
#Rinda
pukul 15.00 Rinda baru menyelesaikan satu kasus dan dia memenangkan kasus yang menjadi klien firma hukum bokap Lela.
gila lu hebat banget...ga nyangka" ucap Lela.
"itu karana kerja sama tim kita...tim kolang kaling" ucap Rinda.
"iya tetap Lu yang dominan Rin...gue yakin nilai yang ka Irfan kasih buat kita pasti nilai A. ucap Lela
"kalian ga lupa kan mendokumentasikan kegiatan kita buat laporan"
"dokumentasi semua sempurna...Nisa memperlihatkan camera SLR nya.
"tar malam rayakan yuk.
di club Pacar gue Nando.sudah lama kita tidak kumpul"
"gue sih oke-oke saja.tar gue ngajakin Bimo.Lu ikut tidak??"
"gue engga deh.Mas Andra melarang berat gue menginjakan kaki gue di sebuah cclub malam.apa lagi minum-minum"
"cieeee istri solehah"
"bukan solehah Nis,tapi tuntutan status"
"haaaaaaaa.kalian bukannya dukung gue yang sudah insyaf dari dunia malam.
"gue kangen sama tingkah liar Lu.kangen ngamuk Lu.kangen Lu ikut balapan.kangen minum bareng.kangen ngopi dan merokok bareng" ucap Lela
"Mas Andra sudah merubah gue.gue harus nurut sama dia.dia suami gue sekarang" Rinda terkekeh.
"salut gue benar-tidak menyangka Lu bisa benar-benar berubah"
"sama Nis...gue juga tidak menyangka Rinda yang barbar bisa jadi seperti sekarang"
"ngomong-ngomong hubungan sama bokap Lu sudah baik??Mas Andra bisa dong memperbaiki hubungan kalian"
"belum pernah bertemu lagi Nis.terakhir waktu acara resepsi.terakhir dengar kabar dari nyokap dia dirawat di RS.
"Elu nengok??"
"kagaaaak...mau bunuh diri??lagian nyokap gue sudah ditalak 3 sama Bastian "
"what??" Lela dan Nisa bicara serempak
"nyokap sih sudah punya ban cadangan...bokap nya Bos Rangga"
"woooowww...hebat tante Ayu" Lela dan Nisa mengacungkan jempol.
Rinda bicara sambil menghubungi Andra tapi Andra belum merespon panggilan dan pesan dari Rinda.
"selamat buat kalian" ucap Irfan sambil memberi tepuk tangan buat Rinda.Lela dan Nisa.
Irfan pun membawa minuman yang bau nya menggoda iman Rinda.
"perayaaan buat kemenangan kalian...sebagai mahasiswa magang performa kalian hebat luar biasa" Irfan membuka botol minum dan mengeluarkannya ke gelas masing-masing.
"cheerss" ucap Irfan mengangkat gelas berisi vodka
Lela dan Nisa tanpa beban langsung cheers dan menengak habis minumannya.
"Enak Rin" ucap Lela
"kamu tidak minum??" tanya Irfan
"sudah tidak Kak.lagi promil"
"apa promil??" tanya Irfan
"program hamil" Rinda menunjukan giginya
"uhuk uhuk..."Lela dan Nisa langsung keselek lalu tertawa.
Irfan langsung menarik nafas dan tersenyum,ucapan Rinda mengingatkan bahwa Rinda sekarang seorang istri polisi.
-----
perusahaan Wijaya.
Andra menghubungi Papahnya bahwa dia akan berangkat rapat.
Papah Wijaya menugaskan Emma dan Renata menemani Andra mengikuti rapat.
Emma adalah sekertaris tetap Andra yang dipilihkan Papah Wijaya beberapa minggu yang lalu sebelum Andra masuk ke perusahaan.
----------
perusahaan Angkasa Jaya
suasana diruang Rapat
Andra baru saja datang bersama Renata dan Emma.Andra melihat Bastian sudah duduk dikursi kebesarannya.Mertua Andra menjadi pemimpin rapat di perusahaannya.
Andra menganggukan kepala saat dilihatnya Rangga dan juga Siska mengikuti rapat tersebut.
lain hal nya Rangga yang fokus kepada Emma.mantan sekertarisnya yang dia pecat karena berusaha menggodanya pada saat dia akan menikah dengan Siska.
__ADS_1
"kenapa Emma bisa bersama Andra.Aku hatus kasih tahu Rinda" gumam Rangga.
Rapat direksi hampir selesai dilaksanakan.proyek pembuatan apartemen dengan modal yang fantastic.sebagai pemegang saham 30% persetujuan Andra sangat berpengaruh.kalau Andra tidak setuju kemungkinan proyeknya gagal.
"Andra melihat ke arah mertuanya Bastian..kemudian melirik Siska juga Rangga yang sama-sama ikut rapat.
"bagaimana pa Andra wijaya??"
"saya ikut suara terbanyak.setuju" ucap Andra.
Akhirnya rapat pun selesai setelah Andra menyetujuinya.tiba saatnya semua yang ikut rapat bersalaman.Rangga dan Andra yang sudah saling kenal bersalaman dan berbasa basi sebentar sekedar bertanya kabar.
tiba saat nya Andra dan Bastian bersalaman,hanya tangan mereka yang berjabat.bahkan Bastian sedikitpun tidak melihat ke arah wajah Andra.
Bastian selesai rapat langsung meninggalkan ruang rapat.mood nya sangat buruk saat melihat Andra hadir sebagai wakil direktur perusahaan Wijaya grup.diikuti Aryo,papah Renata.
Andra hanya menarik nafas panjang dengan kelakuan mertuanya.
sedangkan Aryo menepuk bahu Renata putrinya sebelum meninggalkan ruang rapat.
Renata merasa bangga Papah nya berada diruang rapat orang-orang penting...dia tidak tahu bahwa yang menjadi majikan Papahnya adalah Papahnya Rinda.
Dra...kita harus bicara sebentar" ucap Rangga tiba-tiba
kalian tunggu di lobby" ucap Andra kepada Emma dan Renata.
"sayang,Mas mau bicara 4 mata dengan Andra" Ucap Rangga kepada Siska. Siska pun meninghalkan ruang rapat meninggalkan suaminya.
"ada apa??"
Rangga pun mencertitakan tentang Emma.
"tapi aku tidak mungkin memecatnya,bahkan aku tidak tahu kapan dia mulai bekerja.
"kamu bukannya punya dua sekertaris.bilang saja kalau kamu hanya butuh satu."
"yang satu sekertaris magang"
"usahakan Emma jangan bersamamu,jangan sampai rumah tanggamu hancur gara-gara perempuan seperti Emma.kerja nya licin dan senyap,hati-hati apalagi kamu tampan.
"terimakasih sudah mengingatkan"
Rinda calon adik aku.otomatis kamu juga akan menjadi iparku kalau Papah ku menikah dengan Mamah Ayu.
setelah pembicaraan mereka selasai.Rangga dan Andra pun meninggalkan ruang rapat.
diperjalanan Andra duduk didepan sedangkan dua sekertarisnya duduk dibelakang.Andra diantar supir perusahaan.
"Kak,kita tidak makan dulu.aku lapar" ucap Renata manja.
Andra mengacuhkan ucapan Renata.Andra fokus kepada ponselnya yang sempat dia silent.terlihat beberapa pesan dan panggilan dari istrinya.
"sekarang Mas jemput kamu" ucap Andra saat Rinda menjawab panggilannya
"tidak perlu,Rinda sudah dirumah.tadi diantar Nisa."
"Mas segera pulang,maaf sayang Mas baru selesau rapat"
"iya..." ucap Rinda dengan malas.
Andra pun menyimpan ponselnya.
"Kak...aku lapar" ucap Renata sekali lagi.
"nanti makan dengan supir dan Emma.Kakak harus segera kembali ke kantor dan mengambil mobil,Kakak harus cepat pulang.
Renata mengerucutkan bibirnya
lain halnya Emma yang bergelayut dengan pemikirannya.
"sebuat tantangan menaklukan pria setia" gumamnya.
------
sesampai di kantor Andra langsung menuju mobilnya dan kembali ke rumah dinas.
sedangkan Renata dan Emma dia tinggalkan bersama supit tanpa kata pamit.
pukul 18.30 Andra baru saja sampai di rumah dinasnya.
"sayang" ucap Andra saat melihat Rinda sedang duduk menonton televisi.
"Mas..."Rinda membuka jas suaminya dan mencium punggung tangan suaminya.
"Maafkan Mas tidak jadi jemput kamu".
"minta maaf yang benar" ucap Rinda tersenyum licik.
Andra langsung menutup pintu rumah nya.melonggarkan dasi,melipat kemeja sampai sikut dan menggendong Rinda ke kamarnya
"hahahahahaha....Rinda mengalungkan tangannya keleher Andra sambil tertawa.
Dukkkkk...kepala Rinda kejedot daun pintu yang belum terbuka semua.
"aaaawwwww" Rinda memukul dada Andra.
"sengaja ya??" sakit tahu...ucap Rinda sambil mengelus kepalanya.
__ADS_1
Andra terkekeh,adegan romantisnya gagal total.
Andra langsung melemparkan Rinda ketempat tidur.
"Mas mandi dulu...diam disitu" ucap Andra
Rinda tetap diranjang dan memperhatikan suaminya yang melucuti pakaian hendak mandi.
"Mas bagaimana hari pertama masuk perusahaan??"
"Mas mau jadi polisi saja,paling kalau ada keperluan mendesak dan perusahaan benar-benar membutuhkan,Mas baru keperusahaan."
"banyak mahasiswi magang??"
"tidak tahu,yang Mas tahu ada Renata"
"apaaaa???Rinda langsung bangkit dari tempat tidur."
"sebentar Mas mandi dulu nanti cerita"
"cepetan mandinya!!!"Rinda mengepalkan tangan kepada suaminya.sedangkan Andra hanya terkekeh.
selesai mandi Andra melihat Rinda berbaring diranjangnya dan memainkan ponselnya.
Andra mendekati Rinda dan mengecup kening Rinda.
turun ke pipi lalu ke bibir.Rinda mendorang Andra yang hampir merengkuhnya.
"ceritakan dulu di perusahaan"
"iya Renata magang jadi sekertaris Mas."
"ko bisa jadi sekertaris"
"Mas juga heran...tadi Mas rapat di Angkasa Jaya.ketemu Papah Bastian"
"dia sudah sembuh...syukurlah...apa dia menyapamu Mas"
"iya...dia menyapa Mas dan mengucapkan selamat atas pernikahan kita"
"maafkan Mas berbohong" gumam Andra
"oh ya...tumben amat" ucap Rinda.
"Mas juga bertemu Rangga dan Siska,ternyata mantan sekertaris Rangga namanya Emma menjadi sekertaris tetap Mas diperusahaan.
"oooh Rinda pernah bertemu sama sekertaris Rangga dulu di restaurant Jepang.hati-hati Mas,orangnya cantik,putih,mulus.rambutnya lurus panjang blonde.
"kamu tetap yang paling cantik sayang" Andra mulai mencumbu kembali Rinda.
"jadi Mas kalau di perusahaan didampingi Renata dan Emma??"
"Mas tidak akan kembali lagi keperusahaan.kalau memang mengharuskan kesana Mas ajak kamu"
"benar??" Rinda mendorong wajah Andra yang sedang menciumi lehernya.
"iya sayang...sudah jangan banyak bicara.Mas sedang minta maaf dengan benar" Andra kembali mencumbu istrinya.
Malam itu lagi-lagi mereka bercinta dengan penuh gairah,berbagai macam gaya mereka coba.percintaan mereka tidak pernah kurang dari 2 jam.Andra selalu membuat Rinda berkali kali mendesah dan membuat Rinda mengatakan ampun meminta Andra segera menyelesaikannya.
"terimakasih" ucap Andra sambil mencium kening Rinda.Rinda bahkan tidak sanggup lagi membuka matanya.Amdra telah membawanya terbang ke luar angkasa dengan sebuah kenimmatan yang tidak bisa Rinda ungkapkan dengan kata-kata.
tiba-tiba ponsel Andra berbunyi.ternyata Azka yang menelpon.
"Ada Apa??"
"Besok ke Polres???"
"iya...ada apa??"
besok perkenalan Ibu bhayangkari baru.bawa bini Lu
oke..eh Az apa ada perkembangan kasus pengedaran narkoba dikampus Bini gue??"
"iya Elu pasti kaget....sepertinya ada hubungan dengan sahabat-sahabat Rinda"
"besok kita bicarakan di Polres" Andra mengakhiri panggilan Azka dan menyimpan ponselnya.
"Andra melihat Rinda yang sudah tertidur pulas akibat perbuatannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
jangan bosen like.vote dan komentara ya🥰🥰🥰🤗🤗
terimakasih semuanya...💋💋💋💋