
kediaman Wijaya
Papah kenapa sih tidak jawab anak kita lagi keliling dunia atau apalah yang lebih elit sedikit.ini malah jawab "ada dirumah" Mamah Sofia mengulangi ucapan papah wijaya dengan sedikit mengejek.
"yah tidak penting juga Mah meladeni Bastian dan Mahfud.biarkan saja lah toh tidak penting juga buat kita."
"iya setidaknya anak kita tidak ada apa-apa nya dong dihadapan mereka."
"Walau Papah tidak bilang Andra begini begitu mereka tahu Andra tetap pewaris perusahaan Wijaya Grup Mah"
"terserah Papah deh.."
"baru pulang Mah Pah" tanya Andra saat melihat orang tuanya masuk kedalam rumah.
"Iya, mana Rinda??" tanya Mamah Sofia yang melihat mobil Andra didepan mengira Rinda ikut.
"dirumahnya."
"sudah kamu coba baju pengantin kamu?"
"Sudah mah, sudah cocok.punya Rinda sudah Rinda bawa pulang."
"syukurlah kalau cocok"
"Papah mandi dulu ya,lengket."
"Iya Pah, nanti Mamah nyusul"
"Mah..."
"Apa sayang??"
"Mah kalau cari karyawan itu yang bener Mah."
"yang bener bagaimana??"
"kalau perempuan ya perempuan, kalau laki-laki ya laki-laki.Jangan seperti si Santo tidak jelas, dibilang laki-laki seperti perempuan, dibilang perempuan dia laki-laki.
"Sinta maksud kamu??"
"aduh Mah jangan panggil Sinta, jelas-jelas namanya Santo"
"dia kerjanya bagus sayang.Gambar nya halus, jahitannnya juga rapi.Mamah beruntung malah punya karyawan seperti dia, pelanggan Mamah banyak yang puas dengan hasil kerja Sinta.
"Rinda cemburu sama Santo"
"haaaaah.serius??! Mamah Sofia malah tertawa mendengar ucapan Andra
"duuh Mamah malah ngetawain.Andra serius Mah.Santo manggil Mas saja jadi masalah, memang marahnya lucu sih Mah tidak meneyeramkan. Tapi harga diri Andra hilang sudah Mah.
Hilang bagaimana??"
"yaaaa masa dicemburuin sama bencong"
"aakh sudah jangan dipikirin.Rinda pasti hanya bercanda.Mamah mandi dulu ya.kamu nginep disini??
"iya Mah, di rumah dinas hampa tidak ada Rinda.kemarin dia nginep di rumah dinas.."
"kalian tidak berbuat yang tidak-tidak kan??"
"engga Mah, Masih bisa Andra tahan"
"Anak pintar" Mamah Sofia mengacak ngacak rambut Andra dan meninggalkan Andra di ruang keluarga.
----'x
kediaman Rinda.
"Mamah tidak di undang sama Bastian??"
Mamah Ayu tersenyum dengan pertanyaan Rinda.."
"kamu tahu jawabannya"
"Mah...Rinda mau tanya"
"Tanya apa??"
"Om Mahfud siapa??Mamah kenal??"
"dia teman sekolah Mamah dulu."
"Anaknya Rangga pernah ngasih Rinda uang 200Jt Mah gara-gara bisa ngalahin dia balapan.sekarang uangnya masih asa direkening Rinda.
"anaknya pasti sebaik Papahnya"
Papahnya Rangga baik sama Mamah??"
Mamah Ayu hanya tersenyum
"Mah...cerita dong tentang Mamah sekolah dulu" Rinda antusias.
jangan kaget ya, Mamah mau cerita sama kamu sekarang.
__ADS_1
"cepat Mah,Rinda pengen dengerin cerita Mamah" Rinda antusias.
"Jadi dulu Om Mahfud.Papah Wijaya sama Papah Bastian kakak kelas Mamah dan Mamah Sofia.
Mamah Sofia pacaran sama Mamah Papah Wijaya, Nah Mamah Azka, tante Mirna pernah suka sama Papah Wijaya.tapi ya begitulah cinta monyet."
terus...Papah Bastian dan Papah Mahfud suka sama Mamah.
"terus Mamah pilih Bastian??"
"Mamah kan sudah jadian sama Papah, masa mamah tinggalin Papah kamu"
"Ah kenapa Mamah tidak pilih Om Mahfud"
"kalau Mamah pilih Om Mahfud Mamah tidak akan punya kamu dong sayang"
"iya juga ya Mah..." Rinda terkekeh.
"ya sudah cepat kamu mending ganti baju terus makan."
-----
kediaman Bastian
"cuma beberapa saat saja Siska dirumah.sekarang dia malah dibawa suaminya"
"Sudahlah Mah, kalau Siska tidak menikah mau kamu dia jadi perawan tua"
"banyak hal yang Mamah lewatkan dengan Siska"
"Papah Mandi dulu" Bastian meninggalkan Mamah Riska.
"Aku ingin bercerita tentang rahasia kamu yang kamu sembunyikan dari kami.Siska harus tahu Pah.dia punya saudara perempuan.sampai kapan kamu menýembunyikan kebusukanmu.aku selalu menunggu kejujuranmu" gumam Riska.
"aku belum berani menemui istri simpananmu.aku tahu rasa cintamu terhadap wanita itu lebih besar dari pada rasa cinta mu kepadaku" Riska terus bergumam.
"21 tahun kamu seperti ini Pah, sampai kapan?" Riska terus mengoceh dalam hati.sampai Bastian selesai mandi.
"Mamah masih kepikiran Siska??"
"eh tidak Pah...Mamah mandu dulu,terus kita makan malam" Riska meninggalkan Bastian.
Bastian mengambil ponselnya dan mengirim chat kepada Mamah Ayu
"Apa dia bikin ulah lagi??"
"Tidak Pah.Minggu depan Rinda menikah"
"cari penghulu yang tidak mengenalku, aku tidak ingin ada yang tahu bahwa dia anak ku"
"Pasti polisi itu mengajukan ke Bank untuk dapat pinjaman dan resepsi pernikahan di Bali"
"iya mungkin begitu Pah"
Bastian menyimpan ponselnya dan memakai pakaiannya.
sebenarnya hati kecil nya memikirkan Rinda.
----
kediaman Rinda pukul 08.00
Mah Rinda kuliah dulu ya.
"sarapan dulu sayang"
"nanti deh di kampus".
"sayang kamu sudah berhenti balapan.merokok.minum dan nongkrong di club kan??
"sudah Mah...kemarin terakhir mau balapan ketahuan Mas Andra"
"syukurlah....harus nurut sama Mas Andra ya...kamu harus jadi istri penurut"
"siap dilaksanakan Mah"
tiba-tiba ponsel Rinda berdering..
Rinda tersenyum saat melihat siapa yang memanggil.
"hallo Mas..."
"Mas didepan rumah...jemput kamu"
"benarkah.??..Rinda kedepan"..langsung memutiskan sambungan telpon Andra .
Mah...Mas Andra jemput Rinda...Rinda berangkat dulu.....
"hati-hati sayang"
Mamah ayu melihat senyum bahagia di wajah Rinda Anaknya.
.
__ADS_1
.
.
.
Rinda membuka gerbang pagar rumahnya...dilihatnya Andra berpangku tangan menyilangkan kakinya dan menyenderkan tubuhmya di kap mobil milik nya...
Kebayang kerennya kan guys..
Rinda langsung mengahabur dan memeluk Andra..
"Maaass kanggeeen" Rinda memeluk Andra dan menggoyang-goyangkan tubuh Andra.
"Mas juga kangen.sabar 5 hari lagi.
Ayo..Mas antar ke kampus.
Didalam mobil
"Mas kenapa tumben jemput Rinda"
"Mas juga kangen sama kamu sayang"
"aaaaaaaa tumben bangeeet Mas jujur" Rinda langsung bergelayut merangkul leher Andra dan mencium pipi kiri Andra.
Andra membalasnya dengan mencium bibir Rinda sekilas pada saat jalur lurus.
Rinda cukup kaget dengan Andra hari ini.sudah menjemputnya ke rumah.mengantar kuliah,mengatakan kangen, dan mencium bibir nya tanpa di minta.
"Mas kenapa jemput Rinda??"
"Mas selesai apel pagi tidak ada kegiatan jadi jemput kamu, sekali kali boleh dong Mas antar kamu ke kempus.
"Tiap hari boleh Mas."
"iya setelah menikah Mas usahakan antar jemput kamu kuliah"
"bener Mas??"
Rinda bergelayut kembali di pundak Andra dan menciumi pipi kiri Andra.
"Mas ga konsen bawa mobil kalau kamu terus begini"
"Masa sih???biasa boleh."
"sekarang sudah lain lagi yank. Mas sudah tidak tahan"
"tidak tahan apa??"
"tidak tahan dengan sentuhan kamu"
"pengen ya??"
"Iya..pengen lebih dari ini itu"
"Rinda juga pengen.apalagi Rinda pengen nya dari dulu..." Rinda terkekeh sendiri.
"dari dulu kapan??"
"dari dulu pertama kali bertemu Mas, makanya aku cium Mas.soalnya ga tahan" ucap Rinda
Andra menggeleng gelengkan kepalanya.
"Mas ga nyangka kan??aku suka beneran dari dulu sama kamu Mas. Rinda tersenyum saat Andra meliriknya.dengan segera Andra menepikan mobilnya.
"aaaaaaw..." Kepala Rinda sampai kejedot ke jendela mobil.
"Ada apa sih Mas??? " Rinda kaget karena Andra langsung berhenti dan menepikan mobilnya.
Andra membuka safety belt nya. lalu menarik tengkuk Rinda dan mencium bibir Rinda.Rinda yang mendapat perlakuan Andra langsung meremas rambut Andra dan membalas ciuman Andra.
Beberapa menit mereka berciuman sampai akhirnya Andra melepaskan ciumannya dan Menempelkan keningnya dikening Rinda.
"Entah sejak kapan Mas juga menyukaimu dan Mas jadi kecanduan sentuhan kamu sayank"
Kemudian Andra mencium kening Rinda.
"I love you...."bisik Andra ditelinga Rinda.
Perlakuan Andra hampir saja membuat jantung Rinda berhenti berdetak.Andra mengelus pipi kanan Rinda dengan tangan kirinya.dan memasangkan kembali safety belt nya dan melajukan kembali mobilnya menuju kampus Rinda.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
dukung terus pasangan Andra dan Rinda dengan like.vote dan komentar...💋💋💋💋