
***Kapal pesiar mewah Drean Cruises***
Terdengar suara letupan kecil yang berasal dari confetti party ledakan. Potongan kertas dengan berbagai warna bertaburan, seiring dengan keenam mempelai berjalan masuk ke dalam ruangan menuju panggung.
Dian, Sherina, dan Natasha tampil anggun mengenakan gaun pengantin putih dengan taburan kristal berkilauan. Terlihat veil dan tiara melengkapi penampilan mereka bertiga.
Sementara Stefan, Chandra, dan Kelvin tampil gagah serta tampan berbalut setelan jas hitam. Di hari besar ini Kelvin tidak mengenakan kacamata hitam ciri khasnya sehingga terlihat jelas wajahnya mirip dengan Chandra.
Keenam mempelai dan keluarga bersulang anggur merah dengan para tamu undangan. Resepsi pernikahan pun resmi dimulai.
Alunan musik merdu dan lembut membuat para tamu berdansa. Begitupun juga dengan pasangan Dian-Stefan, Chandra-Sherina, dan Kelvin-Natasha.
Dion dan Vivian mengobrol dengan pasangan Billy-Alisa serta Leon. Perut Alisa sudah terlihat menonjol sedikit. Billy menggenggam erat tangan Alisa sepanjang waktu dengan tatapan mata lembut.
Dion dan Leon turut merasa senang dan bahagia melihat Billy mulai mencintai Alisa. Mereka berdua yakin rumah tangga Billy akan berjalan lancar dan rukun.
***
Dua jam kemudian acara resepsi pernikahan selesai. Para tamu undangan menuju kamar yang sudah dipersiapkan untuk mereka beristirahat, tetapi ada juga tamu undangan yang berkeliling kapal pesiar mewah untuk menikmati fasilitas di sana.
Sementara keenam mempelai menuju kamar suite dengan fasilitas VIP pribadi termasuk kolam renang, spa, gym dan tempat makan sendiri. Bahkan ada layanan pribadi yaitu Butler yang siap 24 jam.
Kapal pesiar mewah ini hanya ada 142 kamar suite dan dipakai oleh keenam mempelai serta keluarga inti dan teman terdekat saja.
Stefan menyiapkan air hangat berlimpah busa di bathtub untuk Dian sehingga gadis muda itu berendam di sana, menghilangkan rasa pegal di seluruh tubuhnya karena sudah menjalani prosesi dan adat pernikahan sejak pagi.
Sementara Stefan sendiri membersihkan tubuhnya di bawah pancuran air shower. Ada sekat diantara bathtub dan shower sehingga Dian bisa bernapas lega sejenak.
Saat ini Dian sangat gugup karena akan melewati malam pertamanya bersama Stefan. Stefan bisa merasakan kegugupan Dian sehingga bersikap tenang dan tidak terburu-buru.
Tiga puluh menit kemudian, mereka berdua sudah selesai mandi. "My sunshine. Aku bantu keringkan rambutnya," ucap Stefan sambil menarik tangan Dian dan membawanya ke meja rias.
Stefan mendudukkan Dian di kursi, lalu menyalakan hair dryer untuk mengeringkan rambut panjang Dian.
__ADS_1
Dian tersenyum kecil mengamati dari pantulan cermin meja rias, wajah serius Stefan mengeringkan rambutnya. Lima menit kemudian, terdengar suara tawa kecil dari bibir Dian sehingga Stefan menatap wajah gadis yang dicintainya melalui pantulan cermin.
"Apa yang lucu, sunshine?" tanya Stefan dengan lembut.
"Saat kecil daddy sering mengeringkan rambut mommy. Aku memaksa daddy mengeringkan rambutku juga dan daddy tidak menolaknya," jawab Dian.
Dian baru menyadari keusilannya saat kecil mengganggu romantisme antara Jackson dan Rossy.
Stefan ikut tersenyum kecil mendengar perkataan Dian dan melanjutkan mengeringkan rambut Dian dengan telaten.
Beberapa saat kemudian, suara hair dryer tidak terdengar lagi karena sudah dimatikan oleh Stefan.
Stefan menyentuh rambut Dian dengan lembut. "Rambutnya sudah kering. Mulai hari ini aku yang akan mengeringkan rambutmu, sunshine. Tidak perlu merepotkan daddy Jackson lagi," ucap Stefan sambil meletakkan kedua tangannya di atas bahu Dian dan memijatnya dengan lembut.
"Iya," jawab Dian.
Wajah Dian bersemu merah saat pijatan tangan Stefan menyebabkan jubah mandinya terbuka di bagian pundak. Bahkan Dian bisa merasakan napas lembut menerpa leher jenjangnya, kemudian kecupan-kecupan hangat menari di leher dan pundaknya.
Dian memejamkan kedua matanya dengan rapat, berusaha menenangkan detak jantungnya yang berdetak cepat disertai aliran sengatan listrik tegangan kecil dari setiap kecupan yang diberikan Stefan.
Mereka berdua saling bertatapan satu sama lain. Stefan mendekatkan wajahnya lagi sehingga Dian spontan memejamkan rapat kedua matanya.
Dian bisa mendengar suara tertawa kecil dari mulut Stefan. "Relaks sunshine," ucap Stefan sambil mengecup hidung mancung Dian.
Dian membuka perlahan kedua matanya. Tatapan lembut dari Stefan membuatnya tenang.
Stefan mengecup kening Dian dalam waktu lama, lalu mengecup pipi kiri dan kanan Dian dengan gerakan perlahan.
Stefan bisa merasakan tubuh Dian tidak setegang tadi sehingga ciumannya mendarat di bibir stroberi Dian.
Balasan ciuman dari Dian membuat Stefan semakin melancarkan ciuman agresifnya. Bahkan tangannya menyentuh tubuh Dian dengan lembut.
Stefan melakukannya dengan perlahan dan hati-hati. Ciuman agresif dipadu sentuhan lembut serta pelukan hangat untuk membuat tubuh Dian relaks dan bersiap menerimanya seutuhnya.
__ADS_1
"I love you, Dian!" bisik Stefan saat melakukan penyatuan sempurna pertama kali.
"I love you too!" balas Dian sambil memeluk erat punggung Stefan.
Tubuh Dian sudah bisa menyesuaikan diri dengan petualangan fantasi yang dilancarkan Stefan sehingga pria muda itu mengulanginya lagi hingga akhirnya Dian tertidur pulas di dalam pelukan Stefan.
Stefan memeluk erat tubuh polos Dian dan menutupi tubuh mereka berdua dengan selimut.
Stefan menatap intens wajah Dian yang berada di dalam pelukannya. "My lovely sunshine," ucap Stefan sambil mencium puncak kepala Dian.
Stefan merasa dirinya pria yang paling beruntung di dunia ini karena berhasil mendapatkan Dian. Stefan bertekad dalam hati akan mencintai dan melindungi Dian selamanya. Dirinya yakin tidak akan ada orang ataupun sesuatu hal yang bisa memisahkannya dengan Dian.
T A M A T
***
Author LYTIE mau mengucapkan terima kasih kepada semua readers setia yang sudah mendukung novel ini dari awal hingga tamatπ€.
Author mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan ataupun lainnya karena author hanya manusia biasa yang juga memiliki kekurangan ππ€
Jangan sedih ya novelnya sudah tamat, akan ada bonus chapter lagi π₯°π₯°.
Author LYTIE tunggu kedatangan readers tercinta di novel baru yang berjudul : SUAMI SEJATI PILIHAN NONA MUDA
Sedikit sharing nih kenapa author memilih menikah dengan kapal pesiar π.
Author pernah menghadiri pernikahan teman di kapal sunset cruise, Bali. Kapalnya berangkat dari pelabuhan dan berlabuh lagi sekitar dua jam an. Jadinya semua tamu undangan menikmati makanan buffet di atas kapal.
Ayuk readers yang mau menikah, bisa pakai tema ini nih π₯°π₯°π₯°
TERIMA KASIH SEMUANYA
LOVE SEKEBON
__ADS_1
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE