
Andra baru saja selesai menandatangani semua dokumennya.
dilihatnya Rinda masih berdiri dan mengetuk ngetukan kaki nya yang berbalut sepatu berhak tinggi ke lantai.Andra membayangkan kalau seandainya sepatu high heels Rinda dilemparkan ke wajahnya.Andra juga melihat pecahan gelas berserakan di ruangannya.membuat Andra menggidik ngeri.
"Mas sudah selesai,pulang yuk" Andra meraih jemari Rinda dan menariknya.
tapi Rinda langsung menghempaskan tangan Andra.
Andra melirik ke arah Rinda," Ayo pulang yank"
"gendong" ucap Rinda
Andra menggelengkan kepalanya dan membelakangi Rinda.agar Rinda naik kepunggungnya.
"tidak mau di gendong di punggung"
"Andra langsung membopong Rinda,sebelum Rinda merajuk lagi.Rinda langsung mengalungkan tangannya ke leher Andra.
"buka pintunya yank" ucap Andra yang kesulitan membuka pintu ruangan karena membopong tubuh Rinda.
Rinda pun membuka pintu nya.Rinda melihat dua meja sekertaris kosong.
"kemana benalu-benalu itu??"
"mungkin sudah Papah pindahkan Yank"
"bagus deh"
karyawan yang ada dilantai 10 bersama Andra langsung berdiri saat melihat atasannya membopong seorang wanita.
"mereka mengira si wanita terkilir kakinya atau apalah yang membuatnya tidak bisa berjalan.
"itu istri wakil direktur"tanya salah satu karyawan
"kemungkinan iya" ucap karyawan lainnya.
"pencet tombol lift nya yank" ucap Andra.
"siapa yang mau lewat lift??Rinda pengen lewat tangga"
"yank,ini lantai 10.bisa-bisa Mas tidak bisa minta maaf dengan benar nanti dirumah"
"anggap ini hukuman karena ke kantor tidak ijin dan mengajak Rinda seperti yang Mas bilang sebelumnya.
dengan terpaksa Andra menuruni anak tangga untuk sampai lobby perusahaan.
"Yank turun dulu" ucap Andra saat baru sampai lantai 8
"tidak mau" Rinda makin mengeratkan rangkulannya dileher Andra.
Andra terus menuruni anak tangga.setiap karyawan merasa aneh melihat seseorang berseragam polisi membopong seorang wanita.banyak bisik-bisik karyawan yang bertanya siapa mereka.
Karyawan yang tahu siapa Andra dan Rinda memberitahu karyawan yang lain bahwa itu adalah wakil direktur mereka yang merangkap sebagai anggota POLRI dan Istrinya.
tiba dilantai 5 dimana mertuanya berada Rinda minta turun dan menemui Papahnya.
Andra merasa lega saat menurunkan tubuh Rinda dari pangkuannya.Andra sudah mandi keringat,bahkan keringatnya tembus keluar seragam yang dia pakai.
"Papah!!!" Rinda langsung masuk keruangan Mertuanya.
dilihatnya disana Rena dan Emma sedang duduk berhadapan bersama mertuanya.
"aaaiiiihhhh kalian disini???"
"kalian boleh kembali ke tempat masing-masing" ucap Papah Wijaya kepada Emma dan Renata
Rinda melihat keduanya sambil mengepalkan tangan dan membulatkan matanya.
dengan segera Emma dan Renata meninggalkan ruangan direktur.
"ga usah lirik-lirik suami orang" ucap Rinda saat melihat Emma da Renata mengangukan kepalanya ke arah Andra
sedangkan Andra tidak berani merespon kedua sekertarisnya
tangan dan kaki nya saja dibuat lemas membopong tubuh Rinda dari lantai 10 sampai lantai 5.
"Papah sudah pindahkan mereka??"
"sudah anak mantu sayang".
"terimakasih papah Mertua" ucap Rinda sudah duduk berhadapan dengan Mertuanya
"Mas sini duduk dulu" Rinda menepuk kursi disebelahnya.
"kamu habis hujan-hujanan??seragam kamu basah begitu"
"habis Rinda hukum Pah,dari lantai 10 turun tangga sambil menggendong Rinda.Rinda terkekeh"
Papah Wijaya apalagi sampai tertawa terbahak bahak.
"ini salah Papah,tadi Papah nyuruh Andra buru-buru keperusahaan dan tidak sempat mengajak Rinda ke sini"
"hemmm Papah kira anak mantu Papah tidak akan murka"
"Pah,anak Papah itu super tampan.tidak boleh ada celah buat pelakor tebar pesona.Rinda tidak suka sama sekertaris Mas Andra,apalagi itu yang magang.aduuuhhh sudah jelas ya kuliah jurusan akuntasi,tapi magang jadi sekertaris "
"sudah Papah pindahkan"
"Papah memang ter the best" Rinda mengacungkan kedua jempol tangannya.
"jaga suami tampanmu itu,segera kasih cucu buat Papah"
"siap Pah...dijaga terus.iya tiap malam kita usaha terus Pah biar cepat ngasih cucu"
"kembar 3 sekalian" ucap Papah Wijaya
"aaamiiin deh" ucap Rinda.
sedangkan Andra hanya terdiam saja
"sekali lagi terimakasih ya Pah,Rinda pamit pulang dulu"
__ADS_1
"yuk Mas" ajak Rinda sambil berjalan meninggalkan Andra dan mertuanya.
Andra melirik ke arah Papahnya
"goodluck" Papah Wijaya berbisik kepada Andra.
"ini gara-gara Papah" Andra berbisik kembali.
"Mas ayooooo!!!" Rinda berteriak saat sudah sampai pintu keluar.
"sana bujuk istrimu" Papah Wijaya mengusir Andra
"setelah diluar ruangan Papah Wijaya.
"gendong lagi" Ucap Rinda manja.
Andra tepok jidat dan menuruti keinginan istrinya.
"sekarang lewat lift saja" ucap Rinda
Andra tersenyum saat Rinda menyuruhnya lewat lift.dalam hitungan detik dia sudah sampai di lobby perusahaan.
Resepsionist yang tadi menyambut Rinda membulatkan matanya saat melihat wakil direktur mereka membopong istrinya.
adegan yang sangat romantis dan mengundang perhatian semua orang yang ada disana.
"cium Rinda" ucap Rinda kepada Andra saat merasa di lobby banyak orang.
"cup" Andra mencium kening Rinda
"lagi"
"cup " Andra mencium bibir Rinda sekilas.
Rinda menatap suaminya yang mandi keringat.
membuat orang yang melihat jadi malu sendiri.
saat itu Andra sangat terlihat gagah,otot-ototnya terlihat karena menahan beban tubuh Rinda.
turunkan Rinda,Rinda bawa mobil sendiri.ucap Rinda.
"kita pulang sama-sama,biar besok karyawan Mas antarkan mobil ke rumah.
"baiklah" Rinda pun nurut dan masuk ke mobil Andra.
di mobil andra membuka seragam dan kaos dalamnya.kini Andra benar-benar bertelanjang dada dan menyalakan Ac mobil nya.
Rinda mengalihkan pandangannya,tidak ingin melihat dada bidang Andra.
"sudah tidak marah sama Mas??"
"masih"
"hemmm baiklaaah,Mas di rumah minta maaf lagi dengan benar.
Andra menghentikan mobilnya disebuah minimarket.
"Mas beli minum dulu"
"pakai baju Mas"
"bajunya basah Yank,cuma sebentar
ko" Andra keluar dari mobil.
"eeeeh eh eh....tunggu.Rinda menarik tangan Andra,biar Rinda yang beli.mau minuman apa??"
"apa saja yank yang penting dingin"
"oke tunggu jangan keluar!!!" ucap Rinda sambil menunjuk ke arah Andra
Andra hanya tersenyum dan memberi hormat kepada istrinya.
tidak lama Rinda sudah keluar dari minimarket dan membawa berbagai macam minuman
Andra langsung mengambil salah satu minumannya dan langsung menengak habis minumannya.
Rinda melihat adegan Andra minum sampai menelan air liurnya...sangat seksi.
"jangan tergoda Rinda,kamu kan lagi marah" gumam Rinda sambil menjitak kepalanya sendiri.
Andra mulai melajukan kembali mobilnya.
-------
sampai dirumah dinas.
Andra membuka pintu mobil dan menggendong kembali Rinda tanpa diminta.
"buka kunci rumahnya" ucap Andra
Rinda dengan segera mengambil kunci rumah di tas nya dan membuka pintunya.
Andra langsung melemparkan Rinda ketempat tidur.begitupun Andra yang masih bertelanjang dada langsung menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur.
tubuhnya sudah dibuat remuk oleh istrinya.
"Yank...Mas minta maaf"
"hemmm" ucap Rinda sambil bangkit dari tempat tidur dan membuka seluruh bajunya dihadapan Andra.
"Rinda mau mandi dulu panas lihat suami dikelilingi orang-orangan sawah"
Andra bangun dan terduduk diranjang,lalu membuka sepatunya.
"mau mandi bareng Yank??"
"tidak perlu" Rinda melengos meninggalkan Andra.
Andra meluruskan kembali punggung nya diranjang.
__ADS_1
setelah beberapa menit Rinda sudah selesai mandi dan menggunakan baju tidurnya.
"Yank..." Andra meraih lengan Rinda.
"Mas minta maaf tadi tidak mengajakmu ke perusahaan.
"jangan diulangi lagi.."
"janji Mas tidak akan mengulanginya lagi,Mas kapok"
"Rinda lapar,Rinda melewatkan makan siang gara-gara menyusul Mas keperusahaan"
"Mas mandi dulu,nanti Mas masakin"
"nunggu Mas mandi dan masak keburu Rinda mati kelaparan.Rinda beli sendiri didepan" Rinda meraih kunci mobil Andra .
Andra melepaskan genggaman tangannya dilengan Rinda dan mandi.sedangkan Rinda pergi keluar membeli makan.
Andra sudah menyelesaikan ritual mandinya,tapi Rinda belum kembali.
Andra pun memilih membuat mie instan pakai telor.sampai mie instan habis Rinda belum pulang juga.
Baru saja Andra mencoba menghubungi Rinda,terdengar suara mobil nya terparkir depan rumah.
"ko lama?"
"iya beli nasgor dimakan disana" ucap Rinda langsung masuk kedalam kamarnya.
Andra semakin gemas melihat tingkah istrinya yang merajuk.
Andra mengikuti Rinda masuk kedalam kamar,dilihatnya Rinda sudah berbaring dan menutupi tubuhnya dengan selimut
"Yank...."Andra memeluk Rinda dari belakang.
"apa??"
"udahan dong marahnya"
"hemmm"
"jangan membelakangi Mas dong,dosa"
Rinda langsung membalikan badannya dan berhadapan dengan Andra.
"sayang dengarkan Mas,kamu boleh cemburu tapi percayalah Mas hanya mencintai kamu yank.walaupun ada 100 Rena dan 1000 Emma.Mas tidak akan pernah tergoda,hanya kamu yang mampu menggoda Mas.
"Cup" Andra mencium kening Rinda cukup lama.
Rinda merasa tersentuh dengan ucapan Andra.
Andra menarik Rinda kepelukannya.sebenarnya Andra ingin menyetubuhi Rinda.tapi apalah daya.badannya benar-benar dibuat remuk dengan menggendongnya dan menuruni anak tangga sebanyak 5 lantai.
"janji Mas tidak akan macam-macam dibelakang Rinda??"
"janji Yank" Andra menciumi kepala Rinda yang ada didekapannya.
"Lela mau menikah dengan Kak Irfan"
"oh baguslah,jadi Mas tidak perlu cemburu kepada Kak Irfan mu itu"
"Mas nyuruh Azka untuk mengintrogasi Bos Rangga??"
"tidak"
"jangan bohong"
"benar yank,itu kasus sedang diselidiki Azka"
"Sesil di introgasi juga?"
"mungkin"
"Kak Lucky??"
"mungkin juga"
"Rinda??"
"iya kemungkinan bisa juga"
"yang pasti dong jawabnya...jangan hanya mungkin...mungkin...aaah sebel"
"iya soalnya itu sedang diselidiki Azka,Mas hanya bantu sedikit-sedikit saja"
Andra memejamkan matanya,rasa kantuknya tak bisa dia lawan.
Mas jangan tidur,aku lagi marah.Mas belum minta maaf"
"kalau kamu mau kamu boleh perkosa Mas,Mas ngantuk berat."ucap Andra sambil memejamkan mata.
Rinda menendang kaki Andra yang menghimpit kakinya.Rinda juga menepis tangan Andra yang melingkar dipinggangnya.tapi Andra tidak bergerak lagi benar - benar sudah terlelap tidur.
"cckkk benar-benar tidur...katanya Polisi.baru dikasih olah fisik segitu saja sudah tidur" gumam Rinda.
Rinda melihat suaminya.dan tersenyum geli mengingat kejadian hari ini.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa like vote dan komentar yaaa...π π€π€π€π€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈ
terimakasih dukungan semuanya.
__ADS_1
episode selanjutnya habis magrib ya...soalnya adegan hot Andra dipagi hari bersama Rinda.π π π€π€π€