
Besok adalah hari pernikahan Lela yang harusnya menikah bersama Bimo.
Lela menyempatkan menemui Bimo yang berada di Polres.belum dipindahkan kelapas karena belum persidangan.Ternyata Bimo tersangka tunggal mengenai peredaran Narkoba di kampus.judi online dan ajang balapan liar.
walau bagaimanapun Bimo pernah mengisi hari-hari Lela selama hampir 3 tahun.
Keluarga mereka juga saling kenal,dan pernah sepakat menikahkan mereka.orang tua Bimo adalah orang berkecukupan dalam segi materi,Ibu nya Bimo seorang perawat di rumah sakit dan Ayahnya Bimo seorang pengusaha batu bara,tapi entah mengapa Bimo menjalani bisnis yang menjebloskannya ke penjara dan hukuman telah menantinya.
Lela sudah berada di Polres untuk menemui Bimo ditemani Nisa dan Rinda.taoi Rinda memilih menunggu diruangan suaminya Andra.
sedangkan Nisa memilih menunggu diruangan Azka.karena setelah dipanggil ke Polres dengan alasan dimintai keterangan Azka menyatakan maksudnya memanggil Nisa dan mengungkapkan perasaannya kepada Nisa dan Nisa langsung memberikan lampu hijau kepada Azka samapi akhirnya Azka dan Nisa sepakat untuk menuju kejenjang yang lebih serius juga menyusul Rinda dan Lela.
Kini Lela dan Bimo telah berhadapan.Entah kenapa hati Lela benar-benar sakit melihat keadaan Bimo yang sangat kusut.
"Bimo" Lela menggenggam tangan Bimo.
"Lela,maafkan aku"
"aku yang hatus minta maaf,maaf aku tidak bisa menunggumu.besok aku akan menikah"
Bimo langsung tersenyum dan membelai rambut Lela. "menikahlah dan berbahagialah wanitaku" ucap Bimo.
entah kenapa kata-kata Bimo sangat menyakitkan dihati Lela.dan Lela mengurai air matanya.
Bimo mengusap air mata yang menetes di pipi Lela.
"jangan pernah menangis lagi,apapun yang terjadi padaku kedepannya,aku harap kamu sudah melupakan aku Lela,anggap lah aku tidak pernah ada.berbahagialah dengan laki-laki itu,aku mendoakan semua yang terbaik untukmu,aku ikhlas melepasmu."
"Maaf...maafkan aku" Lela tertunduk tak mampu menatap mata Bimo."
"pulanglah,dan jangan menangis lagi.besok hari bahagia kita" ucap Bimo.
besok adalah hari pernikahan nya dan persidangan pertama Bimo untuk kasusnya.
Lela bangkit dari duduk nya begitupun Bimo.Lela sekarang berhadapan dengan Bimo.
Lela memberanikan diri menatap manik mata Bimo untuk yang terakhir kalinya.
Lela melihat cinta dimata Bimo untuk dirinya.
Bimoooooo aku mohon maafkan aku" lela menangis lagi dan langsung mendekap Bimo.
Bimo pun meluk erat tubuh wanita yang sangat dicintainya itu tanpa berkata apa-apa.dia pun akhornya mengurai air mata.kini mereka sama-sama menangis.
Lela mengeratkan pelukannya.Bimo mengusap punggung Lela dan berusaha melepaskan dekapan Lela.
"pulanglah,lupakan aku" ucap Bimo.
Bimo dengan paksa melepaskan pelukan Lela dan pergi meninggalkan Lela untuk masuk keruanv tahanan.
Lela tidak melihat kalau Bimo pun sebenarnya menangis.
Lela berdiri sampai Bimo benar-benar hilang dari pandangannya.
Lela keluar dari ruang besuk tahanan dan menuju ke ruangan tunggu Polres. untuk menghubungi Rinda dan Nisa.
#chat grup kolang kaling
Lela : gue didepan
Nisa : tunggu aku kesana!!!
Rinda : πββοΈπββοΈπββοΈπββοΈ
Rinda dan Nisa sama - sama keluar dari ruangan laki-laki pujaan mereka.dan sama-sama kedepan ke ruang tunggu.
"Lela" panggil Nisa dan Rinda serempak
Lela langsung memeluk kedua sahabatnya sambil menangis.
"Lu udah ngomong sama Bimo kalau Lu nikah besok??" tanya Nisa
"Iya,dan dia ikhlas melepas gue.harusnya besok gue menikah sama Bimo.Bimo malah sidang pertama kasusnya"
"sudahlah,ini sudah diatur oleh Tuhan Lela" ucap Rinda
__ADS_1
"tumben bawa-bawa tuhan" ucap Nisa
"gue lagi membesarkan hati sahabat kita" ucap Rinda.
Lela menahan senyum nya.bisa-bisanya mereka masih mengajak dia bercanda disaat dia benar-benar sedih.
"ingatlah calon suami kamu Kak Irfan yang pernah jadi rebutan disekolah kita" ucap Nisa
"iya,ingat Lela Lu sudah mengalahkan Rena,Rena kan tergila-gila sama Kak Irfan.sadar atau tidak sadar dulu dia mengibarkan bendera perang kepada gue kan gara-gara Kak Irfan" ucap Rinda.
"hahahaha gue ngebayangin bagaimana Renata" Nisa terkekeh.
"heeeeh...dia calon adik ipar Lu,baik-baikin tuh si Rena" ucap Lela
"hahahahaha...."Rinda terkekeh saat menyadari Nisa dan Rena akan jadi ipar.
"iiiiih amit-amit jabang bayi.kenapa Rena dan Azka harus kakak beradik" ucap Nisa.
mereka bertigapun saling lempar candaan dan lelucon sampai akhirnya Irfan menjemput Lela.
Nisa dan Azka entah kemana.
sedangkan Rinda dan Andra berniat menemui Mamah Ayu diparatemennya.
disisi lain Renata dan Sesil sedang makan siang bareng disebuah cafe.
Renata yang tahu Kak Irfan menjadi calon suami Lela bagai cacing kepanasan.Rena merasa didahului oleh Lela.Rena selama ini belum pernah dipertemukan lagi dengan Kak Ifran.
"Sil....,Lu yakin Lela nikah sama kak Irfan??"
"Iya Kak Lucky yang bilang sama Gue" ucap Sesil.
Lucky Kakak nya Lela mantan pacar Lu kan??"
"sekarang gue sama Lucky pacaran lagi.kebetulan kemarin kita sama-sama dimintai keterangan tentang kasus Bimo"
"cepat amat Lu move on dari Kakak gue"
"iya Gue sama Lucky kan lebih lama pacaran dulu,dan dulu putus gara-gara dia kuliah keluar negeri"
"terus Lu bakal jadi Ipar si Lela dong"
"eeeh Lu yakin Kak Irfan calon si Lela itu Kak Irfan yang gue taksir waktu sekolah??"
"Iya gue yakin 1000%.kemarin Lucky menunjukan fotonya."
"ko dewi fortuna berpihak terus sama geng kolang kaling ya.baru saja pacar si Lela masuk penjara gara-gara kasus narkoba.ko dia sudah langsung dapat Kak Irfan.kapan pendekatannya coba.aaaakkkkhhh sebal,muak...!!!! Rena menginjak nginjakan kakinya dan mengacak rambutnya.
"mending Lu cari laki-laki lain yang masih single.lupakan Kak Andra dan Kak Irfan"
"Sil...apa gue jelek??"
"Elu cantik ko,hanya Lu selalu mencintai orang yang tidak tepat."
"maksud Lo??"
"iya Lu selalu mencintai orang yang tidak mencintai Lu"
Rena kesal mendengar ucapan Sesil.dan memilih kambali ketempat magangnya diperusahaan Wijaya.
---
pukul 14.00 Rinda dan Andra sudah berada diapartemen Mamah Ayu
saat tiba diapartemen ternyata sedang ada Om Mahfud dan juga Rangga hanya saja Rangga tanpa ditemani Siska.
"Mah" ucap Rinda saat sudah sampai diapartemen Mamah Ayu.
"sayang sini masuk.Dra sini masuk!!! Mamah Ayu menyambut kedatangan anak dan mantunya.
Andra dan Rinda menyalami Bos Rangga dan Om Mahfud.
"Pantas Dra Bini Lu mirip banget dengan Siska bini Gue.ternyata mereka Kakak Adik.kenapa Lu ga bilang sama gue dari dulu" ucap Rangga sambil menepuk bahu Andra
"sekarang kan sudah tahu" ucap Andra.
__ADS_1
"Iya kalau Papah tidak berniat menikahi Mamah Mya Rinda mungkin tidak akan pernah tahu" ucap Rangga.
Mamah Ayu dan Om Mahfud hanya tersenyum saja.
"jadi kapan Mamah dan Om Mahfud menikah,kan Masa iddah Mamah sudah berakhir.tanya Rinda
"lebih cepat lebih baik Rin" ucap Rangga
"iya bener Bos"
"panggil Kakak.gini-gini juga Kakak Ipar kamu,dan orang tua kita malah mau menikah"
"aduuh jadi kisah cinta yang rumit" ucap Rinda.
"kalau Papah sudah menikahi Mamah Ayu,Om akan mengajaknya ke rumah Papah"
"Iya bagus Pah,biar Papah ada yang menemani" ucap Rangga.
Om Bastian di undang Pah??"
"Iya semua Papah Undang" ucap Mahfud.
kamu mulai sekarang biasakan panggil Papah jangan Om Mahfud" ucap Andra
"aaaakkkhhh bahagianya Rinda.punya suami,punya Papah Wijaya, punya Papah Mahfud,punya Mamah,punya mamah Sofia,juga punya Mamah Riska... ucap Rinda.
"Mamah Riska??" ucap Mahfud dan Ayu serempak.
"Iya...Mamah Riska baik sama Rinda walau dia tahu Rinda anak dari mantan Istri simpanan suaminya.
Mamah Ayu tersenyum mendengarnya.
"walaupun Bastian tidak peduli dengan Rinda,masih banyak yang menyayangi Rinda,semoga Kak Siska juga menyayangi Rinda. ucap Rinda.
"istri Kak Rangga pasti menyayangimu Rinda" ucap Rangga sambil menganggukan kepalanya.
"semoga Ya Kak" ucap Rinda.
----------
di kediaman Siska dan Rangga
Mamah Riska sedang berkunjung dan menceritakan tentang Papah Bastian.Rinda juga Mamah Ayu
Siska sampai mengurai air mata saat dia tahu bahwa dia mempunyai saudara peremouan,dan perempuan itu adalah petempuan yang dia kenal
"kenapa Mamah baru ngasih tahu kalau Rinda adik nya Siska".
"Mamah baru berani memberitahu kamu Sis...tapi nasib Rinda kurang beruntung.Papah mu tidak menyayanginya."
cerita Mamah Riska tentang Rinda dan Mamah Ayu membuat Siska semakin kasian kepada Rinda dan ingin sekali menemui Rinda dan memeluknya.
"kalian harus akur"
"Iya Mah tentu saja,Siska sangat ingin punya saudara.ini benar-benar rejeki tak terduga untuk Siska."
"Semoga Papah Bastian segera sadar dan tidak terlalu sibuk dengan pekerjaannya,tidak terlalu sombong dengan kekuasaannya,segera mengakui Rinda sebagai anak kandungnya.
"aaamiiin Mah"
"siapa yang tahu suatu saat Papah akan membutuhkan Rinda."
"Iya Mah,walau bagaimanapun Rinda anak kandungnya juga"
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Like vote dan komentar yaaaa.....π π π€π€π€π€πππππ
lanjut besok...i love you all..sampai ketemu di acara nikahan Lela dan Irfanπ₯°π€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈπ€ΈββοΈ