
Kediaman Rinda pukul 16.00
Mas Andra datang" ucap Lela yang melihat dari balkon kamar Rinda di lantai 2
dia bawa roti buaya gede banget bangeet Rin,bisa elu peluk...Lela melihat diatas mobil Andra ada roti buaya yang super besar seperti ukuran asli buaya.
"guysss...ko gue deg2an ya..
yuk turun...Tante Ayu sudah manggil...ajak Lela.
-------
sementara di bawah sana ada perdebatan kecil antara Mamah sofia dan Andra
"jangan cemberut dong masa mau lamaran cemberut"
"Mamah apa-apaan bawa roti buaya sebesar itu...Andra malu Mah"
"aaakkhh kalau roti buaya kecil kan sudah biasa..."
Azka terus mengambil foto Andra dari turun dari mobil sampai berjalan menuju pintu rumah Rinda
"Dra senyum dong...jelek amat..gue foto nih"
"'Roti buaya jangan nyuruh Andra yang bawa Mah...suruh Azka turunin.dan simpan di luar saja...Andra malu Mah"
"Iya..."
Papah Wijaya hanya geleng-geleng kepala..
Emang lamaran harus bawa roti buaya tante??
"Iya Az...ciri khas orang Jakarta..."
oooh...ucap Azka terkekeh ...iya keluarga Andra yang datang hanya 4 orang saja..Papah Wijaya.Mamah sofia.Andra dan azka...sedangkan didalampun yang menyambut hanya 4 orang.Mamah Ayu.Rinda.Lela dan Nisa.
Mamah Ayu membuka pintu menyambut kedatangan kedua sahabatnya dengan putra mereka...
"yuk masuk"....Ajak Ayu. setelah menyalami semuanya.
Yu ini aku bawa buah-buahan...itu Roti buayanya disimpan diluar ya.Mamah sofia memberikan parsel buah dan menunjuk roti buaya yang disimpan Azka diteras rumah mamah Ayu.
Andra terlihat Badmood dengan roti buaya nya...seolah olah dia merasa disamakan dengan buaya.
"bawa kedalam saja jangan disimpan diluar" ucap Mamah Ayu.
"ga kurang gede Sof??" tanya Mamah Ayu melihat ukuran Roti buaya yang di bawa Azka kedalam.
"sesuai gede nya sama anak kami Andra.. ucap Sofia sambil merangkul bahu Ayu
"Masa anakmu disamakan dengan buaya Sof.."
"hehe...Mamah Sofi hanya terkekeh"
"ini siapa??" tanya Ayu melihat Azka..
"Ini Azka...teman dinas Andra...anaknya Mirna...masih ingat Mirna??"
"Maksud kamu Mirna yang pernah suka sama Wijaya" Mamah Ayu senyum ditahan.
"haaaahhh Tante serius???" tanya Azka kepada Mamah Ayu...
iya itu cerita dulu Nak...ucap Mamah Ayu.
Andra juga baru tahu..kalau Papah sama tante Mirna sudah kenal sejak dulu. Ucap Andra tampak dengan kebingungannya.
"kita juga pernah muda...sebelum kalian kan kita dulu" ucap Papah Wijaya..
mereka pun sudah duduk di ruang keluarga...makanan sudah tersaji di meja..cemilan yang dibuat Mamah Ayu.
Azka tercengang melihat semua makanan yang disajikan terlihat enak semua...iya karena Mamah Ayu hanya berdiam di rumah selama 21 tahun jadi dia sangat pintar masak...kegiatannya hanya memasak.
di makan dulu cemilannya..nanti kita lanjut makan malam bareng...ucap Mamah Ayu.
"masih ada makanan lain tante??ucap Azka
"ada diruang makan"
Andra menyikut Azka.
"Rinda mana Yu???" tanya Mamah Sofia
"masih dikamar nya bersama dua sahabatnya"tadi sudah aku panggil.
.
.
__ADS_1
.
Ayo dong Rin...Mereka sudah menunggu tuh..ajak Lela
"duh serius gue deg-degan cuy"
"kalau tidak deg-degan elu sudah ditempatkan dipemakaman umum" ucap Lela
"iiiiihhh...gue gugup"
"baru lamaran...belum ijab qobul...ayo ah..jangan biarkan Mas Andra nunggu lama"
"tapi gue suka nya yang lama" ucap Rinda terkekeh mencoba melumerkan kegugupannya.
"ya ya ya....sudah jangan diteruskan" ucap Lela.
"La...lu pilih durasi apa ukuran??" tanya Nisa
"kalau gue dua-duanya"
"gue durasi" ucap Rinda
"gue ukuran deh" ucap Nisa
Mereka pun terkekeh dengan perdebatan mereka tentang durasi dan ukuran.
"ayo ah turun" Nisa dan Lela meraih tangan Rinda dikedua belah sisi Rinda.
.
.
.
Tuh Rinda...."Ucap Mamah Ayu menunjuk Rinda yang sudah menuruni tangga bersama kedua temannya.
Cantiknya calon mantuku" ucap Mamah Sofia
Andra dibuat bengong dengan penampilan Rinda..balutan kebaya hitam dengan bawahan rok ketat memperlihatkan lekuk tubuh Rinda sangat pas diukuran tubuh Rinda..membuat nya menelan air liur..."semoga dia merangkul.memeluk dan menciumku...dia menggemaskan sekali" gumam Andra.
Azka sibuk mengambil foto setiap moment kegiatan kedua keluarga tersebut.
Rinda bejalan perlahan menuju ke tempat dimana kedua keluarga tersebut berkumpul.
tatapan Rinda fokus kepada Andra..sambil menebar senyum yang begitu menggoda untuk Andra.
"tahan Dra....tahaaaannn..jangan tergoda" gumam Andra.
Rinda langsung menyalami Mamah Sofia.kemudian Papah wijaya. dan terkahir Rinda berdiri dihadapan Andra.
Rinda menatap Andra lama sambil tersenyum menggigit bibir bawahnya.
Andra ingin sekali mengusap wajah Rinda..tapi disana ada orang tua mereka yang melihat kearah mereka
"Rinda tahan Rinda.disini ada beberapa pasang mata yang melihat.kendalikan hasratmu.kendalikan naluri liarmu" gumam Rinda yang ingin menjamah seluruh tubuh Andra yang ada dihadapannya.
"Mas..." ucap Rinda sambil meraih tangan Andra dan mengecup basah tangan Andra.
Andra sedikit memejamkan matanya saat Rinda mengecup tangannya.
"sekali lagi Rin salamannya...Andra merem nih pas gue ambil foto nya" ucap Azka memecah keheningan.
Rinda meraih kembali tangan Andra dan mengecupnya kembali.
"Nah sekarang sudah merem melek" ucap Azka yang mengundang tawa semuanya.
"Rinda duduk disebelah Mamah Ayu.berhadapan dengan Andra dan kedua orang tua nya.
untuk menyingkat waktu..Papah Rasa tidak perlu bertele tele ya Dra...Papah disini mewakili kamu...
Langsung saja Yu...maksud kedatangan kami kesini untuk melamar Rinda" ucap Papah Wijaya.
"Mamah Ayu tersenyum dan melirik ke arah Rinda.."
"Apa Rinda bersedia??"
"sangat bersedia Mah"
"Allhamdulillah"
"Nak Andra memang benar serius mau menjadikan Rinda istri nya Nak Andra??tanya Mamah Ayu.
"Iya Tante...Andra serius"
"kami membawa ini untuk tanda bahwa kami telah mengikat Rinda." Mamah sofia mengeluarkan 1 set perhiasan emas yang nya 1ons.InyaAlloh untuk Mas kawin kami siapkan 10x lipan dari ini.mohon diterima Yu"
"jangan terlalu berlebihan begini Sof..."
__ADS_1
"ini tidak berlebihan..ini sebagai tanda jadi hubungan anak-anak kita"
"jadi kamu mau kapan kita datang lagi untuk akad??"
"kalau aku sebagai pihak wanita terserah pihak laki-laki.."
"bagaimana kalau minggu depan kita adakan akad anak-anak kita..setelah itu privat resepsi di Bali."
"minggu depan gue balapan" gumam hati Rinda.
"minggu depan ada undangan dari PT.angkasa jaya Mah...anak tunggalnya menikah..'ucap Wijaya
"oooh iya lupa"
"ooh jadi anak mereka menikah juga" tanya Ayu
"iya..apa mau disamakan tanggalnya"
"jangan...cukup tanggal lahir mereka yang sama...jangan samakan juga tanggal pernikahannya" ucap Mamah Ayu melirik Rinda.
Rinda tersenyum,saat kata hatinya terwakili oleh Mamahnya...Rinda tidak ingin tanggal pernikahan yang sama dengan Siska...apalagi minggu depan dia balapan.
ya sudah bagaimana kalau dua minggu lagi?
bagaimana Rin??
"terserah Mamah"
"dalam dua minggu ini bagaimana kalau nikah kantor dulu Mah,jadi setelah selesai nikah kantor baru akad "tanya Andra
"oh iya Mamah dan Papah sampai lupa kalau kamu seorang Polisi."
semua nya tersenyum...
Nanti ada beberapa persyaratan yang harus dusiapkan sebelum pengajuan nikah kantor..nanti Andra bicarakan berdua dengan Rinda"
"iya urusan nikah kantor urusan kamu" ucap Papah Wijaya.
"oia ini cincin didalamnya bertuliskan nama Rinda pasang di jari Andra.dan yang bertuliskan nama Andra dipakai Rinda ya" Papah Wijaya mengeluarkan cincin berlian dari saku jas nya."
"Mamah Sofia dan Mamah Ayu dibuat terkejut melihat cincin yang begitu mewah.
"kapan Papah beli cincin??" tanya Sofia
"Papah pesan dari salah satu toko perhiasan milik Berlian Indah..ini keluaran terbaru...yang pesan hanya Papah dan Mahfud"
"Mahfud???" tanya Mamah Ayu.
"iya Yu...Bastian besanan sama Mahfud"
"Mamah Ayu di buat menganga oleh ucapan Sofia.
"sejak kapan mereka berteman?jadi anak Bastian menikah dengan anak Mahfud???tanya Mamah Ayu..mengingat dahulu mereka musuh berat setelah merebutkan Mamah Ayu.
"sepertinya setelah Bastian menikah dengan Riska dan kamu hilang bak ditelan bumi" ucap Papah Wijaya.
"lain kali kamu harus bertemu Mahfud" Mamah Sofia mengerlingkan matanya.
Rinda melihat ke arah Mamah Ayu...Mahfud siapa Mah??"
"anu sayang...teman nya Mamah waktu sekolah.."
"ayo pasangkan dulu cincinnya terus foto sama Azka" ucap Papah wijaya mengalihkan pembocaraan Mamah Ayu dan Rinda.
ganti baju dulu sayang.Mamah bawa baju yang sesuai dengan baju Andra...nanti kita foto keluarga.
..
setelah acara tukar cincin dan foto-foto mereka pun makan bersama...yaaah walaupun acaranya garing dan hanya dihadiri 8 orang saja tapi ada kehangatan didalamnya...hari itu cukup membuat Rinda sangat bahagia dan melayang-layang...hemmm 2 minggu lagi.iyaaa 2 minggu lagi siap-siap Andra mendapat serangan,jamahan,jilatan dan cabikan dari Rinda.
.
.
.
.
.
.
.
haaayyy readrers semua...jangan bosan like.vote dan komentar ya...
i love you all💋
__ADS_1
kecup basah🤭🤭🤭
Lanjut besok🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️