Hey Polisi,Razia Aku!!!

Hey Polisi,Razia Aku!!!
A&R 44


__ADS_3

Andra dan Rinda sudah menyelesaikan proses nikah kantor.


----di mobil---


"Mas..."


"hemmm..."


"beli daleman dulu, ga nyaman tahu. "


"ga kelihatan ko, didalam ini."


"tega!!!"


"bukan tega, kamu tadi siap-siap nya lama.sudah tahu Mas psikotest pukul 08.00."


"terus hasilnya Mas masih boleh pegang senjata??"


"boleh, ini masih dibawa" Andra menunjuk senjata yang ada di pinggangnya.


"ya sudah langsung pulang kerumah, mobil aku tadi malam langsung dianterin Lela dan Nisa kerumah.


ke Butik dulu, kata Mama kita harus nyobain baju yang sudah dia buat untuk akad minggu depan.


akad di rumah dan resepsinya di Bali.Papah sudah menyewa pesawat untuk kita berangkat kesana.


"baik banget sih Papah dan mamah"


"oh iya dong, syaratnya Mas harus mau keperusahaan"


"jadi nanti Mas keperusahaan seperti Bastian gitu??"


"Papah Bastian"


"Bastian"


"Papah sayang"


"Bastian"


"Nanti belajar panggil Papah Bastian"


"Bastian" ucap Rinda yang membuat Andra makin gemas.


"ya sudah kalau belum bisa, nanti Mas ingin kamu panggil dia Papah"


"ga janji....."


Andra menggelengkan kepalanya mendengar jawaban Rinda.


Mas!!!!"


"hemm."


"di butik ada daleman??"


"sepertinya tidak ada."


"beli dulu dong Mas, jahat banget sama aku.mampir di toko pakaian dalam wanita.


"ya itung-itung hukuman kamu"


"banyak amat hukuman aku, katanya sudah lunas"


Andra malah terkekeh.membayangkan Rinda yang memakai dalemannya.


"iya nanti beli.kamu ganti di butik Mamah ya.


.


.


.


Rinda dan Andra langsung ke Butik untuk mencoba baju pengantin mereka untuk acara akad dan resepsi.


"Mas Andra mau nyobain baju pengantin ya...?" ucap karyawan Mamah Sofia langsung menyambut Andra tanpa melihat Rinda


"eeeiiitttttt....diulangi lagi.yang boleh manggil Mas cuma aku ya"


"eeh iya Maaf Mba...." ucap Karyawan Mamah Sofia.seorang laki-laki kemayu (bencong)


"Ini Pak Andra, Mba Rin baju pengantinnya."


Rinda mengambil nya baju yang disodorkan karyawan Mamah Sofia. "Mas, aku cobain dulu ya sekalian ganti daleman"


"oke ucap Andra" sambil tersenyum.


Rinda mendelikan matanya saat melihat Andra tersenyum seolah menertawakannya.


"Mas Andra tidak ikut menghadiri resepsi pernikahan keluarga Pa Bastian dan Pa Mahfud??!

__ADS_1


"woooy...Rinda denger yaaaaa.jangan panggil Mas lagi" teriak Rinda dari kamar Pas.


Andra menggeleng gelengkan kepalanya.


kemudian Andra mengarahkan telunjuk di bibirnya ke arah karyawan butik Mamah Sofia agar tidak banyak bicara.


"Mas bagaimana??" Rinda keluar memakai kebaya yang dibuat Mamah Sofia,benar-benar Pas.


"Cocok" ucap Andra puas dengan desain Mamah Sofia.


"punya Mas dicoba dulu??"


"nanti deh di rumah,langsung bungkus saja.malas buka seragam"


"sudah cocok,langsung dibungkus ya jenk" ucap Rinda. mengedipkan mata kepada bencong tadi.


"iiiiiyy maaf ya. Ekeu syuka nya terrrong" Ucap Karyawan bencong tersebut saat melihat Rinda mengedipkan matanya dan langsung pergi untuk membungkus baju Rinda dan Rinda.


"ini Mas....." ucap karyawan butik Mamah Sofia


"ccckkk...Mas lagi...Mas lagi...ku cium kau!!!! Rinda mendekati bencong itu mencoba menciumnya tapi ditarik Andra...dan bencong nya juga menghindar takut dengan Rinda yang memonyongkan mulutnya.


Andra langsung menarik Rinda keluar butik.Rinda mengepalkan tangannya kepada karyawan tersebut.


"Mas suka sama dia??


"Aduh Yank, masa kamu sama bencong saja cemburu"


"aku ga suka ya dia panggil kamu Mas.cara dia melihat juga idiiih..."


"yank...dia laki-laki. yang benar saja masa kamu cemburu" ucap Andra mengikuti Rinda yang sudah masuk mobil..kini perdebatan dilanjutkan di dalam mobil.


"iya wujudnya laki-laki,tapi hasratnya perempuan"


"kamu ga usah takut yank, Mas masih normal"


"iyaaa aku ngingetin takut kamu khilaf Mas"


"duh yank masa Mas khilaf sama bencong. mending solo karir." Andra langsung menutup mulutnya pakai tangan kiri.sedangkan tangan kanan mengendalikan stir mobilnya.


"Solo karir??" ucap Rinda mengulangi ucapan Andra.


"lupakan" ucap Andra


"siapa nama karyawan Mamah tadi??"


"Sinta"


"Maksud Mas namanya Santo


tuh kamu namanya saja tahu.....


"aduh udah dong Yank.ga lucu masa cemburu sama bencis"


"idih bencis...bencong kaliiii seus"


Andra sampai dibuat terkekeh oleh kelakuan Bebek cantiknya.


"Andra mengacak-ngacak rambut Rinda..kemudian jemari tangan Rinda dan menciumnya sangat lama.


"walaupun tidak ada wanita lagi didunia ini...percayalah Mas tidak akan memilih Santo"


"bener yaaa!!!"


"iya sayang.."


Andra menggeleng gelengkan kepalanya...tidak percaya Rinda cemburu kepada seorang bencong.


------


Kediaman Rinda


Mamah Ayu melihat Rinda baru datang dan langsung membuka pintu rumah.


Mamah Ayu melihat Rinda memakai baju pink..seragam Bhayangkati dan tersenyum kepada Rinda dan Andra.


"Mah..." Rinda dan Andra menyalami Mamah Ayu


" sudah selesai proses nikah kantornya??"


"sudah Mah..."


"Ayo masuk dulu"


"Andra harus ke Polres lagi Mah..."


"oooh tidak mampir dulu sebentar??"


"lain kali ya Mah..tidak enak sama yang lain..Andra masih jam Dinas..."


"ya sudah hati-hati"

__ADS_1


"yank...Mas berangkat dulu ya..." Andra mengusap kepala Rinda.


"Cium"....ucap Rinda tak tahu malu didepan Mamahnya.


Mamah Ayu tersenyum dan meninggalkan keduanya diluar dan memilih masuk ke dalam rumah.


"Mas....cepetan cium dulu"


Andra terpaksa mencium kening Rinda...


"cium yang bener....disini...di sini...di sini..disini" Rinda menunjuk semua bagian wajahnya.


"malu sama Mamah"


"Mamah kan masuk ke dalam...tidak melihat.banyak alasan ah...apa gara-gara ben..."


sebelum Rinda menyelesaikan bicaranya Andra langsunng mencium bibir Rinda.


"tunggu seminggu lagi...Mas akan balas semuanya"


ucap Andra setelah melepaskan ciuman di bibir Rinda.


Rinda menggigit bibir bawahnya.


"sudah ya..." ucap Andra.


"mmmeeeeooong" ucap Rinda jari jari tangannya seperti akan mencakar Andra.


"aaaaaaaaaaaaauuuuuuuuungggg " balas Andra.


"wooowww...aku kalah dong kalau sama srigala"


"nanti kita buktikan siapa yang kalah dan siapa yang menang"


"aaaahhhh gemaaassshhh. pengen cepat-cepat tarung" ucap Rinda manja


udah ah. Mas ga berangkat-berangkat.


"hati-hati Mas"


Rinda melambaikan tangannya.


--------'


Resepsi pernikahan Siska dan Rangga baru saja selesai.rencananya mereka bulan madu ke Bali selama seminggu.


Selamat Ya sayang akhirnya kamu menikah" ucap Riska kepada Siska Anaknya.


"Siska langsing di bawa ke Rumah Rangga Mah" ucap Rangga.


"Iya...Titip anak Mamah ya...di bimbing agar jadi istri yang baik..jangan segan menegurnya kalau Siska salah.


"Iya Mah.."


Bastian merangkul Riska yang seperti berat melepaskan anak gadis nya menikah...bagaimana tidak berat..Siska selama ini tinggal di Jerman bersama orang Tua Riska...saat kembali ke Indonesia malah nenikah dan di bawa suaminya.


padahal banyak hal yang ingin Mamah Riska ceritakan kepada Siska.


"Siska akan sering main kerumah Mamah.Mamah juga boleh main kerumah Siska." ucap Siska yang


langsung di sambut pelukan oleh Riska.


"sudah Mah, anak kita menikah harusnya bahagia, bukan menangis" ucap Bastian kepada Riska.


Bastian dan Mahfud saling jabat tangan.hari ini adalah hari mereka telah menjadi besan dan dua perusahaan besar bersatu.


"selamaaattt, selamaat...." tiba-tiba Papah Wijaya dan Mamah Sofia mendekat dan memberi tepukan tangan untuk keduanya.


"selamat kalian sudah jadi besan" ucap Papah Wijaya.


Bastian dan Mahfud pun tersenyum dan menerima jabatan tangan Papah Wijaya.


Mamah Sofia juga menyalami Mamah Riska.


"Anak tunggal kamu mana?? tanya Bastian


"Iya kenapa tidak diajak?" tanya Mahfud


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


like vote dan komentar...🤗🤗


__ADS_2