Hey Polisi,Razia Aku!!!

Hey Polisi,Razia Aku!!!
Episode 37


__ADS_3

Kediaman Rinda pukul 17.00


Rinda baru sampai kediamannya.Rinda masuk kedalam rumah dan mencium bau masakan Mamah nya...perutnya bergejolak meminta di isi,padahal baru saja dia makan siang bersama Andra.


---


"sayang sudah pulang??"


"iya..." Rinda memeluk Mamah Ayu yang sedang masak...


"tumben nih anak Mamah yang liar manja begini"


"Rinda sudah mgobrol sama Mas Andra..."


terus??


"kita sepakat mau nikah Mah"


Mamah Ayu membalikan badannya dan tersenyum sambil memegang bahu Rinda.


"keputusan kamu sudah tepat sayang...Mas Andra dan keluarganya akan menyayangi kamu."


"lihat lah mas Andra saja sudah bisa merubah penampilan mu" Mamah ayu mengelus rambut Rinda yang sudah berwarna hitam kemudian pakaian yang tidak terbuka.


"aduh...Mamah masak dulu ya...hampir saja gosong"


"hehe...ya sudah Rinda mandi dulu ya Mah"


"iya nanti kita makan malam bareng"


"siap Mah"


-----


pukul 18.00


#Chat grup kolang kaling


Nisa : club kuy💃


Lela : cusss


Rinda : Aku ijin....pasti Mas Andra ga bisa nganter..malam ini dia pasti lagi di rumah ortu nya...kita mau nikah


Lela : 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️OtW rumah elu!!


Nisa : gue juga🤸‍♀️🤸‍♀️🤸‍♀️🤸‍♀️


Rinda tersenyum membaca chat teman-temannya.


"sayang makan malam sudah siap"


"Lela sama Nisa otw kesini Mah...Rinda mau makan bareng mereka.."


"ooh bagus lah..biar rame..Mamah juga sekalian nunggu mereka"


pukul 18.45


Lela dan Nisa telah datang kerumah Rinda...mereka juga telah menyelesaikan makan bersama.


"tumben habis makan tidak merokok" tanya Mamah Ayu


"ga boleh kata Mas Andra"


"iya nih Tante...ke club juga boleh tapi harus sama Mas Andra"


Mamah Ayu semakin mengembangkan senyumnya.


kini Rinda.Lela dan Nisa sudah berada di kamar Rinda


"cepat cerita "!!!


"iya cepat cerita....ortu Mas Andra sudah tahu siapa elu sebenarnya????"


ternyata ortu Mas Andra teman sekolah Mamah.


ya mereka juga nerima aku aku apa adanya.


"syukurlah...setidaknya kisah cinta lu berjalan mulus" ucap Lela


"pokoknya kita ikut bahagia"

__ADS_1


"soal balapan....elu sudah bilang sama Mas Andra??"


"dia tidak pernah melarang"


"mungkin dia lupa...atau terlewat??" ucap Nisa terkekeh


"syukurlah..mending juga lupa atau terlewat.jadi gue bisa dapat 100juta."


"sekarang rute nya di puncak...elu belum pernah dijalur itu.mau dicobain dulu besok rutenya??"


"tidak perlu...di raba-raba juga pasti bisa..."


"ini jalan raya Rin...ga cukup di raba-raba" ucap Lela


"Mas Andra bisa lu raba-raba" tambah Nisa


aaakkkhhh kangen kang Mas..Ucap Rinda memejamkan matanya dan memeluk bantal


Lela langsung menimpuk wajah Rinda dengan bantal yang dia peluk.


.


.


.


mereka bertiga mengobrol dengan melemparkan lelucon yang membuat mereka tertawa terpingkal-pingkal.


kadang mereka saling timpuk dengan bantal atau guling...kemudian mereka saling tinju di area lengan saat melontarkan candaan tentang gaya pacaran mereka.


sampai tak terasa waktu sudah menunjukan waktu pukul 21.00...


"kita pulang dulu ya..Bimo n Nando nunggu kita di Club"


"oke " ucap Rinda saat mereka berpamitan


--------


tepat pukul 23.00


Rinda mendengar suara mobil datang.


"pasti Bastian...iikhhh amit-amit..ko Mamah mau ya jadi istri simpanan..padahal Mamah cantik,bisa dapat yang lebih dari Bastian.


----


"Mana dia??!"


"Maksdunya Rinda?"


'memang ada siapa lagi di rumah ini??


"dia punya nama"


"kamu yakin dia tidur??mungkin saja dia kabur ke club seperti tempo hari"


"dia sudah tidur....,dia akan menikah Pah"


"Apa dengan seorang Polisi?"


"iya...Papah sudah tahu siapa calonnya?"


"tadi siang aku melihatnya makan siang di restaurant"


"ooh" berarti Papah belum tahu anak siapa Andra. gumam Mamah Ayu.


"Papah menyetujui pernikahan mereka??"


"aku tidak peduli dia mau menikah dan dengan siapa dia menikah"


"papah mau menjadi wali nikah dia"


"jangan mimpi kamu"


"dia anakmu Pah...buah cinta kita.bisakah Papah sedikit baik disaat kita akan melepasnya"


"tidak akan lama dia bisa terlepas dari kita.uang bulanan yang Papah kasih kepada kalian bahkan 10x dari gaji seorang Polisi.


"Rinda tidak pernah menggunakan uang pemberianmu.bukankah Papah tahu itu?"


"iya karena dia pasti menggunakan uang pemberianmu....sama saja..memang uang dari mu sumbernya dari siapa??"

__ADS_1


"Mamah tidak pernah memberikan uang kepada Rinda Pah."


"jangan ngaco...memang dia bisa dapat uang dari mana"


Mamah Ayu diam sejenak lalu memberanikan bicara


"dia selalu menang pertandingan balapan mobil Pah"


"balapan dimana??pembalap juga bukan.....balapan Liar maksud kamu??jadi ajang taruhan anak-anak konglomerat labil???


Mamah Ayu menelan air liur nya...Bastian yang dia cintai dulu telah berubah menjadi monster yang mengerikan.


"Kenapa Papah selalu menganggap remeh anak kita??"


"kamu sudah tahu jawabannya"


"karena dia terlahir sebagai perempuan??aku sudah bosan mendengar alasan itu.terimalah itu sudah takdirnya.


Bastian mendekati Mamah Ayu dan memegang bahu Mamah Ayu


karena Aku tidak bisa membawamu kepada orang tua Aku..,dan tidak bisa menikahimu secara resmi"


"apa maksud Papah?"


"orang tua ku memberi syarat...jika kamu bisa melahirkan anak laki-laki...maka Aku bisa menikahimu dan membawa anak laki-laki kita kedalam keluarga besar.tapi kenyataannya anakmu perempuan!!!!!"


Mamah Ayu menangis...sampai sekarang Aku tidak berharap kamu menikahi aku secara resmi.biarkan aku tetap menjadi simpananmu,tapi Aku mohon sayangi Rinda.anak kita.buah cinta kita.


"karena dia...iya karena dia perempuan.aku terus menyembunyikan wanita yang selalu aku cintai..terus menyembunýikanmu Ayu....aku sangat pengecut...sangat pengecut...harapanku dulu adalah pada anak yang kamu kandung...seandainya anak kamu laki-laki..aku bisa melepaskan Riska.


"kamu jangan lupa..saat itu sudah ada Siska diantara kalian"


"cukup Rinda yang menjadi korban...jangan ada korban lagi...kejadian ini sudah 21 tahun.walaupun kamu membenci Rinda dan mengabaikannya,itu tidak akan merubah segalanya.Rinda tetap menjadi putrimu yang terbuang.


Mamah Ayu menangis...kali ini Bastian memeluk Mamah Ayu.begitupun Mamah Ayu memeluk erat Bastian.


"Rinda pun menangis dibalik lemari dan tetap bersembunyi.


"sekarang anak kita sudah ada yang melamar...dia akan menikah...dia akan di bawa suaminya...dia tidak akan memancing emosimu lagi.Mamah mohon...perbaikilah hubungan mu dengan Rinda.


"maaf Papah belum bisa...kalau memang dia mau menikah...nikahkanlah."


Mamah Ayu menangis mendengar ucapan laki-laki yang ada dipelukannya..


begitupun Rinda yang masuk kamar dan memilih bersembunyi dibalik selimutnya.


----


kediaman orang tua Andra


lain halnya dikediaman Andra yang prnuh kebahagiaan


Papah Wijaya dan Mamah sofia benar-benar bahagia saat anak tunggal mereka meminta Mamah Sofia dan Papah Wijaya menemui Mamah Ayu dan menentukan tanggal pernikahannya dengan Rinda


"besok Mamah sama Papah ke rumah Rinda.nanti kalian ke Butik...kalian ukur baju untuk acara akad dan resepsi.


"resepsi keluarga besar saja Pah...jangan sampai Om Bastian tahu kalau yang menikahi putrinya adalah Anak tunggal dari pemilik Perusahaan Wijaya...Andra belum memberi Om Bastian pelajaran"


"tenang saja...Papah paham....apa yang ada dihatimu...ada dihati Papah juga" Papah Wijaya menepuk bahu Andra.


"Mamah dukung kalian" ucap Mamah sofia sambil tersenyum kepada dua jagoannya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan bosan like.vote dan komentar....

__ADS_1


cup muach dari Andra dan Rinda🤭🤭🤭🤭


🤤🤣🤣😅😅


__ADS_2