tidak akan berhenti setelah semua di mulai. Dan, Jihan harus bersiap-siap untuk tidak bisa jalan besok pagi. Atau mungkin, Keanu akan mengurungnya tiga hari tiga malam.


“Kamu mau coba di atas?” tanya Keanu menawarkan.


Jihan pun tersenyum. Ya, walau diluar terlihat kalem, Jihan juga memiliki sisi liar dan beberapa kali pernah menonton film dengan adegan blue. Ia ingin merasakan posisi itu.


Lalu, Jihan pun mulai memimpin. Ternyata, gerakan Jihan tidak buruk untuk ukuran pemula. Wanita itu tampak bergerak erotis. Walau semula ia mengatakan bahwa tubuhnya lelah, tetapi terlihat begitu semangat saat memimpin.


“Uuh …” Kini keanu yang meracau. “Ah, Sayang. Kamu benar-benar nikmat.”


“Hebat.”


Keanu terus memuji sang istri, membuat Jihan semakin semangat untuk memberikan kepuasan pada sang suami.


“Eum …” lenguhan berganti pada Jihan yang mendapat serangan di kedua dadanya.


Mereka pun terus merengkuh rasa yang tiada tara. Kenikmatan surga dunia yang halal mereka lakukan karena janji suci yang diucapkan Keanu di depan pemuka agama, negara, dan para saksi. Janji yang terucap dengan waktu kurang dari lima menit, mampu merubah sesuatu yang tidak boleh menjadi boleh. Janji yang hanya diucap dengan waktu kurang dari lima menit itu, membuat Keanu bebas melakukan apa pun pada tubuh wanita yang ia cintai.


Keanu tersenyum. Sungguh ia menyesal menikahi Jihan. Ia menyesal karena mengapa tidak dari dulu ia senekat ini untuk menikahi Jihan.


Keduanya saling berpandangan dan tersenyum setelah sesi dua berakhir. Keanu mengelus rambut Jihan da mengusap peluh yang membasahi dahi itu.


Kemudian, Jihan menggerakkan tubuhnya untuk bangkit dan hendak membersihkan diri dari sisa-sisa percintaan itu. Namun, Keanu menahan lengan sang istri.


“Mau ke mana?”


“Ke kamar mandi,” jawab Jihan.


Keanu menggeleng. Dengan mata memohon, ia berkata “Jangan dulu! Aku masih mau lagi.”

__ADS_1


Jihan langsung mengernyitkan dahi. “What?”


__ADS_2